sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Listening: Asking for Price Conversation

Asking for Price
A: Hi, do you have USB cables?
(Hai, apakah Anda menjual kabel USB?)
B: Yes, I do. Here you are.
(Ya, ini silahkan)
A: Nice. How much is this one?
(Bagus. Berapa harga yang ini?)
B: It’s $3 each. I’ll give it to you $14 if you take 5.
(Harga satuannya $3 Saya beri $14 jika ambil 5)
A: Thanks, but I only need one.
(Terima kasih, tapi saya hanya butuh satu)

Asking for Price – Dialog 2
A: Have you bought all the ingredients I told you?
(Sudahkah kamu beli bahan-bahan yang aku suruh?)
B: I have. They’re in the kitchen.
(Sudah. Ada di dapur)
A: Great. How much did the cheese cost?
(Bagus. Berapa harga kejunya?)
B: $5, quite expensive. I only bought two for I didn’t bring much money.
($5, agak mahal. Aku hanya beli dua sebab aku tidak bawa banyak uang)
A: It’s always more pricey in the supermarket. I’ll go get another one from the market, it’s usually only $3.5.
(Selalu lebih mahal harga di supermarket. Aku akan beli satu lagi di pasar, biasanya hanya $3.5)

Asking for Price – Dialog 3
A: Is that a new phone you have?
(Apakah itu ponsel barumu?)
B: Well, yes it is. I bought it because I got bored of my old phone.
(Iya. Aku beli sebab aku bosan dengan ponselku yang lama)
A: But it’s still working, isn’t it? What if I buy it?
(Tapi masih bekerja, kan? Bagaimana jika kubeli?)
B: Are you sure? I’ve used it for 3 years… Well, it still works well, though.
(Apa kamu yakin? Aku sudah pakai selama 3 tahun… Tapi masih berfungsi dengan baik, sih)
A: That’s no problem. What are you asking?
(Tidak masalah. Berapa harga yang kamu minta?)
B: You can have it for $150. It was about $400 when I first bought it.
(Kamu bisa ambil seharga $150. Harganya sekitar $400 pertama kubeli)
A: Deal. I’ll transfer it to you tonight.
(Sepakat. Aku akan mengirim uangnya padamu malam ini)

Asking for Price – Dialog 4
A: Do you know how much I will be charged to ship this suitcase to my mother in Bandung?
(Apa lamu tahu berapa biaya untuk mengirim koper ini kepada ibuku di Bandung?)
B: How much does it weigh?
(Berapa beratnya?)
A: I guess it’s about 10 kilograms.
(Aku rasa sekitar 10 kilogram)
B: It will be super expensive using logistics like JNE. Try rail freight transport. Just bring it to the railway station, you’ll find the office nearby.
(Akan sangat mahal menggunakan logistic seperti JNE. Cobalah pengiriman barang via kereta. Bawa ke stasiun kereta, kamu akan menjumpai kantornya di dekat sana)
A: Wow, I never heard of that. Thank you for the information.
(Wah, aku belum pernah mendengarnya. Terima kasih atas informasinya)

Asking for Price – Dialog 5
A: I need watercolor paints but I haven’t decide which one to buy. Would you like to give me some recommendation?
(Saya butuh cat air tapi saya belum memutuskan mau beli yang mana. Apakah Anda mau memberi saya rekomendasi?)
B: Do you prefer one with best quality or that fits your budget?
(Kamu pilih yang kualitasnya paling baik atau yang mencukupi anggaranmu?)
A: The later, I guess. What about you give me the price list?
(Yang terakhir, saya rasa. Bagaimana jika Anda memberi saya daftar harganya?)
B: Here it is.
(Ini)
A: Is this one good enough for an under $20 price?
(Apakah yang ini cukup bagus untuk harga di bawah $20?)
B: Yes. It will be a great choice.
(Ya, akan jadi pilihan yang bagus)
A: I’ll take it then.
(Kalau begitu saya ambil ini)

Asking for Price – Dialog 6
A: Sir, how much do these vinyls cost?
(Pak, berapa harga piringan hitam ini?)
B: It’s $25 Son.
($25 sebuah, Nak.)
A: For each one of them?
(Satu buahnya?)
B: Yes.
(Ya.)
A: Can’t you go down on the price, Sir?
(Bisakah Bapak menurunkan harganya?)
B: Well, these are rare Son. Look at them. The Beatles, ABBA, The Rolling Stones, Bee Gees. I got the most complete collection of vinyl records in this market.
(Wah, ini semua langka, Nak. Lihat saja. The Beatles, ABBA, The Rolling Stones, Bee Gees. Saya punya koleksi piringan hitam paling lengkap di pasar ini.)
A: I know, Sir. That’s why I came here.
(Saya tahu, Pak. Makanya saya datang ke mari.)
B: Well, how much do you have in mind?
(Memang berapa harga yang kamu minta?)
A: I was thinking around… $10.
(Saya kira sekitar… $10.)
B: I’m sorry Son. But how about I keep the one you like and you can come back to me when you have the money? Next month maybe?
(Maaf, Nak. Tapi bagaimana kalau saya simpan satu yang kamu inginkan dan kamu bisa kembali ke mari saat kamu sudah punya uang? Bulan depan mungkin?)
A: Seriously, Sir? I’m dying for that one, Air Supply’s Lost in Love.
(Serius, Pak? Saya pengen sekali dengan Lost in Love-nya Air Supply yang satu itu.)
B: Well, come back next month. Okay?
(Baiklah, kembali bulan depan. Oke?)

Asking for Price – Dialog 7
A: This is a very, very nice house.
(Rumah ini sangat, sangat bagus.)
B: I think so, too Sir.
(Saya juga berpikir demikian, Pak.)
A: Is the price fixed?
(Apa harganya sudah pas?)
B: I’m afraid so Sir. $500,000 the last offer.
(Saya rasa iya, Pak. $500,000 adalah tawaran terakhir.)
A: That is way too much money than we have.
(Itu jumlah yang jauh lebih banyak dari yang kami miliki.)
B: Well, on this day Sir, it’s actually not a very high price. It’s quite a bargain for a house this big. The area is safe and near everywhere. The price will be 10 times in 10 years.
(Sekarang ini, Pak, harga itu sebenarnya tidak terlalu tinggi. Malah cukup murah untuk rumah sebesar ini. Areanya aman dan dekat mana pun. Harga rumah ini akan jadi 10 kali lipat, 10 tahun lagi.)
A: Hmm… I’m still not so sure.
(Hmm… Saya masih nggak terlalu yakin.)
B: I believe your wife loved this place so much the last time we are here.
(Saya rasa istri Bapak suka sekali dengan tempat ini saat terakhir kali kita kemari.)
A: I know. Could you lower the price a bit, though?
(Saya tahu. Bisakah Anda menurunkan harganya sedikit?)
B: How much are you talking?
(Berapa banyak?)
A: By $50,000.
(Kurangi $50,000.)
B: $480,000 is as low as the owner will go, I believe.
($480,000 adalah harga terendah yang bisa saya beri.)
A: Well, then I better get back to my wife first. We’ll contact you later about the final decision.
(Kalau begitu saya bicarakan dulu dengan istri saya. Kami akan mengontak Anda nanti tentang keputusan akhirnya.)
B: I’ll wait for your call Sir.
(Saya akan tunggu telepon Anda, Pak.)

 

Contoh Soal Listening TOEFL: With The Professor
Contoh Soal Listening TOEFL: Percakapan Sehari-hari
Listening: Making Restaurant Reservation by Phone
Listening: Introduction – Introducing
Contoh Soal Listening TOEFL: Monolog Panjang
Listening TOEFL: Masalah Psikologis yang Muncul saat Hadapi Tes Listening
Listening From Article: Long Pepper
Listening: Conversation at Supermarket
Listening: Cashier Dialog
Listening: Job Interview Question & Answer