sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Memahami Audience, Purpose, dan Tone dalam Penulisan Bahasa Inggris

Pada penulisan Bahasa Inggris, ada beberapa aspek yang harus kita perhatikan. Aspek-aspek ini berpengaruh besar terhadap tulisan secara keseluruhan. Bagi penulis, aspek-aspek ini membantu dalam proses penulisan. Dan bagi pembaca, aspek-aspek tersebut membantu memahami isi tulisan.

Aspek-aspek tersebut adalah audience, purpose, dan tone. Pembahasan kali ini akan mengulas lebih lanjut mengenai ketiganya. Langsung saja simak pembahasannya berikut ini, ya!

Audience

Aspek pertama adalah audience, yaitu pembaca yang akan membaca isi tulisan. Kita perlu mengidentifikasi siapa audience dari sebuah tulisan, terutama jika kita ingin menulis sesuatu. Kita dapat mengidentifikasinya berdasarkan kategori berikut:

  • Education

Education menunjukkan tingkat pendidikan pembaca tulisan kita. Jika kita menyasar pembaca di tingkat SD, maka jangan menulis dengan istilah-istilah sulit. Sebaliknya, jika pembaca kita pada tingkat mahasiswa pascasarjana, maka kita bisa menggunakan bahasa yang lebih formal dan serius.

  • Demographic

Kategori selanjutnya adalah demographic, yang dalam Bahasa Indonesia berarti demografi. Demographic mencakup data-data seperti rentang usia, tempat tinggal, jenis kelamin, sampai agama. Data ini bisa menjadi acuan ketika kita ingin menulis mengenai topik tertentu.

Misalnya kita ingin menulis mengenai realita remaja jaman sekarang. Maka sasaran audience untuk tulisan ini adalah para orangtua yang memiliki anak usia remaja. Anak remajanya sendiri mungkin kurang tepat untuk menjadi sasaran audience dari tulisan tersebut.

Atau kita ingin menulis mengenai masalah lingkungan yang terjadi di daerah perkotaan. Maka sasaran audience untuk tulisan ini adalah orang-orang yang tinggal di daerah perkotaan. Audience yang tinggal di daerah pedesaan mungkin kurang tepat untuk menjadi sasaran tulisan tersebut.

  • Prior knowledge

Prior knowledge adalah pengetahuan yang sudah diketahui oleh pembaca. Informasi ini penting saat kita ingin menulis topik khusus. Misalnya kita menulis topik kesehatan dengan audience para tenaga kesehatan. Maka kita bisa menuliskan istilah-istilah medis karena audience sudah memahami maknanya.

  • Expectations

Kategori terakhir adalah expectations, yaitu perkiraan atau ekspektasi pembaca mengenai isi tulisan. Ekspektasi ini bisa didapat pembaca dari judul tulisan, atau ringkasan tulisan. Dari situ pembaca bisa memiliki gambaran tulisan yang akan mereka baca akan membahas topik apa.

Expectations ini juga bisa didapat pembaca dari tulisan penulis sebelumnya. Seperti yang sering terjadi pada novel-novel dari penulis yang sama. Pembaca memiliki ekspektasi tertentu yang diharapkan bisa sesuai, bahwa tulisan yang akan mereka baca sama bagusnya dengan tulisan penulis sebelumnya.

Purpose

Aspek kedua adalah purpose, yaitu tujuan penulisan. Jika ingin menulis sesuatu, kita harus memiliki tujuan dari apa yang akan kita tulis. Secara garis besar, berikut beberapa purpose dalam tulisan Bahasa Inggris:

  • To describe

Tujuan pertama adalah to describe, yang berarti untuk menjelaskan. Tulisan jenis ini bertujuan untuk menjelaskan sesuatu hal atau peristiwa. Biasanya tulisan dengan tujuan ini bentuknya essay atau artikel.

Untuk menulis dengan tujuan describe, kita harus bisa menjabarkan sejelas mungkin topik yang dibahas. Pastikan audience memahami penjelasan yang kita tulis, sesuai dengan tujuan tulisan. Kalau perlu, cantumkan beberapa contoh atau studi kasus untuk memperkuat penjelasan.

  • To analyze

Tujuan penulisan Bahasa Inggris yang selanjutnya adalah to analyze, yang berarti untuk menganalisa. Melalui tulisan, kita ingin menganalisa suatu peristiwa atau hal lain yang ingin kita jadikan topik pembahasan.

Dalam menulis tulisan analisa, kita perlu mendukung dengan data-data yang valid dan terpercaya. Hal ini agar analisa yang kita sampaikan memiliki bukti yang kuat sebagai landasannya. Dari data-data tersebut, kita bisa menganalisa dan menarik kesimpulan.

  • To persuade

Kita juga bisa menulis dengan tujuan to persuade, yaitu untuk mengajak. Mengajak disini bisa berarti mengarahkan pembaca untuk setuju dengan apa yang kita tuliskan. Bisa juga mengarahkan pembaca untuk melakukan suatu tindakan.

Dalam menulis tulisan ajakan, gunakan kalimat-kalimat persuasif. Sebaiknya hindari kalimat-kalimat yang rancu dan terdengar ragu. Pembaca akan yakin terhadap ajakan kita jika isi tulisannya pun meyakinkan.

  • To entertain

Tujuan penulisan Bahasa Inggris lainnya adalah to entertain, yaitu untuk menghibur. Tulisan jenis ini cenderung memiliki jumlah pembaca yang lebih banyak. Jadi kita harus bisa memanfaatkannya dengan membuat tulisan yang menarik dan menghibur untuk dibaca.

Tone

Aspek yang terakhir adalah tone, yaitu gaya tulisan. Kita bisa menentukan gaya tulisan yang tepat setelah mengetahui siapa audience dan apa purpose dari tulisan. Berikut beberapa tone yang bisa kita gunakan dalam tulisan:

  • Highly formal

Yang pertama adalah highly formal, yaitu gaya penulisan yang sangat formal. Gaya ini biasanya digunakan pada penulisan edukasi dan profesional. Seperti essay, thesis, dan lain sebagainya.

Dalam tone penulisan ini, kaidah dan tata bahasa harus kita perhatikan dengan sebaik mungkin. Jadi cek kembali grammar yang kita gunakan saat menulis dalam gaya highly formal ini.

Formal

Selanjutnya adalah formal tone, yaitu gaya penulisan yang formal. Kita bisa menggunakan gaya tulisan ini untuk ranah audience yang umum. Bisa juga untuk audience dalam ruang lingkup pekerjaan dan profesi serupa.

Informal

Tone penulisan yang ketiga adalah informal. Gaya informal ini bisa kita gunakan untuk audience yang tidak terlalu serius dan profesional. Biasanya untuk audience yang sudah kita kenal dan tidak mempermasalahkan penggunaan gaya bahasa informal.

Very informal

Yang terakhir ada tone penulisan very informal. Gaya penulisan ini lebih tidak formal dibanding informal, alias sangat informal. Kita bisa menggunakan gaya penulisan ini untuk audience yang sudah dikenal dekat.

Gaya penulisan very informal ini mungkin kurang cocok untuk tulisan yang ditujukan pada khalayak umum. Akan lebih cocok jika digunakan untuk penulisan skala personal, seperti surat dan email.

Demikianlah pembahasan mengenai aspek-aspek dalam penulisan Bahasa Inggris, berupa audience, purpose, dan tone. Semoga informasi ini bermanfaat!

 

Memahami Perbedaan Kata Buzz, Hype, Hyper, dan Reality
Membaca Kartu Nama dan Memahami Informasi Pekerjaan atau Perusahaan
Memahami Penggunaan To Be: Am, Is, Are, Was, dan Were
Memahami Perbedaan Kata Grateful, Gratitude, Appreciative, dan Thankful
Memahami Perbedaan Thank, Thank You, dan Thanks
Memahami Perbedaan Holiday dan Vacation dalam Bahasa Inggris
Memahami Anaphora, Antithesis, Apostrophe, Assonance, Chiasmus, dan Understatement dalam Bahasa Inggris
Memahami Kata Well, Better, Best, Bad, Worse, dan Worst
Grammar-Kind of Adverb: Manner, Place, Frequency, Time, and Purpose
Cara Menjelaskan Tujuan dalam Bahasa Inggris