sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Perbedaan: Can, Could, Be Able To

Kalimat untuk mengekspresikan diri seperti menyatakan kemampuan, permintaan atau ability dan permission dapat memakai kata bantu : “can” , “could” dan “be able to”. Semua kalau diartikan dalam Bahasa Indonesia berarti “bisa” atau “dapat”. Dalam Bahasa Indonesia saja untuk hal ini ada dua pilihan kosa kata yang dapat dipakai.

Untuk menyatakan kemampuan dalam sebuah kalimat Bahasa Inggris, kamu dapat memakai kata “can” , “could” dan “be able to”. Sepintas kata – kata tersebut bermakna sama. Namun, terdapat perbedaan dalam pemakaiannya yang tepat dengan makna dan aturan tertentu. Berikut adalah pembahasan singkatnya.

Persamaan Can, Could, be able to

Sebelum membahas perbedaan dari ketiga kata ini, kita bahas dahulu persamaannya. Ketiganya dipakai untuk mengungkapkan kemampuan (ability).  Rumus yang dipakai pun sama :

Subject + be able to/can/could + verb 1 + object

Contoh

  • I can finish all the cake by myself (saya bisa menghabiskan semua kue sendiri)
  • They could do it on time (mereka dapat melakukannya tepat waktu)
  • Mother was able to turn thing around (ibu bisa merubah keadaan)
  • Can I borrow your laptop? (bisakah saya meminjam laptopmu?)
  • Could you please be quiet? (bisakah kamu tidak berisik?)
  • Are you able to stay still for the test? (dapatkah kamu diam selama test?)

Berbagai ekspresi diatas tersebut dapat memakai baik kata “can”, “could”, atau “be able to”. Berikut adalah perbedaan diantara ketiganya dan bagaimana memakainya dalam kalimat.

  1. Tense

Kata “can” , “could” adalah auxiliary verb atau kata bantu yang memperjelas kata kerja. Selain itu kedua kata ini juga termasuk modal auxiliary verb (kata modal yang memperjelas kata kerja. Kata “be able to” tidak termasuk keduanya, namun merupakan kata “to infinitive” yang dapat ditambahkan pada awalan “to be”.

Ketiga kata ditempatkan sebelum kata kerja sebagai kata bantunya. Perbedaannya adalah kalau kata able to harus memakai kata “to be” dan dapat dipakai untuk semua tense. Kalau kata “could” adalah bentuk past tense. Sedangkan kata “can” adalah bentuk present dan future tense.

    • I cant come today, but I can come tomorrow (saya tidak dapat datang hari ini, tapi saya dapat datang besok)
    • My sister can paint on canvas (saudara perempuan saya bisa melukis pada kanvas)
    • I didnt know that you could do that. (saya tidak tahu kalau kamu dapat melakukan itu)
    • You could sue them yesterday, now it is too late (kamu dapat menuntut mereka kemarin, sekarang sudah terlambat)
    • Do you know that dad could imitate animal’s sounds? (apakah kamu taku kalau ayah bisa meniru suara binatang?)
    • Anna was able to drive sport car (anna dapat mengendarai mobil sport – past tense)
    • She has been able to dance since young age. (Ia telah bisa menari sejak usia muda – Present perfect)
    • They are able to find the missing wallet in an hour (mereka dapat menemukan dompet yang hilang dalam waktu satu jam – present tense)
    • We will able to perform in a minute. (Kita dapat tampil dalam waktu semenit lagi – future tense)
  1. Menyatakan Situasi

Kata “be able to” dan “could” dapat dipakai untuk menjelaskan sebuah situasi dan kata “can” tidak bisa. Dalam pemakaian kata “be able to” dipakai untuk bentuk sekarang (present) dan kata “could” untuk bentuk lampau.

    • The teachers could handle the situation very well (para guru dapat mengatasi keadaan dengan baik)
    • There was a fire but our family could save the house on time (ada kebakaran tapi keluarga kami dapat menyelamatkan rumah tept pada waktunya)
    • Mother was able to resolve the problem (ibu dapat mengatasi masalahnya)
    • Our neighbourhood is able to make a great security system (lingkungan kami dapat membuat sebuah sistem keamanan yang bagus)
  1. Permintaan Sopan

Kata can dan “could” dapat mengungkapkan permintaan, namun kata “ Kata yang lebih sopan hanya dengan penggunaan kata “could”. Kita memakai kata can saat dalam situasi informal. Sedangkan kata “be able to” tidak dapat dipakai.

Contoh

    • Could you show me where is the nearest ATM? (dapatkan anda menunjukkan dimana ATM terdekat?)
    • Could you please call my father? (dapatkan Anda menelpon ayah saya?)
    • Could you lean me some money? (dapatkan Anda meminjamkan saya uang?)

Pemakaian kata ini sangat pas saat meminta bantuan pada orang yang lebih tua atau orang yang tidak dikenal.

  1. Saran (suggestion)

Kata “can” dan “could” dapat menyarankan sesuatu dengan kata “can” untuk present tense dan kata  “could” untuk past tense.

Contoh

    • You can try badminton to lose weight (Anda dapat mencoba main badminton untuk menurunkan berat badan)
    • You cant drink cold tea when sick (kamu tidak bisa minum teh dingin saat sakit)
    • You could go to the Hospital (kamu dapat pergi ke Rumah sakit)
    • Anita could see a doctor (Anita dapat menemui dokter)
    • They could try to fix it themselves, but it is already too late (mereka bisa mencoba membetulkannya sendiri, tapi sayangnya sudah terlambat)

Sudah jelas sekarang, kata “can”, “could” dan “be able to” memiliki persamaan dalam menyatakan ekspresi tertentu dan rumus. Selain itu perbedaan diantara ketiganya juga ada. Perhatikan dengan seksama saat memakainya dalam tense yang berbeda-beda karena itulah adalah perbedaan yang paling signifikan. Semoga artikel ini bermanfaat.

 

Perbedaan It dan This Dalam Bahasa Inggris
Perbedaan Sacred vs Scared
Perbedaan antara Suggestion dan Recommendation dalam Bahasa Inggris
Perbedaan Penggunaan Whose, Who’s dan Whom
Perbedaan Maybe, Perhaps, Possibly, dan Probably
Perbedaan Mr dan Mrs dalam Bahasa Inggris
Perbedaan Used To, Be Used To, dan Get Used To dalam Bahasa Inggris
Penggunaan “Advisor” dan “Adviser”
Perbedaan Most dan Most Of
Perbedaan: So vs Too