sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Apa Perbedaan TOEFL dan IELTS?

Pernahkah anda mengikuti tes TOEFL atau tes IELTS? Beberapa orang pernah mengikuti tes tersebut bukan karena keinginannya sendiri, melainkan dipaksakan oleh suatu program atau instansi yang mewajibkan membernya mengikuti tes tersebut.

Tahukah anda jika sertifikat hasil dari tes tersebut memiliki manfaat yang penting? Jika anda ingin melamar suatu pekerjaan tidak ada salahnya jika anda turut melampirkan foto kopi dari hasil tes tersebut.

Sertifikat tersebut bisa menjadi bahan pertimbangan bagi tim HRD untuk mempertimbangkan skill bahasa yang anda miliki. Pada artikel ini kita akan membahas tentang perbedaan tes TOEFL dan tes IELTS.

TOEFL (Test of English as a Foreign Language) dan IELTS (International English Language Testing System) merupakan tes yang digunakan untuk mengukur sejauh mana kita menguasai bahasa Inggris.

Kedua tes ini diperuntukkan bagi anda yang ingin melanjutkan studi ataupun bekerja ke luar negeri, khusunya bagi penduduk yang berasal dari negara yang berbahasa non-English seperti Indonesia.

Tujuannya yakni untuk memastikan jika nanti anda diterima di universitas atau perusahaan asing tersebut, anda tidak akan mengalami kendala dalam berkomunikasi.

TOEFL

Pada dasarnya tes TOEFL dibagi menjadi dua macam yaitu TOEFL ITP dan TOEFL IBT. Masing-masing tes tersebut memiliki kegunaan sertifikat yang berbeda.

TOEFL yang biasa dikenal di Indonesia merupakan TOEFL ITP, tes ini biasa diselenggarakan oleh instansi-instansi tertentu seperti universitas ataupun perusahaan. Beberapa universitas mengadakan tes TOEFL ITP kepada mahasiswa semester akhir sebelum pelaksanaan skripsi.

Beberapa universitaspun mewajibkan calon mahasiswanya untuk mengikuti tes TOEFL sebagai syarat pendaftaran mahasiswa baru. Dan akhir-akhir ini, perusahaan yang bekerja sama dengan pihak asing pun membutuhkan sertifikat TOEFL bagi calon karyawannya sebagai salah satu syarat diterima kerja pada perusahaan yang bersangkutan.

IELTS

IELTS juga dibagi menjadi dua yakini General IELTS dan Academic IELTS. Yang membedakan dari kedua jenis IELTS ini adalah tingkat kesulitan tes yang diujikan. Untuk General IELTS, ditujukan bagi mereka yang hendak mengurus visa yang biasanya diperlukan untuk kepentingan bisnis atau ketenagakerjaan sedangkan Academic IELTS diperlukan bagi mereka yang ingin melanjutkan studi ke universitas yang tentunya memerlukan skill berbahasa yang lebih dalam.

TOEFL vs IELTS

Berikut perbedaan TOEFL dan IELTS:

1. Tujuan tes

Memang pada umumnya sertifikat TOEFL ITP diperlukan bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikannya atau sebagai salah satu syarat kerja di negara-negara Asia termasuk salah satunya Indonesia.

Sedangkan sertifikat TOEFL IBT diperlukan bagi siswa atau calon pekerja khusunya negara Amerika Serikat. Sedangkan sertifikat hasil tes IELTS diperlukan di universitas atau perusahaan di negara-negara Eropa, seperti Inggris, Australia dan negara lainnya yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utamanya.

2. Media tes yang digunakan

Pada TOEFL ITP media yang digunakan dalam pelaksanaan tes yaitu dalam bentuk cetak (paper-based-test) yakni terdapat lembar soal dan juga lembar jawaban yang dalam proses scoring atau penilaian dilakukan menggunakan computer scanning.

Sedangkan pada TOEFL IBT media tes berupa digital atau computer (computer-based-test).

Pada pelaksanaan IELTS, media soal dan juga lembar jawaban untuk menguji kemampuan listening, reading dan writing berupa media cetak, sedangkan untuk menguji kemampuan speaking para peserta tes akan langsung berhadapan dengan native speaker yang biasanya berasal dari UK.

3. Scoring/penilaian

Pada tes writing dan speaking pada TOEFL, penilaian secara keseluruhan didasarkan pada penggunaan kosa kata, penggunaan gaya bahasa, dan juga akurasi tata bahasa para peserta.

Sedangkan pada IELTS, penilaian diberikan berbeda-beda pada tiap-tiap sesi yang terpisah. Penilaiannya antara lain berdasarkan tingkat kohesi, logika, tata bahasa dan kelancaran anda dalam berbicara.

Secara keseluruhan hasil akhir, untuk TOEFL ITP memiliki rata-rata skor antara 310-677, sedangkan TOEFL IBT memiliki range skor antara 0-120. Dan pada tes IELTS nilai berkisar antara1.0 sampai yang tertinggi 9.0

4. Kemampuan yang diujikan

Pada TOEFL ITP, hanya ada tiga jenis kemampuan yang diujikan yakni listening, structure dan reading. Sedangkan pada TOEFL IBT kemampuan yang diujikan yaitu meliputi listening, reading, writing dan speaking.

Sama halnya dengan TOEFL IBT, pada IELTS skill bahasa yang diujikan pun meliputi listening, reading, writing dan speaking. Simak penjelasannya pada uraian berikut:

  • Speaking skill

Pada TOEFL, kemampuan berbicara diujikan melalui komputer. Anda hanya akan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dapat didengarkan melalui headphone, kemudian jawaban anda akan direkam oleh sistem komputer dan hasilnya akan dikirimkan kepada enam orang penguji.

Sesi speaking ini akan berlangsung selama 20 menit dan dilakukan dihari yang sama pada saat anda melakukan serangkaian tes kemampuan yang lainnya. Sedangkan untuk logat atau accent-nya menggunakan American English accent.

Pada tes IELTS, anda akan berhadapan langsung dengan native speaker dalam proses pengujiannya. Anda tidak perlu khawatir akan lama-lama terintimidasi oleh sang penguji, karena sesi ini hanya berlangsung sekitar 11-14 menit.

Pelaksanaannya pun tidak harus dihari yang bersamaan dengan tes skill yang lainnya. Untuk IELTS, bahasa yang digunakan merujuk pada British English accent.

  • Writing skill

Tes writing pada TOEFL mengharuskan para peserta untuk menyusun dua essay. Yang pertama, peserta tes akan diminta untuk menulis sebuah essay yang terdiri dari lima paragraf dengan jumlah kata sekitar 300-350 kata dengan topik yang sudah ditentukan.

Yang kedua, peserta akan diminta untuk memberikan respon atau tanggapan terhadap sebuah kutipan pembicaraan kedalam bentuk paragraf dengan jumlah kata minimal 150-225. Disarankan untuk menggunakan pilihan kata, frasa, ataupun idiom yang biasa digunakan dalam bahasa American English.

Tes writing pada IELTS pun ada dua macam. Yang pertama, peserta diharuskan membuat deskripsi dari sebuah diagram, chart, atau tabel yang tersedia didalam lembar soal.

Pada soal writing ini, tidak membutuhkan kemampuan untuk berpersepsi melainkan hanya menyampaikan informasi dan fakta yang terdapat pada diagram tersebut. Peserta tidak perlu menuliskan sebuah opini, tidak perlu menambah ataupun mengurangi informasi yang terdapat pada diagram tersebut. Jumlah kata minimal 150-180 kata. Yang kedua, peserta akan disuguhi sebuah isu yang mengharuskan kita untuk menganalisa atau memberikan pendapat kita tentang isu tersebut dengan jumlah kata minimal 250-300 kata

  • Reading skill

Pada dasarnya tes kemampuan membaca pada TOEFL dan IELTS adalah sama. Yang membedakan yakni, jika tes TOEFL soal reading test menyediakan jawaban berupa pilihan ganda yang mengharuskan anda untuk memilih salah satu jawaban tersebut. Anda harus benar-benar teliti dalam memilih jawaban karena semua pilihan yang tersedia sangat mengecoh.

Sedangkan pada IELTS, tes kemampuan membaca berupa isian singkat yang berarti anda harus menulis jawaban anda sendiri. Hal tersebut berguna untuk menguji sejauh mana pemahaman anda terkait ide pokok bacaan dan juga kemampuan anda dalam menggunakan bahasa.

  • Listening skill

Listening test pada TOEFL mewajibkan para peserta tes untuk menyimak pertanyaannya dengan seksama terlebih dahulu, kemudian akan ada tanda yang berbunyi dimana peserta baru dapat menjawab soal listening tersebut. Soal dari listening test TOEFL ini berupa percakapan antara dua orang.

Kebanyakan dari soalnya berupa interprestasi maksud dari percakapan tersebut. Listening test pada TOEFL akan berlangsung selama 40-60 menit.

Berbeda dengan listening pada TOEFL, peserta tes IELTS dapat menjawab pertanyaan listening secara langsung sembari mendengar pertanyaan yang sedang diputar tanpa harus menunggu aba-aba. Durasi listening tes pada IELTS yaitu sekitar 30 menit dengan topik soal berkaitan dengan akademik dan sosial.

–> Klik untuk artikel tentang TOEFL lebih lanjut!

 

Perbedaan: Compliment vs Complement
Perbedaan: Look, Look like, Look up, Look after, Look for, dan Look into
Perbedaan Proverb, Idiom, dan Expression
Perbedaan IELTS Academic dan General Training
Berbagai Tanda Baca dalam Penulisan Bahasa Inggris Akademik
Perbedaan Noun dan Pronoun
Perbedaan Penggunaan Either vs Neither
Perbedaan Preferensi: Like, Prefer, Would Prefer, Would Rather
Perbedaan: Well-Off vs Better-Off vs Better Of
Contoh Revisi TOEFL Integrated Speaking (PART 1)


 
Contoh Penggunaan Excuse Me, Pardon, & Please
Frasa/Kalimat Meminta, Memberi, dan Menolak Opini (Ask, Give, Refuse Opinion)
Arti dan Contoh Ironi (Irony) dalam Bahasa Inggris
Frasa atau Kalimat Certainty/Uncertainty (Yakin/Tidak Yakin)
Percakapan Memberi Nasihat atau Peringatan
Frasa untuk Mendeskripsikan Seseorang
Macam-macam Kata Tanya dalam Bahasa Inggris (8W+1H)
Apa itu Memo? Berikut Contoh Memo Bahasa Inggris
Contoh “Reference Letter” MENCARI KERJA
Contoh Surat Lamaran Kerja (Cover Letter) dalam Bahasa Inggris