sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Contoh Dialog Bahasa Inggris 4 Orang tentang Liburan

Melakukan percakapan dengan teman menggunakan bahasa Inggris adalah salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk melatih kemampuan berbicara bahasa Inggris kita. Ada berbagai topik yang bisa digunakan dalam percakapan atau dialog tersebut, seperti topik tentang liburan misalnya. Kali ini kita akan melihat contoh dialog bahasa Inggris 4 orang tentang liburan. Berikut adalah contoh dialognya:

Beni: Hi, how are you, guys? (Hai, apa kabar, teman-teman?)

Dewi: I’m fine as always. (Aku baik-baik saja seperti biasanya)

Budi: I’m also fine. How about you, Beni? (Aku juga baik-baik saja. Bagaimana denganmu, Beni?)

Beni: Good. Thanks. (Aku baik-baik saja. Terima kasih)

Dewi: How was your holiday? I bet it was fun. Mine was so-so since I didn’t go anywhere during the holiday. (Bagaimana liburan kalian? Aku yakin pasti menyenangkan. Liburanku biasa saja karena aku tidak pergi ke mana-mana saat liburan)

Budi: That was too bad, Dewi. If I had known you going nowhere during the holiday, I would have asked you to come along with me to Bali. (Sayang sekali, Dewi. Jika aku tahu kamu tidak pergi ke mana-mana saat liburan, aku akan mengajakmu untuk ke Bali bersamaku)

Beni: Yeah, Dewi. I would also have invited you to come along with me during the holiday. (Ya, Dewi. Aku juga akan mengajakmu bersamaku saat liburan)

Dewi: It’s okay, friends. Even though I stayed at home only, my holiday was not that bad. (Tidak apa-apa, teman-teman. Meskipun aku hanya tinggal di rumah saja, liburanku tidak seburuk itu)

Beni: Really? (Benarkah?)

Dewi: Yeah, my cousins from Palembang visited us. We had family time during the holiday. You know, we had barbeque party and played some family games together. (Ya, sepupuku dari Palembang datang berkunjung. Kami menghabiskan liburan bersama keluarga. Kalian tahu, kami mengadakan pesta barbeque dan bermain beberapa game keluarga bersama-sama)

Budi: That was great. (Itu bagus)

Dewi: I know, but it would have been even greater if I could have spent the holiday outside the town. Anyway, how was Bali, Budi? Was it fun? (Aku tahu, tetapi akan lebih bagus lagi jika aku dapat menghabiskan liburan di luar kota. Ngomong-ngomong, bagaimana Bali, Budi? Apakah menyenangkan?)

Budi: Of course, it was. Me and my sister went surfing in Nusa Lembongan. (Tentu saja menyenangkan. Aku dan saudariku pergi berselancar di Nusa Lembongan)

Beni: Wait, you can surf? (Tunggu, kamu bisa berselancar?)

Budi: Yes, I can. (Ya, aku bisa)

Beni: I didn’t know you can do that. (Aku tidak tahu kamu bisa berselancar)

Budi: Well, now you do. (Sekarang kamu tahu)

Dewi: Did you only go surfing when you visited Bali? (Apakah kamu hanya pergi berselancar saja ketika mengunjungi Bali?)

Budi: Of course not. I also visited some cool places there, such as Mount Batur, Uluwatu Temple, and Ubud Art Market. Speaking of Ubud Art Market, I brought you some souvenirs from there. Here they are. (Tentu saja tidak. Aku juga mengunjungi beberapa tempat keren di sana, seperti Gunung Batur, Pura Uluwatu, dan Pasar Seni Ubud. Ngomong-ngomong tentang Pasar Seni Ubud, aku membawakan kalian oleh-oleh dari sana. Ini oleh-olehnya)

Beni: Wow, it’s so cool. Thanks, Budi. (Wow, ini keren sekali. Terima kasih, Budi)

Dewi: Yes, it’s really pretty. You’re the best, Budi. (Ya, ini cantik sekali. Kamu memang yang terbaik, Budi)

Dimas: Hallo, what are you guys doing? (Halo, apa yang sedang kalian lakukan?)

Budi: Oh hi, Dimas. We’re talking about our holiday. Come join us. Oh, and this is a souvenir from Bali for you. (Oh hai, Dimas. Kami sedang bercerita tentang liburan kami. Ayu bergabung dengan kami. Oh, dan ini oleh-oleh dari Bali untukmu)

Dimas: Thanks, Budi. I went to Jogja on the holiday. (Terima kasih, Budi. Aku pergi ke Jogja saat liburan)

Beni: Really? I went there too on holiday. How come we didn’t come across each other? (Benarkah? Aku juga pergi ke sana waktu liburan. Mengapa kita tidak bertemu di sana?)

Dimas: I don’t know. It’s strange, right? (Aku tidak tahu. Aneh, bukan?)

Dewi: Perhaps you stayed in the different part of Jogja? (Mungkin kalian tinggal di wilayah yang berbeda di Jogja?)

Beni: Dewi might be right. I stayed in Bantul during my visit in Jogja. What about you? (Dewi mungkin saja benar. Aku tinggal di Bantul selama kunjunganku di Jogja. Bagaimana denganmu?)

Dimas: It is no wonder, then. I stayed in Sleman. (Pantas saja, kalau begitu. Aku tinggal di Sleman)

Budi: But from Sleman to Bantul is not that far. You both could have still met each other by chance. (Tetapi dari Sleman ke Bantul tidak begitu jauh. Kalian berdua bisa bertemu secara tidak sengaja)

Dimas: Yeah, I know. I think we weren’t meant to meet there. (Ya, aku tahu. Mungkin kami tidak ditakdirkan untuk bertemu di sana)

Beni: It also didn’t happen because Dimas and I didn’t contact each other during the holiday. (Itu juga tidak terjadi karena Dimas dan aku tidak saling menghubungi selama liburan)

Dewi: That’s right. Communication is important. Next time we should inform each other on holidays. (Itu benar. Komunikasi itu penting. Lain kali kita harus saling menghubungi saat liburan)

Budi: True! So, Dimas, Beni, would you like to share your adventure in Jogja? What did you do in Jogja? Did you visit interesting places? (Benar! Jadi, Dimas, Beni, maukah kalian menceritakan petualangan kalian di Jogja? Apa yang kalian lakukan di Jogja? Apakah kalian mengunjungi tempat-tempat menarik?)

Dimas: I just visited some of my relatives’ places. I’m from Jogja, so I have many relatives there. What about you, Beni? (Aku hanya mengunjungi beberapa rumah saudaraku di Jogja. Aku berasal dari Jogja, jadi aku punya banyak saudara di sana. Bagaimana denganmu, Beni?)

Beni: I’d like to share my holiday story, but the bell is ringing. The lunch time is over. We’d better hurry up to go back to the class. (Aku ingin berbagi cerita liburanku, tetapi belnya sudah berbunyi. Jam makan siang telah usai. Kita sebaiknya cepat-cepat kembali ke kelas)

Dewi: You’re right. You owe us a story, then. (Kamu benar. Kamu berhutang sebuah cerita pada kami, kalau begitu)

Beni: I’ll tell the story to you guys at tomorrow’s lunch. I promise. (Aku akan menceritakan pada kalian di jam makan siang besok. Aku janji)

Itulah contoh dialog bahasa Inggris 4 orang tentang liburan. Sekarang, mari kita coba untuk membaca percakapan ini bersama teman untuk melatih pelafalan bahasa Inggris kita.

 

Percakapan Umum Bahasa Inggris di Kantor (Conversation at Office)
Cara Memulai Presentasi dalam Bahasa Inggris
Percakapan Memberi Nasihat atau Peringatan dalam Bahasa Inggris
Percakapan Mengucapkan Selamat dalam Bahasa Inggris
Percakapan Meminjam dan Mengembalikan Uang dalam Bahasa Inggris
Percakapan Menanyakan Hari (Asking for Days) dalam Bahasa Inggris
Cara Mudah Bercerita dalam Bahasa Inggris
Phone Conversation: Percakapan Lewat Telepon dengan Kawan yang Telah Lama Tidak Berjumpa
Contoh Percakapan Singkat Mengenai Motivasi
Percakapan Inggris tentang Main Game