sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

English Sentences: Apa itu Exclamative Sentence (Kalimat Seru)?

Telah diketahui secara umum bahwa terdapat empat tipe kalimat yang ada di bahasa Inggris, yaitu declarative, imperative, interrogative, dan exclamative.

Pada artikel kali ini exclamatory sentence akan dijelaskan dengan lebih rinci dan lengkap beserta dengan contoh-contoh yang dapat termasuk sebagai exclamative sentence.

Pada dasarnya, exclamative sentence adalah kalimat yang paling umum ditemui di dalam pesan singkat atau email yang informal. Exclamative sentence sendiri adalah kalimat yang menunjukkan antusiasme, kebahagiaan, atau hal-hal lain yang membutuhkan tanda seru (!) di akhir kalimat; hal ini juga bisa berarti kemarahan dan frustrasi yang ingin disampaikan oleh pembicara.

Beberapa contoh ekspresi dan kalimat yang termasuk exclamative sentence adalah sebagai berikut:

  • You scared me! (Kamu menakutiku!)

Kalimat ini menunjukkan ekspresi marah dan ingin membuat lawan bicara mengerti bahwa apa yang dilakukannya membuat takut. Selain marah, ekspresi yang dapat juga diberikan dari kalimat ini adalah ekspresi terkejut.

  • You’re beautiful! (Kamu cantik!)

Kalimat ini menunjukkan ekspresi senang dan menunjukkan bahwa pembicara ingin mengutarakan pendapatnya dengan perasaan yang kuat.

  • She’s pregnant and she’s gonna have a boy! (Dia hamil dan dia akan punya anak laki-laki!)

Pembicara memiliki perasaan antusiasme yang kuat pada kalimat ini, yang menyatakan bahwa pembicara sangat antusias dan tertarik bahwa seorang temannya hamil dan anaknya laki-laki.

  • I can’t believe I have to go. I’m gonna miss this place and I’m gonna miss you! (Aku tidak percaya aku harus pergi. Aku akan kangen tempat ini dan aku akan kangen kamu!)

Kalimat ini menunjukkan perasaan sedih yang kuat.

  • You’re so annoying and I need you to stop doing that! (Kamu ngeselin banget dan aku mau kamu stop melakukan itu sekarang!)

Kalimat ini menunjukkan kekesalan dengan perasaan yang kuat. Pembicara ingin lawan bicaranya berhenti melakukan suatu hal yang mengesalkan.

  • I really really love you! (Aku sangat sangat cinta kamu!)

Kalimat ini menunjukkan perasaan bahagia yang ditumpahkan dalam ekspresi cinta. Hal ini menunjukkan bahwa pembicara ingin sang lawan bicara tau bahwa perasaan cinta yang dirasakannya kuat, karena itu kalimat atau tanda seru (!) diperlukan di kalimat ini.

Exclamatory Adjective

Penggunaan lain yang dapat digunakan pada exclamative sentence adalah pengutaraan pendapat menggunakan kata sifat (adjective). Penggunaan kata sifat di dalam kalimat adalah sesuatu yang biasa dan sering ditemui, baik dalam komunikasi verbal maupun komunikasi non-verbal.

Ketika kita menggunakan adjective dalam exclamative sentence, kita bisa membuat sebuah kalimat menjadi jauh lebih sederhana namun tetap memiliki arti yang sama. Beberapa contohnya adalah sebagai berikut:

  • That’s excellent! I’m happy to see this progress! (Itu bagus sekali! Saya sangat bahagia untuk melihat kemajuan ini!)

Kalimat ini adalah kalimat penuh yang menggunakan kata yang lengkap. Tujuan dari pembicara adalah untuk menyatakan bahwa kemajuan atau proses yang berjalan sudah snagat baik dan pembicara merasa puas dengan hasil atau proses yang ada.

Kalimat ini dapat tetap menjadi sebuah exclamative sentence walaupun kita menghapus beberapa elemen di dalam kalimat tersebut menjadi:

  • Excellent! Happy to see this progress!

Dengan menghilangkan unsur kata “that is” dan “I am”, kalimat ini tetap memiliki arti dan tujuan yang sama, yaitu mengekspresikan kebahagiaan akan proses atau kemajuan yang sudah terlihat.

  • Ah, I really hate it! (Saya benci sekali ini!)

Kalimat ini bertujuan untuk mengutarakan pendapat bahwa pembicara sangat benci akan suatu hal. Perasaan benci yang kuat menjadikan kalimat ini exclamative sentence dan membutuhkan tanda baca tanda seru (!) di belakang kalimat.

Kalimat ini juga dapat dibuat dengan lebih sederhana dengan merubahnya menjadi:

  • Hate it!

Dengan menghilangkan hampir semua unsur kata, di dalam hal ini adalah subyek dan kata ekspresi lainnya, kita dapat melihat bahwa arti kata atau tujuan yang disampaikan masih sama dan tidak berubah.

Interrogative Exclamatory

Selain itu, seringkali interrogative sentence juga dapat digunakan sebagai exclamative sentence. Adapun cara penggunaannya adalah dengan membalikkan kalimat tersebut sehingga pertanyaan akan berubah menjadi sebuah pernyataan dengan perasaan yang kuat.

Adapun beberapa contoh interrogative sentence yang dibuah menjadi exclamative sentence adalah sebagai berikut:

  • Oh God! Was I tired and frustrated the whole trip! (Ya Tuhan! Saya sangat lelah dan frustrasi tadi sepanjang perjalanan!)

Kalimat ini memiliki tujuan untuk menunjukkan bahwa pembicara merasa frustrasi dan lelah akan perjalanan yang telah dilaluinya. Penggunaan kalimat ini awalnya adalah sebuah pertanyaan yang diajukan seperti “Were you tired and frustrated the whole trip?” dan kalimat pertanyaan ini dijawab oleh pembicara dengan exclamative sentence.

  • Am I going to get angry or what! (Saya akan marah!)

Kaimat ini juga adalah jawaban dari pertanyaan “Are you going to get angry?”, pembicara kemudian menjawab kalimat ini dengan exclamative sentence yang juga memiliki arti yang sama atau bisa menjawab sebuah interrogative sentence.

Khusus untuk penggunaan exclamative sentence pada jawaban atas interrogative sentence akan terasa lebih sulit untuk dipahami, namun seiring dengan pengetahuan dan pembicaraan yang terus dilakukan, maka pengertian akan hal-hal ini akan terus bertumbuh dengan baik dan kita akan bisa lebih terbiasa dengan bahasa Inggris.

Gunakanlah tanda baca yang baik dalam komunikasi non-verbal, karena penggunaan tanda baca dapat merubah arti sebuah kalimat. Selamat belajar dan selamat berbahasa inggris!

–> klik untuk perbedaan kalimat exclamatory vs kalimat imperative!

 

Grammar-Adverb: Apa itu Comparative Adverb?
Clauses: Apa itu Adjective Clause?
Grammar-Adjective: Predicative Adjectives – Part 2
Future Tense: Simple Future vs Future Continuous
Parts of Speech (The Eight Parts of Speech)
Grammar-Pronoun: Apa itu Reflexive Pronoun?
Grammar-Verb: Apa itu Light Verb?
Quantifier: Perbedaan Many, Much dan A Lot Of
Grammar: Apa itu Phrase (Frasa)?
Grammar-Adverb: Apa itu Emphasizers Adverb?


 
Apa itu Cause Effect?
Perbedaan Kalimat Imperative Vs Exclamatory
Apa itu Syntax?
Preposition (Preposisi dalam Bahasa Inggris)
Figure of Speech: Simile
Figure of Speech: Apa itu Metaphor?
Figure of Speech: Apa itu Hyperbole?
English Spelling
Four Sentence Types (Jenis-Jenis Kalimat)
Grammar-Verb: Apa itu Subjunctive Verb?