sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Bayar Utang dong.. (How to Ask Politely When Someone Owes You Money)

Membantu teman atau kenalan yang kesulitan tentu suatu hal yang baik. Jadi Anda meminjamkan uang untuk membantu mereka keluar dari masalahnya. Namun hari berganti minggu dan bahkan berganti bulan. Anda mulai bertanya-tanya apakah uang tersebut akan dikembalikan atau tidak?

Anda ingin meminta langsung namun dipenuhi dengan berbagai dilema. Tidak mengingatkan rasanya tidak benar, membiarkan juga salah.  Bukan hanya kemungkinan uang Anda tidak kembali, Anda bisa kehilangan persahabatan, dan tentu hal tersebut tidak mengenakaan. Lalu bagaimana cara yang sopan meminta seseorang yang meminjam uang Anda untuk mengembalikannya? Berikut adalah 7 cara meminta uang yang dipinjam dengan sopan.

  1. Utarakan Anda Sedang Butuh

Orang enggan meminta uang mereka kembali karena merasa tidak sopan atau tidak pantas. Faktanya, peminjam sudah membahas masalah uang terlebih dahulu. Jadi berfikiran bahwa meminta kembali adalah hal yang kasar adalah fikiran yang salah. Cobalah untuk memintanya dengan sopan dengan mengisyaratkan kalau Anda sedang membutuhkannya.

Cara meminta pun dapat membuat perbedaan yang sangat besar. Bandingkan antara “Hey, where is the hundred dollars that you borrow? (Hey, mana uang seratus dollar yang kamu pinjam) dengan “is there a way you can pay me back soon?” (apakah ada cara kamu bisa mengembalikan uangku segera?). Coba beberapa ekspresi berikut untuk meminta uang dengan mengatakan kalau Anda perlu uang kembali karena berbagai keperluan mendesak.

    • Do you remember the money that I lend you? I am a bit short of money right now (apakah kamu ingat dengan uang yang kamu pinjam dari saya? Saya sedang kekurangan uang sekarang)
    • Sorry, Anita. I have unpaid bills, can you pay back the money that you owed me sooner? (Maaf, Anita. Saya punya beberapa taguhan yang belum dibayar. Bisakah kamu mengembalikan uang yang kamu pinjam lebih cepat?)
    • Hank, I am in a bit of money problem. Is it possible to pay me back the money that you borrowed? (Hank. Saya sedang mengalami masalah keuangan. Bisakah kamu mengembalikan uang yang pernah kamu pinjam?)
    • Betty, I need your help, Can you give back some of the money that you owed me? I need some money so bad right now. (Betty, Saya butuh bantuanmu. Bisakah kamu mengembalikan uang yang kamu pinjam? Saya sedang butuh uang sekarang)
  1. Cara Lain Mengembalikan Uang

Bagaimana kalau menawarkan sesuatu bayaran selain bentuk uang. Bila orang yang meminjam uang pada Anda memiliki keahlian atau benda yang diberikan sebagai ganti uang yang dipinjam. Coba tawarkan sebagai solusi.

    • How about repaying the money that you owed me by teaching me Spanish? (bagaimana mengembalikan uang yang kamu pinjam dengan mengajarkan bahasa Spanyol)
    • I have an idea on how you can pay me back, I need someone to do a website for me. (saya punya ide bagaimana kamu bisa membayar saya kembali. Saya butuh seseorang untuk membuatkan saya website)
    • No need to return the money you owe me. You can drive me to campus for a month and I will consider it all paid. (tidak perlu mengembalikan uang yang kamu pinjam dariku. Kamu bisa mengantarkanku ke kampus untuk selama sebulan dan saya akan menganggap kalau semuanya sudah terbayarkan)
  1. Tunjukkan Perhatian

Kembali pada saat teman atau kerabat meminjam uang. Pasti ada alasan yang disebutkan untuk menarik simpatimu untuk meminjamkan uang. Tunjukkan minat mengenai masalah yang disebutkan sebelumnya untuk dapat menjadi pembuka untuk mengingatkan mereka pada uang yang dipinjam.

    • So, how are you doing? Have you solve all of your problem? (bagaimana keadaanmu? Apakah sudah kamu selesaikan semua masalahmu?)
    • I was wondering about your mother? Is the money that I lend to you enough for her sorgery? (saya betranya-tanya tentang kabar ibumu. Apakah uang yang saya pinjamkan cukup untuk biaya operasinya?)
    • I have been thinking about your. Have you received your salary from your boss yet? (saya sedang ingat dengan dirimu. Sudahkan kamu mendapatkan gaji dari bossmu?)
    • How are things at work? Has you employee finally paid you three month salary? (bagaimana keadaan ditempat kerja? Sudahkan atasanmu membayar gajimu yang tertahan selama tiga bulan?)
  1. Bertanya Saat Mereka Seperti memiliki Uang

Berbaik sangkalah. Mungkin mereka lupa dengan pinjaman yang pernah mereka dapatkan dari mu. Terutama ketika mereka sepertinya memiliki uang untuk berfoya-foya. Gunakaan momen saat mereka sedang senang tentang uang yang mereka pinjam.

    • There is no need to treat me lunch, how about you just return the money that you owed me? (tidak perlu mentraktirku makan siang. Bagaimana kalau memakai uangnya untuk mengembalikan uangku?)
    • Wow, you bought a new bag. This must be expensive. I think your financial condition is getting better. I am sure you can even paid off the money that you borrowed from me. (wow. Kamu baru saja beli tas baru. Sepertinya sangat mahal. Baguslah, sepertinya kondisi keuanganmu semakin membaik. Saya yakin kamu dapat mengembalikan uang yang kamu pinjam sebelumnya)
    • I am happy that you can now afford a trip to Bali. Things must be great at work. I guess you can help me now that I am a little short right now. (saya sangat senang kamu dapat pergi ke Bali. Sepertinya pekerjaanmu sedang lancar. Jadi kamu bisa membantu saya yang sedang kesusahan saat ini)
  1. Cicilan

Meminjam uang dalam jumlah besar maupun kecil kadang sulit mengmbalikannya. Bantu teman Anda untuk melunasi pinjamannya dengan cara menyicil. Selain lebih ringan baginya, Anda juga bisa mendapatkan uang Anda kembali.

    • I have been thinking. Maybe you can pay me back little by little. (saya sudah memikirkannya. Mungkin kamu bisa melunasi pinjamanmu sedikit demi sedikit)
    • Anna, is it difficult to return your loan all at once? How about giving me installment whenever you can? (Anna, apakah kamu kesulitan mengembalikan semua pinjamanmu? Bagaimana kalau membayarnya dengan cara cicilan?)
    • I have an idea that we can try. I have lend you money and you seems having problem returning it. How about paying back by installment? (saya punya ide yang bisa kita coba. Saya sudah meminjamkanmu uang dan sepertinya kamu punya masalah mengembalikannya. Bagaimana kalau membayar secara cicilan?)
  1. Uang Digital

Kini uang tidak selalu dalam bentuk tunai. Anda memiliki uang di kartu kredit, kartu uang digital atau bahkan poin yang bisa digunakan layaknya uang. Bila Anda tidak keberatan mendapatkan uang kembali dengan cara ini, tawarkan pada orang yang memiliki pinjaman untuk menyelesaikan masalah uang diantara kalian.

    • Ben, does yoour company give out gift card or voucher? I would love to get some. Let’s just consider it as a payment to the money that you have borrowed last month (Ben. Apakah perusahaanmu mengeluarkan gift card (kartu hadiah) atau voucher? Saya sangat ingin mendapatkannya. Bagaimana kita anggap impas dengan uang yang kamu pinjam bulan lalu?)
    • I dont realize now we have to pay with digital money just to enter the toll road? Do you have any? (saya tidak mengira sekarang membayar tol harus memakai uang digital. Apakah kamu punya?)
    • There are great discount in many restaurants if we pay in cards. Do you have any of those? Is it possible to send me some? (Ada banyak diskon di restoran sekarang kalau kita bayar dengan uang digital. Apakah kamu punya uang digital? Bisakah mengirimkan saya?)

Contoh dalam Percakapan

Meminta secara sopan orang yang meminjam uang walau bagi beberapa orang akan terasa canggung, namun bukan suatu hal yang mustahil. Ingatlah bahwa mereka sudah meminjam terlebih dahulu, jadi Anda memiliki kepentingan untuk menagihnya. Coba gunakan pendekatan halus agar pesan tersampaikan dengan baik. Berikut adalah beberapa contohnya dalam kalimat.

Conversation 1

A : Hi Kelly. How are you? Long time no see (Hi Kelly. Apa kabar? Lama tidak berjumpa)

B : I am fine thank you for asking (saya baik, terima kasih sudah bertanya)

A : So, how about the problem in your company? Did they finally able to pay your salary? (Jadi, bagaimana dengan masalah di kantor? Apakah akhirnya mereka dapat membayar gajimu?)

B : Yes, they did. I will get it next month. Thank you by the way for lending me money before (iya. Saya akan mendapatkannya minggu depan. Terima kasih ya sudah meminjamkan saya uang sebelumnya)

A : I am just glad things work out (saya senang semua masalahnya terselesaikan)

B : I wont be able to pay you back until next month (saya tidak bisa membayarmu setidaknya sampai bulan depan)

A : I undestand (saya mengerti)

B : Thank you again for understanding (terima kasih untuk pengertiannya)

A : Hey, that is what friends are for (Hey, itulah gunanya teman)

Conversation 2

A : Lisa, hi nice to see you (Lisa, senang bertemu denganmu)

B: Nice to see you too (senang juga bertemu denganmu)

A : Let’s have a coffee together, my treat (ayo minum kopi bareng, saya yang traktir)

B : I would love to (ya saya senang sekali)

A : So, I was wondering about the money that you lend me (jadi saya sedang berfikir tentang uang yang kamu pinjam sebelumnya)

B : Oh yeah, sorry about that. I am having a hard time paying you back (Oh ya. Maaf tentang itu. Saya kesulitan membayarmu kembali)

A : How about you pay me back by teaching me dancing instead? (bagaimana kalau kamu membayarnya dengan cara mengajari saya menari?)

B : Really? Is it ok with you? (benarkah? Apakah tidak masalah denganmu?)

A : Yeah. I want to learn anyway and you are a great dancing teacher (ya. Saya juga memang ingin belajar menari dan kami adalah guru tari yang terbaik)

B : Thank you so much. I really appriciate it. So, when do we start? (Terima kasih banyak. Saya sangat menghargainya. Jadi, kapan kita bisa mulai?)

Meminta dengan sopan pada orang yang meminjam uang bisa dengan memberikan pengingat, bertanya tidak langsung atau memberikan kemudahan baginya untuk mengembalikannya. Anda bila memakai cara sambil bercanda atau berbicara seperti biasanya untuk menghindari rasa canggung.

Membiarkan ada masalah hutang di antara teman dan kenalan akan membuat perasaan tidak enak. Anda bisa kesal dan teman Anda bisa menarik diri dan sungkan bertemu dengan Anda. Jadi, lakukanlah dengan segera dan hindari menunda-nunda.

 

Contoh Surat Orang Tua Murid Kepada Kepala Sekolah Mengenai Bayar SPP Dalam Bahasa Inggris
Listening: Quotes about Money & Wealth
Cara Mengatakan Jangan Ganggu Ya.. (How to Say Do Not Disturb Politely)
“Sampai Jumpa” Dengan Sopan (How To Say Bye Politely In English)
Cara Bertanya dengan Sopan (How To Ask A Polite Question)
Cara Komplain Dengan Sopan (How Do You Complain in English Politely)
Berbicara “Buruk” dengan Sopan (How to Say Crap Politely)
Cara Menolak Undangan dengan Sopan (Politely Decline an Invitation)
Cara Meminjam Uang (How to Ask Someone Politely for Money)
Kamu Bau Deh .. (How To Politely Say Someone Smells)