sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Grammar-Verb: Apa itu Regular Verb (Kata Kerja Beraturan)?

Kata Kerja Beraturan

Ingat pelajaran lalu mengenai irregular verb? Nah, regular verb yang akan kita pelajari dalam artikel tutorial bahasa Inggris kali ini merupakan kelompok verb lawan dari irregular verb.

Sebelum menyimak contoh-contoh penerapan dalam kalimat serta percakapan dari regular verb beserta kemunculannya sebagai contoh soal dan pembahasan dalam tes TOEFL maupun tes-tes bahasa Inggris lainnya, yuk, kita simak bersama-sama penjelasan dari regular verb di bawah ini:

Penjelasan Mengenai Regular Verb

Regular verb merupakan verb 2 dan verb 3 yang bentuknya sama, yakni hanya mengalami penambahan –ed dibandingkan pada verb 1-nya.

Contoh regular verb dapat dilihat pada tabel berikut:

Verb 1 Regular Verb
Ask Asked
Ban Banned
Call Called
Doubt Doubted
Earn Earned
Fail Failed
Guide Guided
Hope Hoped
Ignore Ignored
Joke Joked
Knock Knocked
Learn Learned
Miss Missed
Name Named
Offer Offered
Pause Paused
Queue Queued
Raise Raised
Search Searched
Trade Traded
Use Used
Visit Visited
Walk Walked
Yell Yelled
Zoom Zoomed

Contoh Penerapan Regular Verb Dalam Kalimat

Empat contoh kalimat yang terdapat pada poin ini melukiskan penggunaan regular verb yang terdapat pada tabel penjelasan di atas.

Adapun empat contoh kalimat ini tidak hanya dilengkapi dengan arti bahasa Indonesianya, namun juga tanda bold untuk regular verb dan garisbawah untuk penanda bentuk tense-nya.

Penjelasan setelah masing-masing contoh kalimat di bawah ini juga akan mempermudah learners sekalian dalam memahami tutorial regular verb yang ada pada artikel ini:

1. They earned my respect (Mereka pernah mendapatkan kehormatanku).

Penjelasan:Earned” ((pernah) mendapatkan, dari asal verb 1 earn”, mendapat) adalah regular verb dari contoh kalimat berbentuk tense kedua ini, karena bentuk verb 2 dan verb 3-nya sama.

2. I had asked her many times (Aku sudah pernah menanyakannya berkali-kali).

Penjelasan: Dalam contoh kalimat ber-subject I” (aku) yang melibatkan bentuk tense ketiga (dibuktikan dengan adanya “had” atau sudah pernah) ini, verb 3 asked” (menanyakan, dari asal verb 1 ask”, tanya) tidak berubah dari verb 2-nya, sehingga menjadi regular verb.

3. They have already called her several times during the meeting (Mereka sudah meneleponnya beberapa kali ketika pertemuan berlangsung).

Penjelasan: Contoh kalimat dengan bentuk tense kedua dengan “have already” (sudah) ini memperlihatkan “called” (menelepon, dari asal verb 1 call”) sebagai regular verb, yakni verb yang bentuk verb 2 dan verb 3-nya sama.

4. They had already failed should they persisted entering the building (Mereka mungkin sudah telah gagal, seandainya mereka tetap ngotot masuk bangunannya).

Penjelasan: Contoh kalimat berbentuk tense ketiga dengan “had already” (mungkin sudah telah) ini memperlihatkan adanya “failed” (gagal, dari asal verb 1 fail”) sebagai regular verb, mengingat bentuk verb 2 dan verb 3-nya tidak mengalami perubahan.

Dari pemaparan contoh kalimat di atas, kita tahu regular verb adalah verb yang bentuk verb 2 dan verb 3-nya tidak mengalami perubahan, dan dari verb 1-nya hanya memiliki tambahan –ed. Hal yang sama juga berlaku untuk contoh percakapan yang terdapat pada poin di bawah ini.

Contoh Penerapan Regular Verb Dalam Percakapan

Peraturan dalam menerapkan regular verb yang telah kita pelajari dalam poin sebelumnya akan kita lihat pada contoh percakapan yang menjadi acuan kita dalam poin ini.

Agar lebih mudah dalam memahami, kita menggunakan panduan yang sama dengan poin sebelumnya tentang contoh penerapan regular verb dalam kalimat.

Panduan tersebut berupa arti bahasa Indonesia dengan tanda bold yang menandakan regular verb.

Selain kedua panduan tersebut yang ada pada tiap baris percakapan, kita pun akan menyimak penjelasan lebih lanjut mengenai materi regular verb yang terdapat di akhir contoh percakapan ini:

Bell: I have learned many things in my past failure.

(Bell: Aku sudah mempelajari banyak hal dari kegagalanku di masa lalu.)

Millie: Do you mean the moment our boss raised her standard?

(Millie: Maksudmu saat bos kami menaikkan standarnya?)

Bell: Exactly. If I had searched more about the training materials, I wouldn’t fail so easily.

(Bell: Benar sekali. Kalau saja saat itu aku sudah mencari banyak tentang materi training, aku tidak akan gagal dengan mudahnya.)

Mira: Lin had already offered to coach all of us. Remember it, Bell?

(Mira: Lin sudah pernah menawarkan diri untuk melatih kita semua. Ingat itu, Bell?)

Bell: I guess so.

(Bell: Mungkin, ya.)

Namanya juga regular verb, maka ketika kita melihat cuplikan dialog di atas, kita tidak akan menemukan perbedaan berarti dari verb 2 dengan verb 3, kecuali ada tambahan –ed di belakangnya.

Namun, baris pertama dan kedua dari contoh percakapan di atas memberikan contoh penerapan regular verb untuk kalimat percakapan berbentuk tense kedua.

Regular verb tersebut masing-masing adalah “learned” (mempelajari, dari asal verb 1learn”) yang memiliki “have” (sudah) sebagai penanda tense kedua pada baris pertama dan “raised” (menaikkan, dari asal verb 1, “raise”).

Masing-masing dari baris ketiga dan keempat pada contoh percakapan di atas memberikan contoh penerapan regular verb untuk kalimat percakapan berbentuk tense ketiga.

Adapun regular verb-nya sendiri adalah “searched” (mencari, dari asal verb 1, “search”) pada baris ketiga contoh percakapan dan “offered” (menawarkan (diri), dari asal verb 1, “offer”, menawar).

Masing-masing dari penanda tense ketiganya adalah “had” (kalau saja sudah) pada baris ketiga dan “had already” (sudah pernah).

Kini, kita telah mengetahui bagaimana regular verb diterapkan dalam percakapan maupun kalimat serta penjelasan umum mengenai regular verb.

Dalam poin selanjutnya, kita akan mempelajari contoh soal dan pembahasan regular verb dalam tes TOEFL maupun tes-tes penguji bahasa Inggris lainnya yang serupa.

Contoh Soal dan Pembahasan Regular Verb Dalam Tes TOEFL Maupun Tes-Tes Bahasa Inggris Sejenis

Materi regular verb dalam tes-tes pengujian kemampuan bahasa Inggris, seperti TOEFL atau yang sejenisnya, kerap muncul sebagai contoh soal yang meminta kita mengisi bagian kalimat yang rumpang.

Alternatifnya, contoh soal yang meminta kita melihat benar-salahnya sebuah kalimat soal juga dapat muncul sebagai cara untuk menguji pemahaman kita akan regular verb yang ada.

Dua contoh soal yang terdapat pada poin ini melukiskan kemunculan regular verb sebagai salah satu materi yang diujikan pada tes TOEFL maupun tes-tes bahasa Inggris serupa.

Agar nilai tes kita makin baik, tidak ada salahnya belajar berbagai panduan yang terdapat pada kedua contoh soal di bawah ini, yang meliputi arti bahasa Indonesianya, bold pada jawaban yang benar, dan penjelasan mengenai masing-masing dari jawaban benarnya:

1. You can’t claim your belongings, because you haven’t _____________.

a. queue     b. queued     c. had queue     d. queue yet

(1. Kamu tidak dapat mengambil barangmu, karena kamu belum ______________.

a. antre     b. mengantre     c. pernah mengantre     d. antre dahulu)

Catatan: Mengingat “haven’t” tidak pernah bersanding dengan verb 1, yakni “queue” seperti pada pilihan a atau ditambah “yet” di belakangnya seperti pada pilihan d, kita dapat langsung mengeliminasi dua pilihan jawaban yang salah ini.

Pilihan c juga tidak relevan dengan bentuk ketiga (menjadi “haven’t had queue” atau belum pernah mengantre), karena konteks antrean terjadi pada saat ini (dibuktikan dengan adanya “can’t”, tidak dapat, yakni bentuk pertama). Karena itu, jawaban yang benar adalah b. queued.

2. Mark this statement as true (T) or false (F):

They named their swords after their loved ones. Answer: T

(2. Tandai pernyataan ini sebagai benar (B) atau salah (S):

Mereka menamai pedang mereka berdasarkan orang yang mereka cintai. Jawaban: B)

Catatan: Mengingat regular verb memiliki bentuk verb 2 dan verb 3 yang sama, yakni hanya memiliki penambahan –ed dari verb 1-nya, kita tidak hanya memperhatikan regular verb-nya saat menilai benar-salahnya kalimat seperti pada contoh soal kedua ini.

Alih-alih, lihatlah pada kalimatnya secara keseluruhan. Bila tidak ada keterangan dan bentuk tense kedua yang digunakan, maka itu adalah benar. Karena contoh soal menggunakan “named” sebagai regular verb yang juga adalah verb 2 dan “teman” tense kedua, maka jawaban contoh soal ini adalah “T” atau “True”.

Demikian hal yang dapat kita pelajari dari regular verb. Dalam artikel selanjutnya, kita akan belajar mengenai kelompok verb lainnya, yakni subjunctive verb.

–> lebih lanjut tentang Irregular Verb

Verbs

 

Grammar-Noun: Apa itu Abstract Noun?
Sentence: Apa itu Negative Sentence (Kalimat Negatif)?
Clauses: Independent Clause dan Dependent Clause
Grammar-Determiner: Apa itu Quantifiers?
Grammar Tenses: Apa itu Simple Future Tense?
Grammar-Verb: Perbedaan Regular Verbs vs Irregular Verbs
Grammar: Apa itu Passive Voice (Kalimat Pasif)?
Grammar Tenses: Apa itu Past Future Perfect Tense?
Grammar-Conjunction: Apa itu Subordinating Conjunction?
Grammar-Verb: Apa itu Intransitive Verb?


 
Apa itu Phrasal Verbs?
Kenali Perbedaan Prepositions & Conjunctions
Mencerna Perbedaan Infinitive dan Gerund
Perbedaan Simple Past & Past Participle
Daftar Phrasal Verbs yang Sering Dipakai
Perbedaan Gerund After Prepositions vs Gerund as Subject vs Gerund as Object
Apa itu Compound Sentence dalam Bahasa Inggris?
Perbedaan Noun dan Pronoun
Apa itu Conditional Sentences?
Perbedaan Action Verb, Transitive vs Intransitive Verbs