sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Pengertian Kalimat Positif dan Negatif dalam Bahasa Inggris

Dalam Bahasa Inggris, terdapat berbagai jenis kalimat dan beberapa diantaranya adalah kalimat positif serta kalimat negatif. Pembahasan kali ini akan mengulas lebih lanjut mengenai kedua kalimat tersebut dan bagaimana penggunaannya. Kita juga akan membahas mengenai contoh-contoh dari kalimat positif dan kalimat negatif tersebut.

Memahami Kalimat Positif dan Kalimat Negatif

Sebenarnya memahami kalimat positif dan negatif bisa terbilang sederhana, karena keduanya merupakan kebalikan satu sama lain. Kalimat positif dalam Bahasa Inggris adalah kalimat yang tidak mengandung kata negatif yaitu not (tidak). Dan sebaliknya, kalimat negatif dalam Bahasa Inggris adalah kalimat yang memiliki kata negatif tersebut di dalamnya.

Kalimat positif dan negatif bisa digunakan dalam membuat pernyataan mengenai suatu hal, peristiwa, kejadian, atau hal-hal lainnya. Kalimat positif dan negatif juga bisa digunakan saat menjawab pertanyaan dari orang lain yang berbentuk kalimat introgatif. Jadi dalam menjawab kalimat introgatif, kamu bisa menggunakan dua jenis kalimat ini tergantung dengan kebutuhan.

Karena kalimat positif dan negatif merupakan dua kalimat yang bertentangan, kamu bisa membuat keduanya secara bersamaan. Kamu hanya perlu memastikan tidak ada kata negatif saat membuat kalimat positif, dan menambahkan kata negatif dalam membuat kalimat negatif. Untuk lebih jelasnya mengenai pembuatan kedua kalimat ini akan diulas pada bagian penggunaan kalimat positif dan negatif.

Penggunaan Kalimat Positif

Penggunaan kalimat positif akan dijelaskan dalam bentuk kalimat present (masa sekarang), past (masa lalu), dan future (masa depan) tense. Karena meskipun banyak tenses dalam kaidah Bahasa Inggris, namun secara garis besar kalimat yang digunakan terkait dengan ketiga bentuk tersebut. Terutama dalam kehidupan sehari-hari, dimana kalimat-kalimat yang kita gunakan tak lepas dari kalimat di masa sekarang, masa lalu, dan masa depan.

Kalimat Positif dalam Present Tense

Yang menjadi ciri khas dari present tense adalah penggunaan verb dalam bentuk pertama atau to be disertai verb-ing. Untuk penggunaan kalimat positif dalam present tense, pastikan bahwa ciri khas tersebut sudah dipenuhi dan tidak terdapat kata negatif di dalamnya.

Kalimat positif dalam bentuk present tense bisa dilihat dalam contoh-contoh berikut:

  • Diana likes to paint, especially painting the scenery. She often goes to park in the evening to paint the scenery there. (Diana suka melukis, terutama melukis pemandangan. Dia sering pergi ke taman di sore hari untuk melukis pemandangan disana.)
  • Ardi: I need more time to finish the Mathematics homework that due tomorrow. (Aku butuh waktu lebih untuk menyelesaikan PR Matematika yang harus dikumpulkan besok)

Bayu: Me too. I think we must ask to Mr. Joko to give us an additional time. (Aku juga. Aku pikir kita harus meminta pada Pak Joko agar memberikan kita tambahan waktu.)

  • Maria: Diana, do you see Bagas? I must return his English book now because he needs (Diana, apakah kamu lihat Bagas? Aku harus mengembalikan buku Bahasa Inggrisnya sekarang karena dia membutuhkannya.)

Diana: He is still in the class now, it is his cleaning duty today. (Dia masih di kelas sekarang, hari ini gilirannya piket kelas.)

Kalimat Positif dalam Past Tense

Dalam kalimat berbentuk past tense, penggunaan verb di dalamnya adalah verb 2 atau bentuk kedua yang menandai sesuatu terjadi di masa lampau. Jadi ketika menggunakan kalimat positif dalam past tense, gunakan verb 2 dan tak lupa pastikan tidak terdapat kata negatif di dalamnya.

Kalimat positif dalam bentuk past tense bisa dilihat dalam contoh-contoh berikut:

  • Last year, Bagas went traveling to Ubud and spent two weeks there. He visited the art museums, watched Balinese traditional dance show, and learned how to make traditional craft. He also met other tourists from all over the world, such as United States, England, France, etc. (Tahun lalu, Bagas pergi liburan ke Ubud dan menghabiskan waktu dua minggu disana. Dia mengunjungi museum-museum seni, menonton pertunjukan tari tradisional Bali, dan mempelajari cara membuat kerajinan tangan tradisional. Dia juga bertemu dengan turis-turis lain dari berbagai daerah di dunia, seperti Amerika, Inggris, Prancis, dan lain-lain.)
  • Rini: You know, yesterday I saw Mika and Rio in the movie theater. They watched a romantic movie together, then went to a France restaurant. (Tahu nggak, kemarin aku lihat Mika dan Rio di bioskop. Mereka menonton film romantis bersama, lalu pergi ke restoran Prancis.)

Sophie: Wah, so the rumors were true. People said that Mika and Rio were already going out for awhile. (Wah, jadi gosipnya memang benar. Orang-orang bilang kalau mereka sudah cukup lama pacaran.)

  • Kanna: Reza, did you take Statistics course last semester? How was it? (Reza, apakah kamu mengambil mata kuliah Statistika semester kemarin? Bagaimana mata kuliah itu?)

Reza: Yes, I took that course last semester. It was a hard course and there were so many assigments, but it was doable. (Iya, aku mengambil mata kuliah itu semester kemarin. Itu adalah mata kuliah yang sulit dan banyak tugas, tapi itu masih bisa dijalankan kok.)

Kalimat Positif dalam Future Tense

Yang menjadi ciri utama dari future tense adalah penggunaan kata will atau shall (akan) dan menambahkan infinitive verb (kata kerja dasar). Kalimat berbentuk future tense juga bisa menggunakan frasa going to dengan tambahan to be di depannya dan infinitive verb di belakangnya.

Kalimat positif dalam bentuk future tense bisa dilihat dalam contoh-contoh berikut:

  • Ani will take a semester off starting next month, because her family’s financial is in bad state now. She will also do a part time job at a fast-food restaurant near her home to help her family. (Ani akan mengambil cuti satu semester mulai bulan depan, karena keadaan keuangan keluarganya buruk sekarang. Dia juga akan melakukan pekerjaan sambilan di sebuah restauran cepat saji dekat rumahnya untuk membantu keluarganya.)
  • Mika: My class will give a farewell gift to Mrs. Suzanna because she will move to another city next semester. (Kelasku akan memberikan hadiah perpisahan ke Ibu Suzanna karena dia akan pindah ke kota lain semester depan.)

Rio: Really? My class will give a farewell gift to Mrs. Suzanna, too. (Benarkah? Kelasku juga akan memberi hadiah perpisahan ke Bu Suzanna juga.)

  • Bagus: Manda, do you have plans for this weekend? (Manda, apakah kamu punya rencana akhir pekan ini?)

Manda: Yes, I am going to watch a new release movie with Mika and Diana in the movie theater. (Iya, aku akan menonton film terbaru dengan Mika dan Diana di bioskop.)

Penggunaan Kalimat Negatif

Sama halnya seperti kalimat positif, kalimat negatif juga akan dijelaskan dalam bentuk kalimat present, past, dan future tense. Seperti yang sudah diulas sebelumnya, yang akan membedakan kalimat negatif dari kalimat positif adalah penggunaan kata negatif (not) di dalanmnya.

Kalimat Negatif dalam Present Tense

Untuk penggunaan kalimat negatif dalam present tense, pastikan bahwa kalimat tersebut menggunakan verb 1 atau verb-ing dan disertai dengan kata negatif di dalamnya. Kalimat negatif dalam bentuk present tense bisa dilihat dalam contoh-contoh berikut:

  • Dewi is not a high school student, but she is also not a college student. Dewi graduated from high school last year and still look for the right path for her life. (Dewi bukan seorang siswa SMA, tapi dia juga bukan seorang mahasiswa. Dewi lulus dari SMA tahun lalu dan masih mencari jalan yang tepat untuk hidupnya.)
  • Nana: I don’t like the fact that Mr. Bambang always gives homework everyday. (Aku tidak suka kenyataan bahwa Pak Bambang selalu memberi PR setiap hari.)

Kiki: Me too. I also don’t like the way he plays favor to some students, the rich ones. (Aku juga. Aku juga nggak suka dia yang pilih kasih ke beberapa siswa, mereka yang kaya.)

  • Ratna: Do you think Kanna will like the dish, Ben? (Menurutmu, Kanna akan suka makanannya?)

Ben: I don’t think so. Kanna doesn’t like any vegetables, without exception. (Aku rasa tidak. Kanna tidak suka semua sayuran, tanpa terkecuali.)

Kalimat Negatif dalam Past Tense

Dalam kalimat negatif berbentuk, gunakan verb 2 dan tak lupa pastikan terdapat kata negatif di dalamnya. Kalimat negatif dalam bentuk past tense bisa dilihat dalam contoh-contoh berikut:

  • Because he was lazy and didn’t study seriously, he didn’t pass the national exam last month. Not only that, he also didn’t pass the college entrance exam yesterday. (Karena dia malas dan tidak belajar dengan serius, dia tidak lulus ujian nasional bulan kemarin. Bukan hanya itu, dia juga tidak lolos ujian masuk perguruan tinggi kemarin.)
  • Riri: Ajeng said that she was not in the class yesterday, so she didn’t know about the incident. (Ajeng bilang kalau dia tidak ada di kelas kemarin, jadi dia tidak tahu soal insiden itu.)

Tia: Really? Rizky also said that he was not there. I think there were not many people in the class when it happened. (Benarkah? Rizky juga bilang kalau dia tidak disana. Aku pikir tidak banyak orang di kelas saat itu terjadi.)

  • Tria: Ben, did Ratna pass by here recently? (Ben, apakah Ratna lewat sini baru-baru ini?)

Ben: No, she did not. Ratna didn’t like walk through this way, by the way. (Tidak. Ratna tidak suka lewat jalan ini, ngomong-ngomong.)

Kalimat Negatif dalam Future Tense

Untuk memahami kalimat negatif dalam bentuk future tense, pastikan ada kata will, shall, atau frasa going to di dalamnya. Kalimat negatif dalam bentuk future tense bisa dilihat dalam contoh-contoh berikut:

  • Nina: Jenny said that she won’t overlook that cheating incident, so all of the student who cheated during exam will be punished. (Bu Jenny bilang kalau dia tidak akan membiarkan kejadian pencontekan itu, jadi semua siswa yang mencontek selama ujian akan dihukum.)

Bagus: That’s a good thing. If Mrs. Jenny lets it pass, those students will not reflect on their wrong behaviour. (Itu hal yang bagus. Kalau Bu Jenny membiarkan hal itu, murid-murid itu tidak akan menyadari kesalahan mereka.)

  • Budi: I am not going to give my report to them or let them copy it. How about you, Trio? (Aku tidak akan memberikan laporanku ke mereka atau membiarkan mereka menyalinnya. Bagaimana kalau kamu, Trio?)

Trio: Yes, me too. I am not going to hand over my report or other assignments to them. (Ya, aku juga. Aku tidak akan menyerahkan laporanku atau tugas-tugas yang lain ke mereka.)

Demikianlah pembahasan mengenai kalimat positif dan negatif serta contoh-contohnya dalam penggunaan Bahasa Inggris. Semoga informasi ini bermanfaat!

 

Kalimat atau Frasa yang Sering Digunakan di Rumah Sakit/Klinik Dokter
Contoh Kalimat Apologizing
Contoh Kalimat Thanking
Pertanyaan atau Kalimat yang Sering Diucapkan ketika Menanyakan Arah
Pertanyaan atau Kalimat yang Sering Diucapkan di Tempat Hiburan Malam
Frasa Bahasa Inggris dalam Menyampaikan Pendapat
Kata, Kalimat, atau Ungkapan Bahasa Inggris untuk Mengekspresikan Selamat Tinggal
Penggunaan Gerund dalam Kalimat Bahasa Inggris
Frasa/Kalimat dalam Percakapan di Kelas
Frasa/Kalimat yang Digunakan dalam Rapat Bisnis