sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Apa Itu Modal Auxiliary?

Kita semua pasti pernah mendengar atau menemukan should, may, dan will ketika kita sedang membaca buku atau menonton film dalam Bahasa Inggris. Kata-kata tersebut termasuk ke dalam modal auxiliary. Apa itu modal auxiliary? Kita akan mempelajari tentang modal auxiliary melalui penjelasan berikut ini.

Modal Auxiliary

Modal auxiliary sering juga disebut sebagai auxiliary verb atau modal adalah kata bantu yang berperan untuk memodifikasi makna dari kata kerja utama dalam suatu kalimat. Modal auxiliary penempatannya diletakkan sebelum kata kerja utama (main verb). Berikut adalah formulasi untuk penempatan modal auxiliary dalam suatu kalimat:

Kalimat positif: Subject + modal auxiliary + main verb

Kalimat negatf: Subject + modal auxiliary + not + main verb

Kalimat tanya: Modal auxiliary + subject + main verb?

Contoh (yang ditebalkan adalah modal auxiliary dan yang digarisbawahi adalah main verb):

  • We should go. (Kita harus pergi)
  • She may not forget (Dia mungkin tidak melupakannya)
  • Will you fix it? (Apakah Anda akan memperbaikinya?)

Ada beberapa aturan untuk menggunakan modal auxiliary. Di antaranya adalah:

  • Kata kerja utama tidak boleh ditambah akhiran –s atau –es walaupun subjek adalah kata kerja orang ketiga tunggal. Misal:
    • He should sleep. (Benar)
    • He should sleeps. (Salah)
  • Tidak boleh menggunakan to di antara modal dan kata kerja utama. Misal:
    • I may drive. (Benar)
    • I may to drive. (Salah)
  • Kata kerja utama harus selalu dalam bentuk kata kerja pertama. Misal:
    • We could come. (Benar)
    • We could came. (Salah)

Apa Fungsi Modal Auxiliary?

Fungsi modal auxiliary bermacam-macam. Secara garis besar, fungsi modal auxiliary adalah sebagai berikut:

  • Untuk mengekspresikan kemungkinan (possibility)
  • Untuk mengekspresikan kemauan (willingness)
  • Untuk mengekspresikan kemampuan (ability)
  • Untuk mengekspresikan kebutuhan (necessity)

Kata Apa Saja yang Termasuk ke dalam Modal Auxiliary?

Di awal tadi sudah disinggung bahwa should, may, dan will adalah modal auxiliary. Namun, masih ada kata lain yang termasuk ke dalam modal auxiliary, yakni would, can, could, must, might, shall, dan ought to. Mari kita lihat uraiannya lebih lengkap di bawah ini:

  • Will, Would

Will dan would adalah modal yang berfungsi untuk menyatakan kemauan. Will adalah untuk kemauan di masa depan, sedangkan would untuk kemauan di masa lampau. Contoh:

    • I will watch the movie with Sarah. (Saya akan menonton filmnya dengan sarah)
    • I thought that you would arriver earlier. (Saya kira Anda akan tiba lebih awal)
  • Shall

Shall memiliki fungsi yang sama seperti will, yakni untuk menyatakan simple future. Bedanya, shall biasanya dipakai untuk subjek orang pertama (I dan we). Misal:

    • I shall study harder. (Saya akan belajar dengan lebih giat)

Fungsi lain shall adalah untuk menyatakan usul atau saran. Penggunaan shall untuk mengekspresikan usul ini biasanya dalam bentuk kalimat tanya. Contoh:

    • Shall we do it now? (Haruskah kita melakukannya sekarang?)
    • Shall I go? (Haruskah saya pergi?)

Keterangan: Shall jarang digunakan dalam Bahasa Inggris Amerika (American English)

  • Can, Could

Can dan could berfungsi untuk mengungkapkan kemampuan (ability). Can untuk kemampuan di masa kini, dan could untuk kemampuan di masa lampau. Contoh:

    • I can play guitar. (Saya bisa bermain gitar)
    • He could type fast. (Dia dulu bisa mengetik dengan cepat)

Can dan could juga bisa digunakan untuk menyatakan kemungkinan. Contoh:

    • The weather could be getting hotter. (Cuacanya bisa saja menjadi lebih panas)
    • It can rain tomorrow. (Besok bisa saja hujan)

Kedua mmmoodal ini juga bisa dipakai untuk meminta izin. Could adalah bentuk yang lebih sopan dari can. Contoh:

    • Can I borrow your pen? (Boleh aku meminjam pulpenmu?)
    • Could I talk to Susan? (Bisakah saya berbicara dengan Susan?)
  • May, Might

May dan might adalah modal yang digunakan untuk menunjukkan kemungkinan di masa kini dan masa depan. May memiliki tingkat kemungkinan yang lebih tinggi dibanding might. Contoh:

    • She may come. (Dia mungkin datang) –> Besar kemungkinan dia akan datang
    • She might come. (Dia mungkin datang) –> Kemungkinan dia akan datang tidak terlalu besar

May dan might juga bisa digunakan untuk meminta atau memberi izin. Contoh:

    • May I have the cookie? (Boleh saya makan kuenya?)
    • You might leave now. (Anda boleh pergi sekarang)
  • Must

Must berfungsi untuk menyampaikan kebutuhan, keharusan, atau larangan. Contoh:

    • We must wake up early. (Kita harus bangun lebih awal) –> kebutuhan dan keharusan
    • We must not be cheating during the test. (Kita dilarang menyontek saat ujian) –> larangan
  • Should, Ought to

Fungsi should dan ought to adalah untuk menyatakan saran, nasihat, atau kemungkinan. Contoh:

    • You should talk to her. (Kamu harus berbicara padanya) –> saran, nasihat
    • We ought to exercise more often. (Kita harus lebih sering berolahraga) –> saran
    • My mother should be at home right now. (Ibu saya harusnya ada di rumah sekarang) –> kemungkinan

Itu tadi penjelasan tentang modal auxiliary secara umum dan mendasar. Semoga di kesempatan lain kita bisa bersama-sama mempelajari kata-kata yang termasuk ke dalam modal auxiliary dengan lebih terperinci. Untuk sekarang, mari kita kuasai terlebih dahulu materi dasar ini agar kita bisa lebih mudah memahami materi-materi lainnya yang berhubungan dengan modal auxiliary.

 

Membuat Kalimat Tanya dengan Menggunakan Why, Who, Whom, dan How
Grammar-Adverb: Apa itu Emphasizers Adverb?
Grammar-Adverb: Apa itu Place Adverb?
English Sentences: Apa itu Exclamative Sentence (Kalimat Seru)?
Grammar-Phrases: Apa itu Adjective Phrases?
Apa Itu Modal Auxiliary?
Focus Adverbs
Grammar-Verb: Apa itu Intransitive Verb?
Grammar-Adjective: Apa itu Nominal Adjectives?
Grammar Tenses: Apa itu Future Continuous Tense?