sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Peringatan Hati-Hati dalam Bahasa Inggris

Di dalam bahasa Inggris, cukup banyak frasa atau kata yang berfungsi untuk memperingatkan orang lain untuk berhati-hati. Baik itu berhati-hati ketika melakukan sesuatu, berhati-hati di dalam perjalanan, ataupun berhati-hati dalam situasi yang mendesak. Pada intinya, ekspresi peringatan untuk waspada ini bisa berbeda-beda tergantung dari konteks dan situasinya.

Kali ini kita akan mempelajari ekspresi peringatan (warning expression) dalam bahasa Inggris beserta dengan contoh penggunaannya dalam kalimat dan percakapan. Mari langsung saja kita lihat ekspresi-ekspresinya:

Be Careful

“Be cafereful” artinya adalah “hati-hati” atau “awas”. Frasa ini bisa dipakai untuk memberi tahu orang berhati-hati ketika melakukan sesuatu. Contoh:

  • Be careful when crossing the street. (Hati-hati ketika menyebrang jalan)
  • Be careful when walking on this narrow bridge. (Hati-hati ketika berjalan di jembatan sempit ini)
  • Be careful when using the microwave. (Hati-hati ketika menggunakan microwave)

“Be careful” juga bisa digunakan untuk memperingatkan orang lain dalam situasi yang mendesak atau immediate warning (peringatan segera). Contoh:

  • Be careful! The water is deep. (Awas! Airnya dalam) –> Diucapkan kepada seseorang yang hendak berenang di air yang dalam
  • Be careful! The tea is really hot. (Awas! Tehnya sangat panas) –> Diucapkan kepada seseorang yang hendak meminum tehnya
  • Be careful with the floor! It is still wet. (Hati-hati dengan lantainya! Masih basah) –> Diucapkan kepada seseorang yang hendak masuk ke dalam ruangan yang lantainya masih basah

Selain itu, “be careful” juga bisa diucapkan kepada seseorang yang akan bepergian. Contoh:

A: So, my taxi is here. I must go now. (Taksi saya sudah datang. Saya harus pergi sekarang)

B: Okay, be careful! (Oke, hati-hati ya)

“Careful!” adalah kata yang memiliki fungsi yang sama dengan “be careful”. Kata ini bisa dikatakan sebagai bentuk pendeknya dari “be careful”. Contoh:

  • Careful! You’ll hurt the cat. (Hati-hati! Kamu akan melukai kucingnya)
  • Careful! There might be wild animals lurking around there. (Awas! Mungkin saja ada hewan liar mengintai di sana)
  • Careful when using the knife! (Hati-hati ketika menggunakan pisaunya!)

Take Care

“Take care!” adalah ekspresi yang diucapkan kepada seseorang yang akan bepergian. Ekspresi ini juga termasuk ke dalam ucapan perpisahan. Contoh:

A: I guess it’s time for me to go. (Aku rasa aku harus pergi sekarang)

B: All right. I’ll miss you. Take care! (Baiklah. Aku akan merindukanmu. Hati-hati, ya!)

Contoh 2:

A: I hate to say this, but I really need to go right now. Sorry. (Aku benci mengatakannya, tetapi aku benar-benar harus pergi sekarang. Maaf)

B: It’s okay. Please call me when you get there. (Tidak apa-apa. Tolong kabarkan aku ketika kamu sampai di sana)

A: Will do. Bye. (Akan kukabarkan. Selamat tinggal)

B: Bye. Take care! (Selamat tinggal. Hati-hati, ya!)

Mind How You Go

“Mind how you go” adalah frasa peringatan lain yang bisa diucapkan kepada seseorang yang akan bepergian. Contoh:

A: Anyway, it was great talking with you, but I have to go now. (Omong-omong, senang berbicara denganmu, tetapi aku harus pergi sekarang)

B: Oh, okay. Great talking with you too.  Mind how you go. (Oh, oke. Senang berbicara denganmu juga. Hati-hati di jalan)

A: Thanks. (Terima kasih)

Contoh 2:

A: It was nice talking with you, but I’m afraid I have to pick up my kid now. (Senang berbicara denganmu, tetapi maaf aku harus menjemput anakku sekarang)

B: Sure. Please mind how you go. The traffic is terrible right now. (Baiklah. Tolong hati-hati di jalan. Lalu lintasnya buruk sekarang)

A: Okay. Thanks. See you later! (Oke. Terima kasih. Sampai jumpa lagi)

B: Laters! (Sampai jumpa lagi!)

Look Out!

“Look out!” adalah ekspresi untuk memperingatkan orang lain dalam situasi yang mendesak dan segera. Contoh:

  • Look out! There’s a car coming! (Awas! Ada mobil!)
  • Look out for that hole! (Awas lubang itu!)
  • Look out! You might spill the coffee. (Hati-hati! Kamu bisa menumpahkah kopinya)

Watch Out!

“Watch out!” juga ekspresi untuk memperingatkan orang lain untuk berhati-hati dalam konteks mendesak atau segera. Contoh:

  • Watch out for the wall! (Awas temboknya!)
  • Watch out! There is someone behind you! (Awas! Ada orang di belakangmu!)
  • Watch out! There is a kid crossing the street! (Awas! Ada anak kecil sedang menyebrang jalan!)

Better Safe than Sorry

Frasa selanjutnya yang bisa digunakan untuk memperingatkan orang lain adalah “better safe than sorry”. Frasa ini dipakai untuk memberitahu orang untuk tidak mengambil risiko. “better safe than sorry” bisa diartikan ke dalam bahasa Indonesia menjadi “berhati-hati bisa menghindari musibah”, “berhati-hati lebih baik daripada menyesal”, atau “berhati-hati jauh lebih baik”. Contoh:

  • We should take an extra blanket with us. Better safe than sorry. (Kita harus membawa selimut tambahan. Berhati-hati jauh lebih baik)
  • You should not take an unfamiliar shortcut. Better safe than sorry. (Kamu jangan ambil jalan pintas yang tidak dikenal. Berhati-hati lebih baik daripada menyesal)
  • You should buy the ticket now. Better safe than sorry. (Kamu harus membeli tiketnya sekarang. Lebih baik berhati-hati daripada menyesal nanti)

Kita juga bisa menggunakan “it’s better to be safe than sorry”. Contoh:

  • Don’t forget to bring the umbrella. It’s better to be safe than sorry. (Jangan lupa untuk membawa payung. Berhati-hati lebih baik daripada menyesal)
  • We should come earlier than everyone tomorrow. You know, it’s better to be safe than sorry. (Kita harus datang lebih awal dari semua orang besok. Kau tahu, berhati-hati bisa menghindari musibah)

You Cannot be Too Careful

“You cannot be too careful” juga ekspresi atau frasa yang dipakai untuk memperingatkan orang agar berhati-hati dan tidak mengambil risiko. Frasa ini bisa diterjemahkan sebagai “kamu harus berhati-hati”. Mari kita lihat contoh penggunaannya dalam kalimat:

  • You should check thoroughly whether or not all of the doors and windows are already locked before you go to sleep. You cannot be too careful. (Kamu harus memeriksa sepenuhnya apakah semua pintu dan jendela sudah terkunci sebelum kamu pergi tidur. Kamu harus berhati-hati)
  • I suggest you to always bring a pepper spray with you anywhere you go, because we women cannot be too careful. (Aku sarankan kamu selalu membawa semprotan cabai ke manapun kamu pergi, karena kami wanita harus berhati-hati)
  • Don’t forget to install a CCTV in front of your store. You cannot be too careful these days. (Jangan lupa untuk memasang CCTV di depan tokomu. Dewasa ini, kamu harus berhati-hati)

Beware

“Beware” adalah kata untuk memberikan peringatan kepada orang-orang yang biasanya dipasang di tempat umum atau jalan. Contoh:

  • Beware of the dog. (Awas ada anjing)
  • Beware of pickpockets. (Awas ada pencopet)
  • Beware of the trees. (Awas ada pohon)

Mind

“Mind” yang diikuti oleh kata benda atau frasa kata benda adalah peringatan yang lebih umum dipakai di dalam bahasa Inggris Britania (British English). Peringatan yang didahului oleh “mind…” ini biasanya dipasang di tempat umum untuk memperingatkan orang akan hal yang bisa membahayakan mereka. Contoh:

  • Mind your head. (Awas kepala. [Hati-hati terbentur.])
  • Mind the gap. (Jaga jarak)
  • Mind the pond. (Awas ada kolam)

Indirect Warnings

Indirect warnings adalah peringatan tidak langsung yang juga sering disebut sebagai weak warning (peringatan lemah). Itu karena indirect warning tidak terdengar seperti peringatan. Peringatan jenis ini lebih terdengar seperti saran atau nasihat untuk tidak melakukan sesuatu. Kita bisa menggunakan pola di bawah ini untuk menyusun indirect warning:

If I were you, I would not…

atau

I wouldn’t… if I were you

Contoh:

  • If I were you, I would not stay up all night. It’s not good for our health. (Jika aku adalah kamu, aku tidak akan bergadang. Itu tidak baik untuk kesehatan kita)
  • If I were you, I would not buy those shoes. They are too expensive. I saw cheaper ones at the next store. (Jika aku adalah kamu, aku tidak akan membeli sepatu itu. Itu terlalu mahal. Aku lihat ada sepatu yang lebih murah di toko sebelah)
  • I would not order the chicken if I were you. It is too spicy to your liking. (Aku tidak akan memesan ayam itu jika aku adalah kamu. Ayamnya terlalu pedas untukmu)
  • I wouldn’t go to the beach if I were you. It’s a long weekend. It must be too crowded in there. (Aku tidak akan ke pantai kalau aku adalah kamu. Sekarang adalah akhir pekan panjang. Pasti terlalu ramai di sana)

Terkadang juga if clause tidak diucapkan ketika memberikan indirect warning sehingga polanya menjadi:

I would not…

Contoh:

  • I would not stay up all night. It’s not good for our health. (Aku tidak akan bergadang. Itu tidak bagus untuk kesehatan kita)
  • I wouldn’t buy those shoes. They are too expensive. (Aku tidak akan membeli sepatu itu. Itu terlalu mahal)

Selain menggunakan “if I were you I wouldn’t…”, indirect warnings juga bisa disampaikan dengan:

I don’t think you should…

Harus diingat bahwa frasa ini hanya boleh dipakai apabila lawan bicara kita adalah orang yang sudah kita kenal. Mari kita lihat contohnya:

  • I don’t think you should go out often in this pandemic. (Menurutku kamu tidak boleh sering keluar di masa pandemi ini)
  • I don’t think you should take off your mask when going outside. You may catch or spread the virus. (Menurutku kamu tidak boleh melepaskan maskermu ketika pergi ke luar. Kamu bisa saja tertular atau menularkan virus)
  • I don’t think you should eat that. It has been in the refrigerator for a week. (Menurutku kamu tidak boleh memakan itu. Itu sudah ada di kulkas selama seminggu)

Direct Warnings

Direct warnings adalah peringatan langsung yang mana kita memberitahu seseorang bahwa sesuatu buruk akan terjadi jika dia melakukan atau tidak melakukan sesuatu. Untuk menyampaikan direct wanings, kita bisa menggunakan if clause tipe 1. Contoh:

  • You will be in a big trouble if you don’t finish your homework. (Akan ada masalah besar jika kamu tidak menyelesaikan PR-mu)
  • If you go out alone, you will get lost. (Jika kamu pergi sendirian, kamu akan tersesat)

Direct warnings juga bisa disampaikan dengan menggunakan “don’t”. Contoh:

  • Don’t use your phone when driving. (Jangan menggunakan teleponmu ketika menyetir)
  • Don’t run in the pool area. (Jangan berlari di area kolam)

Demikianlah cara memberikan peringatan kepada orang lain untuk berhati-hati. Gunakanlah frasa dan ungkapan yang telah kita pelajari hari ini sesering mungkin agar kita cepat menguasainya.

 

Peringatan Hati-Hati dalam Bahasa Inggris
Percakapan Memberi Nasihat atau Peringatan dalam Bahasa Inggris