sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Percakapan Bahasa Inggris: Ribut Mengenai Penggunaan Kupon

Satu Lagi Aspek “Negatif” Berwisata yang Dapat Kita Pelajari, yakni Percakapan Saat Ribut Menggunakan Kupon

Sekilas, kupon memang “hanya” selembar kertas. Namun, bagi yang tidak terbiasa menggunakannya, penggunaan kupon menjadi salah satu yang merepotkan, termasuk pada saat berwisata.

Melalui percakapan yang berkesinambungan dengan yang terdapat pada artikel sebelumnya, learners sekalian akan belajar serba-serbi bahasa Inggris yang penting. Sebelum belajar poin-poin penting bahasa Inggrisnya, kita akan melihat cuplikan dialog yang hendak kita pelajari sebagai berikut:

Pia: One, two, three pieces… Whoaaa!!! What a huge-valued voucher!!! Let’s see on how much the discount is… Wow, FREE?!?!?

(Pia: Satu, dua, tiga lembar… Waaaaah!!! Benar-benar kupon yang bernilai tinggi!!! Coba lihat berapa banyak potongan harganya… Wah, GRATISAN?!?!?)

Rika: Really? Let me look closer… No, I think.

(Rika: Oh, ya? Coba kulihat lebih dekat lagi… Nggak juga, kupikir.)

Disco: It seems to be for members only, since there is this type of number-membership- what’s-that….? Let me call Kacung first. *dialing Kacung’s number* *ringing tones of telephone shortly afterwards*

(Disco: Ini kayaknya cuman buat anggota saja, karena ada semacam nomor-nomor anggota di sini atau apalah itu…? Coba aku panggil Kacung *menekan nomornya Kacung* *lalu ada bunyi telepon berdering tidak lama setelahnya.)

Kacung: *Ringtone: “Girl Next Door” – Darin* Hello?

(Kacung: *Nada dering: “Girl Next Door” – Darin* Halo?)

Disco: Hey, bro. It’s me, Disco. How should I talk about this voucher’s usage to the receptionist? More importantly, what is your membership number?

(Disco: Halo, bro. Ini aku, Disco. Aku harus ngomong gimana ya, ke bagian resepsionis soal penggunaan kupon ini? Yang paling penting, nomor keanggotaanmu berapa?)

Kacung: When you go to meet the receptionists, you should hand those vouchers and mention “DX904562 ”. That is my membership code.

(Kacung: Ketika kamu bertemu resepsionis, kamu harus memberikan kupon ini dan sebutkan “DX904562”. Itu adalah kode keanggotaanku.)

Setelah telepon ditutup, ketiga tokoh wisatawan pun menuju meja resepsionis dengan berbekal kode keanggotaan atau kode pelanggan milik Kacung.

Mereka pun sukses menukarkan ketiga kupon yang ada, sehingga mereka mendapat tempat tinggal yang lebih baik pada 4 hari terakhir mereka di Kuta, Bali.

Berikut ini adalah ketiga poin bahasa Inggris yang dapat kita pelajari lewat cuplikan dialog di atas:

1. Belajar Serba-Serbi Nilai Kupon dalam Bahasa Inggris

Kita yang sudah sering berbelanja mungkin sudah banyak tahu kalau kupon selalu identik dengan potongan harga atau penawaran-penawaran menarik lainnya. Namun, berapa banyak di antara learners yang mengenal macam-macam penyebutan nilai kupon dalam bahasa Inggris?

Di saat yang sama, kita tidak dapat menampik pentingnya belajar bahasa Inggris saat membaca hal-hal yang penting selama berwisata, termasuk kupon yang dapat memberikan kita berbagai macam akses penawaran menarik. Dalam dialog ini, kita dapat belajar lewat Pia untuk menyebut besar-kecilnya nilai kupon itu dan potongan harganya.

“A huge-valued voucher,” dapat diartikan sebagai kupon yang nilainya sangat besar (ingat pelajaran bahasa Inggris artikel sebelumnya mengenai replacement kata “big” dalam bahasa Inggris). Sementara itu, kalimat, “Let’s see on how much the discount is,” adalah untuk mengekspresikan penasaran dengan jumlah diskon atau potongan harganya. Hati-hati untuk tidak terbalik menempatkan “is” setelah “how much”, karena bila itu terjadi, kalimatnya akan menjadi pertanyaan yang harus dijawab orang lain.

2. Menyegarkan Ingatan Tentang Ekspresi yang Berbeda Antara Bahasa Speaking dan Writing Bahasa Inggris

Ekspresi speaking dan writing dalam bahasa Inggris memang sudah banyak kita pelajari pada artikel-artikel sebelumnya. Namun, keunikan poin pelajaran bahasa Inggris kedua pada artikel ini terletak pada potongan percakapan yang sama sekali berbeda dengan pelajaran-pelajaran sebelumnya, sehingga learners sekalian akan melihat perbedaan kedua ekspresi ini dengan lebih jelas.

Kalau kita lihat dialog Disco yang mengatakan, “number-membership-what’s-that…?” maka itulah bahasa speaking, di mana terkadang kita langsung ngomong saja apa kata-kata atau grammar yang ada di pikiran kita. Bukan berarti bahasa writing itu selalu kaku, faktanya kita pun dapat membuatnya menjadi lebih ekspresif namun tetap lebih terstruktur dibandingkan bahasa speaking, misalnya yang terdapat pada kata “shortly” setelah “afterwards” yang menjelaskan aksi Disco.

3. Mulai Sekarang, Jangan Bingung Lagi Mengenai Tata Cara Penggunaan Kupon dalam Bahasa Inggris

Kita dapat belajar dari dialog Kacung dan Disco saat bertelepon untuk menangkap poin pelajaran nomor tiga dari artikel ini. Dalam hal ini, pertanyaan Disco, “How should I talk about this voucher’s usage to the receptionist?” dan perbedaan “membership number” dan “membership code” serta ekspresi kata “hand” adalah hal-hal yang akan kita pelajari bersama.

Sama dengan frasa gabungan “if” yang kita pelajari pada artikel lalu, “about this voucher’s usage” dan “to the receptionist” dapat dibalik-balik penggunaannya untuk arti yang sama pada pertanyaan, “How should I talk about this voucher’s usage to the receptionist?” Kata “usage” sendiri merujuk pada kata benda (“noun”) dari “use” yang berarti “pemakaian”.

“Membership number” dan “membership code” memang sekilas mirip. Namun, seperti namanya, “membership number” atau “nomor keanggotaan” hanya mencakup nomor anggotanya saja, bukan sekaligus huruf dan karakternya seperti pada “membership code”. Selain itu, alih-alih berarti “tangan”, ekspresi “hand” pada penggunaan kupon berarti memberikan kupon tersebut (dengan tangan) kepada pihak lain, misalnya, “hand those vouchers,” kepada pihak resepsionis.

Makin berisi, ya, pelajaran bahasa Inggrisnya? Untuk selanjutnya, mari bayangkan persoalan akomodasi ini sudah selesai, sehingga ketiga wisatawan tokoh utama kita kali ini tinggal mengunjungi tempat-tempat wisata terbaik di Kuta.

Di tempat mana mulainya dan apa pelajaran bahasa Inggrisnya? Mari kita simak semuanya itu pada artikel tutorial bahasa Inggris selanjutnya.

 

Percakapan Bahasa Inggris: Ribut Mengenai Penggunaan Kupon
Percakapan Bahasa Inggris: Berbelanja Oleh-Oleh


 
Kalimat Percakapan Inggris untuk “Making Friends” dan “Asking Someone Out on a Date”
Percakapan Inggris Membeli Tiket di Objek Wisata
Percakapan Inggris Menyewa Kendaraan di Tempat Wisata
Percakapan Inggris tentang Hope & Dream (Harapan & Mimpi)
Percakapan Menolak Bantuan atau Pemberian dalam Bahasa Inggris (Refusing an Offer)
Cara Meminta Izin ke Toilet dalam Bahasa Inggris
Daftar Kalimat & Pengumuman Pramugari di Pesawat dalam Bahasa Inggris
Ungkapan & Percakapan Bahasa Inggris untuk Menyatakan Rasa Tidak Percaya (Expressing Disbelief)
3 Percakapan Inggris saat di Imigrasi Bandara
4 Contoh Percakapan Inggris Melapor ke Kantor Polisi