sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Perbedaan Will, Would, Shall, Should, dan Could

Dalam bahasa Inggris, terdapat banyak aturan tata bahasa yang harus diikuti agar dapat menggunakan bahasa tersebut secara baik dan benar. Akan tetapi, tidak jarang peraturan tata bahasa ini membuat para pelajarnya kesulitan dalam memahaminya. Salah satu hal yang sulit untuk dipahami adalah perbedaan dari beberapa kosakata yang terkesan serupa atau sama.

Seperti contohnya perbedaan antara will, would, shall, should, dan could. Kelima kosakata tersebut semuanya merupakan bentuk kata kerja. Akan tetapi, kelimanya tidak bisa digunakan tanpa bantuan kata kerja lainnya. Kata kerja jenis ini disebut juga sebagai verba pembantu yang akan selalu membutuhkan kata kerja utama setelahnya.

Kalau begitu, apa perbedaan dari kelima kata kerja pembantu tersebut? Tentu ada banyak perbedaannya yang akan dijelaskan lebih dalam lagi berikutnya di bawah ini.

Will

Will digunakan untuk mengekspresikan banyak hal. Salah satu jenisnya adalah untuk menunjukkan keinginan, preferensi, pilihan, atau persetujuan. Berikut ini adalah sejumlah contoh penggunaannya sesuai dengan fungsi tersebut.

  • I will work on the task that you gave me (Saya akan mengerjakan tugas yang Anda berikan kepada saya)
  • Will you stop bothering me all the time? (Bisakah Anda berhenti mengganggu saya setiap saat?)
  • I will buy the red dress on the display (Saya akan membeli gaun merah yang dipajang)

Selain itu, will juga digunakan untuk mengekspresikan masa depan. Dalam artian bahwa suatu hal yang akan terjadi di masa depan, bukan saat ini. Berikut ini adalah sejumlah contoh penggunaannya sesuai dengan fungsi tersebut.

  • It will rain tomorrow from early in the morning until the evening (Besok akan hujan dari dini hari hingga malam hari)
  • The announcement will be released soon (Pengumumannya akan dirilis sesaat lagi)
  • I will watch a movie this afternoon (Saya akan menonton film siang hari ini)

Terakhir, will juga digunakan untuk mengekspresikan kapabilitas dan determinasi. Fungsi kapabilitas biasanya hanya digunakan ketika subjeknya merupakan benda mati. Berikut ini adalah sejumlah contoh penggunaannya.

  • This chair will hold up to 90 kilograms (Kursi ini dapat menahan hingga 90 kilogram)
  • I will finish this job until you are satisfied (Saya akan menyelesaikan pekerjaan ini hingga Anda puas)

Would

Would merupakan bentuk masa lampau dari will. Pada dasarnya kata kerja bantu ini sering digunakan dengan rather untuk mengekspresikan preferensi. Berikut ini adalah contoh penggunaannya.

  • I would rather go to the mall than studying today (Saya lebih ingin pergi ke mall daripada belajar hari ini)
  • We would rather be silent about things that we don’t know about (Kami lebih baik diam mengenai hal-hal yang tidak kami ketahui)

Selain itu, would juga digunakan untuk mengekspresikan harapan atau keinginan, kemungkinan, dan menggambarkan hal yang rutin dilakukan. Berikut ini adalah contoh penggunaannya sesuai dengan fungsi-fungsi tersebut.

  • I would like to have new shoes for the prom party (Saya ingin memiliki sepatu baru untuk pesta prom)
  • I would be so happy if you give me a new dress (Saya akan sangat bahagia jika Anda memberikan saya gaun baru)
  • Normally, we would go out jogging every Sunday morning (Normalnya, kita pergi jogging setiap hari Minggu pagi)

Shall

Biasanya shall digunakan dalam bahasa Inggris versi Amerika Serikat untuk bertanya dengan lebih sopan. Verba bantu ini juga dapat digunakan untuk menunjukkan masa depan, namun lebih sering digunakan will untuk fungsi tersebut. Berikut ini adalah sejumlah contoh penggunaannya untuk bertanya dan untuk menunjukkan kewajiban atau ketentuan.

  • Shall we go to the party together tomorrow? (Apakah sebaiknya kita pergi ke pesta bersama besok?)
  • Shall I leave you alone for now? (Apakah sebaiknya saya meninggalkan Anda sendiri untuk sekarang?)
  • You shall abide by the law as a good citizen (Anda harus mengikuti hukum sebagai warga negara yang baik)
  • Students shall not run in the hallway of the school (Para murid tidak boleh berlari di lorong sekolah)

Should

Should merupakan bentuk masa lampau dari shall. Biasanya verba bantu ini digunakan untuk mengekspresikan opini, saran, preferensi, atau ide. Selain itu fungsinya juga untuk mengatakan sesuatu yang sudah diperkirakan benar atau memang benar. Berikut ini adalah sejumlah contoh penggunaannya.

  • You should take a break from working all the time (Anda sebaiknya istirahat dari bekerja setiap saat)
  • There should be an old library right around this corner of the street (Seharusnya ada perpustakaan tua tepat di pojok belokan jalan ini)

Could

Could digunakan untuk menunjukkan kesopanan dalam bertutur. Terdapat banyak fungsi penggunaan could, verba bantu ini dapat digunakan untuk menunjukkan kemungkinan, menebak apa yang terjadi di masa lampau, atau pernyataan umum mengenai masa lampau. Berikut ini adalah sejumlah contoh penggunaannya sesuai dengan fungsi-fungsi tersebut.

  • They could take the bus at this hour (Mereka bisa naik bis jam segini)
  • They are late, they could have arrived by now. (Mereka telat, mereka bisa saja sudah sampai sekarang)
  • They could easily get lost in this town if they don’t follow the directions (Mereka bisa tersesat di kota ini jika tidak mengikuti petunjuk)
  • She could speak 5 languages before she lost her memory (Dia dapat berbicara lima bahasa sebelum hilang ingatan)

Selain itu, could juga dapat digunakan bersamaan dengan have untuk menunjukkan kemampuan atau kesempatan yang terlewat. Could juga dapat digunakan untuk meminta sesuatu dengan cara yang lebih sopan. Terakhir, verba bantu ini juga digunakan untuk memberikan saran atau menawarkan bantuan. Berikut ini adalah sejumlah contoh penggunaannya sesuai dengan fungsi-fungsi tersebut.

  • I could have danced all night with you but I had to go (Saya bisa menari semalaman namun saya harus pergi)
  • Could I ask you something a little bit personal? (Bolehkah saya menanyakan sesuatu yang sedikit pribadi?)
  • Could you help me with something important? (Bisakah Anda membantu saya hal yang penting?)
  • I could take you to the train station if you want (Saya bisa mengantarkan Anda ke stasiun kereta jika mau)
  • We could have dinner at a restaurant if you’re too busy to cook tonight (Kita bisa makan malam di restoran jika Anda terlalu sibuk untuk masak malam ini)

Itulah dia penjelasan perbedaan will, would, shall, should, dan could dalam peraturan tata bahasa Inggris. Semoga dapat membantu Anda dalam mempelajari bahasa Inggris lebih lanjut.

 

Perbedaan: So vs Too
Perbedaan: Beside vs Besides
Perbedaan Penggunaan Other dan Another dalam Bahasa Inggris
Perbedaan For vs Since
Perbedaan Penggunaan Just, Already, Still, Yet
Perbedaan Can I, Could I dan May I
Perbedaan Lose, Lost, Loose, Loss, Loosen
Perbedaan Penggunaan Konjungsi dalam Bahasa Inggris
Perbedaan Action Verb, Transitive vs Intransitive Verbs
Perbedaan: A lot of vs Lots of