sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Grammar Tenses: Apa itu Future Perfect Continuous Tense?

Kategori future tense yang akan kita pelajari dalam artikel tutorial bahasa Inggris ini tidak jauh dari pelajaran sebelumnya tentang future continuous tense. Ya, seperti judul, kita akan belajar serba-serbi future perfect continuous tense dalam artikel ini.

Tidak hanya berbeda pada ada kata “perfect” dengan yang satunya yang tidak ada, pengertiannya pun berbeda.

Kita akan menyimak pengertian dari future perfect continuous tense dalam poin selanjutnya, sebelum melangkah pada contoh-contoh penerapannya dalam kalimat, percakapan, maupun contoh soal dan pembahasan future perfect continuous tense dalam tes TOEFL atau tes-tes bahasa Inggris lainnya.

Penjelasan Mengenai Future Perfect Continuous Tense

Future perfect continuous tense mendeskripsikan sesuatu yang tengah dikerjakan saat ini, namun hasilnya sendiri baru akan terlihat sempurna di masa yang akan datang.

Karena mendeskripsikan sesuatu yang tengah dikerjakan saat ini, maka verb+ing yang ada dalam future perfect continuous tense haruslah verb yang mencerminkan aksi.

Penggunaan komponen future perfect continuous tense menurut kategori rumusnya dijabarkan sebagai berikut:

Future Perfect Continuous Tense Komponen
Positive Subject + will have been+(verb+ing)
Negative Subject + will not have been+(verb+ing), atau

Subject + won’t have been+(verb+ing)

Interrogative Will + subject + have been + (verb+ing) + … ?

Penggunaan future perfect continuous tense tercermin dalam banyak hal, salah satunya adalah contoh kalimat yang akan kita bahas dalam poin artikel ini yang selanjutnya.

Contoh Penerapan Future Perfect Continuous Tense Dalam Kalimat

Kita akan melihat penerapan future perfect continuous tense dalam 3 contoh kalimat yang mewakili masing-masing kategori positive, negative, dan interrogative yang terdapat pada future perfect continuous tense beserta arti bahasa Indonesianya.

Untuk mempermudah pembelajaran, panduan bold diberikan sebagai penanda komponen future perfect continuous tense, dan garisbawah diberikan untuk menandai keterangan waktu future perfect continuous tense.

Penjelasan dari pelajaran future perfect continuous tense juga tersedia setelah masing-masing contoh kalimat berikut ini:

1. By 2020, I will have been travelling to Singapore for the 24th time (Per tahun 2020, aku sudah akan bepergian ke Singapura kali kedua puluh empatnya).

Penjelasan: Bentuk positive dari kalimat future perfect continuous tense di atas terlihat dari komponen “will have been” yang langsung disusul dengan komponen verb+ing-nya, yakni “travelling” (bepergian, dari asal verb travel” yang berarti pergi). Keterangan waktunya adalah “by 2020” atau “per tahun 2020”.

2. They won’t have been studying here by next year (Mereka tidak akan pernah belajar di sini tahun depan).

Penjelasan: Ini adalah contoh kalimat future perfect continuous tense yang berbentuk negative, mengingat ada komponen “won’t have been” sebelum komponen verb+ing-nya, yakni “studying” (belajar, dari asal verb study”). Sementara itu, “by next year” (tahun depan) digunakan sebagai keterangan waktunya.

3. Will you have been typing the document by the time our boss arrives? (Akan sudahkah kamu mengetik dokumennya ketika bos kami tiba?)

Penjelasan: Bentuk interrogative pada contoh kalimat future perfect continuous tense ini tercermin dari awalan “will” sebelum “you” (subject-nya) dan “have been” serta “typing” (mengetik, dari bentuk verb asalnya, “type” yang berarti ketikan) sebagai verb+ing-nya sekaligus semua komponennya. Supaya lebih jelas hal yang diketik, maka “by the time our boss arrives” (ketika bos kami tiba) digunakan sebagai keterangan waktu.

Contoh Penerapan Future Perfect Continuous Tense Dalam Percakapan

Future perfect continuous tense juga dapat ditemui dalam percakapan, dan contoh percakapan yang akan kita jadikan acuan ini adalah salah satunya.

Dalam contoh percakapan pada poin ini, kita akan diberikan panduan berupa arti bahasa Indonesia, bold pada komponen future perfect continuous tense, dan garisbawah pada keterangan waktu future perfect continuous tense.

Supaya learners sekalian makin memahami pelajaran future perfect continuous tense, kita akan menyimak penjelasan future perfect continuous tense yang akan tersedia setelah contoh percakapan berikut ini:

Bell: By the time we enter the conference room, they will have been finishing their works.

(Bell: Saat kita sudah memasuki ruang konferensi, mereka akan telah menyelesaikan pekerjaan mereka.)

May: Whoa… That’s lightning fast! Will your staffs have been completing their presentation for the next 1 hour as well?

(May: Wah… Cepat sekali! Akankah stafmu telah melengkapi presentasi mereka dalam satu jam ke depan juga?)

Bell: I hope so! They’re doing great, after all.

(Bell: Semoga saja! Lagipula, mereka kerjanya bagus.)

The Boss: Bell, please remind your staffs that they will not have been involving themselves in any wrongdoings for the next few days.

(Bos: Bell, tolong ingatkan staf-stafmu untuk tidak akan pernah melibatkan diri mereka dalam perbuatan menyimpang apapun beberapa hari mendatang.)

Bell: Alright, Ma’am.

(Bell: Baik, Bu.)

Bentuk future perfect continuous tense yang kita pelajari pertama-tama dari contoh percakapan di atas adalah positive, yang tercermin dari baris dialog pertama. Adanya “will have been” dan “finishing” (menyelesaikan, dari asal verb finish”, yang artinya selesai) sebagai verb+ing-nya sekaligus semua komponennya menguatkan hal positive ini. Selain itu, adanya “by the time we enter the conference room” (saat kita sudah memasuki ruang konferensi) memperjelas keterangan waktu yang ada.

Selain “by the time … “, kita juga bisa menggunakan kombinasi “for/next” untuk keterangan waktu future perfect continuous tense. Dalam contoh percakapan, ini diperlihatkan dalam “for the next 1 hour” (dalam 1 jam mendatang) pada baris kedua dan “for the next few days” (beberapa hari mendatang) pada baris dialog menjelang akhir.

Selanjutnya, kita akan membahas bentuk future perfect continuous tense-nya. Dalam baris kedua dialog pada contoh percakapan, kita melihat adanya bentuk interrogative pada future perfect continuous tense, yang terlihat dari komponen “will” sebelum “your staffs” (stafmu, subject-nya) dan “have been” serta “completing” (melengkapi, dari asal verb complete”, yang berarti lengkap) sebagai komponen verb+ing-nya.

Ketiga, kita melihat adanya bentuk negative dari future perfect continuous tense, yakni pada baris dialog Bos menjelang akhir contoh percakapan. Dari sana, kita melihat ada komponen “will not have been” yang diteruskan dengan komponen verb+ing-nya, yakni “involving” (melibatkan, dari asal verbinvolve”).

Contoh Soal dan Pembahasan Future Perfect Continuous Tense Dalam Tes TOEFL Atau Tes-Tes Bahasa Inggris Sejenis

Sama dengan future continuous tense yang telah kita pelajari sebelumnya, dua wujud soal future perfect continuous tense yang lazim keluar dalam tes TOEFL atau tes-tes bahasa Inggris sejenis adalah soal yang meminta kita menentukan benar-salahnya kalimat dalam soal. Variasi soal lain pun sama, yakni soal yang meminta kita mengubah bentuk kalimat menjadi sesuai dengan instruksi dalam soal.

Kedua variasi tersebut tercermin dalam contoh soal yang terdapat pada poin ini. Bersamaan dengan arti bahasa Indonesianya, kami juga telah menandai bold untuk jawaban benar sekaligus pembahasan jawaban benar dari contoh soal di bawah ini, sehingga learners sekalian dapat memperoleh manfaat dari pelajaran future perfect continuous tense:

1. Mark this statement as true (T) or false (F):

They won’t have been reading until next 3 days. Answer: F

(1. Tandai pernyataan ini sebagai benar (B) atau salah (S):

Mereka tidak akan pernah membaca hingga 3 hari mendatang. Jawaban: S)

Catatan: Inilah pentingnya tidak melupakan penjelasan pengantar sebagai dasar pelajaran bahasa Inggris, termasuk untuk future perfect continuous tense. Ingat poin penjelasan, verb+ing yang digunakan pada future perfect continuous tense tidak boleh non-aksi.

Karena “reading” (membaca, dari asal verb read”) merupakan verb non-aksi, maka tidak tepat bila dipasangkan dengan “won’t have been”, yang termasuk dalam salah satu kategori future perfect continuous tense. Karena itu, jawaban atas contoh soal ini adalah “F” atau “False”.

2. Change this following sentence into a negative form:

By 2023, they will have been visiting 10 countries.

Answer: They won’t (will not) have been visiting 10 countries by 2023.

(2. Ubahlah kalimat di bawah ini menjadi bentuk negatif:

Per tahun 2023, mereka akan telah mengunjungi 10 negara.

Jawaban: Mereka tidak akan pernah mengunjungi 10 negara per tahun 2023.)

Catatan: Pertanyaan ini kelihatannya gampang karena tinggal menambahkan “not” di tengah-tengah “will” dan “have been visiting” atau menjadikannya sebagai “won’t” agar bentuknya negatif. Namun, agar susunan kalimatnya lebih masuk akal, alangkah baiknya keterangan waktu, seperti “by 2023” (per tahun 2023) diletakkan di belakang untuk menekankan bentuk negative-nya.

Tidak terasa hingga artikel ini, kita telah belajar future continuous tense dan future perfect continuous tense sebagai kelompok dari future tense. Artikel tutorial bahasa Inggris selanjutnya akan menggiring kita belajar satu lagi kelompok future tense, yakni future perfect tense.

Naaah… Seperti apa, ya, keseruan belajar future perfect tense itu? Baca saja artikel tutorial bahasa Inggris selanjutnya dari kami!

Tenses

Artikel Lainnya

Grammar Tenses: Apa itu Simple Present Tense?
Grammar Tenses: Apa itu Simple Past Tense?
Grammar Tenses: Apa itu Simple Future Tense?
Grammar Tenses: Apa itu Present Perfect Tense?
Grammar Tenses: Apa itu Present Perfect Continuous Tense?
Grammar Tenses: Apa itu Present Continuous Tense?
Grammar Tenses: Apa itu Past Perfect Tense?
Grammar Tenses: Apa itu Past Perfect Continuous Tense?
Grammar Tenses: Apa itu Past Future Tense?
Grammar Tenses: Apa itu Past Future Perfect Tense?

 

Phrases: Apa itu Noun Phrase?
Quantifier: Perbedaan Many, Much dan A Lot Of
Phrases: Apa itu Adverb Phrase?
Grammar-Verb: Apa itu Full Verb (Kata Kerja Penuh)?
Verb -ing: Perbedaan Gerund vs Present Participle
Grammar: Apa itu Fragment Sentence?
Grammar-Comparison Adverb: Comparative vs Superlative
Verb: Apa itu Main Verb + Auxiliary Verb?
Grammar-Adverb: Apa itu Frequency Adverb?
Quantifier: Count vs Non Count, Large vs Small, Measurement, Comparative


 
Apa itu Phrasal Verbs?
Kenali Perbedaan Prepositions & Conjunctions
Mencerna Perbedaan Infinitive dan Gerund
Perbedaan Simple Past & Past Participle
Daftar Phrasal Verbs yang Sering Dipakai
Perbedaan Gerund After Prepositions vs Gerund as Subject vs Gerund as Object
Apa itu Compound Sentence dalam Bahasa Inggris?
Perbedaan Noun dan Pronoun
Apa itu Conditional Sentences?
Perbedaan Action Verb, Transitive vs Intransitive Verbs