Idiom Tentang Buku
Bahasa Inggris memiliki banyak sekali idiom yang menarik untuk dipelajari. Salah satunya idiom yang berkaitan dengan buku atau book. Dalam bahasa Inggris, idiom bisa diartikan sebagai kata kiasan. Dimana kata tersebut menyiratkan sebuah makna dari kata atau kalimat lain. Penasaran dengan idiom about books? Yuk simak ulasan berikut selengkapnya.
1. A closed book (buku yang tertutup)
Idiom ini menyiratkan tentang sesuatu hal yang sudah usai atau selesai dan tak perlu diungkit lagi. Misalnya saja soal hubungan asmara, pertemanan dan lain sebagainya. Bisa juga digunakan untuk menggambarkan seseorang atau situasi yang sulit dipahami. Simak contoh kalimat berikut ini,
- As far as I am concerned, that matter with the council is a closed book. (Sejauh yang saya ketahui, masalah dengan dewan sudah usai.)
- As far as she is concerned, her marriage is a closed book. (Bagi dia, pernikahannya sudah berakhir.)
- I have never been able to work or communicate with Sam. He is a closed book. (Saya tidak pernah bisa bekerja sama dengan Sam. Dia seorang yang tertutup.)
2. An open book (buku yang terbuka)
Sesuatu atau seseorang yang sangat mudah ditebak karena tidak ada yang dirahasiakan atau ditutupi. Makna dari idiom ini bisa juga digunakan untuk menunjukkan seseorang yang memiliki sifat terbuka dan ekspresif. Perhatikan contoh kalimat berikut ini.
- Maria’s life is like an open book. We always know what she’s up to. (Hidup Maria seperti buku yang terbuka. Kita selalu bisa tahu apa yang dia lakukan.) Maknanya, kehidupan Maria sangat terbuka dan semua orang bisa mengetahuinya.
- Her life is an open book. (Hidupnya seperti buku terbuka.) Maknanya hidup seseorang tersebut bisa diketahui siapa saja.
3. Read someone like book (membaca seseorang seperti buku)
Idiom ini memiliki makna bisa memahami atau mengetahui seseorang dengan sangat mudah ( jelas). Jadi seseorang bisa memahami orang lain hanya dari gerak-gerik atau tingkah laku orang tersebut. Berikut contoh kalimatnya.
- I know what you’re thinking – I can read you like a book. (Saya tahu apa yang kamu pikirkan – saya bisa membaca kamu seperti sebuah buku.)
- Lucy can read me like a book. She always know what I was thinking and what I want to say at meetings. (Lucy bisa membaca saya seperti sebuah buku. Dia selalu tahu apa yang saya pikirkan dan apa yang akan saya katakan saat rapat.)
4. The oldest trick in the book (trik kuno di buku)
Idiom ini memiliki makna, bahwa sebuah trik atau tipuan lama yang sudah sering dilakukan dan mudah diketahui orang lain. Karena tipuan tersebut sudah digunakan berulang kali. Simak contoh kalimat berikut ini.
- Flattery is the oldest trick in the book, so don’t fall for it! (Pujian adalah trik lama dari buku, jadi jangan sampai jatuh dalam tipuan.)
- It was the oldest trick in the book – one man distracted me while another stole my wallet. I can’t believe I fell for it. (Itu trik lama yang sudah usang, satu orang mengganggu saya sementara yang lain mencuri dompet saya. Aku tidak percaya aku sangat menyukainya.)
5. In someone’s good/bad books (di buku bagus/buruk seseorang)
Idiom ini digunakan untuk mengungkapkan perasaan seseorang terhadap orang lain, baik perasaan senang atau kecewa. Simak contoh kalimat berikut ini.
- I’m trying to get back in her good books. (Saya sedang mencoba kembali dalam perasaan senangnya.)
- Icha has been on his best behaviour today. After yesterday’s tantrums, she’s been doing her best to be in my good books all day. (Icha telah menunjukkan perilaku terbaiknya hari ini. Setelah amukannya kemarin, dia telah melakukan yang terbaik agar menyenangkan saya sepanjang hari.)
6. By the book (dari buku)
Mengikuti semua aturan dan sistem dengan benar sesuai yang ada di buku, agar hasil yang diperoleh juga bagus. Idiom ini sering merujuk pada seseorang yang selalu berorientasi pada suatu yang diyakini. Simak contoh kalimat berikut ini.
- We’re not going to leave things to chance.We’re going to run this company by the book. (Kami tidak akan membiarkan hal-hal terjadi secara kebetulan. Kami akan menjalankan perusahaan ini sesuai dengan panduan (sistem yang sudah ada.).)
- He always tried to do everything by the book. (Dia selalu berusaha melakukan segala sesuatu berdasarkan buku.)
7. Bring someone to book (membawa seseorang ke buku)
Idiom ini sering digunakan untuk menghukum seseorang atau membuat mereka mengakui perbuatannya. Simak contoh kalimat berikut ini.
- If policemen have lied, then they must be brought to book. (Jika polisi sudah berbohong, kemudian mereka harus mempertanggungjawabkan.)
- I had to bring Susan to book after our meeting. She shouldn’t have lost his temper at Bridget. (Saya harus mengajak Susan memesan setelah pertemuan kita. Dia seharusnya tidak marah di Bridget.)
8. Take and leaf out of someone’s book.
Meniru apa yang telah orang lain lakukan sebelumnya, dan mereka juga harus mengambil contoh dengan tepat. Berikut contoh kalimatnya.
They should take a leaf out of industry’s book and pay both management and staff on results. (Mereka harus mengambil contoh dari buku industri dan membayar manajemen dan para staf atas hasilnya.
9. Don’t judge a book by it’s cover (jangan menilai buku dari sampulnya)
Idiom ini digunakan untuk mengatakan bahwa kamu tidak boleh membuat opini tentang seseorang atau sesuatu hanya dari penampilan mereka saja. Karena kita tidak pernah tahu kemampuan orang lain. Perhatikan contoh berikut.
She is not at all like what people talking about. One should never judge a book by its cover. (Dia sama sekali tak seperti yang dibicarakan orang-orang. Seseorang harusnya tidak menilai orang lain dari penampilan luarnya saja.)
10. Cook the books ( masak bukunya)
Digunakan untuk mengubah angka atau hasil dari suatu tulisan dengan tidak jujur. Biasanya digunakan untuk mendapatkan uang. Berikut contohnya.
It appears that Monica had been cooking the books for years. She was finally caught last year. (Tampaknya Monica sudah mengubah isi buku selama bertahun-tahun. Dia akhirnya ditangkap tahun lalu.)