sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Penggunaan “Where Do You Live?”

Kita tentu sering mendengar pertanyaan “Where do you live?” dalam berbagai konteks Bahasa Inggris. Pembahasan kali ini akan mengulas mengenai penggunaan where do you live serta cara menjawabnya dengan baik.

Langsung saja simak pembahasannya dibawah ini, ya!

Penggunaan “Where Do You Live?”

Kalimat “Where do you live?” dalam Bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai pertanyaan: Dimana kamu tinggal? Atau bisa juga dimaknai sebagai pertanyaan: Dimana tempat tinggalmu?

Pertanyaan ini biasanya diajukan saat kita berkenalan dengan orang baru, yang mana ingin saling mengetahui satu sama lain lebih lanjut. Selain itu, pertanyaan ini juga bisa diajukan kepada teman lama yang baru bertemu kembali.

Bagaimanapun konteksnya, yang jelas “Where do you live?” digunakan saat kita ingin mengetahui dimana tempat tinggal seseorang. Untuk menjawab pertanyaan ini, kita bisa memberikan jawaban secara umum maupun spesifik.

Jawaban yang umum diberikan adalah menyebutkan nama kota tempat kita tinggal. Misalnya di kota Jakarta, Bandung, Bekasi, dan seterusnya. Untuk jawaban yang lebih spesifik, kita bisa menyebutkan nama jalan dimana rumah kita berada. Kita juga bisa memberikan jawaban dengan patokan tertentu dekat tempat tinggal.

Pertanyaan “Where do you live?” memang cenderung general, sehingga jawaban yang diberikan pun dapat lebih luas. Tidak ada batasan apakah kita hanya ingin menjawab kota tempat tinggal saja, atau memberikan jawaban lebih lengkap. Jawaban yang diberikan juga bisa disesuaikan dengan konteks pertanyaan dan situasi yang terjadi.

Contoh Penggunaan “Where Do You Live?”

Agar lebih memahami penggunaan “Where do you live?”, berikut contoh penggunaannya dalam Bahasa Inggris. Contoh-contoh ini diberikan dalam bentuk percakapan supaya konteks situasi yang terjadi lebih dapat dipahami dengan baik.

Langsung saja simak contoh-contoh berikut ini, ya!

  • Hanna: Nice to meet you. I’m Hanna. What’s your name? (Senang bertemu denganmu. Aku Hanna. Siapa namamu?)

Jessi: I’m Jessi. Nice to meet you too, Hanna. It’s nice to get a new friend. (Aku Jessi. Senang bertemu denganmu juga, Hanna. Senang rasanya dapat teman baru)

Hanna: That’s what this event about, right? By the way, where do you live, Jessi? (Inilah kelebihan acara ini, kan? Ngomong-ngomong, kamu tinggal dimana, Jessi?)

Jessi: I live in Bogor, Hanna. (Aku tinggal di Bogor, Hanna)

Hanna: Wow, it’s pretty far from here. Aren’t you tired coming from Bogor? (Wah, lumayan jauh dari sini, ya. Apa kamu nggak capek datang dari Bogor?)

Jessi: That’s right, but it’s doable. And how about you, Hanna? Where do you live? (Iya, tapi masih bisa dijalanin kok. Kalau kamu, Hanna? Kamu tinggal dimana?)

Hanna: I live not far from this place. Here is Block 5, and my house at Block 7. (Aku tinggal nggak jauh kok dari tempat ini. Ini kan blok 5, dan rumahku di blok 7)

  • Gerry: Hi, Ian! Long time no see! How are you? (Hai, Ian! Lama nggak ketemu! Apa kabar kamu?)

Ian: Long time no see, Gerry! I’m good, how about you? (Lama nggak ketemu, Gerry! Aku baik, gimana kamu?)

Gerry: I’m good too. How long since the last time we met? Maybe five years? (Kabarku juga baik. Berapa lama sejak terakhir kita ketemu, ya? Mungkin lima tahun?)

Ian: Six years exactly, Gerry. The last time was our graduation day, right? (Enam tahun tepatnya, Gerry. Terakhir kali pas wisuda, kan?)

Gerry: You’re right! That was long time ago. So where do you live now, Ian? (Kamu benar! Itu lama banget. Jadi kamu tinggal dimana sekarang, Ian?)

Ian: I live in Jakarta now, Gerry. How about you? Do you still live in Bandung? (Aku tinggal di Jakarta sekarang, Gerry. Gimana kamu? Apa kamu masih tinggal di Bandung?)

Gerry: No, it’s been two years since I’m living in Surabaya. I got a job there. (Enggak, udah dua tahun aku tinggal di Surabaya. Aku dapat kerja disana)

Ian: Surabaya? Wow, I’ve been wanting to visit that city since long time ago. (Surabaya? Wah, aku dari dulu pengen banget main ke kota itu)

Gerry: Really? You should come over to my home when you visit Surabaya. (Beneran? Kamu harus main ke rumahku kalau ke Surabaya)

Ian: Of course, Gerry. Let’s keep in touch, okay? (Pastilah, Gerry. Tetap kontakan, ya?)

  • Dina: Farah, I heard that you’re from Mekarsari village. Is that true? (Farah, aku dengar kamu dari Desa Mekarsari. Apa itu benar?)

Farah: Yes. That’s true, Dina. Why are you asking about it? (Iya. Itu benar, Dina. Emang kenapa kamu tanya itu?)

Dina: Oh my God, really? I’m from Mekarsari village too! Where do you live, Farah? (Ya ampun, beneran? Aku dari Desa Mekarsari juga! Kamu tinggal di sebelah mana, Farah?)

Farah: Really? I live near the village hall, the one with red roof. Do you know it? (Beneran? Aku tinggal dekat balai desa, rumah yang atapnya merah. Kamu tahu, nggak?)

Dina: Of course, I know that house! I often walk pass through your house, then! (Tentu aja aku tahu rumah itu! Aku sering lewat depan rumah kamu, dong!)

Farah: Wow, that’s a good coincidence! And where do you live, Dina? (Wah, kebetulan yang bagus banget! Kalau kamu tinggal di sebelah mana, Dina?)

Dina: My house is near the village library, the one with orange gate. Do you ever see it? (Rumahku dekat perpustakaan desa, yang pagarnya oranye. Kamu pernah lihat, nggak?)

Farah: Of course, Dina! It’s the only house with orange gate in the village. (Tentu aja, Dina! Itu satu-satunya rumah di desa yang pagarnya oranye)

Demikianlah pembahasan mengenai penggunaan “Where do you live?” beserta contohnya dalam percakapan Bahasa Inggris. Semoga informasi ini bermanfaat!

 

Perbedaan “Life” dan “Live”
Pertanyaan 5W1H dalam Bahasa Inggris
Membuat Kalimat Tanya dengan Menggunakan What, Which, When, dan Where
Perbedaan: Life, Live, Lives, dan Living
Penggunaan “Where Do You Live?”
Perbedaan Kata Life vs Live