sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Contoh-contoh Dialog Bahasa Inggris Menggunakan Passive Voice

Seperti halnya dalam Bahasa Indonesia, dalam Bahasa Inggris pun ada kalimat yang dikenal dengan kalimat aktif dan kalimat pasif. Pembahasan kali ini akan mengulas tentang contoh-contoh dialog yang menggunakan kalimat pasif atau dikenal juga dengan passive voice. Langsung saja simak contoh dialog menggunakan passive voice dibawah ini, ya!

Memahami Passive Voice

Sebelum membahas dialog yang menggunakan passive voice, kita perlu memahami terlebih dahulu mengenai passive voice itu sendiri. Cara paling mudah memahami passive voice adalah mengingat bahwa bentuk kalimatnya adalah kebalikan dari bentuk kalimat aktif. Jika dalam kalimat aktif kuncinya adalah subjek melakukan tindakan (action), maka dalam passive voice subjek yang dikenakan tindakan.

Selain itu, yang mencirikan passive voice adalah penggunaan V3 (verb 3) dalam kata kerja yang terdapat pada kalimat tersebut. V3 merupakan kata kerja bentuk lampau dan pada kalimat passive voice didahului dengan to be yang sesuai. Untuk lebih jelasnya mengenai contoh penerapan passive voice dalam kalimat akan dibahas pada bagian selanjutnya.

Contoh-contoh Dialog Menggunakan Passive Voice

Dialog 1

Kai: Ita, do you want to go somewhere, wearing that dress and heels? (Ita, apa kamu mau pergi ke suatu tempat, memakai gaun dan sepatu hak tinggi begitu?)

Kai: We were invited to the wedding of Galih and Ratna this evening, Kai. How come you’re not even ready yet? (Kita kan diundang ke pesta pernikahan Galih dan Ratna sore ini, Kai. Kok kamu malah belum siap-siap?)

Kai: Oh my God, I’m really forget that we were invited there. Okay, I will get ready now and we will go immediately. (Ya ampun, aku lupa banget kalau kita diundang kesana. Oke, aku akan segera siap-siap sekarang dan kita akan langsung berangkat.)

Pada contoh dialog diatas, terdapat dua kalimat yang menggunakan passive voice dengan kata-kata yang sama yaitu we were invited (kami diundang). We (kami) merupakan subjek yang dikenakan tindakan yaitu were invited (diundang), dan ditengahnya menggunakan to be were yang mengacu pada subjek we. Dalam kalimat tersebut, verb atau kata kerja yang digunakan merupakan kata kerja bentuk lampau ketiga yaitu invited.

Dialog 2

Manda: Wow, your house is really great, Donna! It’s like a new house with this new door and bright paint color. (Wah, rumah kamu bagus banget, Donna! Ini seperti rumah baru dengan pintu yang baru dan warna cat yang cerah.)

Donna: The renovation was done entirely by my father, from changing the door to paint the wall. (Renovasinya diselesaikan sepenuhnya oleh ayahku, mulai dari mengganti pintu hingga mengecat dinding.)

Manda: Your father has a great skill, then! The renovation was really well done, like the work of professionals. (Ayah kamu punya keterampilan yang bagus, dong! Renovasinya benar-benar diselesaikan dengan baik, seperti hasil pekerjaan orang profesional.)

Donna: Thank you for your compliment, Manda. My father will be happy to hear it, I’m sure. (Terima kasih atas pujianmu, Manda. Ayahku akan senang mendengarnya, aku yakin.)

Dalam contoh dialog diatas, terdapat dua kalimat yang menggunakan passive voice dengan kata-kata yang sama yaitu the renovation was done (renovasinya diselesaikan). The renovation (renovasi) adalah subjek yang dikenakan aksi yaitu was done (diselesaikan), dan menggunakan to be was sebelumnya yang mengacu pada subjek. Sedangkan pada kalimat passive voice yang kedua terdapat tambahan really well (dengan baik) yang merupakan keterangan dari bagaimana aksi yang dikenakan pada subjek tersebut.

Dialog 3

Mia: Ray, you look different today. Why you didn’t wear your usual glasses? (Ray, kamu terlihat berbeda hari ini. Kenapa kamu nggak pakai kacamata kamu yang biasa?)

Ray: My usual glasses is being repaired in the optic. I broke the lenses yesterday. (Kacamataku yang biasa sedang diperbaiki di optik. Aku merusakkan lensanya kemarin.)

Mia: I hope the repair goes well and you can use your usual glasses again, Ray. (Aku harap perbaikannya berjalan lancar dan kamu bisa menggunakan kacamata biasa kamu lagi, Ray.)

Ray: Thank you, I hope so. This glasses is really uncomfortable and I want to wear my usual glasses again. (Terima kasih, aku juga berharap begitu. Kacamata ini benar-benar tidak nyaman dan aku mau memakai kacamataku yang biasa lagi.)

Pada contoh di atas, terdapat kalimat passive voice yaitu my usual glasses is being repaired (kacamataku yang biasa sedang diperbaiki). My usual glasses (kacamataku yang biasa) merupakan subjek yang dikenakan tindakan, yaitu being repaired (diperbaiki). Kalimat ini menggunakan to be is being (sedang) yang menunjukkan tindakan itu sedang berjalan atau present continuous tense.

Sedangkan kata broke dalam contoh dialog tersebut bukanlah bentuk kalimat passive voice. Kata broke yang digunakan itu merupakan kalimat aktif yang menggunakan kata kerja berbentuk lampau, atau past tense.

Dialog 4

July: Hanna, you like novels, right? Have you read Winter in Tokyo? (Hanna, kamu suka novel, kan? Apa kamu sudah baca Winter in Tokyo?

Hanna: No, I just heard the title now. Who is the author? (Belum, aku baru dengar judulnya sekarang. Siapa penulisnya?)

July: The novel was written by Ilana Tan, and she wrote other novels too. People said her novels is good, so maybe you try to can read it. (Novel itu ditulis oleh Ilana Tan, dan dia menulis novel-novel lain juga. Orang-orang bilang novel-novelnya bagus, jadi mungkin kamu bisa mencoba untuk membacanya.)

Pada contoh dialog diatas, terdapat kalimat yang menggunakan passive voice yaitu the novel was written (novel itu ditulis). Subjek dalam kalimat tersebut adalah the novel (novel) yang dikenakan tindakan yaitu was written (ditulis). Sedangkan kata heard, wrote, dan said dalam contoh tersebut bukan menunjukkan passive voice, tapi terdapat dalam kalimat aktif yang menggunakan kata kerja bentuk lampau.

Dialog 5

Bagus: Jack, why you use goodie bag to bring your books? Where is your backpack? (Jack, kenapa kamu menggunakan tas kantong untuk membawa buku-bukumu? Kemana ranselmu?)

Jack: My backpack got rained on yesterday, and it is being washed right now in my home. I don’t have other backpack, so I have no choice and just use this goodie bag. (Ranselku kehujanan kemarin, dan itu sedang dicuci sekarang di rumahku. Aku tidak punya ransel lagi, jadi aku nggak punya pilihan dan cuma bisa pakai tas kantong ini.)

Bagus: Oh, poor you. Next time you need to make sure to use a cover for your backpack. (Oh, kasihan kamu. Lain kali kamu harus memastikan untuk memakai penutup untuk ransel kamu.)

Dalam dialog tersebut, terdapat kalimat passive voice yaitu it is being washed (itu sedang dicuci). Subjek dalam kalimat ini adalah it (itu) yang mengacu pada backpack (ransel) pada kalimat sebelumnya. Subjek it tersebut dikenai aksi dalam bentuk V3 yaitu being washed (dicuci). Kalimat ini menggunakan to be is being sebagai tanda bahwa tindakan itu sedang dilakukan atau present continuous tense. 

Dialog 6

Tika: Anya, did you hear the news about Sarah? Her vlog was viewed by 10 million viewers on YouTube and it went viral for a week! (Anya, kamu sudah dengar berita tentang Sarah? Vlog-nya dilihat oleh 10 juta penonton di YouTube dan jadi viral selama seminggu!)

Anya: Really? Sarah is going to be famous from now on, then. (Benarkah? Mulai sekarang Sarah akan menjadi terkenal, dong.)

Tika: I think so. She said that she started receiving offers to endorse some products on social media. (Menurutku begitu. Dia bilang kalau dia mulai menerima penawaran-penawaran untuk mempromosikan beberapa produk di media sosial.)

Pada contoh dialog di atas, kalimat passive voice yang digunakan adalah her vlog was viewed (vlog-nya dilihat). Subjek dalam kalimat ini adalah her vlog (vlog-nya) dan dikenai dengan aksi bentuk pasif yaitu was viewed (sudah dilihat). Sedangkan untuk kata said dan started dalam contoh diatas bukan passive voice, melainkan past tense atau bentuk lampau dalam jenis kalimat aktif.

Dialog 7

Gea: Wow, this cake is really delicious, Mira! Did you bake it by yourself, Mira? (Wah, kue ini benar-benar enak, Mira! Apa kamu memasaknya sendiri, Mira?)

Mira: Of course no, Gea. You know that I can’t cook or even come near the stove. This cake was baked by my mother for my niece, and I brought the leftover to the school. (Tentu saja tidak, Gea. Kamu kan tahu aku nggak bisa masak atau bahkan dekat-dekat kompor. Kue ini dimasak oleh ibuku untuk keponakanku, dan aku bawa sisanya ke sekolah.)

Gea: Well, I think maybe you have interest in that area now. Anyway, say my thanks to your mother and tell her that I really enjoyed the cake. (Yah, aku kira kamu mungkin memiliki ketertarikan pada bidang itu sekarang. Yah gimanapun itu, sampaikan terima kasihku ke ibu kamu dan bilang padanya kalau aku sangat menyukai kuenya.)

Dalam contoh dialog tersebut, terdapat kalimat yang menggunakan passive voice yaitu this cake was baked (kue dimasak). Kalimat ini memiliki subjek the cake (kue) yang dikenakan dengan tindakan yaitu was baked (dimasak). Sedangkan untuk kata brought dan enjoyed yang terdapat pada contoh diatas bukan passive voice, melainkan kalimat aktif yang menggunakan kata kerja berbentuk lampau.

Dialog 8

Frida: Your bracelet is really pretty, Tita! Is it new? (Gelang kamu bagus banget, Tita! Itu baru, ya?)

Tita: Yes. This bracelet was given by my boyfriend as a present for our anniversary. We celebrated the second year of our relationship last week. (Ya. Gelang ini diberikan oleh pacarku sebagai hadiah di perayaan hari jadi kami. Kami merayakan tahun kedua hubungan kami pada minggu lalu.)

Frida: Wow, congratulation for your anniversary! I hope your relationship keep going strong and be happy forever. (Wah, selamat untuk perayaan hari jadi kamu! Aku harap hubungan kamu terus berjalan lancar dan bahagia selamanya.)

Pada contoh dialog di atas, terdapat kalimat yang menggunakan passive voice yaitu this bracelet was given (gelang ini diberikan). Subjek dalam kalimat ini adalah this bracelet (gelang ini) yang kemudian diberikan tindakan dalam bentuk pasif yaitu was given (diberikan). Sedangkan untuk kata celebrated yang terdapat dalam contoh di atas bukanlah passive voice, melainkan kalimat aktif dengan kata kerja berbentuk lampau.

Demikianlah contoh-contoh dialog dalam Bahasa Inggris yang menggunakan passive voice beserta pembahasannya. Perlu diingat kembali bahwa tidak semua yang menggunakan V3 atau kata kerja bentuk lampau adalah passive voice. Pastikan kembali bagaimana susunan kalimatnya dan penggunaan to be yang tepat dalam kalimat tersebut.

Semoga informasi ini bermanfaat!

 

Percakapan di Bengkel Motor dalam Bahasa Inggris
Membuat Janji Bertemu dengan Dosen Lewat SMS / WhatsApp dalam Bahasa Inggris
Percakapan Singkat Mengajak Nonton Bioskop dalam Bahasa Inggris
Pertanyaan atau Kalimat yang Sering Diucapkan ketika Menanyakan Arah
Pertanyaan dan Kalimat yang Sering Diucapkan di Bandara
Apa Itu Suggestion Beserta Contohnya
Percakapan Inggris Menanyakan Jadwal Mata Kuliah Tertentu
Keterangan Tempat dalam Bahasa Inggris (Adverb of Place) Beserta Contohnya
Percakapan Bahasa Inggris di Pesawat dengan Pramugari
Percakapan Bahasa Inggris di Stasiun Kereta