sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Perbedaan “Alright” vs “All Right”

Kata “alright”  (satu kata) dan “all right” (dua kata) adalah kata-kata dalam bahasa Inggris yang cukup membingungkan bagi banyak orang, terutama English learners. Tidak mengherankan jika kita menganggap keduanya sama saja. Itu karena spelling atau ejaan keduanya cukup mirip. Terlebih lagi, pronunciation atau cara pelafalan keduanya sama. Lantas, yang mana kah di antara keduanya yang lebih pantas digunakan dalam percakapan atau tulisan? Apakah keduanya bisa digunakan?

Artikel ini akan membahas perbedaan tentang “alright” dan “all right” dan cara penggunaannya. Semoga setelah membaca artikel ini, kita semua tidak akan kebingungan lagi untuk memilih “alright” atau “all right” ketika akan menggunakannya.

Alright

Jika kita mencari kata “alright” dalam kamus bahasa Inggris dan tidak menemukannya, jangan panik dan bingung. Itu karena kata “alright” adalah variasi tidak standar dari “all right”. Dengan kata lain, “alright” secara umum dianggap sebagai ejaan salah dari kata “all right”. Contoh:

  • Salah: Everything is alright. (Semuanya baik-baik saja)
  • Benar: Everything is all right. (Semuanya baik-baik saja)

Apakah kita boleh menggunakannya?

Dalam konteks kasual atau tidak formal, misalnya saja seperti dalam note atau pesan yang diperuntukkan untuk teman, kita boleh menggunakan “alright”. Akan tetapi dalam konteks formal, seperti dalam surat resmi, tulisan akademis, buku, dsb, kita harus menghindari penggunaan kata “alright”.

Terdapat dua alasan mengapa sebaiknya kita tidak menggunakan kata “all right”. Alasan pertama adalah kata “alright” dianggap sebagai kata non-standard yang penggunaannya dilarang oleh berbagai macam panduan gaya penulisan, seperti Chicago Manual Style dan APA (American Psychological Association). Tidak hanya itu, “alright” tidak terdaftar dalam kamus bahasa Inggris atau terdaftar sebagai kata yang salah dan non-standard.

Alasan kedua adalah kata “alright” dalam konteks tertentu bisa mengubah arti dari kalimat. Contoh:

Jane’s answers on the biology quiz were alright.

Jika kita ingin mengatakan bahwa jawaban Jane pada ulangan biologi benar semua, dan kita menyampaikannya dengan menggunakan kalimat di atas, kemungkinan besar orang akan menyalah artikan perkataan kita tersebut. Itu karena kalimat di atas menjelaskan bahwa jawaban Jane pada ulangan biologi itu bagus dan bisa diterima namun bisa lebih baik. Bukan menjelaskan bahwa jawaban Jane benar semua.

Sekarang mari kita bandingkan dengan kalimat berikut ini:

Jane’s answers on the biology quiz were all right.

Dengan menggunakan kata “all right” alih-alih “alright” pada kalimatnya, kalimat tersebut menjelaskan bahwa jawaban Jane pada ulangan biologi benar semua. Kalimat tersebut juga bisa berarti bahwa Jane juga menjawabnya dengan bagus dan bisa diterima. Penjelasan lain memang dibutuhkan untuk menjawab keambiguan arti ini, tetapi setidaknya kalimat tersebut akan dianggap benar karena “all right” adalah kata standar yang secara umum diterima.

Bahasa adalah hal yang mengalir seperti air. Sekarang penggunaan “alright” memang dianggap salah secara tata bahasa dan aturan yang berlaku. Namun, di masa depan tidak menutup kemungkinan bahwa kata ini akan menjadi kata standar yang penggunaannya bisa diterima dalam berbagai konteks. Sampai menunggu waktu itu tiba, untuk sekarang, sebaiknya kita memakai kata “all right” dahulu saja.

All right

“All right” terdiri dari lebih dari satu kata. Oleh karena itu, “all right” disebut sebagai frasa. Frasa ini bisa berfungsi sebagai adjective (kata sifat) atau adverb (kata keterangan).

“All right” bisa memiliki beberapa arti. Di antaranya, yakni:

  • Safe (aman)
  • Well (baik)
  • Good (baik)
  • Acceptable (bisa diterima)
  • In a satisfactory way (dengan cara yang memuaskan)
  • In proper or satisfactory condition (dalam kondisi pantas atau memuaskan)
  • Adequately (cukup)

Selain itu, “all right” juga merupakan exclamation (kata seru) yang berarti “ya”, “baik”, “baiklah”, atau “oke”.

Berikut adalah contoh “all right” sebagai kata sifat:

  • The mechanic checked the car engine to find out if it was all right. (Montir memeriksa mesin mobil untuk mengetahui apakah itu baik-baik saja)
  • Everything he has done to you is all right. (Semua yang telah ia lakukan kepadamu bisa diterima)
  • Everything was all right until she came. (Semuanya baik-baik sama sampai dia datang)
  • Luna was so grateful knowing that her parents were all right and safe. (Luna sangat bersyukur mengetahui bahwa orangtuanya baik-baik saja dan selamat)
  • My new work partner is an all right guy. (Rekan kerja saya yang baru adalah pria yang menyenangkan)
  • The meeting was cancelled today which was all right by me. (Rapatnya dibatalkan hari ini yang mana tidak apa-apa bagi saya)

Berikut adalah contoh “all right” sebagai kata keterangan:

  • You are doing all right. Keep it going! (Kamu melakukannya dengan baik. Lanjutkan!)
  • They get on all right. (Mereka baik-baik saja)
  • Surprisingly, Bob does all right in school. (Tidak disangka, Bob sekolah dengan baik)
  • Last night’s party went all right. (Pesta malam tadi berjalan dengan lancar)
  • I am just happy that the business is going all right. (Saya hanya senang karena bisnis berjalan dengan lancar)

Contoh percakapan dengan menggunakan “all right” sebagai exclamation:

A: How can I help you, sir? (Ada yang bisa saya bantu, Pak?)

B: I’d like two chocolate donuts, please. (Saya ingin beli dua donat cokelat)

A: Sure, anything else? (Tentu saja, ada lagi?)

B: No, that would be all. (Tidak, itu saja)

A: All right, that would be $12, please. (Baiklah, semuanya jadi $12)

 

Clauses: Independent Clause dan Dependent Clause
Perbedaan Bahasa Inggris Britis (UK) dan Amerika (US)
Perbedaan Cap dan Hat dalam Bahasa Inggris
Perbedaan Penggunaan Its vs It’s
Grammar: Apa Itu Determiner?
Grammar-Conjunction: Apa itu Correlative Conjunction?
Grammar-Verb: Apa itu Light Verb?
Contoh Penggunaan Was dan Were
Perbedaan Maybe vs Perhaps
Perbedaan Kalimat Imperative Vs Exclamatory