sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Grammar-Noun: Apa itu Concrete Noun?

Kata Benda Konkret

Learners sekalian masih ingat dengan pelajaran abstract noun pada artikel sebelumnya, bukan? Nah, concrete noun yang akan kita pelajari dalam artikel ini merupakan salah satu kelompok noun yang berkaitan dengan abstract noun.

Kaitannya dan penjelasan garis besarnya dapat kita lihat pada poin berikutnya dari artikel ini, sebelum melangkah lebih jauh pada contoh penerapannya dalam kalimat, percakapan, dan contoh soal serta pembahasan dari concrete noun dalam tes TOEFL atau tes-tes bahasa Inggris yang sejenis.

Penjelasan Mengenai Concrete Noun

Bila abstract noun adalah noun apapun yang tidak bisa langsung dirasakan oleh kelima indra manusia, maka concrete noun merupakan noun apapun yang bisa langsung dirasakan oleh kelima indra manusia. Bentuk concrete noun dapat berupa kata, frasa, atau nama.

Concrete noun yang berbentuk kata contohnya “towel”, “corpse”, “apartment”, dan lain-lain. “Her smartphone”, “their postcards”, “my money”, dan sebagainya merupakan concrete noun yang berbentuk frasa. Sementara itu, “The Milton S Eisenhower Library”, “Wounded Wizard Tavern”, “The Heart Graveyard”, dan semacamnya merupakan beberapa contoh concrete noun yang berkategori nama.

Ketiga bentuk atau kategori concrete noun tersebut dapat kita lihat pemakaiannya dalam poin berikutnya pada artikel ini, yang membahas tentang contoh penerapan concrete noun dalam kalimat.

Contoh Penerapan Concrete Noun Dalam Kalimat

Dalam poin sebelumnya, kita mengetahui concrete noun terbagi atas 3 kategori, yakni kategori kata, frasa, dan nama. Ketiga kategori concrete noun tersebut terlihat pada 3 contoh kalimat yang ada dalam poin ini.

Supaya learners sekalian mudah untuk mempelajari contoh kalimat yang ada, kami mem-bold bagian yang merupakan concrete noun. Sementara itu, arti bahasa Indonesia dan penjelasan mengenai pelajaran concrete noun membantu kita untuk mendalami sisi concrete noun yang terkandung dalam contoh-contoh kalimat berikut ini:

1. He dropped a towel when his team loses (Dia melempar sebuah handuk ketika timnya kalah).

Penjelasan:Towel” (handuk) merupakan concrete noun berkategori kata yang terdapat pada contoh kalimat ini, karena keberadaan handuk bisa langsung dialami oleh kelima indra manusia.

2. Their postcards have been sent to the recipients (Kartu pos mereka sudah terkirim pada para penerimanya).

Penjelasan:Their postcards” (kartu pos milik mereka) merupakan concrete noun berkategori frasa, atau lebih dari 1 kata, yang terdapat dalam kalimat ini. “Postcards” (kartu pos) sendiri keberadaannya bisa dialami oleh kelima indra manusia, karenanya biar ditambahi dengan possessives semacam “their” atau tidak, tetap merupakan concrete noun.

3. Let us meet at The Milton S Eisenhower Library tomorrow (Mari kita bertemu di Perpustakaan Milton S Eisenhower besok).

Penjelasan: Dalam contoh kalimat ini, “The Milton S Eisenhower Library” (Perpustakaan Milton S Eisenhower) merupakan concrete noun berkategori nama, karena langsung menunjuk pada nama ruang perpustakaan yang spesifik. Ruang “library” (perpustakaan) sendiri dapat dialami langsung oleh kelima indra manusia, karenanya termasuk dalam concrete noun, apalagi bila ada namanya dengan jelas seperti contoh kalimat ini.

Karena concrete noun naturnya sudah lebih “terasa” secara fisik dibandingkan abstract noun, maka tidak ada garisbawah dalam panduan contoh kalimat atau percakapan. Hanya beberapa concrete noun (tidak semua) yang dikecualikan, namun itupun tidak terlalu berdampak pada kalimat atau percakapan sebagaimana pada abstract noun.

Contoh penerapan dalam percakapan sendiri akan kita pelajari dalam poin selanjutnya dari artikel ini.

Contoh Penerapan Concrete Noun Dalam Percakapan

Supaya lebih memudahkan dalam belajar, panduannya sama, yakni ada arti di tiap baris percakapan dan bold pada concrete noun. Contoh percakapan yang akan kita pelajari di bawah ini juga menyertakan penjelasan concrete noun di akhir contoh percakapan, yang membuat kita menjadi makin menguasai materi concrete noun.

Ini adalah contoh percakapan yang mengandungi concrete noun dan dapat kita pelajari bersama:

Kacung: Until when all of you stay inside this Wounded Wizard Tavern? Let us move to different place now!

(Kacung: Sampai kapan kalian tinggal di Kedai Penyihir Terluka ini? Ayo, pindah ke tempat lain!)

Pia: Eh…? Okay. *then moves along following Kacung*

(Pia: Eh…? Baiklah. *lalu berjalan mengikuti Kacung*)

Disco: Wha…?! I don’t think I’ve brought my money with me.

(Disco: Apa…?! Aku tidak membawa uang.)

Kacung: We’re going to see a corpse. (…Which is my former, and forever, wife.) *continuously walks until stopping at The Heart Graveyard*

(Kacung: Kita akan melihat mayat. (…Yang mana adalah, mantan dan istri abadiku.) *terus berjalan hingga berhenti pada kuburan “The Heart”*)

Ketika kita menyimak contoh percakapan di atas, pertama-tama yang kita lihat adalah concrete noun yang termasuk kategori nama, yakni “Wounded Wizard Tavern” (Kedai Penyihir Terluka). Mengenai concrete noun berkategori nama ini, kita juga menemukan bagian yang unik di akhir percakapan, yakni “The Heart Graveyard” (Kuburan “The Heart”), yang ternyata “The Heart” itu sendiri adalah nama kuburannya dan karenanya tidak boleh diterjemahkan mentah-mentah.

Kedua concrete noun tersebut masing-masing berasal dari “tavern” (kedai) dan “graveyard” (kuburan). Karena kedua hal ini dapat kita alami langsung di dunia nyata lewat panca indera kita, maka kita menamainya sebagai concrete noun.

Ada juga “my money” (uang(ku)) dan “corpse” (mayat) yang merupakan concrete noun, karena keduanya dapat langsung kita alami lewat panca indra kita, terutama “my money”. Meskipun agak ngeri untuk mengalami “corpse” dengan panca indra, kenyataannya kehadirannya dalam sebuah kuburan dapat kita rasakan dengan panca indra kita.

Jadi, itu dia yang dapat kita pelajari dari concrete noun, khususnya dalam hal contoh percakapan. Bagaimana wujudnya dalam soal-soal tes TOEFL atau tes-tes bahasa Inggris lainnya? Yuk, bagi learners yang penasaran, langsung saja menuju poin berikutnya dari artikel ini.

Contoh Soal dan Pembahasan Concrete Noun Dalam Tes TOEFL Atau Tes-Tes Bahasa Inggris Lainnya

Meskipun concrete noun memiliki perbedaan dengan abstract noun, kenyataannya wujudnya dalam soal tes TOEFL atau tes-tes kecakapan bahasa Inggris serupa memiliki kemiripan dengan abstract noun. Kemiripan itu tercermin dari concrete noun yang sering muncul sebagai soal melengkapi bagian kalimat yang rumpang.

Ada 2 versi dari kemunculan concrete noun sebagai soal penguji kemampuan bahasa Inggris yang melengkapi bagian kalimat rumpang, yakni dengan atau tanpa kata dalam kurung sebagai panduan. Hal ini berbeda dengan abstract noun yang hanya memiliki contoh dengan kata dalam kurung sebagai panduan dan memilih kalimat yang menggunakan abstract noun dengan salah.

Supaya lebih jelas, mari kita lihat contoh soal concrete noun beserta artinya dalam poin ini. Seperti biasa, learners dapat belajar dari bold yang merupakan tanda dari jawaban benar dan penjelasan mengenai jawaban benar dari tiap contoh soal di bawah ini:

1. Her _______ (phone) is always the most updated one.

a. phone           b. smartphone           c. hand phone           d. cell phone

(1. _________ (telepon) miliknya selalu merupakan yang terbaru.

a. Telepon           b. Telepon pintar           c. Telepon tangan           d. Telepon genggam)

Catatan: Perhatikan konteks keseluruhan kalimat bila hendak menjawab contoh soal seperti ini, dalam hal ini, perhatikan bagian “updated” atau “terbaru”. Karena smartphone menggantikan jenis-jenis telepon pada pilihan lainnya, maka kita harus memilih smartphone pada contoh soal ini, yang terletak pada pilihan b.

2. They are so poor that they live inside a __________.

a. house          b. apartment           c. card box           d. mansion

(2. Mereka begitu miskin hingga mereka tinggal di dalam sebuah __________.

a. rumah          b. apartemen           c. kardus           d. mansion)

Catatan: Lagi-lagi, pilih yang paling mendekati konteks kalimat. Dalam hal contoh soal ini, pilihan d pasti pilihan yang salah. Pilihan a dan b bisa benar, namun pikirkan orang yang menurut mayoritas negara atau komunitas miskin, tinggalnya di tempat seperti apa.

Karena orang miskin umumnya kesulitan menemukan tempat berteduh, maka kita harus memilih tempat yang paling sulit dari semua pilihan yang ada. Karena pilihan c, yakni “card box” adalah yang paling sulit untuk ditinggali, maka itulah pilihan yang harus kita pilih.

Demikian pelajaran mengenai concrete noun yang dapat kita petik. Selanjutnya, kita akan belajar kategori noun lainnya, yakni countable noun. Apa itu? Ada baiknya kita baca dan simak artikel tutorial bahasa Inggris selanjutnya, wahai learners!

Noun

Artikel Lainnya

Grammar-Noun: Apa itu Uncountable Noun?
Grammar-Noun: Apa itu Proper Noun?
Grammar-Noun: Apa itu Countable Noun?
Grammar-Noun: Apa itu Concrete Noun?
Grammar-Noun: Apa itu Compound Noun?
Grammar-Noun: Apa itu Common Noun?
Grammar-Noun: Apa itu Collective Noun?
Grammar-Noun: Apa itu Abstract Noun?
Grammar-Noun: Compound vs Collective Noun
Grammar-Noun: Concrete vs Abstract Noun

 

Grammar-Adverb: Emphasizers, Amplifiers, Downtoners (Intensifier Adverbs)
Grammar Tenses: Apa itu Future Continuous Tense?
Grammar Tenses: Apa itu Past Future Tense?
Grammar: Apa itu Preposition?
Future Tense: Simple Future vs Future Continuous
Grammar-Noun: Apa itu Noun?
Preposition (Preposisi dalam Bahasa Inggris)
Sentences: Apa itu Declarative Sentence?
Sentence Structure: Apa itu Complex Sentence?
Grammar-Adverb: Apa itu Place Adverb?


 
Perbedaan Gerund After Prepositions vs Gerund as Subject vs Gerund as Object
Apa itu Compound Sentence dalam Bahasa Inggris?
Perbedaan Noun dan Pronoun
Apa itu Conditional Sentences?
Perbedaan Action Verb, Transitive vs Intransitive Verbs
List Kata Kerja yang Diikuti Gerund dan Infinitive
39 Regular Verbs & Contoh Kalimatnya
33 Irregular Verbs & Contoh Kalimatnya
Apa itu Cause Effect?
Apa itu Conjunction? Coordinating, Correlative, Subordinating Conjunction?