sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Perbedaan Verb 1 & Verb –ing

Belajar bahasa Inggris tentu tidak akan lepas dari yang namanya grammar atau tata bahasa. Sama halnya dengan mempelajari bahasa lainnya. Mempelajari tata bahasa suatu bahasa baru memiliki peran yang penting agar komunikasi yang dilakukan dapat dipahami dengan baik.

Saat mempelajari bahasa Inggris, tentu akan akrab dengan istilah verb atau kata kerja. Selain verb (kata kerja) terdapat jenis kata lainnya yang perlu diketahui diantaranya adalah kata benda (noun) serta kata sifat (adjective). Tiap jenis kata ini memiliki fungsi dan pola aturannya masing-masing. Anda cukup memahami konsepnya untuk tahu kapan dan bagaimana jenis-jenis kata tersebut harus digunakan.

Pada kesempatan kali ini, kami  akan khusus membahas tentang kata kerja (verb). Kata kerja memiliki fungsi untuk menjelaskan suatu kegiatan, aktifitas, tindakan, peristiwa atau kondisi sebuah subyek. Adapun bentuk atau jenisnya, kata kerja dibagi menjadi 4 jenis yakni kata kerja bentuk pertama (verb 1), kata kerja bentuk kedua (verb 2), kata kerja bentuk ketiga (verb 3), dan yang terakhirnya ada kata kerja dengan akhiran –ing (verb –ing) atau yang biasa dikenal dengan gerund.

Keempat kata kerja tersebut tentunya memiliki fungsi dan peran sendiri. Hal ini akan bergantung pada situasi dan keterangan waktu yang menyertai kata kerja tersebut. Namun untuk kali ini kami tidak akan membahas keseluruhan jenis kata kerja tersebut. Kami akan lebih fokus untuk membahas secara khusus perbedaan antara kata kerja bentuk pertama (verb 1) dan kata kerja berakhiran –ing (verb –ing). Hal ini karena pada dasarnya kedua kata kerja ini hampir sama intinya, hal yang membedakannya terletak pada akhiran –ing pada kata tersebut.

PERBEDAAN VERB 1 DAN VERB –ING

1. Verb 1

Verb 1 atau kata kerja bentuk pertama merupakan tipe kata kerja yang belum mengalami perubahan dalam bentuk apapun. Bisa dikatakan bahwa verb 1 adalah bentuk kata kerja yang masih asli atau kata kerja dasar.

Kata kerja bentuk pertama ini digunakan untuk menggambarkan kegiatan atau aktifitas yang terjadi di saat ini. Dalam hal ini keterangan waktu (tense) yang dipakai adalah simple present tense.

Adapun pola atau rumus dari dari verb 1 adalah sebagai berikut:

Subject + verb 1 (s/es)

Catatan: Penambahan s/es pada verb 1 bergantung pada subyeknya. Jika subyeknya merupakan kata ganti orang ketiga tunggal atau he, she, it maka verb 1 tersebut harus ditambahkan s/es di akhir.

PENGGUNAAN VERB 1

Untuk lebih jelasnya, penggunaan verb 1 biasanya digunakan untuk tenses (keterangan waktu) di bawah ini:

  • Simple Present Tense

Simple present tense merupakan keterangan waktu yang menggambarkan masa sekarang. Adapun polanya sebagai berikut:

Subject + verb 1 (s/es)

Contoh kalimat:

They play badminton (Mereka bermain bulutangkis)

  • Simple Future Tense

Simple future tense menggambarkan kegiatan, tindakan, aktifitas ataupun peristiwa yang terjadi di masa yang akan datang. Adapun polanya sebagai berikut:

Subject + shall / will + verb 1

Contoh kalimat:

I will go to school tomorrow (Saya akan pergi ke sekolah besok)

  • Simple Past Future

Simple past future merupakan keterangan waktu yang fungsinya menerangkan kegiatan yang akan dilakukan di masa yang lalu. Polanya seperti di bawah ini :

Subject + should / would + verb 1

Contoh kalimat:

They should go to the market (Mereka harus pergi ke pasar)

  • Imperative Sentences

Imperative sentences merupakan bentuk kalimat yang berfungsi untuk memberikan saran, perintah, instruksi, permintaan, dan lain-lain. Kalimat ini biasanya diakhir dengan tanda seru atau bisa juga hanya dengan tanda titik.

Contoh kalimat:

    • Close the door ! (Tutup pintunya !)
    • Open the window. (Buka jendelanya)

2. Verb –ing

Berbeda dengan verb 1 yang masih berupa kata kerja dasar, kata kerja –ing (verb –ing) adalah kata kerja yang telah melalui perubahan dengan penambahan akhiran –ing. Kata kerja ini awalnya berbentuk verb 1 yang kemudian diberi akhiran –ing.

Kata kerja berakhiran –ing biasanya digunakan pada kalimat dengan keterangan waktu present participle (countinous tenses / sedang terjadi) atau bisa juga dalam bentuk gerund (kata kerja yang fungsinya sebagai kata benda).

Adapun pola verb –ing adalah sebagai berikut :

  • Present participle:

Subject + to be (kata kerja bantu) + verb –ing

  • Gerund:

Verb –ing + to be + adjective / noun
Subject + verb 1 + verb –ing

PENGGUNAAN VERB –ING

Jika verb 1 dapat digunakan pada keterangan waktu saat ini atau present tense, maka verb –ing dapat digunakan untuk hal-hal berikut :

  • Gerund

Gerund merupakan bagian dari verb –ing yang fungsinya mengubah kata kerja menjadi kata benda.

Contoh kalimat:

Playing football is his hobby (Bermain sepakbola adalah hobinya)

  • Simple Present Continuous

Present continuous tense merupakan keterangan waktu yang menggambarkan kegiatan atau tindakan yang sementara dilakukan saat ini.

Pola:

Subject + am/is/are + Verb –ing

Contoh kalimat:

I am cooking right now (Saya sedang memasak sekarang)

  • Simple Past Continuous

Past continoues menerangkan kegiatan atau tindakan yang sedang dilakukan pada masa yang telah lalu.

Pola:

Subject + was/were + verb –ing

Contoh kalimat:

He was playing football (Dia sedang bermain sepakbola)

  • Present Perfect Continuous

Keterangan waktu ini biasanya digunakan untuk menggambarkan tindakan atau aktivitas yang telah terjadi dan masih dilakukan hingga saat ini.

Pola:

Subject + has/have + been + verb –ing + for/since

Contoh kalimat:

She has been studying since yesterday (Dia telah dan sedang belajar sejak kemarin)

  • Past Perfect Continuous

Keterangan waktu ini digunakan untuk menjelaskan tentang kegiatan atau tindakan yang telah dilakukan dan masih terus dilakukan pada masa lalu.

Pola:

Subject + had +been + verb –ing + for or since

Contoh kalimat:

I had been cooking for one hour (Saya telah memasak selama satu jam)

  • Future Continuous

Keterangan waktu ini biasanya dipakai untuk menerangkan kegiatan atau tindakan yang akan sedang dikerjakan di masa depan

Pola:

Subject + will + be + verb –ing

Contoh kalimat:

She will be going to concert tomorrow (Dia akan sedang ke konser besok)

  • Past Future Continuous

Keterangan waktu ini digunakan untuk kegiatan atau tindakan yang akan dikerjakan di masa yang lalu.

Pola:

Subject + would + be + verb –ing

Contoh kalimat:

I would be coming to your house (Saya mungkin akan datang kerumahmu)

  • Future Perfect Continuous

Keterangan waktu ini biasanya dipakai untuk menggambarkan kegiatan atau tindakan yang akan sedang dilakukan di masa yang akan datang.

Pola:

Subject + will + have + been + verb –ing + for/since

Contoh kalimat:

He will have been playing badminton since morning (Dia akan sedang bermain bulutangkis sejak pagi)

  • Past Future Perfect Continuous

Keterangan waktu ini digunakan untuk menggambarkan kegiatan atau tindakan yang akan telah terjadi atau dilakukan di masa yang lalu.

Pola:

Subject + would/should + have + been + verb –ing + since/for

Contoh kalimat:

She would have been crying since morning (Dia akan telah menangis sejak pagi)

Artikel Lainnya

Apa itu Finite vs Non Finite Verb?
Apa itu Linking Verbs?
Penggunaan Might
Perbedaan Verb 1 & Verb –ing
Phrasal Verb At Work (Phrasal Verb Di Tempat Kerja)
33 Irregular Verbs & Contoh Kalimatnya
Verb: Apa itu Present Participle?
Verb: Apa itu Main Verb + Auxiliary Verb?
Grammar-Verb: Apa itu Modal Verb?
Grammar-Verb: Apa itu Active Verb (Kalimat Aktif)?

 

Quantifier: Perbedaan Many, Much dan A Lot Of
Perbedaan ‘Sore’ vs ‘Soar’
Perbedaan Bahasa Inggris Kuno vs Bahasa Inggris Modern
Grammar Tenses: Apa itu Past Continuous Tense?
Grammar Tenses: Apa itu Present Perfect Continuous Tense?
Daftar Irregular Verb
Perbedaan Wake, Waken, Awake, dan Awaken
Perbedaan Inggris British (UK), Amerika (US), dan Australia (AU)
Sentence Structure: Apa itu Simple Sentence?
Apa itu Phrasal Verbs?