sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Perbedaan Mistake vs Error

Bahasa Inggris yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia ada saja kata-kata yang memiliki arti yang sama. Seperti kata mistake dan error yang kedua-duanya diartikan sebagai kesalahan. Apabila digunakan dalam kalimat, artinya pun tetap sama yakni “kesalahan”. Perhatikan dua kalimat sebagai berikut.

  • It is my mistake (itu adalah kesalahan saya lagi)
  • There is an error in the application (ada kesalahan dalam aplikasi)

Kata mistake dan error di sini memiliki artinya sama. Bentuk katanya juga sama sebagai noun (kata benda). Lalu apakah perbedaan di antara keduanya? Kapan menggunakan mistake, dan kapan memakai error? Berikut adalah ulasannya.

Mistake dan Error

Dalam penggunaannya mistake dan error karena kedua-duanya memiliki arti yang sama. Dalam bahasa Indonesia mistake dan error berupa sinonim. Perbedaannya terletak pada konteks digunakannya.

Mistake

Kesalahan yang dilakukan secara tidak sengaja. Mistake dilakukan berdasarkan pengetahuan yang dimiliki dan setelah dilakukan baru diketahui bahwa cara tersebut adalah salah. Hal ini bisa disadari oleh pelaku. Bahkan seringkali kesalahan diakui dan meminta maaf pada pihak lain yang dirugikan.

Penggunaan kata mistake di dahului dengan kata make. Jadi frasenya adalah make mistake. Jangan salah penggunaan menjadi do mistake. Yang benar adalah menggunakan “make”. Terdapat beberapa ciri dari “mistakes”. Berikut adalah penjelasannya.

  • Penggunaan Informal

Kata mistake atau mistakes mengacu pada kesalahan atau beberapa kesalahan. Hal ini diutarakan dengan santai dalam penggunaan yang tidak resmi. Jadi mengakui kalau ada kesalahan juga dilontarkan dengan informal. Berikut contohnya.

    • It was my mistake, I forgot to turn off the AC (Itu adalah kesalahan saya. Saya lupa mematikan AC)
    • I guess it is my mistake then (Sepertinya itu kesalahan saya)
    • I didn’t recognize you. My mistake let me make it up to you (Saya tidak mengenalimu. Itu kesalahan saya biar saya perbaiki)
    • It is nobody’s fault. Everybody make mistakes it is called being human(Itu bukan salah siapa-siapa. Setia orang membuat kesalahan dan itu namanya manusiawi).
    • Hey, you made a mistake on the test, you should check it again before giving it to the teacher. (Hey, kamu membuat kesalahan di tes, kamu harus memeriksanya lagi sebelum memberikannya pada guru)
    • It is your mistake. You fix it. (Itu kesalahanmu, Kamu yang harus memperbaikinya)

Percakapan informal bisa terjadi di antara teman sekolah, teman sebaya, lingkungan rumah atau dalam keluarga dengan saudara sendiri. Jadi mengakui kesalahan tidak dianggap sebagai hal yang terlalu serius.

  • Meminta Maaf

Kata mistake yang berarti kesalahan sering digunakan untuk meminta maaf. Selain mengakui bahwa sudah terjadi kesalahan. Orang yang melakukannya juga meminta maaf. Berikut adalah beberapa contohnya dalam kalimat.

    • I am very sorry, There seems to be a mistake with your order (Saya minta maaf. Sepertinya ada kesalahan dengan pesanan anda)
    • Trying out the casting was a huge mistake (mencoba untuk casting adalah kesalahan besar)
    • Sorry for all the mistake that I have done, intentionally or not. (Maaf untuk semua kesalahan saya baik yang disengaja maupun tidak disengaja)
    • Thank you for forgiving all of my mistake (terima kasih untuk memaafkan semua kesalahan saya)
    • I have done a huge mistake. I hope you re not angry (Saya telah elakukan kesalahan besar. Semoga kamu tidak marah)

Demikianlah contoh meminta maaf dengan penggunaan kata “mistake”. Perhatikan bentuk kalimatnya jadi lebih sopan dan bisa jadi lebih formal. Karena disertai dengan meminta maaf baik di depan atau di belakang kalimat.

  • Tidak puas dengan hasil

Orang melakukan kesalahan dengan menggunakan kata “mistake “ untuk menyatakan ketidak puasan pada suatu hal.

    • I work hard for the projects but I always encounter new mistakes (saya bekerja keras untuk proyek ini tapi saya selalu menemukan kesalahan baru)
    • Do not repeat the same mistakes twice (Jangan mengulang kesalahan yang sama)
    • Why do you keep making the same mistake over and over again? (Kenapa kamu terus-terusan membuat kesalahan yang sama?)
    • There is a mistake in my job application, can I fix it? (ada kesalahan pada aplikasi pekerjaan saya, bolehkan saya memperbaikinya?)
    • I am afraid there were too many mistakes with the grammar. Can I redo the test? (Saya takut terlalu banyak kesalahan dalam tata bahasanya. Boleh kah saya mengulang tesnya?)

Ketidak puasan akan sesuatu biasanya dituaikan jadi permintaan untuk memperbaiki kesalahan atau mengulangi kegiatannya lagi.

  • Make Mistakes

Seperti kata have breakfast dan make time. Ada verb (kata kerja) tertentu yang kompatible untuk noun (kata benda) tertentu. Berikut adalah contoh kalimat untuk frase make mistakes.

    • Everybody make mistakes but not all can learn from them (setiap orang bisa membuat kesalahan. Tapi tidak semua dapat belajar darinya)
    • I can not undo the things that I did wrong. I can only promise never make the same mistakes twice (Saya tidak dapat membatalkan kesalahan terdahulu. Saya hanya dapat berjanji tidak akan membuat kesalahan yang sama)
    • I didnt mean to make mistakes on the test. I really do try. (Saya tidak bermaksud melakukan kesalahan pada tes. Saya benar-benar telah berusaha)

Error

Kesalahan yang dilakukan tanpa diketahui. Kata error menyatakan adanya kesalahan bukan pada diri orang namun pada sistem yang merupakan diluar kendalinya. Terjadi error dikarenakan keterbatas pengetahuan yang dimiliki oleh orang yang menginformasikan adanya error. Penggunaannya juga jadi lebih formal. Berikut adalah contoh penggunaan kata “error” dalam kehidupan sehari-hari.

  • Kesalahan pada benda

Kesalahan untuk penggunaan ‘error’ terletak pada benda bukan orang yang menggunakannya. Disebut error karena titik masalah kadang belum diketahui.

    • There is an error with my zoom aplication. I cant login to mu account (ada kesalahan dengan aplikasi zoom saya. Sepertinya saya menemui kesulitan untuk masuk)
    • I hope the repairman have fix the computer error (Saya berharap teknisi telah menyelesaikan masalah pada komputer)
    • There are many things that can go wrong that cause an error to the computer and prevent it to work. (ada banyak hal yang bisa salah yang menyebabkan kesalahan pada komputer dan menghalanginya untuk berfungsi)
  • Kesalahan dalam penelitian

Penggunaan kata error lebih cenderung untuk konteks saintifik. Oleh karena itu penelitian dan percobaan. Error digunakan karena kurangnya pengetahuan. Ada sesuatu yang salah dan belum diketahui penyebabkan. Jadi sementara kondisi tersebut sebagai error.

    • Error is an important element in any reaserch to make it perfect (Kesalahan adalah bagian penting dari setiap penelitian yang membuatnya jadi sempurna)
    • It is almost imposible not to consider error in an experiment (Hampir tidak mungkin mengabaikan adanya kesalahan dalam penelitian)
    • Have you found any error with the projects? (Sudahkah kamu menemukan kesalahan dengan proyeknya?)
    • Before we launch the program, we need to make sure there is no error whatsoever (Sebelum meluncurkan program, kami perlu memastikan tidak ada kesalahan sama sekali)
  • Teknologi

Error bentuk formal dan mempunyai arti tehnikal bisa jadi membicarakan tentang pelanggaran atau bisa juga kesalahan dari penggunaan teknologi.

    • Machine were designed to prevent error then human (mesin dibuat untuk mengatasi kesalahan lebih baik dari pada manusia)
    • There is an error that cause the website to shut down. Find it and fix it. (Ada kesalahan yang menyebabkan situs untuk mati. Temukan dan perbaiki)
    • There is a code for every error in the computer. (ada kode untuk semua kesalahan dalam komputer)
    • Forget about the error in the system, just restart everything. (Lupakan semua kesalahan pada sistem. Lakukan pengulangan saja)

Kata error digunakan banyak dalam dokumentasi dan laporan yang bersifat formal. Bentuk konteknya pun bersifat informatif dan bukan kesalahan yang sudah diketahui alasannya. Kita digunakan kata error, alasan mengapa terjadi masalah kadang belum diketahui.

Perbedaan antara Mistake dan Error

Berdasarkan pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa walau sama-sama berarti kesalahan atau kekeliruan, mistake dan error memiliki banyak perbedaan. Di antaranya termasuk.

  • Formal dan Informal

Error bersifat formal untuk penjelasan tentang kesalahan pada penelitian atau benda yang tidak dalam kendali pengguna. Mistake bersifat formal untuk perbuatan yang dilakukan pelaku dan terbukti salah.

Error : We need to fix the computer’s error first (kita perlu memperbaiki kesalahan pada komputer terlebih dahulu)

Mistake : I am sorry, It was a mistake not to use the map (Saya minta maaf, itu adalah sebuah kesalahan tidak mengunakan peta)

  • Bahasan teknis dan bahasan sehari-hari

Kalimat yang menggunakan kata mistake lebih sering berupa percakapan sehari-hari. Sementara error lebih teknis dan mengikuti peraturan.

Error : If you follow the instruction, there shouldnt be any error (Bila kamu mengikuti semua instruksi, seharusnya tidak ada kesalahan apapun)

Mistake : I have made a terrible mistake (saya telah melakukan kesalahan besar)

  1. Tidak sengaja dan informatif

Tidak ada orang yang melakukan kesalahan dengan disengaja. Untuk mistake kesalahan terjadi karena tidak dimaksudkan dari awal dan terbukti salah akhirnya. Sedangkan error ditemukan dan dilaporkan. Untuk mengatasinya harus menemukan dimana letak kesalahannya.

Error : We found a few error with the new camera (kami menemukan beberapa kesalahan pada kamera yang baru)

Mistake : I think i have made a mistake with the calculation (sepertinya saya telah membuat kesalahan dengan perhitungannya)

Demikianlah beberapa perbedaan antara kata mistake dan error. Lalu bagaimana penggunaannya dalam kalimat? Berikut adalah contohnya

Contoh mistake dan error dalam kalimat

A : “Can I halp you, Matt?”

B : “I am sorry. I think I have make a terrible mistake”

A : “What is it?”

B : “I forgot to write my name on the test paper. Can I have my paper back?”

A : “Sure. You can read it one more time to make sure there is no error”

B : “I will do that, thank you”

Terjemahan:

A : “Bisa saya bantu, Matt?”

B : “Maaf. Sepertinya saya membuat kesalahan”

A : “Apa itu?”

B : “Saya lupa menulis nama pada kertas tes. Bisakah saya minta kertas saya kembali?”

A : “Ya. Baca sekali lagi dan pastikan tidak ada kesalahan lain”

B : “Baik. Terima kasih”

Kata mistake dan error sering bersinggungan. Ada kalanya keduanya dapat digunakan pada konteks yang sama. Jawaban salah pada teks termasuk error dan mistake. Namun perbedaan di antara keduanya juga cukup signifikan. Mistake lebih informal dan merupakan tindakan salah yang disadari setelah dilakukan. Sementara penggunaan kata error lebih teknis dan formal. Dan masih banyak perbedaan lainnya seperti yang sudah dibahas di atas.

Kapan menggunakan mistake atau error? Sesuai dengan konteks yang telah dibahas. Penggunaannya pun lebih lugas karena kedua kata tersebut cukup familiar untuk pengguna Bahasa Inggris sebagai sinonim yang memiliki kemiripan penggunaan.

 

Perbedaan Either vs  Whether
Perbedaan Kata Benda Plural vs Singular
Perbedaan “On Time” vs “In Time”
Perbedaan Resilience, Resiliency, Perseverance, Grit, Endurance, Adaptability
Perbedaan Singular Noun dan Plural Noun
Perbedaan Each dan Every dalam Bahasa Inggris
Perbedaan Penggunaan Get, Take, Pick, Bring, Pick
Perbedaan “Insane” dan “Crazy”
Perbedaan Who dan Whom dalam Bahasa Inggris
Perbedaan Maybe vs Perhaps