sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Perbedaan Have vs Has vs Had

Penggunaan kata kerja (verb) dalam bahasa Inggris bisa jadi cukup tricky. Hal ini membuat banyak yang berusaha untuk menghindari kesalahan yang mungkin terjadi. Dalam membuat kalimat berbahasa Inggris, kata kerja sangatlah penting.

Sebab kata kerja merupakan bagian utama dalam predikat yang membuat kalimat memiliki makna yang berbeda. Salah satu kata kerja yang cukup penting dalam sebuah kalimat ialah Have, Has dan Had.

Ketiga kata tersebut digunakan untuk menunjukan kepemilikan. Selain itu, juga digunakan sebagai kata kerja transitif atau kata bantu. Kata kerja transitif sendiri membutuhkan objek langsung, yakni seseorang (someone) atau sesuatu (something) yang melakukan suatu perbuatan.

Kamu mungkin merasa jika kata kerja tidak menunjukkan suatu perbuatan apapun. Meski demikian, memiliki sesuatu atau tindakan memiliki juga merupakan sebuah tindakan atau perbuatan. Misalnya saja seperti think, digest, see, hear, like dan listen.

Auxiliary verb atau kata kerja bantu digunakan untuk membantu kata kerja utama. Seperti dalam kata Have, Has dan Had. Lantas apa yang membedakan ketiga kata tersebut? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Have, Has dan Had

Kedua kata Have dan Has umumnya digunakan dalam kalimat berbentuk preset tense. Perbedaan keduanya hanya pada sudut pandang subjek serta jumlah saja.

  • Penggunaan Have dalam kalimat

1. Have digunakan untuk menunjukan sudut pandang orang pertama tunggal

Dimana subjek kalimat yang dibuat merupakan personal pronoun atau kata ganti orang, misalnya I (saya). Perhatikan contoh kalimat berikut,

I have three hand bags. (Saya punya tiga tas tangan.)

Di dalam kalimat di atas terdiri dari ‘I’ sebagai subjek, ‘have‘ sebagai kata kerja transitif dan ‘three hand bags’ sebagai objek.

2. Have digunakan untuk menunjukan sudut pandang subjek dalam bentuk tunggal (singular) maupun jamak (plural)

Dalam hal ini biasanya subjek yang digunakan dalam kalimat tersebut juga merupakan personal pronoun yakni You. Perhatikan contoh kalimat berikut ini,

You have a big trouble to handle. (Kamu memiliki masalah besar yang harus dihadapi.)

Dalam kalimat tersebut terdiri dari subjek You, Have sebagai kata kerja transitif. Dan a big trouble to handle sebagai objek langsung (direct object).

3. Have sebagai sudut pandang orang ketiga dalam bentuk jamak (plural)

Dalam hal ini, subjek bisa saja berupa kata benda atau kata ganti orang dalam bentuk jamak, misalnya They. Perhatikan contoh kalimat berikut ini.

They have a lot of flower in their garden. (Mereka memiliki banyak bunga di kebun mereka.)

Pada kalimat di atas They menjadi subjek kalimat, Have menjadi kata kerja transitifnya, sementara a lot of flowers menjadi objek langsungnya (direct object).

  • Penggunaan Has dalam kalimat

Berbeda dengan Have, Has lebih digunakan sebagai kata ganti yang menunjukkan sudut pandang orang ketiga. Ini berarti subjek dalam kalimat menunjukan kata benda atau kata ganti orang tunggal. Misalnya, she, he atau it. Perhatikan contoh kalimat berikut ini.

She has new car. (Dia memiliki mobil baru.)

Dalam kalimat di atas She merupakan subjek kalimat; dan has merupakan kata kerja transitif. Sementara car menjadi objek kalimat (direct object).

He has many projects.

Di kalimat di atas, subjek kalimatnya ialah He, dan has menjadi kata kerja transitif. Sementara projects menjadi objek kalimat (direct object).

This milk has a lot of flavour. (Itu punya banyak rasa.)

Di kalimat di atas yang menjadi subjek kalimatnya ialah This milk, has sebagai kata kerja transitif dan flavour sebagai objek kalimat (direct object).

HAVE dan HAS digunakan sebagai auxiliary verb untuk membentuk bentuk present perfect dan present perfect-progressive

Aturan tersebut tetap berlaku terutama jika subjek kalimat menjadi fokus utama. Akan tetapi, untuk membentuk kalimat demikian perlu ditambahkan kata kerja yang lain. Perhatikan contoh kalimat berikut ini,

Present Perfect Tense

[Subjek + HAVE / HAS + kata kerja Past Participle]

    • You have eaten the last Alice of banana cake. (Kamu sudah memakan potongan terakhir kue pisang.)
    • I have waited for two long hours just to meet the doctor. (Saya sudah menunggu selama dua jam lamanya hanya untuk bertemu dokter.)
    • They have practiced for months just for this competition. (Mereka telah berlatih berbulan-bulan hanya untuk kompetisi ini.)
    • She has played this game before. (Dia sudah memainkan permainan ini sebelumnya.)
    • Linda has baked this rainbow cake for me. (Linda sudah membuat kue pelangi ini untuk saya.)
    • Jun has done nothing to help. (Jun tak melakukan apapun untuk membantu.)

Present Perfect-Progressive Tense [Subjek + HAVE/HAS + Been + kata kerja-ing]

    • I have been writing this novel for months. (Saya sudah menulis novel ini selama berbulan-bulan.)
    • She have been baking cakes for one years now. (Dia sudah membuat kue selama satu tahun belakangan.)
    • Rudy have been trimming the trees yearly for nearly a decade now. (Rudy telah memangkas pohon-pohon selama hampir satu dekade belakangan.)
    • She has been waiting for you all day long. (Dia telah menunggu kamu sepanjang hari.)
    • Rita has been swimming for one hours now. (Rita sudah berenang selama hampir satu jam.)
  • Penggunaan Had dalam Kalimat

Had merupakan bentuk lampau dari kata kerja transitif Have dan Has. Kata kerja umumnya digunakan dalam kalimat berbentuk lampau. Selain itu, penggunaannya juga tidak terpengaruh kata ganti orang, baik dalam bentuk tunggal maupun jamak.

Ini berarti, kamu bisa menggunakannya untuk subjek jamak maupun tunggal dalam sudut pandang apa pun. Baik orang pertama, orang kedua, maupun orang ketiga. Karena digunakan dalam kalimat lampau.

Had pun digunakan juga sebagai Auxiliary verb untuk membentuk kalimat lampau (past perfect tense). Serta bentuk lampau-progresif (past perfect-progressive tense). Simak beberapa contoh kalimat berikut ini:

Sebagai Kata Kerja Transitif

    • Mita had lunch, but she had no breakfast. (Mita sudah makan siang, tapi dia belum sarapan pagi.)
    • You had three slices of strawberry cake, while she had four bottle of coke. (Kamu punya tiga potong kue strawberi, sementara dia punya empat botol minuman bersoda.)
    • Vanda had a lot of love to give, but it had no recipient. (Vanda punya banyak cinta untuk diberikan, tapi tak ada penerimanya.)

Sebagai Auxiliary Verb untuk kalimat bentuk lampau (Past Perfect Tense)

[Subject + Had + Past Participle verb]

    • When Jody realized his mistake, Wanda had already gone. (Ketika Jody menyadari kesalahannya, Wanda sudah pergi.)
    • She had known about the affair for a while. (Dia sudah mengetahui tentang peristiwa tersebut sebelumnya.)

Sebagai Auxiliary Verb untuk kalimat bentuk lampau-progresif (Past Perfect-Progressive Tense)

[Subject + HAD + Been + Verb-ing]

    • She had been eating ice cream when Daddy walked into the living room. (Dia baru saja makam es krim saat Ayah berjalan ke ruang tamu.)

 

Perbedaan Penggunaan Moreover dan Furthermore
Bagaimana Menggunakan Either, Neither, Or, dan Nor dengan Benar
Perbedaan: Fluent vs Fluently vs Fluency vs Proficiency vs Accuracy
Perbedaan Made from, Made of, Made out of, dan Made with
Perbedaan Lie vs Lay, Lying vs Laying, dan Lied vs Laid
Perbedaan: God, Gods, Goddess, Deity
Perbedaan Penggunaan Either vs Neither
Perbedaan penggunaan akhiran S dan ‘S (Apostrope S)
Perbedaan ‘Grateful’ VS ‘Thankful’
Perbedaan See dan Look dalam Bahasa Inggris