sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Contoh Kalimat Apologizing

Apologizing atau meminta maaf sangat lah penting dalam percakapan sehari-hari dan sebaiknya dilakukan tanpa kesalahan apa pun. Karena kesalahan dalam meminta maaf bisa berakibat fatal. Penting sekali memakai kosakata dan struktur kalimat yang benar dalam meminta maaf, sehingga pesan yang ingin disampaikan bisa diterima dengan tepat. Jika tidak maka timbullah kesalahpahaman.

Cara meminta maaf berbeda-beda tergantung dari situasi, lawan bicara dan seberapa besar kesalahan tersebut. Permintaan maaf dalam Bahasa inggris lebih dari sekedar “I am sorry”. Anda tidak ingin meminta maaf ala kadarnya setelah membuat kesalahan besar, kebalikannya juga berlaku. Bisa terdengar aneh ketika Anda meminta maaf secara berlebihan ketika berbincang dengan teman. Meminta maaf bisa dibedakan menjadi formal dan non-formal dan dilanjutkan dengan respons dari permintaan maaf tersebut.

Contoh permintaan maaf yang formal:

  • Please forgive me. (Tolong maafkan saya).
  • I am very/terribly/awfully sorry. (Saya meminta maaf sebesar-besarnya.)
  • I am sorry for the trouble I have caused you. (Saya minta maaf atas semua masalah yang saya timbulkan).
  • I am sorry for disturbing you. (Maafkan saya sudah mengganggu).
  • I am sorry that I made you wait for me. (Maafkan saya sudah membuat Anda menunggu).
  • I apologize for yesterday. (Saya minta maaf atas kejadian kemarin hari).
  • Please accept my apologies. (Tolong terima permintaan maaf saya).
  • Please forgive my rudeness. (Maafkan ketidaksopanan saya).
  • I must apologize for my mistakes. (Saya ingin meminta maaf atas kesalahan saya).
  • It’s all my fault. (Ini semua salah saya).
  • I’m ashamed to admit that I made an error. (Saya malu telah membuat kesalahan).
  • I have to admit that I am not good enough. (Saya harus mengakui bahwa saya tidak cukup).
  • I beg your pardon…. (Maaf apakah…).
  • There has been some misunderstanding. (Sepertinya ada kesalahpahaman).
  • Sorry for the misunderstanding. (Maaf atas kesalahpahamannya).

Contoh permintaan maaf non-formal:

  • Sorry I’m late. (Maaf saya terlambat).
  • It’s my fault. (Ini salahku).
  • My bad. (Maaf).
  • I messed/screwed up. (Ada kesalahan).
  • Please don’t be angry/mad at me. (Tolong jangan marah padaku).
  • I didn’t mean it/that. (Aku tidak sengaja).
  • Sorry, didn’t mean to hurt your feeling. (Maaf, tidak bermaksud menyinggung Anda).
  • I am telling you, I am sorry. (Aku bilang aku minta maaf).
  • Sorry, it was an accident. (Maaf, tidak sengaja).
  • Please don’t take it personally. (Tolong jangan diambil hati).

Bisa dilihat dalam jenis permintaan maaf formal, banyak sekali yang di mulai dengan kata I atau saya. Sedangkan dalam kata non-formal bisa langsung to the point alias tanpa bertele-tele. Dalam kata formal, biasa dipakai dalam lingkungan profesional seperti lingkungan kerja, dengan orang yang tidak dikenal atau mungkin kepada orang tua. Non-formal lebih fleksibel, bisa juga digunakan di lingkungan kerja dengan syarat sudah lawan bicara adalah orang yang cukup dekat. Meminta maaf kepada teman atau bahkan orang yang tidak dikenal juga umumnya menggunakan non-formal. Yang terpenting adalah lawan bicara mengerti permintaan maaf Anda dan Anda juga memahami seberapa besar kesalahan yang dibuat.

Berikut adalah contoh respons permintaan maaf yang umum dipakai:

  • Apologies accepted. (Permintaan maaf diterima).
  • What a pity. (Sayang sekali).
  • No harms done. (Tidak masalah).
  • Don’t worry about it. (Jangan khawatir).
  • I don’t know If I could forgive you. (Saya tidak tahu bisa memaafkan kamu atau tidak).
  • You shouldn’t apologize to me. (Jangan meminta maaf padaku).
  • I forgive you. (Aku maafkan kamu).
  • That’s okay. (Tidak apa-apa).
  • It happens. (Sering terjadi).
  • Well, okay/alright. (Oh begitu).
  • It’s not your fault. (Itu bukan salahmu).
  • Forget about it. (Lupakan saja).
  • Don’t stress yourself over it. (Jangan dibikin stres).
  • It’s just a small mistake. (Hanya masalah kecil).
  • This is horrible. (Ini sangatlah parah).

Dalam merespons permintaan maaf Anda juga harus mengetahui seberapa besar masalah yang ditimbulkan sebelumnya. Masalah kecil bisa direspon dengan “it happens” atau “it’s okay” dan masalah besar bisa direspons dengan “I don’t know If I could forgive you” atau “what a pity”. Juga bisa disesuaikan dengan apakah Anda menerima permintaan maaf tersebut atau tidak.

Berikut adalah contoh kalimat permintaan maaf dan respons yang sesuai:

A: I am sorry, there has been some misunderstanding and now your belongings are missing. (Maafkan saya, sepertinya ada kesalahpahaman dan sekarang barang-barang Anda tidak bisa ditemukan).

B: This is horrible, now I will miss my flight. (Ini parah, sekarang aku akan ketinggalan pesawat).

Contoh kesalahan besar yang terjadi dan lawan bicara tidak bisa menerima permintaan maaf.

A: Sorry bro, I accidentally broke your computer. (Maaf bro, aku tidak sengaja merusak komputermu).

B: Really? I don’t know If I could forgive you for this. (Yang benar? Aku tidak tahu bisa memaafkanmu atau tidak).

Sama seperti di atas, tapi kalimat non-formal.

A: Sorry I’m late, I got distracted by a cat. (Maaf aku telat, gara-gara kucing).

B: Well, okay then. (Oke kalau begitu).

A: Whoops, I spilled chocolate on your car. (Ups, cokelatku tumpah ke mobilmu).

B: Don’t worry, it happens. (Jangan khawatir, sering terjadi).

Ke dua kalimat di atas contoh kesalahan kecil yang kemudian bisa dimaafkan.

 

Pertanyaan atau Kalimat yang Sering Diucapkan ketika Menanyakan Arah
Frasa/Kalimat yang Sering Digunakan di Hotel
35 Kata Adjective dan Contoh Kalimatnya
Frasa/Kalimat untuk Meminta Maaf dalam Bahasa Inggris
Frasa/Kata/Kalimat yang Digunakan dalam Catur
Perbedaan Penggunaan Do vs Be dalam Kalimat Tanya
Frasa/Kalimat yang Sering Dipakai di Bank
Kata Atau Kalimat Bahasa Inggris untuk Mengekspresikan Kelegaan
Frasa/Kata/Kalimat yang Digunakan dalam Diskusi
Pertanyaan atau Kalimat yang Sering Diucapkan Seputar Angkutan Umum Bus Kota