sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Penggunaan I vs Me

Membuat kalimat sederhana dalam Bahasa Inggris tidak sama dengan Bahasa Indonesia. Kata ganti orang seperti saya, kamu, mereka berbeda-beda tergantung posisi dalam kalimat. Dalam Bahasa Inggris, kata ganti orang dikenal dengan instilah “pronoun”.

Untuk kata saya saja, dalam Bahasa Inggris bisa berbeda-beda sesuai dengan posisinya dalam sebuah kalimat. I dan Me sama-sama berarti saya dan kedua kata tersebut memiliki pemakaian yang berbeda. Lalu, bagaimana membedakannya? Ikuti ulasan singkatnya berikut ini.

Perbedaan I dan Me

Tata Bahasa Inggris memiliki subjek dan objek yang berbeda, walau menggantikan orang yang sama. Jadi kita perlu memperhatikan susunan kalimat dan penggunaan kata yang akan dipakai sebagai subjek, predikat maupun objeknya.

  1. Format Kalimat

Kata “I” bertindak sebagai subjek sementara kata “me” bertindak sebagai objek. Posisi kata “I” berada diawal kalimat sementara kata
me” berada di akhiran kalimat. Diantara keduanya ada predikat atau kata kerja (verb).

    • I missed you (saya kangen kamu)
    • You missed me (kamu kangen saya)

Perhatikan pemakaian kedua kata tersebut pada kalimat sederhana di atas. Demikianlah format penggunaannya untuk kalimat yang belum diberikan kata keterangan atau tambahan.

Subject + Predikat + Object

I + verb/adjective + object atau subject + verb/adjective + me

  1. Penggunaan

Kata “I” digunakan saat ingin mengatakan bahwa seseorang melakukan sesuatu. Sementara “me” Objek pronoun yang dipakai saat kalimat ditekankan pada seseorang melakukan sesuatu pada orang lain.

  1. Dua Subjek dan dua objek

Dalam kalimat juga ada pemakaian dua pronoun sebagai subject maupun object. Hal ini berarti ada dua orang yang melakukan sesuatu atau ada dua orang yang mendapatkan perlakuan dari subjek. Berikut contohnya.

    • Father and I are in the Hospital (Ayah dan saya sedang ada di Rumah Sakit)
    • The teacher give me and my brother a letter (guru memberikan saya dan adik saya surat)
    • My family and I went to Japan last week (keluarga saya dan saya pergi ke Jepang minggu lalu)
    • My cat and I have lots of fun in our room (kucing saya dan saya bersenang-senang cukup dikamar saja)
    • The police take me and my family to the police station (Polisi membawa saya dan keluarga saya ke kantor polisi)

Walau ada dua subjek dalam satu kalimat, aturan penggunaan kata “I” dan “me” tetap sama dengan pemakaiannya secara terpisah. Hal ini juga berlaku untuk kata “me”.

Kata I sebagai Subject Pronoun

Ketika seseorang membicarakan dirinya sendiri maka kata “I” kerap digunakan. Hal ini dikarenakan “I” adalah subjek yang melakukan berbagai kegiatan. Dialah yang melakukan aksi baik pada objek tertentu maupun kegiatan.

  • I want to talk to the Manager (saya ingin berbicara dengan manager)
  • I like chicken with fried rice (saya suka ayam dengan nasi goreng)
  • There is so much that I want to say (ada banyak hal yang ingin saya katakan)
  • I am angry at you (saya marah padamu)
  • Last night, I went to Hongkong (Malam kemarin, saya pergi ke Hongkong)
  • I think the movie is boring (saya fikir filmnya membosankan)

Kata “me” Sebagai Object Pronoun

Objek pronoun menerima perilaku yang dilakukan oleh subjek. Selain kata kerja, bisa juga diikuti oleh advective dan adverb bila kalimat semakin panjang dan kompleks. Kedudukan untuk menerima tindakan biasanya ditempatkan pada akhir kalimat.

  • You can talk to me about anything (kamu dapat berbicara kepadaku tentang apa saja)
  • There is nothing that you can say to me (tidak ada lagi yang kamu bisa katakan padaku)
  • Father take me to the Zoo (ayah membawaku ke Kebun Binatang)
  • I cant believe, you bring me flowers (saya tidak percaya kalau kamu membawakan saya bunga)
  • My mother is upset at me for skipping school (Ibu saya sedang kesal padaku karena saya bolos sekolah)
  • Today is a big day for me (hari ini adalah hari penting bagi saya)

Membedakan Penggunaan “I” atau “me”

Lalu bagaimana cara mudah untuk membedakan pemakaian kedua kata tersebut? Anda dapat coba dengan mengikuti beberapa tips berikut di bawah ini.

  1. Ingat Format

Karena kata “I” atau “me” adalah kata ganti orang, maka coba gingat dengan format kalimat. Karena susuna kalimat dengan bahasa apapun, umumnya menempatkan adanya subjek dan objek.

  1. Kalimat Dasar

Bila bingung dengan penempatan antara kedua kata ganti saya tersebut, maka kamu bisa menghilangkan tambahan kata dan mencari susunan kalimat dasarnya. Dengan demikian akan lebih mudah untuk dapat mengetahui mana kata yang paling pas dipakai.

Last night in the office, the manager gave me and Thomas a long lecture (kemarin malam dikantor, manajer memberikan saya dan Thomas pidato panjang). Fokuskan pada kalimat dasarnya saja.

The manager gave me a long lecture (manager memberi saya pidato panjang)

  1. Hilangkan Pronoun Lainnya

Kalimat rumit dan panjang tentu akan membuat semakin sulit untuk menentukan pemakaian pronoun. Coba untuk menghilangkan pronoun lain agar bentuk dasar dari kelimat dapat terlihat.

Martha, Josh and I had dinner already (Martha, Josh dan I sudah makan malam)

Hilangkan kata Martha dan Josh agar semakin jelas harus memakai kata ganti saya yang mana. Kalimat jadinya seperti ini.

I had dinner already (saya sudah makan malam)

Jadi, sudah jekas bukan? Kapan kata “I” harus dipakai dan kapan kata “me” perlu ditambahkan pada sebuah kalimat. Perhatikan pemakaiannya dan gunakan kedua pronoun (kata ganti) tersebut sesuai dengan posisi dan penempatannya.

 

Penggunaan Kata ‘Thought’
Penggunaan Whom
Penggunaan Might
Penggunaan ‘at’, ‘in’, ‘on’
Penggunaan Kata “At”
Penggunaan I vs Me
Penggunaan Nevertheless
Penggunaan “In Terms Of”
Penggunaan Shall vs Will
Perbedaan Penggunaan Sick, Ill, Hurt, Pain, dan Ache