sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Percakapan Inggris dengan Teman Baru Kuliah Dimana

Berkenalan dengan orang baru adalah hal yang normal dan sering dilakukan secara alamiah. Akan tetapi, dalam mengenal seseorang biasanya akan keluar pertanyaan-pertanyaan yang personal sebelumnya. Salah satu pertanyaan yang sering dilontarkan adalah mengenai tempat berkuliah. Sebagai contohnya, berikut ini adalah dua percakapan dengan teman baru yang menanyakan berkuliah di mana dalam bahasa Inggris.

Contoh 1

A: Hey! Nice to meet you! I’m Jasmine. (Hei! Senang bertemu denganmu! Aku Jasmine)

B: Nice to meet you too. I’m Bianca. Are you new around here? (Senang bertemu denganmu juga. Aku Bianca. Apakah kau orang baru di sekitar sini?)

A: I am actually. This is my first time going out in the city since I moved here. (Iya, sebenarnya. Ini pertama kalinya aku keluar ke kota sejak aku pindah ke sini)

B: Are you studying here or working? (Apakah kau sedang menimba ilmu di sini atau bekerja?)

A: Well, mainly studying. But of course I have to work too if I want to stay alive. (Yang utamanya belajar, namun tentu saja aku harus bekerja juga jika aku ingin tetap bertahan hidup)

B: Same with me. Where are you studying? (Sama denganmu. Kau berkuliah di mana?)

A: I’m studying at Gadjah Mada University. What about you? (Aku berkuliah di Universitas Gadjah Mada. Bagaimana denganmu?)

B: I’m currently on my last semester at Yogyakarta National University. What major are you taking? (Aku saat ini sedang menjalani semester terakhir di Universitas Nasional Yogyakarta. Kau mengambil program studi apa?)

A: I’m taking the Philosophy major. What about you? (Aku mengambil program studi Filsafat. Bagaimana denganmu?)

B: I’m taking Political Science. You are not from around here, are you? (Aku mengambil program studi Ilmu Politik. Kau bukan dari daerah sekitar sini, ya?)

A: Nope. I am from Bandung actually. I guess you could tell from my accent. (Tidak. Sebenarnya aku dari Bandung. Sepertinya kau bisa mengetahui itu dari aksenku)

B: Yes, I hear your Sundanese accent very clearly. Well, I hope you will come to love and be comfortable in this new city. (Iya, aku mendengar aksen Sunda kau sangat jelas. Kuharap kau akan bisa menyayangi dan menjadi nyaman di kota baru ini)

A: Thank you! I hope so too. (Terima kasih! Aku juga berharap begitu)

Contoh 2

A: Hey, are you Ben, a friend of Gina? (Hei, apakah kau Ben, kawan dari Gina?)

B: I am! Are you that Karla who Gina always talk about of? (Benar! Apakah kau sang Karla yang selalu dibicarakan oleh Gina?)

A: Even if I am embarassed that she talks about me, yes I am that Karla. Nice to finally meet you in person. (Meskipun aku malu bahwa ia membicarakanku, iya aku Karla yang itu. Senang akhirnya dapat bertemu denganmu langsung)

B: Nice to meet you too. It is so good to finally put a face on a name. (Senang bertemu denganmu juga. Senang sekali akhirnya dapat melihat langsung wajahmu)

A: Same here. By the way, are you still studying in university or have you graduated? (Aku juga. Omong-omong, apakah kau masih kuliah atau apakah kau sudah lulus?)

B: Well, I should be graduating this year but I’m taking a break to work part time. (Aku seharusnya lulus tahun ini namun aku sedang istirahat untuk bekerja paruh waktu)

A: Oh, that’s cool. Where are you studying? (Oh, itu keren. Kau berkuliah di mana?)

B: I’m studying at University of Indonesia in History major. What about you? Are you still studying in university too? (Aku sedang berkuliah di Universitas Indonesia dalam jurusan Ilmu Sejarah. Bagaimana denganmu? Apakah kau juga masih berkuliah?)

A: Yes, I am. I’m still enrolling at Binus in IT. (Iya, benar. Aku masih berkuliah di Binus dalam bidang teknologi informatika)

B: Wow, that’s pretty prestigious. (Wah, itu cukup prestijius)

A: Yep, I know. But thankfully not all of the kids there are stuck up rich kids. There are some who are just, normal, I guess? (Iya, aku tahu. Namun untungnya tidak semua anak-anak yang ada di sana adalah anak-anak kaya yang sombong. Ada juga beberapa orang yang hanya, normal, sepertinya?)

B: Well, that’s good to hear. A new perspective from a new friend. (Itu bagus untuk didengar. Sebuah perspektif baru dari kawan yang baru)

A: You could say so. You know, there are some scholarship at Binus too for the non crazy rich kids. (Kau bisa berkata demikian. Kau tahu, ada beberapa beasiswa di Binus juga untuk para anak yang tidak kaya luar biasa)

B: I know, but the tuition must still be high even after the scholarship. (Aku tahu, namun biaya kuliahnya pasti masih akan lebih tinggi bahkan setelah ada beasiswa)

A: Well, you are right about that. (Kau benar mengenai hal tersebut)

B: I thought so. (Aku pikir begitu)

Itulah dia contoh percakapan dengan teman baru dan menanyakan berkuliah di mana dalam bahasa  Inggris serta terjemahannya. Semoga contoh-contoh percakapan seperti yang satu ini dapat membantu Anda dalam mempelajari bahasa Inggris lebih lanjut lagi di dalamnya. Semoga para hadirin semua juga menikmati acara penutupan kali ini.

 

Percakapan Memberi Dukungan terhadap Pendapat dalam Bahasa Inggris
Contoh Frase dan Percakapan Ajakan Kencan dalam Bahasa Inggris
Percakapan Bahasa Inggris: Bertemu Teman & Menanyakan Nomor Telepon (Greeting & Introduction)
Percakapan di Bioskop: Membeli Tiket Nonton dalam Bahasa Inggris
Percakapan di Toko Baju dalam Bahasa Inggris
Contoh Percakapan Driver Taksi Online Menjemput Penumpangnya
Percakapan Inggris Guru dan Murid Mengenai Tugas Esai
Percakapan Memesan Tiket Pesawat lewat Telepon dalam Bahasa Inggris
Apa yang Harus Dikatakan dalam Interview Kerja Bahasa Inggris?
Contoh Percakapan Bahasa Inggris di Terminal