sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Perbedaan “Probable”, “Likely”, dan “Probably”

Jika kita mencari bahasa Indonesianya dari kata “probable”, “likely”, dan “probably” di dalam kamus, kita akan menemukan bahwa ketiganya memiliki arti yang sama, yakni “mungkin”. Meskipun memiliki arti yang sama, ketiganya tidak selalu bisa saling menggantikan.

Itu karena ketiga kata tersebut memiliki perbedaan dari segi penggunaan dan arti tersirat. Tulisan di bawah ini akan membantu kita mempelajari perbedaan “probable”, “likely”, dan “probably”. Mari langsung saja kita lihat tulisannya:

Probable

“Probable” tergolong ke dalam part of speech atau kelas kata adjective (kata sifat) dan noun (kata benda). Oleh karena itu, cara penggunaannya dalam kalimat harus mengikuti cara penggunaan adjective atau noun.

“Probable” sebagai adjective berfungsi untuk memodifikasi noun (kata benda). Contoh:

  • We should warn him of the probable consequences of taking that action. (Kita harus mengingatkannya kemungkinan konsekuensi dari melakukan tindakan tersebut) –> “probable” memodifikasi “consequences” (kata benda)
  • There are three probable answers, and she needs to pick one. (Ada tiga kemungkinan jawaban, dan dia harus memilih satu) –> “probable” memodifikasi “answers” (kata benda)

“Probable” sebagai adjective juga biasanya digunakan bersama dengan dependent clause yang diawali oleh “that”. Contoh (yang digarisbawahi adalah dependent clause):

  • It is probable that our team will win. (Mungkin bahwa tim kita akan menang)
  • It seems probable that they will cancel their world tour. (Sepertinya mungkin bahwa mereka akan membatalkan tur dunia mereka)

Sementara itu, “probable” sebagai noun didefinisikan di dalam Oxford English Dictionary sebagai “a person who is likely to become or do something, especially one who is likely to be chosen for a team.” Intinya, “probable” adalah orang yang kemungkinan besar akan menjadi sesuatu atau kemungkinan besar akan dipilih untuk bergabung ke dalam suatu tim/ kelompok. Dalam bahasa Indonesia kita bisa menyebutnya dengan “calon” atau “kandidat”. Contoh:

  • Daniel and Monica are probables for our new manager. (Daniel dan Monica adalah calon manager baru kami)
  • There are three probables. (Ada tiga kandidat)

Probably

“Probably” pada dasarnya adalah bentuk adverb (kata keterangan) dari probable. Untuk itu, kedua kata ini memiliki arti yang sama. Hanya saja, peran keduanya di dalam kalimat berbeda. “Probable” adalah adjective dan noun, sedangkan “probably” adalah adverb.

Adverb adalah kata keterangan yang memodifikasi verb atau kata kerja. Oleh karena itu, pastikan bahwa kata “probably” yang kita gunakan dalam kalimat memodifikasi atau menerangkan kata kerja. Contoh:

  • They probably already know that she lives in Paris. (Mereka mungkin sudah tahu bahwa dia tinggal di Paris) –> “probably” memodifikasi “know” (kata kerja)
  • I will probably go to Bali next week. (Aku mungkin akan pergi ke Bali minggu depan) –> “probably” memodifikasi “go” (kata kerja)
  • We’ll probably be late because the traffic is terrible. (Kami mungkin akan datang terlambat karena lalu lintasnya buruk) –> “probably” memodifikasi “be” (kata kerja)

Sekarang mari kita lihat kedua kalimat di bawah ini:

  1. It seems probable that Tom will never see his daughter again. (Sepertinya mungkin bahwa Tom tidak akan pernah melihat putrinya lagi)
  2. It probably seems that Tom will never see his daughter again. (Sepertinya mungkin bahwa Tom tidak akan pernah melihat putrinya lagi)

Kedua kalimat tersebut memiliki arti yang sama. Yang membedakannya adalah penyusunan kata dalam kalimat. Pada kalimat 1, spekulasi ditandai oleh “probable” yang menerangkan noun “it”. sementara itu pada kalimat kedua, spekulasi ditandai oleh “probably” yang menerangkan verb “seems”.

Likely

“Likely” lebih sering digunakan sebagai adjective (kata sifat). Meskipun demikian, “likely” juga termasuk ke dalam adverb (kata keterangan).

“Likely” sebagai adjective digunakan untuk memodifikasi atau menerangkan noun (kata benda). Contoh:

  • Everyone calls her the likely winner because she has a higher chance to win the competition compared to other participants. (Semua orang menganggapnya akan menang karena dia punya kesempatan lebih tinggi untuk memenangkan kompetisinya dibandingkan dengan peserta lain) –> “likely” memodifikasi “winner” (kata benda)
  • We regard him as a likely candidate for the job. (Kami menganggapnya sebagai calon terkuat untuk pekerjaannya) –> “likely” memodifikasi “candidate” (kata benda)

“Likely” sebagai adjective juga biasanya didahului oleh to be yang kemudian diikuti oleh infinitive (to+verb, contoh: to sing, to sleep, to do, dll) atau dependent clause yang dimulai oleh “that”. Contoh:

  • Children are likely to play with their friends. (Anak-anak cenderung bermain bersama teman mereka) –> “are” adalah “to be” dan “to play” adalah infinitive
  • It is likely that they will arrive on time.(Kemungkinan mereka akan tiba tepat waktu) –> “is” adalah to be dan “that they will arrive on time” adalah dependent clause yang diawali oleh “that”

“Likely” sebagai adverb berfungsi untuk memodifikasi verb (kata kerja) dan harus didahului oleh modifiers seperti “most”, “more”, “quite”, dsb. Contoh:

  • Jessica is most likely sleeping at this hour. (Jessica kemungkinan sedang tidur pada jam ini) –> “most likely” memodifikasi verb “is sleeping”
  • Team B will more likely win the game. (Tim B akan lebih mungkin memenangkan pertandingan) –> “more likely” memodifikasi verb “win”

Jika kita tidak ingin menggunakan modifiers, sebaiknya kita menggunakan “probably” alih-alih “likely”. Contoh:

  • Contoh salah: The bus likely left already.
  • Contoh benar: The bus most likely left already.
  • Contoh salah: The bus most probably left already.
  • Contoh benar: The bus probably left already.

Perbedaan “likely” dan “probably” lainnya adalah kalimat yang menggunakan “probably” memiliki kesempatan yang lebih rendah untuk terjadi dibandingkan dengan kalimat yang menggunakan “likely”. Contoh:

  • They will probably win. (Mereka mungkin akan menang) –> ada kesempatan bagi mereka untuk menang.
  • They will more likely win. (Mereka mungkin akan menang) –> kesempatan mereka menang lebih tinggi

 

Perbedaan IELTS Academic dan General Training
Grammar-Adverb: Apa itu Superlative Adverb?
Penggunaan Must dan Should
Perbedaan “Insight” dan “In Sight” Serta Penggunaannya dalam Kalimat Bahasa Inggris
Contoh Conditional Sentence Type 3
Perbedaan Fool, Stupid, dan Dumb
Grammar-Noun: Apa itu Uncountable Noun?
Grammar: Apa itu Passive Voice (Kalimat Pasif)?
Grammar Tenses: Apa itu Past Future Tense?
Grammar-Verb: Apa itu Active Verb (Kalimat Aktif)?