sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Pertanyaan dan Jawaban Wawancara untuk Apply Visa Schengen

Apabila Anda akan mengunjungi negara-negara Eropa, terutama negara yang termasuk ke dalam kawasan Schengen, seperti Jerman, Belanda, Italia, Austria, Prancis, Spanyol, dan sebagainya, Anda harus memiliki visa Schengen. Untuk mengajukan visa Schengen, Anda bisa langsung datang ke kedutaan besar negara-negara Schengen. Tentunya ada sejumlah dokumen yang harus Anda penuhi saat mengajukannya.

Selain harus memenuhi dokumen, Anda juga biasanya harus melewati tahap wawancara. Pertanyaan yang diajukan saat wawancara pengajuan visa Schengen pada umumnya berkisar tentang diri Anda dan rencana perjalanan Anda di negara tujuan. Apa saja pertanyaan-pertanyaan tersebut? Di bawah ini adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan dalam pengajuan visa Schengen beserta dengan contoh jawabannya dalam bahasa Inggris:

  • Are you married? (Apakah Anda sudah menikah)

Contoh jawaban: No, I am single. (Tidak, saya lajang)

  • Will you be traveling alone? (Apakah Anda akan bepergian sendiri?)

Contoh jawaban: “yes” jika Anda akan bepergian sendiri dan jawab “no” apabila tidak, kemudian tunggu si pewawancara mengajukan pertanyaan lain terkait dengan identitas orang yang akan menemani Anda bepergian.

  • Why do you need a 90-day visa? Can you reschedule a shorter trip? (Mengapa Anda butuh visa 90 hari? Dapatkah Anda menjadwalkan ulang perjalanan yang lebih singkat?)

Contoh jawaban: Because I am planning to visit some tourist destinations within the Schengen Area which cannot be done in a short period of time. However, I am willing to reschedule if needed. (Karena saya berencana untuk mengunjungi beberapa tempat wisata di wilayah Schengen yang mana tidak dapat dilakukan dalam waktu yang singkat. Namun, saya bersedia untuk menjadwalkan ulang jika dibutuhkan)

  • Do you bring your bank statement with you? (Apakah Anda membawa rekening koran Anda?)

Contoh jawaban: Yes, I do. Here is it. (Ya, ini dia). Kemudian tunjukkan rekening koran Anda.

  • Do you have relatives or friends who live in the Schengen Area? (Apakah Anda memiliki keluarga atau teman yang tinggal di wilayah Schengen?)

Contoh jawaban: Yes, my uncle and aunt live in Berlin. I also have a close friend who is currently studying and lives in Leiden. (Ya, paman dan tante saya tinggal di Berlin. Saya juga memiliki teman dekat yang saat ini sedang sekolah dan tinggal di Leiden)

  • Do you always pay income taxes? (Apakah Anda selalu membayar pajar penghasilan?)

Contoh jawaban: Yes I do, and here is my tax return. (Ya, dan ini adalah laporan pajak saya). Kemudian tunjukkan SPT (laporan pajak tahunan) Anda.

  • Have you ever traveled elsewhere? (Apakah Anda pernah bepergian ke tempat lainnya?)

Contoh jawaban: No, I haven’t. It is my first time travelling abroad. (Belum pernah. Ini adalah pertama kalinya saya bepergian ke luar negeri)

  • What is the purpose of your visit? (Apa tujuan kunjungan Anda?)

Contoh jawaban: It is for professional training. (Untuk pelatihan profesional)

  • Do you have children? If yes, how old are they? What do they do? (Apakah Anda memiliki anak? Jika iya, berapa usia mereka? Apa pekerjaan mereka?)

Contoh jawaban: I have a son and a daughter. My son is 17 years old, while my daughter is 13 years old. They are high and middle schoolers. (Saya memiliki seorang anak laki-laki dan seorang anak perempuan. Anak laki-laki saya berusia 17 tahun, sedangkan anak perempuan saya berusia 13 tahun. Mereka adalah pelajar SMA dan SMP)

  • Have you booked your flight? (Apakah Anda telah memesan penerbangan Anda?)

Contoh jawaban: Yes. I have booked a flight. Here is my plane ticket. (Ya. Saya telah memesan penerbangan. Ini adalah tiket pesawat saya). Kemudian tunjukkan tiket pesawat atau bukti pemesanan penerbangan Anda.

  • What is your occupation? (Apa pekerjaan Anda?)

Contoh jawaban: I work at ABC Company as an accountant. (Saya bekerja di perusahaan ABC sebagai akuntan)

  • How do we know that you will go back home within the visa allowed period? (Bagaimana kami tahu Anda akan pulang dalam jangka waktu yang diizinkan visa?)

Contoh jawaban: School will start in August, so there is no way for me to be in the Schengen zone for more than three months. I have to return home within three months. (Sekolah akan dimulai di bulan Agustus, sehingga tidak mungkin bagi saya untuk berada di wilayah Schengen selama lebih dari tiga bulan. Saya harus pulang dalam tiga bulan)

  • How long are you going to stay? (Berapa lama Anda akan tinggal?)

Contoh jawaban: I am going to stay for around one month. I am departing on May 25, and will return on June 26. (Saya akan tinggal sekitar satu bulan. Saya akan berangkat tanggal 25 Mei, dan akan kembali tanggal 26 Juni)

  • Where are you going to stay? (Di mana Anda akan tinggal?)

Contoh jawaban: I am going to stay in a hotel. I even have already booked one. Here is the reservation receipt from the hotel. (Saya akan tinggal di hotel. Saya bahkan telah memesannya. Ini adalah bukti pemesanan dari hotelnya). Kemudian tunjukkan bukti pemesanan hotel Anda.

Itu tadi beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan dalam pengajuan visa Schengen. Apapun itu pertanyaannya, yang terpenting adalah Anda harus menjawabnya dengan jujur. Jika memungkinkan, bawalah serta dokumen yang dapat menunjang jawaban Anda.

 

Percakapan Inggris Menanyakan ke Tata Usaha Jadwal Bimbingan Skripsi
Pertanyaan saat Ngobrol dengan Gebetan dalam Bahasa Inggris
Contoh Ucapan Tahun Baru dalam Bahasa Inggris
Percakapan Inggris dengan Teman Baru Kuliah Dimana
Pertanyaan atau Kalimat yang Sering Diucapkan Naik Angkutan Umum Bus Kota
Cara Meminta Duduk Prioritas Kepada Seseorang di Bus, Kereta, MRT
Percakapan Memesan Tiket Pesawat lewat Telepon dalam Bahasa Inggris
Percakapan Inggris: Mencari Barang yang Hilang di Lost & Found
Contoh Percakapan di Pesawat dalam Bahasa Inggris
Percakapan Singkat Layanan Bantuan IT Lewat Telepon dalam Bahasa Inggris