sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Penggunaan Apostrophe dalam Kata Ganti Benda Kepemilikan

Ya, sesuai dengan judulnya, dalam artikel kali ini kita masih akan membahas seputar apostrophe dan keterkaitannya dengan kata ganti benda kepemilikan atau possessive pronouns.

Jika sebelumnya kita sudah membahas beberapa jenis tanda baca dalam tulisan bahasa Inggris akademik, termasuk apostrophe, maka kali ini yang dibahas adalah kapan apostrophe perlu digunakan dan tidak.

Pada jenis-jenis kata ganti benda kepemilikan yang umum ditemukan dalam bahasa Inggris, apostrophe tidak digunakan untuk menunjukkan kepemilikan. Yang seringkali terjadi adalah kata ganti benda ini berubah.

Baik itu cara membacanya, struktur kata, hingga detil lainnya saat berubah menjadi bentuk possessive. Di bawah ini adalah 8 pronouns yang paling umum digunakan dalam bahasa Inggris, lengkap dengan bentuk kepemilikannya:

PRONOUN POSSESSIVE FORM
ME MY/ MINE
YOU YOUR/ YOURS
HIM HIS
HER HER/ HERS
IT ITS
US OUR/ OURS
THEM THEIR/ THEIRS
WHO WHOSE

Perhatikan tabel di atas. Beberapa kata ganti kepemilikan memiliki 2 bentuk. Mengapa demikian? Karena khusus untuk pronoun “me”, “you”, “her”, “us”, dan “them”, bentuk kepemilikannya berubah tergantung pada posisinya dalam sebuah kalimat.

“My” atau “mine” adalah bentuk irregular. Namun untuk kata ganti benda lainnya, jika kata kepemilikannya tidak diikuti dengan kata objek yang dimiliki, perlu ditambahkan huruf “s”.

Namun jika diikuti dengan objek, maka tidak perlu ditambahkan huruf “s”. Agar lebih mudah dipahami, mari kita mulai saja melihat contoh berikut ini. Dengan sering melihat contoh, maka secara natural kamu akan tahu kapan dan bagaimana sebuah kata perlu ditempatkan.

Untuk contoh di bawah ini, objek yang dimiliki akan ditulis digarisbawahi, sementara kata ganti kepemilikannya dicetak tebal.

  • ME

That’s my
(karena bentuk kepemilikan dari “me” diikuti dengan objek berupa “dog”, maka tertulis “my”)

That dog is mine.
(kata benda yang dimiliki yaitu “dog” tidak muncul setelah kata ganti benda kepemilikan, maka yang digunakan adalah “mine”)

  • YOU

Is this your car?

(kata ganti kepemilikannya diikuti objek yang dimiliki, yaitu “car”. Jadi tidak perlu diberi “S” di bagian akhir)

Is this car yours?

(dalam kalimat yang mirip dengan contoh di atasnya ini, kata ganti kepemilikan muncul setelah kata benda “car” sehingga perlu diberi tambahan huruf “s”)

  • HER

We can’t hold the party at my house; ask Jennifer if it’s OK to hold the party at her house.

(kata “her” muncul sebelum objek, yaitu “house” sehingga tidak perlu diberi tambahan huruf “s”)

We can’t hold the party at my house; ask Jennifer we can hold the party at hers.”

(kata “hers” digunakan karena dalam kalimat tersebut tidak ada kata benda yang muncul setelah kata ganti kepemilikan. Rumah Jennifer yang dimaksud dalam kalimat tersebut tidak disebutkan secara langsung, hanya tersirat)

  • US

There is our backyard.”

(kata pronoun “our” diikuti dengan “backyard” yang merupakan kata benda kepemilikan sehingga tidak perlu ditambahkan huruf “s”.

That backyard is ours.

(kata “ours” muncul di bagian akhir kalimat tanpa diikuti kata benda yang dimiliki sehingga perlu diberi tambahan huruf “s”)

  • THEM

I don’t want to interrupt their meeting.”

(kata “their” digunakan tanpa tambahan huruf “s” karena muncul sebelum kata benda yang dimiliki, yaitu “meeting”)

I don’t want to interrupt a meeting of theirs.

(kata “theirs” diberi tambahan huruf “s” karena tidak diikuti kata benda yang dimiliki. Lebih dalam bentuk kata benda yaitu “meeting of theirs”)

Aturan dalam Apostrophes

Sementara untuk penggunaan apostrophes, tanda baca ini digunakan untuk menunjukkan beberapa huruf yang ditiadakan dalam sebuah kata atau frasa. Hal ini pernah kita bahas dalam artikel sebelumnya, dan ini adalah aturan yang perlu kamu ketahui:

  • Mengindikasikan Kepemilikan Benda Tunggal

Untuk menunjukkan kepemilikan, tanda baca apostrophe digunakan di bagian akhir kata benda tunggal.

Contohnya adalah sebagai berikut:

You are reading one of David’s blog posts.(David seharusnya tidak diikuti dengan ‘s namun untuk mengindikasikan kepemilikan, maka diberi apostrophe dan huruf “s”)

“The moon’s light is really just a reflection of the light from the sun.”
(kata “moon” biasanya tidak diberi tambahan huruf “s”, namun dalam kalimat tersebut diberi apostrophe dan “s” untuk menunjukkan “light” yang dimiliki “moon”)

  • Mengindikasikan Kepemilikan Benda Jamak

Sama halnya dengan di atas, kata benda jamak juga bisa diberi apostrophe dan tambahan huruf “s” jika digunakan untuk mengindikasikan kepemilikan.

Contohnya:

Seuss is a famous American children’s book author.

(kata “children” adalah bentuk jamak dari “child”. Untuk mengindikasikan bahwa “book” dimiliki oleh “children”, maka digunakan apostrophe dan huruf “s”)

The shape, size, and length of cacti’s needles vary depending on the species of cactus.

(“Cacti” adalah bentuk irregular dan jamak dari kata benda “cactus”. Untuk menunjukkan bahwa ada lebih dari 1 kaktus, digunakan apostrophe dan huruf “s” seperti contoh di atas)

Aturan penggunaan apostrophe dan possessive form telah dijabarkan di atas. Ada banyak perkecualian lain yang perlu kamu perhatikan, seperti saat kata kepemilikannya berakhiran dengan huruf “s”, maka hanya perlu diberi tanda baca apostrophe tanpa huruf “s” lagi.

Kata ganti kepemilikan dan beberapa aturannya juga punya aturan yang berbeda-beda saat diterapkan dalam sebuah kalimat. Untuk mempermudah kamu dalam memahami aturan-aturan yang ada dalam bahasa Inggris, banyak-banyaklah berlatih dan mengasah pemahaman sehingga kamu bisa menjadikannya bekal saat mengerjakan tes TOEFL nanti.

Artikel Lainnya

Pertajam Kreativitas Lewat Kemampuan Parafrase
Tanda Baca Ellipsis dan Asterisk dalam Bahasa Inggris
Penggunaan Apostrophe dalam Kata Ganti Benda Kepemilikan
Berbagai Tanda Baca dalam Penulisan Bahasa Inggris Akademik
Tip TOEFL: Berapa Lama Masa Berlaku Skor TOEFL?
Tip TOEFL: Apakah Belajar TOEFL Bermanfaat di Kehidupan Nyata?
Tip TOEFL: Supaya Tidak Kehabisan Waktu saat Kerjakan Tes TOEFL
Tip TOEFL: Berapa Lama Waktu untuk Belajar TOEFL?
Tip TOEFL: Tip Taklukan TOEFL bagi Kamu yang Dari Indonesia
Tip TOEFL: Ketika Sistem Sebuah Negara Mempengaruhi Skor TOEFL

 

Listening TOEFL: Yang Dilakukan Saat Luput Pahami Kata dalam Listening
Writing: 15 Latihan Soal Independent Essay dalam Writing
Contoh Soal Listening TOEFL: Monolog Panjang
Tip TOEFL: Pentingnya “Reading Out Loud”
Tip TOEFL: Mungkinkah Kita “Berbohong” dalam Tes TOEFL?
Belajar Reading TOEFL: Cara Gampang Jawab Reading Tes TOEFL
Writing TOEFL: Mencari Ide Menulis
Latihan Tes TOEFL Lewat Video Games (PART 2)
Soal Listening TOEFL: Pertanyaan Menjebak Attitude Questions
Belajar Tes Reading TOEFL: Detail Questions


 
Belajar Logika dalam Materi Speaking “Implicit Memory” (PART 2)
Belajar Logika dalam Materi Speaking “Implicit Memory” (PART 1)
Contoh Revisi TOEFL Integrated Speaking (PART 2)
Contoh Revisi TOEFL Integrated Speaking (PART 1)
Latihan Tes TOEFL Lewat Video Games (PART 1)
Contoh Soal TOEFL Structure & Written Expression: Seni
Contoh Soal TOEFL Structure & Written Expression: Mengenal Negara-negara
Contoh Soal TOEFL Structure & Written Expression: Sosok Penting
Contoh Soal TOEFL Structure & Written Expression: Health
Contoh Soal TOEFL Structure & Written Expression: Petakan Isu Formal