sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Job Interview: Percakapan Wawancara Kerja

Wawancara kerja merupakan tahapan yang cukup mendebarkan dalam proses rekruitmen karyawan baru. Hal ini tidak ada bedanya meski Anda merupakan fresh graduate atau yang sudah memiliki pengalaman kerja sekali pun. Hal-hal yang nantinya akan ditanyakan oleh Interviewer bisa saja merupakan hal yang tidak terduga dan kadang tidak ada hubungannya dengan proses rekruitmen sama sekali.

Namun, pada kesemptan kali ini kita tidak akan bicara terlalu jauh. Yang akan kami paparkan adalah contoh-contoh sederhana yang terjadi dalam percakapan wawancara kerja pada umumnya, yakni bila proses wawancara tersebut dilakukan dalam bahasa Inggris. Anda bisa perhatikan kalimat-kalimat pertanyaan seperti apa yang lazim keluar, serta bagaimana cara meresponnya.

Jenis pertanyaan yang diajukan, seperti:

  • Tell me/tell us about yourself.
  • What are your strenghts?
  • What are your weakness?
  • Why do you want to work for us?
  • Why do you want this job?
  • Why should I hire you?
  • Why did you quit your last job?
  • Why did you choose your college major?
  • What makes you think you are qualified for this job?
  • Why do you want to quit your current job?
  • What drives you to work hard?
  • How do you handle pressure and stress?
  • Where do you see yourself five years from now?

Nah, untuk lebih jelasnya bagaimana cara merespon pertanyaan-pertanyaan tersebut, simak contohnya dalam percakapan seperti di bawah ini.

Interviewer: Good morning, Mr. Andi Surya. (Selamat pagi, Pak Andi Surya.)

Andi: Good morning, Ma’am. (Selamat pagi, Bu.)

Interviewer: Well, though I’ve been reading your CV and resume, what if you tell me about yourself. (Meski saya sudah membaca CV dan resume Anda, bagaimana kalau sekarang Anda yang bercerita tentang diri Anda.)

Andi: As you can see, Ma’am, I’m a fresh-graduate from psychology and I took industrial and organizational major. I led some pretty interesting and successful projects on college, national scale. That should show you that I have leadership skill. I’m a very fast learner, dedicated, and responsible. (Seperti yang Anda lihat, Bu, saya baru saja lulus dari psikologi dan saya mengambil jurusan industri dan organisasi. Saya memimpin beberapa proyek yang menarik dan sukses selama di kampus, skala nasional. Hal itu dapat menunjukkan bahwa saya punya kemampuan kepemimpinan. Saya cepat belajar, berdedikasi, dan bertanggung jawab.)

Interviewer: Why did you choose your college major? (Mengapa Anda memilih jurusan itu di kampus?)

Andi: I’m actually really passionate about IO. It’s almost like the core of human resource in a company. From the recruitment, to the training and development. It cares about the well-being of the people in a company. I’ve worked as an associate on some psychology consultants and have experienced some of recruitment process and such. So I have pretty good grasp about what I’m going to do in your company. (Sebenarnya saya sangat menyukai ranah IO. Hal itu rasanya seperti inti dari sumber daya manusia di suatu perusahaan. Mulai dari rekruitmen, hingga pelatihan dan pengembangan. IO peduli dengan kesejahteraan orang-orang yang di perusahaan. Saya pernah bekerja sebagai kolega di beberapa konsultan psikologi dan saya cukup berpengalaman dalam proses rekruitmen dan semacamnya. Jadi saya rasa saya cukup paham dengan apa yang akan saya lakukan di perusahaan Anda.)

Interviewer: Why do you want to work for us? (Mengapa Anda ingin bekerja pada kami?)

Andi: I’m actually a long-time user of the products of your company, Ma’am. I think that’s the number one reason why I want to be a part of your company. And the way I can contribute is from the human resource department, as my education permits me to do so. (Sebenarnya saya adalah pengguna lama produk perusahaan Anda, Bu. Saya rasa itulah alasan pertama mengapa saya ingin menjadi bagian dalam perusahaan Anda. Dan cara saya untuk berkontribusi adalah melalui departemen sumber daya manusia, karena berhubungan dengan pendidikan saya.)

Interviewer: Where do you see yourself five years from now? (Di mana Anda melihat diri Anda dalam lima tahun mendatang?)

Andi: I actually see myself either already got promotion twice in this company, or getting a master’s degree that’s related to my job. (Paling tidak saya sudah dua kali mendapatkan promosi di perusahaan ini dalam lima tahun ke depan, atau mungkin saya sedang belajar untuk mendapatkan gelar master yang berkaitan dengan pekerjaan saya.)

Interviewer: Do you still have the urge to study, Mr. Andi? (Apakah Anda masih punya keinginan untuk belajar, Pak Andi?)

Andi: Oh, of course, Ma’am. Especially if it helps my career, sure. (Tentu saja Bu. Terutama kalau dapat membantu karir saya.)

Interviewer: Well, I guess that’s all I want to know from you, Mr. Andi. You will hear from us in a week. Thank you for coming. (Baiklah, saya rasa itu saja yang ingin saya ketahui dari Anda, Pak Andi. Anda akan mendengar kabar dari kami dalam seminggu ini. Terima kasih banyak sudah hadir.)

Andi: Thank you so much for this opportunity, Ma’am. Have a nice day. (Terima kasih banyak atas kesempatan ini, Bu. Semoga hari Anda menyenangkan.)

Demikianlah contoh singkat percakapan tentang wawancara kerja yang dapat kami berikan. Silahkan pelajari sendiri bagaimana cara merespon pertanyaan-pertanyaan tersebut sesuai dengan keahlian, ketertarikan, serta pengalaman Anda. Semoga apa yang kami berikan bermanfaat. Selamat belajar!

Artikel Lainnya

Percakapan Bisnis: Memberikan Informasi Sesuai Persyaratan dalam Interview Menggunakan Bahasa Inggris
Job Interview: Percakapan Wawancara Kerja
Job Interview: Percakapan dalam Bahasa Inggris di Telepon Menentukan Jadwal Interview Kerja
Percakapan Job Interview: Menjalani Wawancara Dalam Bahasa Inggris secara Efektif dan Baik
Percakapan Job Interview: Menceritakan Pengalaman Kerja & Latar Belakang Pendidikan dalam Bahasa Inggris
Percakapan Job Interview: Menyampaikan Deskripsi Pengalaman Kerja

 

English Conversation: Percakapan Jual Beli Barang di Pasar
Introducing Conversation: Percakapan Memperkenalkan Teman ke Teman Lainnya
Percakapan Kasir: Cara Kasir Melayani Pelanggan dalam Bahasa Inggris
Percakapan Inggris saat Check-in Hotel
English Conversation: Percakapan Negosiasi Harga Jual Beli
Percakapan Inggris: Ekspresi untuk Menarik Perhatian Seseorang (Getting Attention)
Percakapan Inggris: Mengenal Anggota Keluarga
Percakapan Bisnis: Mengingatkan Rapat dan Mengulang Kesepakatan Di Meeting Sebelumnya dalam Bahasa Inggris
Percakapan Inggris: Tersesat dan Menanyakan Arah Jalan
Percakapan Inggris: Memberi Opini tentang Film yang Baru Ditonton (Giving Opinion)


 
Percakapan Menolak Bantuan atau Pemberian dalam Bahasa Inggris (Refusing an Offer)
Cara Meminta Izin ke Toilet dalam Bahasa Inggris
Daftar Kalimat & Pengumuman Pramugari di Pesawat dalam Bahasa Inggris
Ungkapan & Percakapan Bahasa Inggris untuk Menyatakan Rasa Tidak Percaya (Expressing Disbelief)
3 Percakapan Inggris saat di Imigrasi Bandara
4 Contoh Percakapan Inggris Melapor ke Kantor Polisi
4 Contoh Percakapan Inggris Berterima Kasih (Thanking Conversation)
Percakapan Inggris tentang Game di Handphone
Percakapan Inggris Sehari-hari di Rumah
Percakapan Inggris: Saat Wawancara Kerja (In The Job Interview)