sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Perbedaan Blooming vs Blossoming vs Booming vs Flowering

Bahasa Inggris kaya akan kata yang memiliki arti serupa dengan kata lainnya. Keserupaan arti ini menjadikan kata tersebut menjadi sinonim dari satu sama lainnya. Meskipun demikian, kata-kata tersebut tidak bisa selalu menggantikan. Itu karena terdapat sedikit perbedaan dari segi arti dan konteks.

“Blooming”, “blossoming”, “booming”, dan “flowering” adalah contoh dari kata bahasa Inggris yang memiliki arti serupa. Namun, kita harus berhati-hati ketika ingin menggunakannya sebagai sinonim dari satu sama lain. Itu karena keempatnya memiliki perbedaan yang cukup signifikan yang bisa mengubah arti dari kalimat.

Lalu, apa saja perbedaan “blooming”, “blossoming”, “booming”, dan “flowering”? Penjelasan di bawah ini akan menjawab pertanyaan kita. Mari langsung saja kita lihat penjelasannya:

Blooming

“Blooming” adalah bentuk present participle dari kata “bloom”. “Bloom” sendiri tergolong ke dalam part of speech atau kelas kata verb (kata kerja) dan noun (kata benda). Karena “Blooming” adalah bentuk present participle atau verb+ing dari kata “bloom”, tulisan ini akan membahas peran “bloom” sebagai kata kerja saja.

“Bloom” sebagai kata kerja di dalam Oxford English Dictionary didefinisikan sebagai “produce flowers; be in flower.” (menghasilkan bunga; berbunga). Dalam konteks ini, bahasa Indonesianya dari kata “bloom” adalah “berbunga” atau “mekar”. Contoh penggunaan “blooming” dalam kalimat berdasarkan konteks ini:

  • Our garden is blooming with beautiful and colorful flowers. (Kebun kita berbunga dengan bunga cantik dan berwarna)
  • The wild tulips were blooming in that abandoned place. (Bunga tulip liar tumbuh di tempat terlantar itu)

Kata “blooming” dalam konteks ini juga bisa digunakan sebagai kata kiasan. Contoh:

  • Our friendship is blooming. (Persahabatan kami berbunga)
  • Their love for each other was slowly blooming. (Rasa cinta mereka terhadap sesama pelan-pelan bermekaran)

“Bloom” sebagai kata kerja juga didefinisikan sebagai “come into or be in full beauty or health; flourish.”. (menjadi cantik atau sehat). Dalam konteks ini, “bloom” artinya adalah “tumbuh” atau “berkembang”. Dalam konteks ini, kata “bloom” sering digunakan untuk mendeskripsikan remaja yang tumbuh menjadi cantik atau tampan ketika dewasa. Selain itu, “bloom” juga bisa diartikan sebagai “bercahaya” atau “bersinar” jika berkaitan dengan warna, api, atau cahaya. Contoh:

  • The children were blooming with happiness in the city. (Anak-anak tumbuh dengan kebahagiaan di kota itu)
  • The fire was blooming. (Api itu bersinar)

Kata “blooming” juga bisa berperan sebagai “adjective”. Berikut adalah contoh kata “blooming” sebagai adjective:

  • My parents are in blooming health. (Orangtua saya dalam kondisi sehat)
  • We should put a blooming lamp at the corner of this room. (Kita harus menaruh satu lampu bercahaya di sudut ruangan ini)

Blossoming

“Blossoming” adalah bentuk present participle dari kata “blossom”. “Blossom” tergolong ke dalam verb (kata kerja) dan noun (kata benda). Karena “blossoming” adalah bentuk present participle dari “bloom”, penjelasan ini hanya akan membahas “blossom” sebagai verb saja.

Oxford English Dictionary mendefinisikan “blossom” sebagai kata kerja dengan “(of a tree or bush) produce flowers or masses of flowers.” ([untuk pohon dan semak-semak] menghasilkan bunga atau kumpulan bunga). Kita bisa menerjemahkan kata ini ke dalam bahasa Indonesia menjadi “mekar” atau “berkembang”.

Sekilas, definisi “blossom” ini sama seperti “bloom”. Bedanya, “blossom” atau “blossoming” biasanya digunakan untuk bunga yang tumbuh pada pohon atau semak-semak. Contoh:

  • White dogwood tree is blossoming. (Pohon dogwood putih sedang bermekaran)
  • Spring has come, the forsythia starts blossoming. (Musim semi telah tiba, bunga forsythia mulai mekar)

“Blossom” juga bisa digunakan sebagai kiasan. Contoh:

  • Their friendship is blossoming into romance. (Pertemanan mereka berkembang menjadi romansa)
  • A smile is blossoming on her face. (Senyuman bermekar pada wajahnya)

“Blossoming” juga bisa berperan sebagai adjective (kata sifat). Contoh:

  • The blossoming cherry blossoms added beauty to the scenery. (Bunga sakura yang sedang bermekaran menambah kecantikan pada pemandangannya)
  • Her blossoming career seems promising. (Karirnya yang berkembang terlihat menjanjikan)

Flowering

“Flowering” adalah bentuk present participle dari kata kerja “flower”. Kata ini didefinisikan di dalam Oxford English Dictionary sebagai “produce flower; bloom”. Dalam bahasa Indonesia, kita bisa menerjemahkannya sebagai “berbunga”, atau “mekar”. Contoh “Flowering” sebagai kata kerja:

  • Daisies are flowering. (Bunga aster sedang bermekaran)
  • We can see the jasmines are flowering. (Kita bisa lihat bahwa bunga melati sedang berbunga)

“Flowering” juga termasuk ke dalam adjective (kata sifat) yang berarti “berbunga”. Contoh:

  • We planted some flowering shrubs in the backyard. (Kami menanam semak berbunga di halaman belakang)
  • There are lots of flowering plants in her garden. (Ada banyak tanaman berbunga di kebunnya)

“Flower” dan “bloom” pada dasarnya adalah sama. Sedangkan yang membedakan “flower” dan “blossom” adalah tanaman yang “blossom” adalah tanaman yang masih dalam tahap pemekaran, sedangkan tanaman yang “flower” adalah tanaman yang sudah pada tahap akhir pemekaran alias sudah mekar secara sempurna.

Booming

“Booming” tergolong ke dalam adjective (kata sifat). Arti kata ini jauh berbeda dengan “blooming”, “blossom”, dan “flowering”.

“Booming” ditulis dalam Oxford English Dictionary sebagai “having a period of great prosperity or rapid economic growth.” (Memiliki masa kemakmuran yang besar atau pertumbuhan ekonomi yang pesat). Di dalam bahasa Indonesia, kita mengenalnya dengan “pertumbuhan pesat” atau “kemajuan pesat”. Contoh:

  • The business is booming. (Bisnis mengalami pertumbuhan pesat)
  • The booming economy enables us to buy our own house and car. (Kemajuan ekonomi memungkinkan kita membeli rumah dan mobil kita sendiri)

“Booming” juga digunakan untuk mendeskripsikan suara yang keras, dalam, dan bergaung. Contoh:

  • His booming laugh can be heard. (Tawanya yang keras dapat terdengar)
  • The booming sound of guns made a cringe of terror. (Suara keras senjata menyebabkan ketakutan yang luar biasa)

 

Perbedaan Verb 1 & Verb –ing
Perbedaan Resilience, Resiliency, Perseverance, Grit, Endurance, Adaptability
Quantifier: Perbedaan Many, Much dan A Lot Of
Perbedaan See dan Look dalam Bahasa Inggris
Perbedaan Will dan Would dalam Bahasa Inggris
Perbedaan That vs Which vs Who vs Whom
Perbedaan Ungkapan “see you later”, “see you soon”, “see you next time”, “see you then”,  “see you another time”
Perbedaan Maybe, Perhaps, Possibly, dan Probably
Perbedaan: Hear Vs Listen
Perbedaan Penggunaan Whose, Who’s dan Whom