sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Expressing Anger

Expressing Anger adalah frasa dan ungkapan yang digunakan untuk mengungkapkan kemarahan dalam Bahasa Inggris. Pembahasan kali ini akan mengulas mengenai frasa yang digunakan untuk Expressing Anger beserta penggunaannya dalam contoh.

Expressing Anger

Berikut beberapa frasa atau ungkapan yang dapat digunakan untuk Expressing Anger:

  • I’m fed up with it (Aku muak dengan itu)
  • I don’t believe it! (Aku nggak percaya itu!)
  • Mind your own business! (Urusin aja urusan kamu sendiri!)
  • I have had it up to here with… (Aku udah nahan diri sampai sekarang dengan …)
  • I don’t think that’s very clever! (Aku nggak yakin itu tepat!)
  • Rubbish! (Omong kosong!)
  • Just you wait! (Tunggu aja ya!)
  • I get so irritated by her, I can’t be around her (Aku kesal banget sama dia, aku nggak bisa dekat-dekat dia)
  • Damn it (Sial!)
  • It really gets on my nerves (Ini benar-benar bikin aku marah)
  • It’s none of your business! (Ini bukan urusan kamu!)
  • I could really do without it! (Aku benar-benar bisa tanpa itu!)
  • I’m sick and tired of… (Aku muak dan lelah dari…)
  • Please I’m so mad right now! I can’t talk to you (Tolong deh, aku benar-benar marah sekarang! Aku nggak bisa ngomong sama kamu)
  • That’s the last straw! (Itu yang terakhir ya!)
  • Is it possible? (Apa mungkin begitu?)
  • Shame on you! (Kamu harusnya malu!)
  • I can’t stand it any longer! (Aku nggak tahan lagi!)
  • Get out of my way! (Minggir sana!)
  • What a pain! (Nyusahin banget, sih!)

Penggunaan Expressing Anger

Untuk dapat lebih memahami mengenai Expressing Anger, berikut contoh penggunaannya dalam kalimat Bahasa Inggris:

Contoh 1

A: Why you got back with him again? Didn’t he cheat on you several times? (Kenapa kamu balikan lagi sama dia? Dia kan udah selingkuh berkali-kali?)

B: He said that he changed now, so I think it’s okay to accept him again (Dia bilang kalau dia udah berubah sekarang, jadi aku rasa nggak apa-apa terima dia lagi)

A: Are you kidding me? There are people who never cheat, but there aren’t people who just cheat once. You must open your eyes wide! (Kamu bercanda, ya? Ada orang yang nggak pernah selingkuh, tapi nggak ada orang yang cuma selingkuh sekali. Kamu harus buka mata kamu lebar-lebar!)

B: Well, it’s my relationship, right? It’s none of your business! Just mind your own business! (Yah, ini kan hubungan aku. Ini bukan urusan kamu! Udah urusin aja urusan kamu sendiri!)

Contoh 2

A: She said that you won’t come back to that group again. Is that true? (Dia bilang kamu nggak akan kembali ke gerombolan itu lagi. Apa itu benar?)

B: Yeah, I’ve had enough with them. They just took advantages of me, just because my parents are rich. I don’t want to hang out with them anymore (Yah, aku udah nggak tahan dengan mereka. Mereka cuma manfaatin aku, hanya karena orangtuaku kaya. Aku nggak mau main sama mereka lagi)

A: Really? But you were pretty close with them since first semester (Beneran? Tapi kamu kan cukup dekat sama mereka dari semester satu)

B: Right, I have had it up to here with their behavior. Now I’m done, I’m fed up with it! (Aku udah nahan diri sampai sekarang dengan kelakuan mereka. Sekarang selesai, aku udah muak dengan itu semua!)

Contoh 3

A: I’m really sorry, dear! It’s not like I didn’t show up deliberately on our date yesterday (Maaf banget, sayang! Aku bukannya sengaja nggak datang di kencan kita kemarin)

B: You overslept again because played game overnight, right? (Kamu ketiduran lagi karena main game semalaman, kan?)

A: How can you know… I mean, I’m sorry! At first, I just want to play one game. But without I realized, morning has come (Kok kamu bisa tahu… maksudku, maaf! Awalnya, aku cuma mau main sekali. Tapi tanpa aku sadar, tahu-tahu udah pagi aja)

B: As usual, right? I’m really sick and tired of you and your game! (Seperti biasa, kan? Aku bener-bener muak dan capek sama kamu dan game kamu itu!)

A: I’m sorry, dear! I won’t do it again! (Maaf, sayang! Aku nggak akan ngulangin lagi, deh!)

B: You said that many times before! Please, just leave! I’m so mad and I can’t talk to you right now! (Kamu bilang itu berkali-kali! Udahlah, pergi aja! Aku marah banget dan aku nggak bisa ngomong sama kamu sekarang!)

Contoh 4

A: Why there are many bruises on your face and body? Did they bully you again? (Kenapa banyak luka-luka di wajah sama badan kamu? Apa mereka bully kamu lagi?)

B: Yeah… as you can see. It’s better than the last time, though (Yah… kayak yang bisa kamu lihat. Ini lebih mending dari yang terakhir, sih)

A: What’s better in this kind of situation? The fact that they always do this kind of thing over and over again is just too much, you know? It really gets on my nerves! I can’t stand it anymore! I will tell teachers about it! (Apa mendingnya dari keadaan kayak gini? Kenyataan mereka selalu melakukan hal seperti ini berkali-kali itu keterlaluan, tahu? Ini benar-benar bikin aku kesel! Aku nggak tahan lagi! Aku akan bilang ke guru soal ini!)

Demikianlah pembahasan mengenai Expressing Anger beserta contoh penggunaannya. Semoga informasi ini bermanfaat!

 

Ungkapan untuk Menunjukkan Arah
Frasa/Kalimat dalam Presentasi Bahasa Inggris
Expressing Surprise and Shock (Kaget / Terkejut)
Frasa/Idiom yang Digunakan Untuk Mengekspresikan Kemarahan
English Phrases Connector (Penghubung Frasa)
Ungkapan “Surprise“
Frasa/Kalimat Bahasa Inggris yang Cuma Ada di Australia
Frase/Kalimat Bahasa Inggris untuk Menyatakan Simpati (Expressing Symphaty)
Mengekspresikan Kemarahan (Expressing Anger)
Ungkapan Bahasa Inggris Dalam Academic Writing