sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Contoh Percakapan di Kantor Pos

Kantor pos adalah tempat di mana kita melakukan berabagai aktivitas penting, termasuk di antaranya mengirim surat dan juga paket berupa barang.Oleh karena itu, percakapan di dalam kantor pos pun terbilang sebagai percakapan penting yang tak bisa dilewatkan. Berikut ini adalah 2 contoh percakapan di kantor pos.

Contoh 1 – Percakapan antara Seorang Pelanggan Bernama John dan Counter Clerk (pegawai counter Kantor Pos).

John : Good morning, Sir. (Selamat pagi, pak)

Counter Clerk : Good morning. How can I help you? (Selamat pagi. Ada yang bisa saya bantu?)

John : Do you have service for sending a package (Apakah Anda memiliki layanan pengiriman paket?)

Counter Clerk : Of course, we do all type of items, from package to letter. (Tentu, kami melayani banyak jenis, dari mulai paket sampai surat.)

John : Oh, good. Because I don’t what to do if you don’t. I don’t see any other logistic service around here. (Oh, bagus. Karena aku tidak tahu lagi apa yang akan aku lakukan bila kalian tidak punya layanan pengiriman paket. Aku tidak melihat ada jasa pengiriman di sekitar sini.)

Counter Clerk : Very well, Sir. Do you want to send it by letter post or parcel post? It’d be 10.000 rupiah by letter post, and 25.000 rupiah by parcel post. (Baiklah, Pak. Anda mau mengirimnya dengan pos surat atau pos bingkisan? Harganya 10.000 rupiah untuk pos surat dan 15.000 untuk pos bingkisan.)

John : You’d better send it by parcel post. It might be quicker. (Lebih baik Anda kirim saja dengan pos parcel. Saya kira pengirimannya mungkin akan lebih cepat.)

Counter Clerk: Very well, Sir. if you want send it by letter post. Anything else I can do for you?  (Baiklah, Pak, jika Anda mau mengirimnya dengan pos surat. Ada yang bisa saya bantu lagi?)

John : Yes. Could you weigh this item, please? (Ya, bisakah anda menghitung berat paket ini?)

Counter Clerk: Okay, let me see that, Sir. Uhm…It’s just over 15 grams. It’ll cost you 15000 thousands. Here’re the stamps for the parcel and the letter. Will you affix them, please? (Beratnya sekitar 15 gram. Harganya menjadi 15.000 rupiah. Ini perangko untuk paket Anda. Maukah Anda menempelkannya?)

John : All right. (Baiklah)

Counter Clerk: Okay, let me first give you the receipt from the payment. Here’s the receipt and here’s the postal stationery. Please follow the template over there to write the recipient address, Sir. (Saya berikan tanda terima dari pembayarannya dan ini alat tulisnya. Silakan ikuti template penulisan untuk menuliskan keterangan penerima, Pak.)

John : Thank you, Sir. Hey, can I just leave it here once I finished. (Terimakasih pak. Hey, bisakah saya tinggalkan paket ini di sini setelah selesai nanti?)

Counter Clerk : That’s what you are supposed to do, Sir. Just give it to me when you are done with it. (Memang itulah yang harus Anda lakukan berikutnya, Pak. Berikan saja pada saya ketika Anda selesai.)

John : Thank you very much. Good bye. (Terima kasih banyak. Selamat tinggal)

Contoh 2 – Mengambil uang dari Western Union

Post Officer: Good morning, Mam. What can I do for you? (Selamat Pagi, Bu. Ada yang bisa saya bantu?)

Ima: Good morning, can I take the money, my friend sent through Western Union? (Pagi, apakah saya bisa mengambil uang yang dikirim via Western Union?)

Post Officer: Okay, please take this queue card and wait for a while, Mam. (Baik, sialakan mengambil nomor antrian ini dan tunggu sebentar, Bu.)

Ima: Thank you. (Terima kasih.)

Post Officer: Oh my apology, I almost forgot. While you are waiting, please fill out this form as the requirement from Western Union. Do you bring a pen, Mam? (Oh, maafkan saya. Saya hampir lupa. Selagi Anda menunggu, tolong isi formulir ini sebagai persyaratan dari Wester Union. Anda membawa bolpoin, Bu?)

Ima: Hmm, sorry, I don’’t think I bring it. Can I borrow one of the pens here? (Hmm, maaf. Sepertinya saya tidak membawanya. Bisakah saya meminjam salah satu bolpoin di sini?)

Post Officer: You can use one from the stationary counter over there, Ma’am. (Anda bisa menggunakan salah satu bolpoin di meja alat tulis yang di sana itu, Bu.)

Ima: Thank you. (Terima kasih.)

Post Officer: You are welcome, Ma’am. (Sama-sama, Bu.)

Ima: Hi again..this the form you asked. Can I take the money now? (Halo..ini formulirnya, sudah bisa ambil duitnya?)

Post Officer: Of course, would you like to tell me who the sender is? (Tentu saja, maukan Anda menyebutkan siapa pengirimnya?)

Ima: His name is David Stapleton. He sent it from London. (Namanya adalah David Stapleton. Ia mengirimkannya dari London.)

Post Officer: May I take your ID? I need to copy the ID. (Bisa minta KTP-nya. Saya butuh kopiannya).

Ima: Wait..oh here is my ID. (Tunggu…oh ini dia KTP saya)

Post OfficerThe sender and receiver names are matched. But you need to fill the MTCN number (Nama pengirim dan penerima cocok, namun kamu perlu mengisi MTCN)

Ima: The number is… (angkanya adalah..)

Post Officer: OK. The MTCN number is right, and here is the money (OK. Nomor MTCN-nya cocok, dan ini uangnya).

 

Contoh Beberapa Percakapan Singkat Bahasa Inggris di Telepon
Cara Memanggil Taksi dalam Bahasa Inggris
Dialog Bahasa Inggris tentang Making Appointment
Percakapan Inggris tentang Uang
Cara Mendeskripsikan Foto dalam Bahasa Inggris
Percakapan Menanyakan Dompet yang Jatuh di Jalan dalam Bahasa Inggris
Percakapan Menerima Telepon dari Seseorang dalam Bahasa Inggris
Percakapan Ketika Mengirim Paket dalam Bahasa Inggris
Contoh Percakapan Inggris: Menanyakan Pekerjaan pada Teman yang Baru Dikenal
Percakapan Meminjam Uang kepada Teman dalam Bahasa Inggris