sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Grammar-Adverb: Apa itu Superlative Adverb?

Bila kita mengingat artikel tutorial bahasa Inggris yang lalu, kita mungkin ingat tentang bentuk comparative dan superlative. Hal yang sama juga berlaku untuk salah satu kelompok adverb yang akan kita pelajari dalam artikel ini, yakni superlative adverb.

Seperti biasa, kita akan membahas tentang penjelasan superlative adverb secara umum. Setelah itu, kita akan melihat contoh-contoh penerapannya dalam kalimat dan percakapan, serta wujud superlative adverb dalam contoh soal tes bahasa Inggris semacam TOEFL atau sejenisnya dan pembahasannya.

Penjelasan mengenai Superlative Adverb

Seperti namanya, superlative adverb merupakan kelompok adverb yang digunakan untuk menandai sesuatu atau seseorang yang “paling”. Sesuatu atau seseorang yang “paling” dalam superlative adverb ini bisa positif dan bisa juga negatif.

Superlative adverb berakhiran “-ly” dan memiliki awalan “the most” (yang paling). Dalam kasus-kasus tertentu, superlative adverb dapat saja hanya berakhiran “-est” atau bahkan berubah bentuk. Dengan mempertimbangkan semua itu, superlative adverb lazimnya digunakan untuk membandingkan 3 atau lebih sesuatu atau seseorang.

Mungkin kita bertanya-tanya tentang contoh penerapannya dalam kalimat. Karena itu, tidak ada salahnya kita melanjutkan membaca poin artikel di bawah ini untuk melihat contoh penerapan superlative adverb dalam kalimat.

Contoh Penerapan Superlative Adverb dalam Kalimat

Ada banyak contoh kalimat yang melibatkan superlative adverb. Di antara sekian banyak contoh kalimat tersebut, kami telah memilih contoh kalimat yang dapat learners sekalian jadikan acuan untuk belajar mengenai superlative adverb.

Contoh kalimat di bawah ini tidak hanya memiliki arti, namun juga disertai dengan penjelasan mengenai pelajaran superlative adverb itu sendiri. Superlative adverb ditandai dengan bold, sementara sesuatu yang dipengaruhi oleh superlative adverb pada contoh kalimat di bawah ini ditandai dengan garisbawah.

1. Whoever dressed up the most beautifully in this place will earn a trophy (Siapapun yang berdandan paling cantik di tempat ini akan mendapatkan piala).

Penjelasan: “Sesuatu” dalam contoh kalimat ini adalah adjective beautiful” (cantik, indah) yang diberi superlative adverb berupa awalan “the most” dan akhiran “-ly” setelah adjective.

2. Cheetah runs fastest than any other animals in this zoo (Citah berlari paling cepat dibandingkan binatang-binatang lainnya di kebun binatang ini).

Penjelasan: Superlative adverb berimbuhan “-est” pada adjective fast” (cepat) ini merupakan salah satu contoh penggunaan adverb yang sama dengan bentuk superlative pada umumnya.

3. Worst of all, we might get caught inside that gigantic prison ((Kemungkinan) yang paling buruk, kita mungkin akan tertangkap dalam penjara raksasa itu).

Penjelasan:Worst of all” (yang terburuk atau paling buruk (di antara semua)) adalah salah satu jenis superlative adverb yang termodifikasi dari “worst” (paling buruk). Superlative adverb semacam ini menjelaskan kemungkinan situasi yang terdapat di belakangnya, yakni “we might get caught” (kita mungkin akan tertangkap).

Jadi, kita mengetahui sesuatu yang dipengaruhi superlative adverb dapat berupa adjective atau situasi. Selanjutnya, kita akan bergerak pada contoh penerapan superlative adverb yang lebih lengkap dan menyeluruh, yakni dalam percakapan.

Contoh Penerapan Superlative Adverb dalam Percakapan

Banyaknya kemunculan superlative adverb dalam kalimat membuat contoh percakapan dapat dijadikan acuan untuk belajar mengenai superlative adverb, seperti contoh percakapan yang terdapat dalam poin ini.

Contoh percakapan dalam poin ini disertai dengan arti, bold pada superlative adverb, garisbawah untuk sesuatu yang dipengaruhi oleh superlative adverb tersebut, serta penjelasan di akhir contoh percakapan untuk memudahkan learners sekalian dalam belajar. Berikut ini adalah contoh percakapan yang akan kita pelajari bersama:

Niki: Hey, remember the last concert’s activities? I mean the most carefullythought out concert that lasted for hours… (Hei, ingat aktivitas konser yang terakhir? Maksudku, konser yang paling dipikirkan matang-matang itu tuh, yang selesainya sampai berjam-jam…)

Anne: I don’t think I remember. My mind must’ve been gone into the furthest distance. (Sepertinya aku sudah lupa. Pikiranku mungkin sudah melayang-layang ke jarak yang paling jauh.)

Kacung: Fake M-Q” Concert? Hmph. So boring, so little time. (Konser “Fake M-Q”? Hmph. Membosankan, terlalu sedikit waktu.)

Niki: Hey, you! Don’t be like that! The one who watched the longest is the most likely to win free 1-month trips! “shows the past brochure and pinpoints the small letters” (Hei, kamu! Jangan gitu, dong! Yang menonton paling lama adalah yang paling mungkin memenangkan perjalanan gratis selama 1 bulan! “menunjukkan brosur lawasnya dan menunjuk pada tulisan-tulisan yang kecil”)

Anne and Kacung: “surprised and gasped” (“terkejut dan kaget, mulutnya membuka dan membentuk huruf O”)

Dari contoh penerapan superlative adverb dalam kalimat pada poin sebelumnya, kita tahu adjectives merupakan salah satu dari “sesuatu” yang dipengaruhi superlative adverb. Ketika melihat gambaran contoh percakapan dalam poin ini, adjective kembali muncul sebagai sesuatu yang dipengaruhi oleh superlative adverb.

Lihat saja contohnya, “careful” (hati-hati, matang, masak-masak) yang diberi awalan “the most” dan diakhiri dengan “-ly”, “long” (panjang, lama) yang diberi awalan “the” dan diakhiri dengan “-est”, maupun “far” (jauh) yang menjadi “the furthest” karena ada imbuhan “the” di depan dan “­-est” di belakangnya.

Ada 2 hal menarik lagi yang dapat kita pelajari mengenai superlative adverb dalam contoh percakapan di atas. Hal menarik pertama adalah keadaan superlative adverb yang dapat saling sambung-menyambung, dan ini dapat terlihat dari “thought out” (dipikirkan dengan masak-masak atau seksama) yang menyambung dengan “the most carefully” (yang paling hati-hati, matang, atau masak-masak).

Hal menarik kedua adalah “the most likely”. Meskipun ini juga superlative adverb, namun “like” bukanlah adjective pembentuk “the most likely”, karena arti dari “like” sendiri adalah suka, jadi berbeda dengan arti keseluruhannya, yakni “yang paling mungkin”.

Jadi, itulah serba-serbi pelajaran superlative adverb yang dapat kita ambil lewat contoh percakapan di atas. Selanjutnya, kita akan melihat wujud superlative adverb ini dalam contoh soal dan pembahasan pada tes TOEFL maupun tes-tes bahasa Inggris lain yang sejenis.

Contoh Soal dan Pembahasan Superlative Adverb pada Tes TOEFL Maupun Tes-Tes Bahasa Inggris Lain yang Sejenis

Sebagaimana comparative adverb yang sering muncul dalam tes TOEFL maupun tes-tes bahasa Inggris lain seperti TOEIC, superlative adverb juga merupakan materi yang sering muncul. Variasi contoh soalnya pun tidak jauh berbeda dengan comparative adverb, yakni soal pilihan ganda dengan melengkapi bagian kalimat yang rumpang dengan panduan kata dalam tanda kurung maupun langsung mengisi sendiri di bagian yang kosong.

Kedua contoh soal di bawah ini memiliki jawaban yang benar, dan hal tersebut ditandai dengan bold. Selain arti pada tiap contoh soal, masing-masing contoh soal di bawah ini juga disertai dengan pembahasan jawaban yang benar untuk memudahkan pembelajaran:

1. The country of where their citizens live ______________ (peace) is the safest one.

a. peace        b. more peacefully        c. the most peacefully        d. more peaceful

(1. Negara yang warganya hidup ____________(damai) adalah yang paling aman.

a. damai        b. lebih secara damai        c. yang paling damai         d. lebih damai)

Catatan: Pilihan a dan d salah, karena tidak secara penuh melengkapi kata yang dikurung. Meski pilihan b mengandungi adverb (karena apapun yang berakhiran “-ly” dapat dipastikan sebagai adverb), kita perlu memperhatikan frasa belakangnya, yakni “the safest one” (yang paling aman), yang merupakan bentuk superlative. Karena itu, jawaban yang benar adalah c. the most peacefully.

2. Whoever asks __________ should be punished.

a. greedy b. more greedy c. most greedily d. more greedily

(2. Siapapun yang meminta _________ harus dihukum.

a. rakus b. lebih rakus c. secara paling rakus d. secara lebih rakus)

Catatan: Meski serupa, pertanyaan semacam ini lebih mengecoh dari contoh nomor 1. Untungnya, kita langsung diberi gambaran kata dasarnya, yakni “greedy”, dan dapat mengeliminasi 2 pilihan salah sekaligus, yakni pilihan a dan b. Pilihan d tidak dapat dipilih, karena perbandingannya “whoever” (siapapun) yang biasanya selalu lebih dari 2 orang. Karena itu, pilihan jawaban yang benar adalah c. most greedily.

Demikian pelajaran mengenai superlative adverb yang dapat kita ambil. Selanjutnya, kita akan belajar tentang adverb yang tidak kalah pentingnya, yakni time adverb. Ikuti dan baca artikel selanjutnya dari kami untuk mengetahui serba-serbi time adverb.

Adverb

Artikel Lainnya

Grammar-Adverb: Apa itu Time Adverb?
Grammar-Adverb: Apa itu Superlative Adverb?
Grammar-Adverb: Apa itu Purpose Adverb?
Grammar-Adverb: Apa itu Place Adverb?
Grammar-Adverb: Apa itu Manner Adverb?
Grammar-Adverb: Apa itu Frequency Adverb?
Grammar-Adverb: Apa itu Emphasizers Adverb?
Grammar-Adverb: Apa itu Downtoners Adverb?
Grammar-Adverb: Apa itu Amplifiers Adverb?
Grammar-Adverb: Apa itu Comparative Adverb?

 

Grammar Tenses: Apa itu Simple Future Tense?
Grammar-Adverb: Apa itu Adverbs?
Grammar Tenses: Apa itu Past Future Tense?
Grammar-Noun: Apa itu Proper Noun?
Verb: Apa itu Main Verb + Auxiliary Verb?
Grammar Tenses: Apa itu Present Continuous Tense?
Grammar Tenses: Apa itu Past Future Perfect Continuous Tense?
Grammar-Adjective: Nominal Adjectives – Part 2
Grammar Tenses: Apa itu Future Perfect Continuous Tense?
Grammar: Apa itu Noun Clause?


 
Perbedaan Gerund After Prepositions vs Gerund as Subject vs Gerund as Object
Apa itu Compound Sentence dalam Bahasa Inggris?
Perbedaan Noun dan Pronoun
Apa itu Conditional Sentences?
Perbedaan Action Verb, Transitive vs Intransitive Verbs
List Kata Kerja yang Diikuti Gerund dan Infinitive
39 Regular Verbs & Contoh Kalimatnya
33 Irregular Verbs & Contoh Kalimatnya
Apa itu Cause Effect?
Apa itu Conjunction? Coordinating, Correlative, Subordinating Conjunction?