sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Frasa / Kalimat yang Digunakan oleh Native Speaker

Belajar aturan tata bahasa atau grammar memanglah diharuskan ketika kita belajar bahasa Inggris. Akan tetapi, selain grammar juga kita harus mempelajari frasa atau ekspresi umum yang sering digunakan native speaker (penutur asli) dalam percakapan sehari-hari.

Percaya atau tidak, dengan mempelajari frasa yang umum digunakan oleh native speakers, bahasa Inggris kita akan terdengar seperti mereka. Walaupun tidak semua frasa ini mengikuti aturan tata bahasa yang berlaku, frasa-frasa ini sangat normal dipakai. Oleh karena itu, jangan ragu-ragu untuk menggunakannya terutama ketika dalam situasi informal atau tidak formal.

Lalu, apa saja frasa-frasa tersebut? Berikut adalah beberapa frasanya:

  • A rip-off

Sesuatu yang rip-off adalah sesuatu yang harganya terlalu mahal dari seharusnya. Misalnya saja barang bermerek palsu yang dijual seharga barang bermerek asli. Barang tersebut disebut sebagai “a rip-off”. Contoh:

A: How much is it? (Ini berapa harganya?)

B: $100 ($100)

A: Really? That’s a rip-off. (Benarkah? Terlalu mahal)

Apabila kita membeli barang rip-off, kita bisa mengekspresikannya dengan “to get rip-off”. Contoh: Man, I got rip-off. A girl sold me fake Nike shoes for $300. (Bung, aku ditipu, seorang gadis menjualku sepatu Nike palsu seharga $300)

  • Can’t make it

Ekspresi ini bisa diucapkan ketika ada orang yang mengundang atau mengajak kita untuk menghadiri sebuah acara atau melakukan sesuatu dan kita tidak bisa. Contoh:

A: You are coming to the football match tomorrow, right? (Kamu akan datang ke pertandingan sepak bola besok, kan?)

B: I’m sorry, I can’t make it. I’ve promised my family to have dinner with them. (Maaf, aku tidak bisa. Aku sudah berjanji pada keluargaku untuk makan malam bersama mereka)

  • Chill out

“Chill” dalam konteks slang (bahasa gaul) bisa berarti “hang out” atau “nongkrong”. Sedangkan “chill out” berarti “tenang”. Contoh:

Dude, just chill out, okay. I’m sure she’ll call you back. (Bung, tenang saja, oke. Aku yakin dia akan meneleponmu balik)

  • Couldn’t care less

Frasa ini berarti kita tidak peduli sama sekali akan sesuatu. Contoh:

A: Did you know that Kim Kardashian got a nose job? (Apakah kamu tahu Kim Kardashian mengoperasi plastik hidungnya?)

B: You are talking to the wrong person. I couldn’t care less about celebrities. (Kamu berbicara kepada orang yang salah. Aku tidak peduli selebritas)

  • Don’t worry about it

Frasa ini adalah bentuk tidak baku dari “you’re welcome” (sama-sama). Selain “don’t worry about it”, kita juga bisa mengucapkan “no worries” atau “no problem”. Contoh:

A: Thanks. (Terima kasih)

B: No worries. (Sama-sama)

  • I get it

“I get it” sama dengan “I understand” (aku mengerti). Contoh:

Now I get it why everyone at school loves Mr. Smith. He is such a great teacher. (Sekarang aku mengerti mengapa semua orang di sekolah menyayangi Pak Smith. Beliau adalah seorang guru yang hebat)

  • How come?

“How come?” berarti “why?” (mengapa?). Kita bisa menerjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia menjadi “bagaimana bisa?” atau “mengapa?”. Native speaker bahasa Inggris cukup sering menggunakan frasa ini terutama dalam situasi tidak formal. Contoh:

How come you dislike durians, Nate? (Mengapa kamu tidak suka durian, Nate?)

  • Make yourself at home

Frasa ini digunakan ketika menyambut tamu di rumah dan kita ingin membuat tamu kita tersebut merasa nyaman. Di dalam bahasa Indonesia, frasa ini dikenal dengan “anggap saja rumah sendiri”. Contoh:

A: Excuse me, can I use the bathroom? (Permisi, boleh saya ke kamar mandi?)

B: Sure, it’s right over there. Oh and please make yourself at home. (Tentu saja, kamar mandinya ada di sebelah sana. Oh dan anggap saja ini rumah sendiri)

  • My bad

“My bad” artinya adalah “my mistake” (Salahku). Contoh:

A: Did you eat my pudding without asking me first? (Kamu memakan pudingku tanpa meminta izin dulu?)

B: Oops my bad. I was really hungry at that time, so I ate everything that was on the table. Sorry. (Oop salahku. Aku sangat lapar pada waktu itu, jadi aku makan apapun yang ada di atas meja. Maaf)

  • Not my thing

Gunakanlah frasa ini ketika kita ingin mengungkapkan  sesuatu yang tidak kita suka atau tidak tertarik. Contoh:

Waking up early is not my thing, but I should do it tomorrow otherwise I will miss the bus. (Aku tidak suka bangun pagi, tetapi aku harus melakukannya besok atau aku akan tertinggal bus)

  • What are you up to?

“What are you up to?” adalah bentuk tidak formal dari “what are you doing?” (apa yang sedang kamu lakukan?). Contoh:

A: What are you up to tonight? (Apa yang akan kamu lakukan malam ini?)

B: Going to the cinema with Bob and Abel, I guess. Do you want to join us? (Pergi ke bioskop dengan Bob dan Abel sepertinya. Apakah kamu mau ikut?)

  • Time to hit the sack

“Time to hit the sack” artinya adalah “go to bed” atau pergi tidur. Contoh:

I’m so tired. I think it’s time to hit the sack. (Aku sangat lelah. Sepertinya sekarang saatnya tidur)

  • I’m not gonna lie

Frasa ini biasanya digunakan ketika kita akan memberi tahu orang lain sesuatu dan kita benar-benar jujur akan sesuatu tersebut. “I’m not gonna lie” juga sering dipendekan menjadi “not gonna lie” atau disingkat menjadi “ngl” saja dalam bentuk tertulis. Contoh:

I’m not gonna lie, Ariana Grande’s new song is really good. (Aku tidak akan bohong, lagu Ariana Grande yang baru benar-benar bagus)

 

Prepositional Phrases (Frasa Gabungan Preposisi & Object Prepoisi)
Frasa / Kalimat yang Sering Dikatakan di Subway (Kereta Bawah Tanah)
Kalimat Bahasa Inggris Gaul dan Artinya
Frase/Kalimat Bahasa Inggris yang Digunakan untuk Menyatakan Setuju
Perbedaan Penggunaan Do vs Be dalam Kalimat Tanya
Menggabungkan Dua Kalimat Lewat “Participle”
Frasa Bahasa Inggris yang Tidak Digunakan di Amerika
Frasa Bahasa Inggris yang Digunakan untuk Menanyakan Informasi
 Kalimat Ajakan Bahasa Inggris dan Artinya
Arti Kalimat Warning dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari