sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Reading TOEFL: Jenis Pertanyaan dalam Reading, Kategorisasi

Dari 4 kategori soal TOEFL yang akan kamu hadapi dalam tes TOEFL, pada dasarnya sesi reading adalah yang paling dekat mencerminkan teknik reading di dunia akademis.

Paragraf demi paragraf yang ada dalam reading tes TOEFL sangat mirip dengan bahan bacaan di tingkat pertama universitas. Itu sebabnya penting untuk membiasakan diri dengan reading tes TOEFL agar kamu semakin siap untuk terjun dalam level akademis.

Kategorisasi

Dalam artikel kali ini, kita akan membahas salah satu jenis pertanyaan dalam reading tes TOEFL, yaitu kategorisasi.

Pertanyaan kategorisasi pada dasarnya mirip dengan pertanyaan rangkuman ide dari sebuah artikel. Pertanyaan ini menguji kemampuan kamu dalam mendeteksi ide utama sebuah artikel dan menuliskannya dalam bentuk tabel.

Nantinya kamu diminta untuk menjawab dalam bentuk tabel dan menentukan ide mana yang termasuk dalam topik tertentu. Biasanya tabel akan berbentuk kolom atau baris sebanyak 2 hingga 3. Setiap tabel bernilai 3 poin, dan akan bertambah jika kamu menjawab 3 hingga 4 soal dengan benar.

Berikut ini contoh soal dalam kategorisasi reading tes TOEFL, dengan format lebih mudah dan sederhana dibandingkan dengan yang ada dalam tes sesungguhnya. Pertanyaan akan mengikuti setelah bacaan:

There is no better way to experience the splendor of classical music than to attend a concert. Compared to pop or rock concerts, performances of classical music may seem strange indeed. First of all, people dress “up”, not “down”: at classical events, attendees wear “costumes” or “uniforms” (coat and tie, suit, or evening wear) of a very different sort than they do at, say, rock concerts (punk, grunge, or metal attire. Throughout the performance, the classical audience sits rigidly, saying nothing to friends or performers. No one sways, dances, or sings along to the music. Only at the end of each composition does the audience express itself, clapping respectfully.

But classical concerts weren’t always so formal. In the eighteenth century, the audience talked during performances and yelled words of encouragement to the players. People clapped at the end of each movement of a symphony and often in the middle of the movement as well. After an exceptionally pleasing performance, listeners would demand that the piece be repeated immediately (an encore). If, on the other hand, the audience didn’t like what it heard, it would express its displeasure by throwing fruit and other debris toward the stage. Our modern, more dignified classical concert was a creation of the nineteenth century, when the musical composition became to be considered a work of high art worthy of reverential silence.

Attending a classical concert requires preparation and forethought. Most important, you must become familiar in advance with the musical repertoire. Go to a music library and listen to a recording of the piece that will be performed, or perhaps download it from iTunes. Hearing a recording by professional performers will prepare you to judge the merits of a live (perhaps student) performance.

Choosing the right seat is also important. What is best for seeing may not be best for hearing. In some concert halls, the sound sails immediately over the front seats and settles at the back. Often the optimal seat in terms of acoustics is at the back of the hall, in the first balcony. Sitting closer, of course, allows you to watch the performers on stage. If you attend a concert of a symphony orchestra, follow the gestures that the conductor makes to the various soloists and sections of the orchestra; like a circus ringmaster, he or she turns directly to the soloist of a given movement. The conductor conveys to the players the essential lines and themes of the music, and they in turn communicate these to the audience.

Setelah selesai membaca artikel di atas, artinya kategorisasi bisa disimpulkan dalam pilihan kalimat seperti:

  1. People usually dress up for these concerts.
  2. The audience is required to sing with the music.
  3. People wear casual clothes or dress less formally than they usually do at these concerts.
  4. It’s essential to know the music that will be performed before attending a concert.
  5. It is important to see all of the performers clearly.
  6. The audience may sway, sing, or dance with the music.
  7. This performance is led by a conductor.

Dan kamu perlu mengelompokkannya dalam tabel berikut:

Tipe Konser Statements
Rock atau pop C, F
Klasik A, D, G
Salah keduanya B, E

Dari tabel yang telah diisi di atas, terlihat seberapa besar kamu berhasil memahami sebuah paragraf. Termasuk dengan memberi perhatian pada aspek-aspek detil dari tiap paragraf yang mengandung komparasi. Pilihan kalimat B dan E menjebak karena tidak dijelaskan dalam paragraf di atas. Jadi kamu perlu teliti dan juga hati-hati, ya!

Tiap tabel memiliki keterkaitan seperti sebab-akibat, masalah dan solusi, serta perbandingan. Bisa disimpulkan bahwa menjawab pertanyaan kategorisasi serupa dengan menjawab pertanyaan detil, hanya saja yang termasuk dalam 2 hingga 3 topik berbeda.

Semakin kamu bisa memahami paragraf sederhana seperti di atas, akan semakin terlatih kemampuan kamu dalam memperhatikan kontradiksi di sebuah paragraf. Ingat, nanti saat tes TOEFL yang sesungguhnya, jenis artikel akan jauh lebih kompleks dan rumit. Terus berlatih agar kamu bisa menyesuaikan dengan hal tersebut, ya!

Artikel Lainnya

Reading TOEFL: Jenis Pertanyaan dalam Reading, Kategorisasi
ReadingTOEFL: Asah Reading dengan Baca Novel (Part 2)
Reading TOEFL: Asah Reading dengan Baca Novel (Part 1)
Reading TOEFL: Konteks Reading dari Berita Entertainment
Reading TOEFL: Momen-momen Darurat dalam Reading
Reading TOEFL: Temukan Tokoh Utamanya untuk Mengetahui Maknanya
Reading TOEFL: Informasi Tambahan dan Kesimpulan
Reading TOEFL: Hati-hati Jebakan Jawaban Salah dalam Reading
Reading TOEFL: Contoh Pertanyaan Sinonim dan Kesimpulan
Reading TOEFL: Kata Kerja Ukur dalam Reading

 

Reading TOEFL: Sinonim Bahasa Inggris
Tip TOEFL: “Text Insert” Asah Ketelitian dalam Menjawab Soal
Tip TOEFL: Mengenal Prefixes (Imbuhan) OVER- dan BI-
Tip Writing TOEFL: Penggunaan “Koma” dalam Bahasa Inggris
Tip TOEFL: Mungkinkah Kita “Berbohong” dalam Tes TOEFL?
Soal Listening TOEFL: “Menjadi Dosen Sejarah”
Belajar Listening TOEFL: 8 Jurus Menguasai Listening Secara Cepat
Listening TOEFL: Asah Listening dan Pelafalan dengan “Minimal Pairs”
Tip TOEFL: Preposisi Waktu dalam Bahasa Inggris
Belajar Tes Reading TOEFL: Except Questions


 


Sederet Mobile

http://mobile.sederet.com


Tip TOEFL: Susunan String of Adjectives sebagai Penjelas Kata Benda
Tip TOEFL: Kamus Mini Phrasal Verbs
Writing TOEFL: 4 Langkah Membuat Essay yang Terorganisir
Listening TOEFL: Pertajam Kemampuan Listening Lewat Dialog Film
Listening TOEFL: Belajar Listening dari Subtitles dan Transkrip
Listening TOEFL: Yang Dilakukan Saat Luput Pahami Kata dalam Listening
Speaking TOEFL: Latihan Soal Utarakan Pendapat
Speaking TOEFL: Formula “MEEM”
Speaking TOEFL: Formula Menjawab Speaking Task: “SEA”
Speaking TOEFL: Cara Pelafalan “W” dan “V” dan Tips “TLDNR”