sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Perbedaan “Blessed”, “Grateful”,  & “Thankful”

Banyak kata dalam bahasa Inggris yang merupakan sinonim dari satu sama lainnya, tetapi kata-kata tersebut dalam konteks tertentu tidak bisa saling menggantikan. Itu karena terdapat sedikit perbedaan arti di antara kata-kata tersebut. Contohnya saja kata “blessed”, “grateful”, dan “thankful”. Sekilas, ketiganya sama saja, terlebih lagi kata “grateful” dan “thankful” yang bisa saling menggantikan. Akan tetapi, ketiganya memiliki perbedaan tertentu.

Di bawah ini adalah penjelasan yang akan membantu kita memahami perbedaan “blessed”, “grateful”, dan “thankful”. Mari langsung saja kita lihat penjelasannya:

Blessed

“Blessed” tergolong ke dalam part of speech atau kelas kata adjective (kata sifat) sehingga penggunaannya mengikuti aturan kata sifat dalam bahasa Inggris. Dalam konteks ini, “blessed” berarti “diberkati” atau “terberkati”.

Mari kita lihat beberapa contohnya dalam kalimat berikut ini:

  • We are blessed with good health and happiness. (Kami diberkati dengan kesehatan dan kebahagiaan)
  • He feels blessed for having parents who understand and support him. (Dia merasa diberkati karena memiliki orangtua yang memahami dan mendukungnya)
  • My mother said that we were blessed to be alive and be able to see this wonderful world. (Ibuku bilang bahwa kita diberkati untuk hidup dan bisa melihat dunia yang indah ini)
  • I felt blessed to live in this city with my beloved ones. (Aku merasa diberkati tinggal di kota ini bersama orang-orang terkasihku)
  • Ever since her son died, she has not felt blessed anymore. (Semenjak putranya meninggal, dia tidak merasa diberkati lagi)

Selain itu, “blessed” juga termasuk ke dalam kelas kata verb (kata kerja). “Blessed” adalah bentuk past tense dan past participle dari kata “bless”. Dalam konteks ini, “blessed” artinya adalah “memberkati” atau “merestui”. Berikut adalah contoh penggunaannya dalam kalimat:

  • God has blessed us with life, piece of mind, good health, happiness, family, and friends. (Tuhan telah memberkati kita dengan kehidupan, kedamaian pikiran, kesehatan, kebahagiaan, keluarga, dan teman)
  • Jack eloped with her girlfriend because their parents never blessed their relationship. (Jack kawin lari dengan kekasihnya karena orangtua mereka tidak pernah merestui hubungan mereka)
  • Diana was a lucky young girl. God blessed her with beauty, good companies, and wealth. Poor girl, she passed away too soon. (Diana adalah gadis muda yang beruntung. Tuhan memberkatinya dengan kecantikan, teman yang baik, dan kekayaan. Gadis malang, dia meninggal terlalu cepat)
  • My father blessed my dream to be an astronaut. (Ayahku merestui cita-citaku menjadi astronot)
  • God has blessed that child with beautiful eyes. (Tuhan memberkati anak itu dengan mata yang indah)

Grateful

“Grateful” tergolong ke dalam kelas kata adjective (kata sifat). Untuk itu, penggunaannya sama seperti kata sifat lainnya dalam bahasa Inggris.

Oxford English Dictionary mendefinisikan “grateful” sebagai, “feeling or showing an appreciation for something done or received” (merasakan atau menunjukkan apresiasi atas sesuatu yang dilakukan atau diterima). Dalam bahasa Indonesia, kita mengenal “grateful” sebagai “bersyukur” atau “berterima kasih”. Berikut ini adalah beberapa contoh penggunaannya dalam kalimat:

  • I’m very grateful for everything you’ve done to me. (Aku sangat bersyukur atas apa yang telah kamu lakukan untukku)
  • They are extremely grateful to their teacher for showing them the beauty of togetherness. (Mereka sangat berterima kasih kepada guru mereka karena menunjukkan mereka keindahan kebersamaan)
  • She was so grateful that her sister was safe and sound. (Dia sangat bersyukur bahwa saudarinya selamat)

Thankful

“Thankful” juga termasuk ke dalam adjective (kata sifat). Di dalam Oxford English Dictionary, “thankful” ditulis sebagai, “pleased and relieved” (senang dan lega) dan “expressing gratitude and relief” (mengungkapkan rasa terima kasih dan kelegaan).

“Thankful” diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi “berterima kasih”. Terkadang kata ini juga bisa berarti “bersyukur”. Berikut adalah contoh penggunaannya dalam kalimat:

  • I’m thankful that the football match starts after the school exam. (Aku bersyukur bahwa pertandingan sepak bola dimulai setelah ujian sekolah)
  • We were so thankful to the man who helped us found our lost cat. (Kami sangat berterima kasih kepada pria yang membantu kami menemukan kucing hilang kami)
  • They are so glad and thankful that their father didn’t die. (Mereka sangat senang dan bersyukur bahwa ayah mereka tidak meninggal)

Grateful vs Thankful

Dari penjelasan di atas, kita tahu bahwa kata “grateful” dan “thankful” sama-sama memiliki arti “bersyukur” dan “berterima kasih”. Faktanya, kedua kata ini memang sinonim dari satu sama lainnya. Dengan kata lain, kita bisa menggunakan baik “grateful” maupun “thankful” untuk mendeskripsikan bahwa kita merasa bersyukur atau berterima kasih.

Meskipun demikian, “grateful” dan “thankful” memiliki perbedaan. “Grateful” menyiratkan bahwa seseorang atau sesuatu telah melakukan sesuatu yang berdampak kepada kita. Perasaan “grateful” adalah respon emosional kita terhadap sesuatu yang menghasilkan perbedaan di hidup kita. Kejadian yang membuat “grateful” juga biasanya lebih bertahan lama dan lebih dalam serta melibatkan perasaan kita. Misalnya saja kita merasa “grateful” atas jasa orangtua yang telah membesarkan kita atau merasa “grateful” kepada teman kita yang suportif, dsb.

Sementara itu, “thankful” menyiratkan bahwa kita mengakui dan menghargai sesuatu yang telah dilakukan oleh orang lain kepada kita. “Thankful” cenderung seperti kata “terima kasih” otomatis yang kita ucapkan ketika seseorang membantu kita. Kejadian yang membuat kita merasa “thankful” biasanya hanya bertahan sebentar. Misalnya saja ketika seseorang membukakan pintu untuk kita. Kita berterima kasih kepadanya kemudian melanjutkan hari kita begitu saja tanpa mengingat-ingat kembali jasa orang tersebut yang telah membukakan pintu untuk kita.

 

Penggunaan “Advisor” dan “Adviser”
Perbedaan Hear vs Listen
Apa itu Kalimat Aktif?
Perbedaan Penggunaan Sick, Ill, Hurt, Pain, dan Ache
Grammar-Verb: Apa itu Subjunctive Verb?
Grammar-Conjunction: Apa itu Correlative Conjunction?
Perbedaan Penggunaan Must dan Have To
Sentences: Apa itu Parenthetical Expressions?
Grammar Tenses: Apa itu Future Perfect Tense?
Sentences: Apa itu Imperative Sentence (Kalimat Perintah)?