sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Grammar-Pronoun: Personal Pronoun

Sebagai sesama makhluk hidup yang tinggal di bumi, tentunya learners sekalian familiar dengan makhluk hidup. Nah, personal pronoun sebagai salah satu kelompok pronoun yang akan kita bahas dalam artikel ini erat kaitannya dengan kata ganti untuk makhluk hidup, yakni manusia, hewan, dan/atau tumbuhan.

Lebih jauh mengenai personal pronoun dapat kita simak pada poin penjelasan setelah paragraf ini. Setelah menyimak poin penjelasan mengenai personal pronoun ini, kita akan melihat contoh-contoh penerapannya dalam kalimat, percakapan, dan contoh-contoh soal serta pembahasannya dalam tes TOEFL atau tes-tes bahasa Inggris yang sejenis.

Penjelasan Mengenai Personal Pronoun

Secara umum, personal pronoun dapat berupa kata singular atau plural. Gender yang ditunjuk oleh personal pronoun pun dapat berupa pria, wanita, atau netral atau fleksibel. Dalam situasi tertentu, personal pronoun dapat menjelaskan subjek (berupa kalimat atau aksi) atau objek, bila bentuknya berubah.

Berbagai contoh singular personal pronoun yang ber-gender fleksibel adalah “I”, “you”, dan “it”. Sementara itu, “he” sebagai singular personal pronoun pasti laki-laki, dan “she” pasti perempuan. Lain halnya dengan “we” atau “they”, karena dua personal pronoun ini sifatnya plural atau menunjuk pada dua orang atau lebih secara sekaligus. Semuanya menjelaskan tentang subjek.

Bila berubah bentuk, seperti “me”, “you”, “it”, “him”, dan “her” untuk singular personal pronoun atau “us” dan “them” untuk plural personal pronoun, maka pastilah personal pronoun ini diikuti dengan objek.

Penggunaan personal pronoun, baik singular maupun plural dan apapun sifat gender atau perubahan bentuknya, akan semakin jelas bila kita melanjutkan pembacaan pada poin selanjutnya dari artikel ini.

Contoh Penerapan Personal Pronoun Dalam Kalimat

Personal pronoun ini merupakan salah satu materi bahasa Inggris yang sering kita jumpai. Namun, untuk tujuan pembelajaran, kita belajar dari 3 contoh kalimat yang terdapat pada poin ini.

Beserta dengan artinya, kami akan memandu learners sekalian untuk memahami berbagai contoh kalimat di bawah ini dengan tanda bold pada personal pronoun-nya dan garisbawah pada subjek atau objek yang dipengaruhi personal pronoun. Selain itu, penjelasan tentang pelajaran personal pronoun juga tersedia untuk learners sekalian pelajari setelah melihat contoh kalimat berikut ini:

1. He is now driving a car (Dia sekarang sedang mengendarai mobil).

Penjelasan:He” dalam contoh kalimat ini merupakan bentuk singular personal pronoun yang menjelaskan keadaan subjek kata ganti “he”, yakni satu orang laki-laki yang sedang mengendarai mobil.

2. They will have to do their projects by this night (Mereka akan diharuskan mengerjakan proyek mereka malam ini).

Penjelasan: Sama dengan “he” pada contoh kalimat pertama, “they” sebagai plural personal pronoun untuk kata ganti sekelompok subjek yang lebih dari 2 orang, tidak masalah laki-laki atau perempuannya, dan menjelaskan tentang aksi yang (akan) dilakukan, yakni mengerjakan proyek.

3. It’s him who decided to buy these things (Adalah dia yang memutuskan membeli hal-hal ini).

Penjelasan:Him” sebagai singular personal pronoun pada contoh kalimat ini digunakan untuk mengganti satu orang laki-laki yang memutuskan untuk membeli “hal-hal ini”. Satu orang laki-laki adalah objek pada kalimat ini, sehingga singular personal pronoun him” menjadi objeknya.

4. We would like you to pay us back (Kami ingin kalian mengembalikan uang kami).

Penjelasan: Dalam contoh kalimat ini, “us” yang adalah kata ganti sekelompok “kita” (dua atau lebih orang) merupakan plural personal pronoun yang menjelaskan aksi yang diinginkan, yakni mengembalikan uang mereka. “Us” juga sekaligus menandakan plural personal pronoun itulah objek kalimatnya.

Contoh Penerapan Personal Pronoun Dalam Percakapan

Panduan yang sama, yakni bold untuk personal pronoun dan garisbawah untuk subjek atau objek yang dipengaruhi personal pronoun, akan digunakan untuk mempermudah learners sekalian mengikuti alur contoh percakapan yang akan kita pelajari dalam poin ini.

Learners sekalian juga dapat membaca arti dari tiap baris dialog sekaligus penjelasan di bagian akhirnya mengenai personal pronoun, sehingga contoh percakapan di bawah ini juga dapat menjadi batu loncatan bagi learners sekalian untuk makin memahami pelajaran personal pronoun:

Bell: Hey, guys! Do you want to see collections made by me and my groups?

(Bell: Hei, teman-teman! Apa kalian mau melihat koleksi yang aku dan kelompokku buat?)

Sasha: Careful, though, I collaborated with “himto make these collections!

(Sasha: Hati-hati, aku berkolaborasi dengan “dia” untuk membuat koleksi ini!)

Bell: Be quiet, you! I have won an award on this collection.

(Bell: Diam kamu! Aku sudah memenangkan penghargaan untuk koleksi ini.)

Sasha: Doesn’t matter, because we, as a whole, will definitely beat you after this!

(Sasha: Tidak peduli, karena kami, sebagai sebuah kelompok, pasti akan mengalahkanmu setelah ini!)

Contoh percakapan di atas boleh saja hanya empat baris, namun banyak pelajaran personal pronoun yang dapat kita ambil. Dua baris dialog pertama memperlihatkan personal pronoun berbentuk singular dan plural sebagai objek dari masing-masing koleksi yang dibuat (“collections made (by)”) dan membuat koleksi (“to make these collections”). Sementara itu, dua baris dialog terakhir memperlihatkan personal pronoun berbentuk singular dan plural untuk menjelaskan subjek berupa kalimat atau aksi yang berbeda.

Seperti yang telah kita lihat pada dua baris dialog pertama, “me” yang merupakan perubahan bentuk “I” (atau singular personal pronoun) digunakan untuk mengganti kata orang yang berbicara, yakni Bell, yang memiliki koleksi. Sementara itu, “him” sebagai plural personal pronoun digunakan sebagai kata pengganti orang laki-laki yang berkolaborasi dengan Sasha terkait dengan koleksi yang Sasha buat.

Dalam dua baris dialog terakhir, kita menemui kejadian memenangkan penghargaan yang melekat pada singular personal pronounI” dan kejadian pasti akan mengalahkan yang terkait dengan “we”, yang merupakan plural personal pronoun.

Artinya, yang memenangkan penghargaan adalah Bell (karena Bell yang berbicara menggunakan personal pronoun I”) dan kelompok Sasha yang mewakili keyakinan dapat mengalahkan Bell (karena Sasha menyebut “we”). Bell sendiri dalam porsi dialog Sasha diganti dengan sebutan “you”, karena mereka saling berbicara langsung satu dengan yang lainnya.

Pelajaran personal pronoun seperti demikian tidak hanya berlaku untuk contoh kalimat atau contoh percakapan saja. Faktanya, personal pronoun dapat juga muncul sebagai contoh soal tes TOEFL atau tes-tes bahasa Inggris serupa, seperti pada poin setelah ini.

Contoh Soal Personal Pronoun Dalam Tes TOEFL Atau Tes-Tes Bahasa Inggris Sejenis

Ketika kita menghadapi tes TOEFL atau tes-tes lain yang menguji kecakapan bahasa Inggris, personal pronoun menjadi salah satu materi yang sering keluar. Dua versi contoh soalnya adalah melengkapi bagian kalimat yang rumpang dan written expression untuk menemukan kata yang digunakan dengan salah.

Contoh soal yang terdapat pada poin ini tidak hanya melukiskan versi yang berbeda dari soal personal pronoun, namun juga memberikan arti dan bold pada jawaban benar untuk membantu kita lebih paham tentang soal yang ada. Penjelasan mengenai jawaban yang benar juga tersedia dalam catatan setelah masing-masing contoh soal berikut ini:

1. I have a rabbit. ____ is named as Mickey.

a. Its         b. It           c. It’s           d. Its’

(1. Saya memiliki seekor kelinci. _____ dinamai Mickey.

a. Dianya          b. Dia          c. Itu dia          d. Itu dianya)

Catatan: Contoh soal ini terlihat mudah karena struktur kalimatnya mudah diingat dan sering keluar, namun tricky karena pilihan jawabannya hampir sama semua.

Sekadar informasi, kesalahan umum untuk mengubah bentuk “it” sebagai personal pronoun adalah memberi tanda kutip satu setelah “s” (pilihan d) atau menyelipkan antara huruf “t” dan “s” (pilihan c, menjadi lebih repetitif karena setelahnya sudah ada “is”), sehingga 2 pilihan ini pasti tidak dapat kita pilih.

Its” (pilihan a) baru benar ketika setelahnya langsung menyebut “name”, karenanya juga tidak dapat kita pilih. Jadi, pilihan yang benar untuk contoh soal ini adalah b. It.

2. Which of the following word is wrong?

It’s your willingness to participate that counts, not you achievements.

A          B          C          D

(2. Mana kata yang salah di bawah ini?

Semua tentang kemauanmu yang diperhitungkan, bukan penghargaan kamu.)

A          B           C          D

Catatan: Tidak ada yang salah dengan pilihan a yang langsung menunjuk pada objek sekaligus personal pronoun yang benar, yakni “your” pada pilihan b. Pilihan b juga langsung menunjuk pada objek “willingness” (kemauan), sehingga juga bukan pilihan yang dapat dipilih.

Pilihan c juga tidak salah, karena “willingness” bentuknya singular, sehingga verb count” memang harus ditambahi “s” menjadi “counts”. Jadi, pilihan yang dapat kita pilih adalah d. you, karena yang benar harusnya “your”.

Ada lagi kelompok pronoun yang berhubungan dengan personal pronoun yang kita pelajari dalam artikel ini, yakni possessive pronoun. Seperti apa konkretnya possessive pronoun itu? Yuk, kita lihat saja pembahasannya pada artikel tutorial bahasa Inggris selanjutnya!

Artikel Lainnya

Grammar-Pronoun: Demonstrative Pronoun
Grammar-Pronoun: Relative Pronoun
Grammar-Pronoun: Reflexive Pronoun
Grammar-Pronoun: Reciprocal Pronoun
Grammar-Pronoun: Possessive Pronoun
Grammar-Pronoun: Personal Pronoun
Grammar-Pronoun: Interrogative Pronoun
Grammar-Pronoun: Indefinite Pronoun
Grammar-Pronoun: Relative Pronoun vs Interrogative Pronoun
Grammar-Pronoun: Demonstrative Pronoun vs Indefinite Pronoun

 

Grammar-Determiner: Quantifiers
Grammar-Noun: Uncountable Noun
Sentence: What is Subject?
Grammar-Verb: Apa itu Verbs?
Grammar-Adjective: Apa Itu Adjective?
Grammar Tenses: Past Perfect Tense
Grammar: Passive Voice
Apa itu Compound Word?
Apa itu Sentence Modifier?
Grammar-Adjective: Mengenal Apa itu Predicative Adjectives


 


Sederet Mobile

http://mobile.sederet.com


Sentences: Run-On Sentence
Quantifier: Perbedaan Many, Much dan A Lot Of
Aturan Menggabung Kalimat Bahasa Inggris
Clauses: Adjective Clause
Sentence Structure: Complex Sentence
Sentences: Imperative Sentence (Kalimat Perintah)
Phrases: Noun Phrase
Phrases: Verb Phrase
Verb: Present Participle
Verb: Main Verb+Auxiliary Verb