sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Reading TOEFL: Parafrase

Kembali lagi berbicara tentang reading dalam tes TOEFL, kamu akan menghadapi 3 atau 4 bacaan dan harus menjawab 35 sampai 56 pertanyaan yang terkait. Untuk menjawab semuanya, kamu diberi waktu 60 sampai 80 menit. Salah satu jenis soal yang perlu kamu kenali adalah Parafrase atau Paraphrase Questions.

Kamu hanya akan menemui satu pertanyaan jenis parafrase dari sebuah bacaan yang dijadikan soal. Tidak mungkin ada 2 pertanyaan parafrase yang mengacu pada bacaan yang sama. Dalam menjawab soal ini, kamu diminta untuk memilih salah satu dari 4 pilihan jawaban yang paling tepat merangkum intisari dari bacaan. Jawaban yang benar adalah yang mengandung semua poin penting dan esensial sejak awal kalimat bacaan dan mengandung seluruh makna dasar dari artikel.

Identifikasi Jawaban Salah

Ada banyak cara untuk mengidentifikasi jawaban yang tidak merangkum isi dari bacaan yang menjadi soal, yaitu:

  • Tidak mengandung informasi penting dari kalimat yang ada dalam bacaan
  • Mengubah hubungan antarkalimat atau fokus bacaan

Contohnya adalah kalimat: “the little lights on the Christmas tree function by the use of battery”, dan parafrase yang salah akan berbunyi “battery is included in the lights of Christmas tree.” Fokus utama bacaan adalah lampu di pohon natal bisa menyala berkat bateri, sementara kalimat parafrase justru menggeser fokusnya pada baterai.

Jawaban yang Menjebak

Hati-hati dalam menjawab pertanyaan parafrase di atas karena biasanya pilihan jawaban yang salah sangat mirip dengan jawaban benar, hanya satu bagian detil yang membedakan mereka. Alokasikan waktu cukup banyak untuk menjawab pertanyaan parafrase.

Biasanya pertanyaan parafrase akan mengacu pada data yang ditekankan dalam bacaan. Jadi saat kamu menemukan data yang di-highlight, pastikan kamu mencatat informasi pentingnya, ya! Jangan ragu untuk membaca kembali narasi dan pilihan jawaban yang ada dalam soal parafrase. Temukan jawaban yang benar-benar menggeser fokus bacaan dan eliminasi pilihan tersebut.

Sebelum kamu memilih, periksa lagi dengan 2 cara:

  1. Pastikan jawaban yang kamu pilih mengandung semua informasi penting dari bacaan
  2. Periksa kembali dan pastikan bahwa kamu tidak melewatkan kata bermakna positif atau negatif dari pilihan jawaban yang kamu pilih. Kadangkala ada jawaban yang terlihat meyakinkan tapi mengandung kata “not” atau “still” yang bisa mengubah keseluruhan maknanya.

Berikutnya mari kita coba melihat sebuah contoh dari buku pelajaran sejarah musik berikut ini:

There is no better way to experience the splendor of classical music than to attend a concert. Compared to pop or rock concerts, performances of classical music may seem strange indeed. First of all, people dress “up,” not “down”: at classical events, attendees wear “costumes” or “uniforms” (coat and tie, suit, or evening wear) of a very different sort than they do at, say, rock concerts (punk, grunge, or metal attire). Throughout the performance, the classical audience sits rigidly, saying nothing to friends or performers. No one sways, dances, or sings along to the music. Only at the end of each composition does the audience express itself, clapping respectfully.

But classical concerts weren’t always so formal. In the eighteenth century, the audience talked during performances and yelled words of encouragement to the players. People clapped at the end of each movement of a symphony and often in the middle of the movement as well. After an exceptionally pleasing performance, listeners would demand that the piece be repeated immediately (an encore). If, on the other hand, the audience didn’t like what it heard, it would express its displeasure by throwing fruit and other debris toward the stage.

Our modern, more dignified classical concert was a creation of the nineteenth century, when the musical composition became to be considered a work of high art worthy of reverential silence.

Attending a classical concert requires preparation and forethought. Most important, you must become familiar in advance with the musical repertoire. Go to a music library and listen to a recording of the piece that will be performed, or perhaps download it from iTunes. Hearing a recording by professional performers will prepare you to judge the merits of a live (perhaps student) performance.

Choosing the right seat is also important. What is best for seeing may not be best for hearing. In some concert halls, the sound sails immediately over the front seats and settles at the back. Often the optimal seat in terms of acoustics is at the back of the hall, in the first balcony. Sitting closer, of course, allows you to watch the performers on stage. If you attend a concert of a symphony orchestra, follow the gestures that the conductor makes to the various soloists and sections of the orchestra; like a circus ringmaster, he or she turns directly to the soloist of a given movement. The conductor conveys to the players the essential lines and themes of the music, and they in turn communicate these to the audience.

Selesai membaca naskah di atas, kamu akan mendapat pertanyaan parafrase:

Which of the following best expresses the essential information in the highlighted sentence? Incorrect answer choices change the meaning in important ways or leave out essential information.

  1. At a time of change in the attitude toward classical music of the 19th century, concerts were given greater dignity.
  2. Although the classical concert had not previously been treated with silent respect, it now is, due to a change in perspective over a century ago.
  3. A shift in opinions in the 19th century led to more highly regarded art, such as classical music concerts, which audiences refrain from disrupting.
  4. The modern reception to classical music is highly influenced by a time in the 19th century when classical music came to be regarded as an art.

Untuk mengetahui makna dari tiap pilihan jawaban, berhati-hatilah dalam memilih mana subjek dan kata kerja dari tiap pilihan jawaban.

  • Dari jawaban (A), konser sangat dihormati pada abad 19. Pilihan jawaban ini terkesan sangat benar. Tapi hati-hati, ada kalimat: “change in the attitude toward classical music on the 19th century.” Padahal kalimat asli dalam bacaan menyebutkan bahwa perubahan perlakukan terjadi pada semua musik klasik, tidak hanya musik di abad ke-19. Ini adalah hal kecil yang membuat pilihan jawaban (A) sepenuhnya salah.
  • Jawaban (B) mengandung semua informasi benar. Konser klasik dihormati kali ini, dan hal ini terjadi sejak abad 19. Ini adalah jawaban yang benar.
  • Jawaban (C) mengindikasikan bahwa perubahan pendapat membuat seni menjadi lebih baik dan dihargai (more highly regarded art). Ini tidak tepat. Kita hanya berbicara tentang musik klasik, dan perubahan terjadi pada perilaku penonton, bukan pada seninya.
  • Jawaban (D) hampir terasa tepat. Tapi ada 2 masalah: tidak menyebut tentang respek atau perilaku diam, yang sangat penting dalam bacaan aslinya. Masalah kedua adalah ada kemungkinan bahwa musik klasik sudah dianggap sebagai karya seni sebelum abad 19, hanya saja tidak dianggap sebagai karya seni yang tinggi.

Sudah menemukan cara untuk menganalisis tiap pilihan jawaban? Dengan memahami hal ini, kamu bisa tahu cara efektif untuk menemukan jawaban tepat dalam soal parafrase soal reading tes TOEFL.

Artikel Lainnya

Reading TOEFL: Jenis Pertanyaan dalam Reading, Kategorisasi
ReadingTOEFL: Asah Reading dengan Baca Novel (Part 2)
Reading TOEFL: Asah Reading dengan Baca Novel (Part 1)
Reading TOEFL: Konteks Reading dari Berita Entertainment
Reading TOEFL: Momen-momen Darurat dalam Reading
Reading TOEFL: Temukan Tokoh Utamanya untuk Mengetahui Maknanya
Reading TOEFL: Informasi Tambahan dan Kesimpulan
Reading TOEFL: Hati-hati Jebakan Jawaban Salah dalam Reading
Reading TOEFL: Contoh Pertanyaan Sinonim dan Kesimpulan
Reading TOEFL: Kata Kerja Ukur dalam Reading

 

Speaking TOEFL: Kenali Perbendaharaan Kata untuk Debat
Speaking TOEFL: Strategi Speaking TOEFL, Jurus 100 Kata
Reading TOEFL: Sinonim Bahasa Inggris
Writing TOEFL: Contoh Essay Kurang Berdasar
Listening TOEFL: Pertajam Kemampuan Listening Lewat Dialog Film
Tip TOEFL: Kamus Mini Phrasal Verbs
Belajar Listening TOEFL: 8 Jurus Menguasai Listening Secara Cepat
Speaking TOEFL: Kenali Kata Pengantar
Writing TOEFL: Kenali Topik dalam Writing
Tip TOEFL: Mengenal Prefixes “OUT-“ dan “RE-“


 


Sederet Mobile

http://mobile.sederet.com


Tip TOEFL: Susunan String of Adjectives sebagai Penjelas Kata Benda
Tip TOEFL: “Text Insert” Asah Ketelitian dalam Menjawab Soal
Tip Writing TOEFL: Penggunaan “Koma” dalam Bahasa Inggris
Writing TOEFL: 4 Langkah Membuat Essay yang Terorganisir
Listening TOEFL: Belajar Listening dari Subtitles dan Transkrip
Listening TOEFL: Asah Listening dan Pelafalan dengan “Minimal Pairs”
Listening TOEFL: Yang Dilakukan Saat Luput Pahami Kata dalam Listening
Speaking TOEFL: Latihan Soal Utarakan Pendapat
Speaking TOEFL: Formula “MEEM”
Speaking TOEFL: Formula Menjawab Speaking Task: “SEA”