sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Contoh Kalimat “Past Future Perfect Tense”

Past future perfect tense adalah tense bahasa Inggris yang fungsinya adalah untuk mengekspresikan ide di masa lampau bahwa suatu kejadian diprediksikan, direncanakan, dijanjikan, atau diharapkan akan sudah terjadi pada suatu waktu di masa depan dari masa lampau tersebut. Past future perfect tense juga sering digunakan pada conditional sentence type 3. Selain itu, tense ini juga bisa digunakan untuk mengungkapkan penyesalan.

Berikut adalah struktur kalimat dengan past future perfect tense:

  • Kalimat positif: Subject + would/ should + have + past participle
  • Kalimat negatif: Subject + would/ should + not + have + past participle
  • Kalimat tanya: Would/ should + subject + have + past participle

Keterangan: Past participle adalah kata kerja bentuk tiga (V3)

Di bawah ini adalah contoh kalimat past future perfect tense:

Kalimat Positif

  • They would have finished the report before Friday. (Mereka akan sudah menyelesaikan laporannya sebelum hari Jumat)
  • I would have helped her. I didn’t know that she needed help. (Saya akan sudah membantunya. Saya tidak tahu bahwa dia membutuhkan bantuan)
  • He would have passed the exam if he had studied harder. (Dia akan lulus ujian jika dia belajar lebih giat)
  • The train should have left by now. (Kereta seharusnya sudah berangkat sekarang)
  • Nina should have gotten the message by now. (Nina seharusnya sudah menerima pesannya sekarang)
  • They should have asked for permission first. (Mereka seharusnya meminta izin terlebih dulu)
  • I would have seen the movie with Frank, but I was busy that night. (Saya akan menonton film dengan Frank, tetapi saya sibuk pada malam itu)
  • She would have called us back on Sunday. (Dia akan menghubungi balik kita di hari Minggu)
  • They should have arrived in New York by now. (Mereka seharusnya sudah tiba di New York sekarang)
  • Jack should have come earlier. (Jack seharusnya datang lebih awal)
  • If we had been invited, we would have showed up to the party. (Jika kami diundang, kami akan datang ke pestanya)
  • Risa would have gone to the museum with us, but she was out of town that day. (Risa akan pergi ke museum dengan kita, tetapi dia sedang berada di luar kota pada hari itu)
  • We should have submitted our homework, but we forgot. (Kami seharusnya mengumpulkan tugas kami, tetapi kami lupa)
  • The accident would never have happened if the driver had driven more carefully. (Kecelakaan tidak pernah akan terjadi jika supir berkendara dengan lebih hati-hati)

Kalimat Negatif

  • I should not have eaten spicy food! (Saya seharusnya tidak makan makanan pedas)
  • Tony should not have said that. (Tony seharusnya tidak mengatakan itu)
  • We would not have been here if Mr. Lee had not helped us. (Kami tidak akan di sini jika Pak Lee tidak membantu kami)
  • If Sarah hadn’t recued it, the cat wouldn’t have survived. (Jika Sarah tidak menolongnya, kucing itu tidak akan selamat)
  • Maria shouldn’t have played video games. (Maria seharusnya tidak bermain video game)
  • They should not have let their kid eat too much sugar. (Mereka seharusnya tidak membiarkan anak mereka makan terlalu banyak gula)
  • I should not have asked my brother to repair my bicycle. (Saya seharusnya tidak meminta saudara saya untuk memperbaiki sepeda saya)
  • Harry would not have been late to the meeting, but the traffic was terrible. (Harry tidak akan terlambat datang menghadiri rapat, tetapi lalu lintas sangat buruk)
  • Tina wouldn’t have put sugar into Bob’s coffee. She didn’t know that Bob was on no-sugar diet. (Tina tidak akan memasukkan gula ke dalam kopinya Bob. Dia tidak tahu bahwa Bob sedang melakukan diet tanpa gula)
  • You shouldn’t have brought us food. (Kamu seharusnya tidak perlu membawakan kami makanan)
  • Mark would not have bought the watch, but her girlfriend insisted. (Mark tidak akan membeli jam tangan, tetapi kekasihnya memaksa)

Kalimat Tanya

  • Should they have come by now? (Mereka seharusnya sudah tiba sekarang?)
  • Should you have done it? (Kamu seharusnya menyelesaikannya?)
  • Would the match have started on time if it had not been the blackout? (Apakah pertandingannya akan dimulai tepat waktu jika tidak mati lampu?)
  • If she had not been there, would you have told me the truth? (Jika dia tidak ada di sana, apakah kamu akan memberi tahu saya yang sebenarnya?)
  • Should he have read the book by now? (Dia seharusnya akan sudah membaca bukunya sekarang?)
  • Would she have come to the party if she had been invited? (Apakah dia akan pergi ke pestanya jika dia diundang?)
  • Had you been accepted into Harvard University, would you have chosen Business as you major? (Jika kamu diterima di Universitas Harvard, apakah kamu akan memilih Bisnis sebagai jurusanmu?)
  • Would you have married Roy if he had had a house and a car? (Apakah kamu akan menikahi Roy jika dia punya mobil dan rumah?)
  • If she hadn’t been busy, would she have joined us camping? (Jika dia tidak sibuk, apakah dia akan ikut berkemah dengan kita?)

 

Contoh-contoh Ucapan Terima Kasih untuk Guru dalam Bahasa Inggris
Contoh Ungkapan Sayang dari Orangtua ke Anak
Pertanyaan atau Kalimat yang Sering Diucapkan di Bioskop
Arti Cringe dan Contoh Penggunaannya
Percakapan Memberi Contoh Cara/Tindakan yang Benar
Contoh Doa Bahasa Inggris Sebelum Ujian
Kalimat Untuk Menawar Harga Murah
Contoh Majas dalam Bahasa Inggris (Simile)
Frasa / Kalimat yang Dipakai Ketika Bepergian / Jalan-Jalan
Penggunaan Do, Does, dan Did Beserta Contohnya