sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Grammar-Noun: Apa itu Proper Noun?

Kata Benda Spesifik

Halo, learners! Masih ingat tentang common noun, bukan? Nah, pelajaran bahasa Inggris dalam artikel ini, yakni proper noun, merupakan kelompok noun yang memiliki keterkaitan dengan common noun yang telah kita pelajari.

Keterkaitan tersebut, bersama dengan penjelasan lain-lainnya, akan dijelaskan pada poin selanjutnya dalam artikel ini. Setelah menyimak penjelasan pada poin di bawah ini, kita akan bergerak pada contoh-contoh penerapan proper noun, seperti pada kalimat, percakapan, dan contoh soal serta pembahasannya dalam tes TOEFL atau tes-tes bahasa Inggris lainnya.

Penjelasan Mengenai Proper Noun

Berbeda dengan common noun yang tidak jelas menunjuk pada apa, siapa, berapa jumlahnya, jenisnya apa, dan lain-lain yang masih banyak lagi, proper noun secara jelas menunjuk pada orang, hewan, tempat, atau benda tertentu, yang semuanya merupakan kategori proper noun yang akan kita bahas dalam artikel ini. Karena menunjuk pada orang, hewan, tempat, atau benda tertentu, maka proper noun selalu diawali dengan huruf kapital.

Seperti common noun, ada banyak macam proper noun berbentuk kata atau frasa, di antaranya adalah, “Rosemary”, “Hina”, dan sebagainya untuk nama orang, “Ms. Puppy”, “Minnie Bear”, dan lain-lain untuk nama hewan, “Edward Road”, “The University of Manchester”, “The Fashion Avenue”, dan lain-lain untuk nama tempat, atau “Oreo”, “Pusheen”, “KitKat”, dan lain-lain untuk nama benda.

Contoh-contoh proper noun demikian belum lengkap untuk kita pelajari, bila kita belum melihat penerapannya. Untuk langkah awal, kita akan melihat contoh penerapan proper noun dalam kalimat, yang dapat kita lihat pada poin selanjutnya dari artikel ini.

Contoh Penerapan Proper Noun Dalam Kalimat

Untuk keempat kategori proper noun yang ada, kami memberikan 4 contoh kalimat proper noun yang dapat kita pelajari bersama. Untuk memudahkan dalam belajar, kami mem-bold proper noun sekaligus memberikan arti bahasa Indonesia di setiap contoh kalimat. Selain itu, kami pun akan memberikan penjelasan tentang pelajaran proper noun dalam masing-masing contoh kalimat yang berikut ini:

1. Lovely Shion always go to school earlier than her friends (Shion yang imut selalu pergi ke sekolah lebih awal dari teman-temannya).

Penjelasan: Contoh kalimat pertama ini memperlihatkan “Shion” sebagai proper noun untuk kategori orang. Jadi, dalam contoh ini, “Shion” secara spesifik merujuk pada nama satu orang (atau nama satu anak) itu saja.

2. He is always seen together with Brandy, his favorite cat (Dia selalu terlihat bersama dengan Brandy, kucing kesayangannya).

Penjelasan: Terkadang, sebuah kalimat perlu diperjelas dengan menyebutkan kategori proper noun-nya secara langsung, seperti “cat” (kucing) untuk kategori proper noun dalam contoh kalimat ini, yang jelas-jelas adalah kategori hewan. Proper noun-nya sendiri adalah “Brandy”, yakni nama hewan kucing kesayangannya yang lebih spesifik.

3. He graduated from The University of Manchester (Dia lulus dari Universitas Manchester).

Penjelasan: Tidak apa-apa bila proper noun mengandung “the”, terutama bila proper noun-nya berkategori tempat seperti pada contoh kalimat ini. Dalam contoh kalimat ini, “The University of Manchester” (Universitas Manchester) hanya ada satu, dan merujuk secara spesifik pada tempat atau universitas tersebut.

4. Come on, I haven’t finished my KitKat yet (Ayolah, aku belum selesai makan KitKat-ku).

Penjelasan:KitKat” dalam contoh kalimat ini merupakan proper noun berkategori benda, yang merujuk secara spesifik pada satu jenis atau nama cokelat yang dimakan.

Contoh Penerapan Proper Noun Dalam Percakapan

Kini adalah saatnya learners sekalian mendalami penerapan proper noun dalam percakapan, yakni contoh yang lebih lengkap dari kalimat pada poin sebelumnya. Panduan yang digunakan tetap sama, yakni bold pada proper noun sebagai pendamping dari arti bahasa Indonesia yang terdapat dalam tiap baris dialog.

Setelah menyimak contoh percakapan di bawah ini, kita pun berkesempatan untuk melihat penjelasannya, yakni pelajaran tentang proper noun:

Child: I’m looking for my Pusheen doll. Can you help me in finding it?

(Anak: Aku mencari boneka Pusheen-ku. Dapatkah Kakak membantuku dalam menemukannya?)

Millie: Umm… I think you should go back to the Edward Road. After that, turn left until you pass 6 blocks, and look for The Fashion Avenue… Umm… What else?

(Millie: Umm… Aku pikir kamu harus kembali ke Jalan Edward. Setelah itu, belok kiri sampai lewat 6 bangunan, dan carilah Jalan Besar Fashion… Apa lagi, ya?)

Rina: Inside that avenue, you’ll see several Samsung Service Centers. Go upstairs until you find a doll house. Anyway, what is your name?

(Rina: Dalam jalan besar itu, kamu akan melihat beberapa Tempat Perbaikan Samsung. Naik tangga sampai kamu menemukan rumah boneka. Omong-omong, siapa namamu?)

Child: My name is Happy! And, I love my little Chihuahua… *hugs her Chihuahua dearly*

(Anak: Namaku Happy! Dan, aku suka Chihuahua kecilku… *kemudian memeluk Chihuahua-nya*)

Millie: (My, my! Such a cute child!)

(Millie: (Ya ampun, benar-benar anak yang lucu!))

Melalui baris pertama contoh percakapan di atas, kita mengetahui proper noun berkategori benda tidak harus makanan. Ada “Pusheen” yang adalah nama boneka secara lebih spesifik, dan ini dijelaskan oleh “doll” yang ada setelahnya.

Kemudian, ada bermacam-macam proper noun untuk menyatakan kategori tempat yang spesifik. Dalam contoh percakapan, ada “Edward Road” (Jalan Edward) untuk memperjelas nama jalan, “The Fashion Avenue” (Jalan Besar Fashion) untuk memperjelas nama jalan besarnya, dan “Samsung Service Centers” (Tempat Perbaikan Samsung) untuk memperjelas nama sekaligus spesialisasi merek tempat perbaikan yang dituju.

Setelah itu, nama “Happy” sebagai proper noun yang menandakan kategori orang spesifik merujuk pada anak itu saja. Tidak melulu soal nama, proper noun dapat juga menunjuk secara spesifik pada jenis spesies, seperti “Chihuahua” untuk proper noun berkategori hewan, yakni anjing.

Contoh Soal dan Pembahasan Proper Noun Dalam Tes TOEFL Atau Tes-Tes Bahasa Inggris Sejenis

Dalam tes TOEFL atau tes-tes lain yang juga menguji kecakapan berbahasa Inggris, proper noun kerap muncul sebagai contoh soal yang mengharuskan kita melihat apakah susunan kalimat benar atau salah, seperti common noun yang adalah “saudara dekat”-nya.

Dalam variasi soal yang lainnya, proper noun dapat juga muncul sebagai contoh soal yang mengharuskan kita memilih kalimat yang salah. Kedua variasi dari soal proper noun tersebut tercermin dalam dua contoh soal yang ada pada poin ini.

Masing-masing contoh soal tidak hanya disertai dengan arti saja, namun juga tanda bold untuk jawaban benar dan penjelasan mengenai jawaban yang benar tersebut. Ini dia contoh soalnya:

1. Mark this statement as true (T) or false (F):

Kathy has lost her favorite Minchy doll. Answer: T

(1. Tandai pernyataan ini sebagai benar (B) atau salah (S):

Kathy telah kehilangan boneka Minchy favoritnya. Jawaban: B)

Catatan: Tidak ada yang salah dari penempatan proper noun untuk kategori benda (yakni “doll” atau boneka) dan kategori nama (yakni “Kathy”), demikian juga dengan grammar dan structure-nya yang sudah benar. Karena itu, jawaban untuk contoh soal ini adalah “T” atau “True”.

2 Which of these following sentences is wrong?

a. I used to walk around the Carrier Road.
b. They are ordering hot drinks in MinMousie Coffee Bar.
c. That paopao supermarket has been crowded since a week ago.
d. Are we going to The House of Patty, that famous bakery, today?

(2. Mana kalimat di bawah ini yang salah?

a. Aku dulunya suka berjalan-jalan di sekitar Jalan Carrier.
b. Mereka memesan minuman panas di Kedai Kopi MinMousie.
c. Supermarket paopao itu sudah ramai sejak seminggu lalu.
d. Apakah kami akan pergi ke Rumah Patty, toko roti yang terkenal itu, hari ini?)

Catatan: Perlu diingat, tidak ada yang salah dengan pilihan a maupun b. Demikian juga dengan penamaan tempat “The House of Patty” (Rumah Patty) sebagai toko roti yang spesifik seperti pada pilihan d. Semua awalan proper noun, terutama tempat, harus huruf kapital. Karena itu, pilihan c salah, dan merupakan pilihan yang harus kita ambil dalam contoh soal ini.

Kini, setelah mengetahui serba-serbi proper noun, saatnya kita bergerak untuk mempelajari kelompok noun yang juga tidak kalah pentingnya, yakni uncountable noun. Seperti apa bentuk pelajarannya? Yuk, ikuti, baca, dan simak saja artikel tutorial bahasa Inggris selanjutnya dari kami.

Artikel Terkait

 

Artikel Lainnya

Grammar-Noun: Apa itu Uncountable Noun?
Grammar-Noun: Apa itu Proper Noun?
Grammar-Noun: Apa itu Countable Noun?
Grammar-Noun: Apa itu Concrete Noun?
Grammar-Noun: Apa itu Compound Noun?
Grammar-Noun: Apa itu Common Noun?
Grammar-Noun: Apa itu Collective Noun?
Grammar-Noun: Apa itu Abstract Noun?
Grammar-Noun: Compound vs Collective Noun
Grammar-Noun: Concrete vs Abstract Noun

 

Grammar-Pronoun: Apa itu Demonstrative Pronoun?
Grammar-Verb: Apa itu Verbs?
Grammar-Verb: Apa itu Infinitive Verb?
Speech: Apa itu Indirect Speech (Kalimat Tidak Langsung)?
Grammar: Apa itu Fragment Sentence?
Grammar-Adjective: Attributive Adjectives – Part 2
Grammar Tenses: Apa itu Present Continuous Tense?
Parts of Speech (The Eight Parts of Speech)
Perbedaan Simple Past & Past Participle
Grammar-Pronoun: Relative Pronoun vs Interrogative Pronoun


 
Apa itu Phrasal Verbs?
Kenali Perbedaan Prepositions & Conjunctions
Mencerna Perbedaan Infinitive dan Gerund
Daftar Phrasal Verbs yang Sering Dipakai
Perbedaan Gerund After Prepositions vs Gerund as Subject vs Gerund as Object
Apa itu Compound Sentence dalam Bahasa Inggris?
Perbedaan Noun dan Pronoun
Apa itu Conditional Sentences?
Perbedaan Action Verb, Transitive vs Intransitive Verbs
List Kata Kerja yang Diikuti Gerund dan Infinitive