sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Percakapan Bahasa Inggris: Percakapan Pengurusan Visa Turis Australia

Belajar dari Keribetan, Mengapa Tidak? Ini Dia Pelajaran Bahasa Inggris Lewat Bagian Pertama Percakapan Selama Pengurusan Visa Turis ke Brisbane, Australia

Bila kita mengingat rangkaian artikel tutorial bahasa Inggris sebelumnya, kita akan ingat trio wisatawan diundang dalam pesta ulang tahun “Charlotte” di Brisbane. Selain itu, karena salah satu kota di Australia ini membutuhkan pengurusan visa dan akomodasi yang tidak sederhana, kita pun sudah tahu Kacung hendak membantu trio wisatawan untuk mengurusnya.

Simak cuplikan dialog di bawah ini bagi kita yang heran bagaimana seorang individu, dalam hal ini Kacung, dapat mengurus visa Australia dan akomodasinya. Nantinya, contoh dialog berikut ini juga yang akan kita ambil 3 poin pelajaran bahasa Inggrisnya:

Kacung: Alright… For an Australian tourist visa, I need copies of your passport, ID card, and one of your most recent photographs…

(Kacung: Oke… Untuk visa turis Australia, aku butuh fotokopi paspor, KTP, serta satu lembar pas foto terbaru kalian…)

Disco, Rika, and Pia: *while searching for their documents in their bags and wallets* Here, Kacung!

(Disco, Rika, dan Pia: *sambil mencari dokumen mereka dalam tas dan dompet* Ini, Kacung!)

Kacung: Wait, wait… I think I miss something more… Yes, this *shows the three tourists several super-thick forms* Would you mind to fill these forms?

(Kacung: Tunggu, tunggu… Sepertinya aku ketinggalan sesuatu lagi… Ya, ini *menunjukkan pada trio wisatawan beberapa formulir yang super-tebal* Bersediakah kalian mengisi formulir-formulir ini?)

Rika: *suddenly remembers* Hey, Kacung, I think you’ve forgotten one more thing: The financial proof. I heard we need a quite large sum of money in our bank account.

(Rika: *teringat tiba-tiba* Hei, Kacung, aku pikir kamu lupa satu hal lagi: Bukti keuangan. Aku dengar kita butuh uang di akun bank yang cukup besar.)

Kacung: Leave it to me. After you guys have finished filling in the forms, we’ll head on to the nearest tour agent office to proceed to the next booking steps.

(Kacung: Serahkan hal tersebut kepadaku. Setelah kalian selesai mengisi formulirnya, kita akan beranjak ke kantor agen perjalanan terdekat untuk lanjut ke tahap proses pemesanan selanjutnya.)

Wah, ternyata Kacung cukup lupaan, ya? Nah, kita para learners tidak seharusnya tertular sifat pelupa dari Kacung. Paling tidak, kita dapat mengingat tiga poin bahasa Inggris berikut ini dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari:

1. Beberapa Kosa Kata dan Frasa Dasar Bahasa Inggris Mengenai Visa

Seluruh negara di dunia memerlukan visa untuk berbagai macam kebutuhan, termasuk Australia. Untuk bepergian, Australia memiliki yang namanya “tourist visa” atau “visa turis”. Dalam dialog Kacung, kita dapat belajar dari sebutan “Australian tourist visa”, di mana nama kebangsaan negara (dalam hal ini “Australian” untuk negara “Australia”) yang disebut di depan sebelum frasa “tourist visa”.

Visa turis Australia memerlukan beberapa dokumen. Dalam bahasa Inggris, kita mengenal jenis-jenis dokumen ini sebagai “passport, ID card, and one of your most recent photographs” atau “paspor, KTP, dan salah satu dari pas foto terkini” seperti yang ada pada terjemahan dialog Kacung.

Dalam menyerahkan dokumen, kita mengenal kata bahasa Inggris “copies” yang berarti “fotokopi”. Kata “copies” biasanya dipakai sebagai kata ganti “photocopies” untuk dokumen-dokumen yang sifat dan tujuan pengirimannya resmi, seperti “copies” ketiga jenis dokumen visa turis Australia. Kita juga perlu membedakan “copies” dengan “certified copies” atau “fotokopi yang dilegalisir”, di mana “copies” tidak bercap atau berstempel.

2. Belajar Mengerti Ekspresi Kelalaian dalam Bahasa Inggris

Contoh dialog ini akan mengajarkan kita mengenai ekspresi kelalaian lewat dialog Kacung dan Rika di bagian tengah. Adapun ekspresi kelalaian tersebut dinyatakan dalam kata dan dalam potongan kalimat.

Pertama-tama, kita akan melihat “miss” dan “forgotten” sebagai 2 kata lalai yang dapat kita pelajari lewat contoh dialog di atas, di mana artinya sama. “Forgotten” sendiri merupakan bentuk ketiga dari “forget”, dan umumnya ditunjukkan untuk sesuatu yang sudah terjadi. Untuk “miss” yang juga berarti “kangen / rindu”, kita perlu memperhatikan konteks kalimatnya.

Misalnya, konteks kalimat semacam “I think I miss something more …” saat mengumpulkan dokumen untuk mengurus visa yang dikatakan Kacung tidak afdal bila diartikan “Aku pikir aku kangen / rindu satu lagi …” Karena itulah, kita perlu berhati-hati untuk tidak lalai dalam mengartikan kata (atau frasa) yang sama, namun dengan artian bahasa Indonesia yang berbeda dan konteks kalimat yang berbeda pula.

3. Serba-Serbi Bahasa Inggris Mengenai Formulir dan Bukti Keuangan

Bahasa Inggris untuk formulir sendiri adalah “form”, dengan bentuk jamak “forms” sebagaimana telah kita simak pada contoh percakapan di bagian pendahuluan artikel ini. Kata kerja untuk “form” adalah “fill” yang berarti “mengisi”.

Lagi-lagi sesuai konteks kalimatnya, kita dapat menggunakan “to fill” atau “filling in” untuk formulir-formulir ini. Biasanya, untuk pertanyaan-pertanyaan yang menanyakan ketersediaan seperti “Would you mind … ?”, kita menggunakan “to fill” sebagai sambungannya. “Filling in,” di sisi lain, digunakan untuk kalimat pernyataan, seperti, “After you guys have finished filling in the forms ...” pada dialog Kacung.

Kemudian, bukti keuangan dalam bahasa Inggrisnya adalah “financial proof”. Seperti yang terlihat pada bagian dialog Rika, visa turis Australia membutuhkan bukti keuangan atau “financial proof” yang jumlahnya tidak sedikit. Dalam bahasa Inggris, untuk menyatakan jumlah uang yang “lumayan / cukup banyak” ini, kita dapat menggunakan frasa, “a quite large sum of money” seperti pada bagian dialog Rika di akhir contoh, di mana “sum” sendiri merupakan sinonim dari “total” dengan artian yang sama, yakni “jumlah”.

Kita, para learners, yang menyimak seri tutorial bahasa Inggris sebelumnya, mungkin heran mengapa contoh percakapan ini hanya membahas mengenai pengurusan visanya saja. Sebenarnya, contoh percakapan pengurusan visa dan akomodasi ini dibagi menjadi beberapa bagian artikel yang berbeda, di mana pelajaran dari contoh percakapan pengurusan visa sudah ada pada artikel ini.

Karena itu, nantikan pelajaran lewat contoh percakapan saat mengunjungi agen perjalanan untuk melanjutkan proses pengurusan pada artikel selanjutnya. Dijamin, poin-poin bahasa Inggrisnya akan membuat kita melek terus, lho, learners!

 

Percakapan Bahasa Inggris: Menikmati Little Venice
Percakapan Bahasa Inggris: Percakapan Seputar Wawancara Visa
Percakapan Bahasa Inggris: Tiba di Agen Perjalanan untuk Mengurus Keberangkatan
Percakapan Bahasa Inggris: Percakapan di Sekitar Takashimaya
Percakapan Bahasa Inggris: Percakapan di Kebun Raya Cibodas
Percakapan Bahasa Inggris: Pengalaman Mengunjungi Kawasan Q1
Percakapan Bahasa Inggris: Percakapan Pengurusan Visa Turis Australia
Percakapan Bahasa Inggris: Menempuh Perjalanan Jauh ke Bali Zoo
Percakapan Bahasa Inggris: Saat Bersiap Pulang
Percakapan Bahasa Inggris: Berbagi Kesan Selama Berada di Zona Spa Bali Zoo


 
Kalimat Percakapan Inggris untuk “Making Friends” dan “Asking Someone Out on a Date”
Percakapan Inggris Membeli Tiket di Objek Wisata
Percakapan Inggris Menyewa Kendaraan di Tempat Wisata
Percakapan Inggris tentang Hope & Dream (Harapan & Mimpi)
Percakapan Menolak Bantuan atau Pemberian dalam Bahasa Inggris (Refusing an Offer)
Cara Meminta Izin ke Toilet dalam Bahasa Inggris
Daftar Kalimat & Pengumuman Pramugari di Pesawat dalam Bahasa Inggris
Ungkapan & Percakapan Bahasa Inggris untuk Menyatakan Rasa Tidak Percaya (Expressing Disbelief)
3 Percakapan Inggris saat di Imigrasi Bandara
4 Contoh Percakapan Inggris Melapor ke Kantor Polisi