sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Speech: Apa itu Direct Speech (Kalimat Langsung)?

Learners, kita kembali lagi dengan pelajaran bahasa Inggris yang berbeda dengan kelompok sentence sebelumnya, yakni kelompok speech. Seperti yang terdapat dalam artikel ini, kelompok speech yang akan kita pelajari adalah direct speech.

Sebelum mengetahui contoh-contoh penerapannya dalam kalimat, percakapan, dan contoh soal serta pembahasannya dalam tes TOEFL maupun tes bahasa Inggris lainnya, terlebih dahulu kita perlu menyimak penjelasan mengenai direct speech dalam poin di bawah ini.

Penjelasan Mengenai Direct Speech

Dalam pelajaran bahasa Inggris, direct speech selalu memiliki komponen tanda kutip satu atau dua, selain subjek yang melakukan aksi tertentu. Hal ini dikarenakan direct speech menceritakan secara langsung hal yang dikatakan oleh satu atau banyak orang.

Sebuah direct speech tidak hanya sekadar kalimat pernyataan akan sesuatu. Faktanya, direct speech dapat juga merupakan kalimat suruhan, yakni tentang yang menyuruh orang lain untuk berbuat sesuatu. Alternatifnya, direct speech juga dapat berupa kalimat pertanyaan terhadap seseorang atau sekelompok yang lain dari yang berbicara.

Lebih lengkap mengenai penerapan direct speech dapat kita lihat pada poin berikutnya dalam artikel ini, yakni contoh penerapan direct speech dalam kalimat.

Contoh Penerapan Direct Speech Dalam Kalimat

Direct speech menyatu dengan kalimat, dan cukup banyak kalimat yang merupakan pengaplikasian direct speech. Untuk tujuan pembelajaran pada artikel ini, kita melihat penerapan direct speech dalam 3 contoh kalimat, yang masing-masing merepresentasikan kategori direct speech.

Seperti biasa, agar mudah dalam mempelajarinya, ketiga contoh kalimat dalam poin ini disertai arti bahasa Indonesianya. Tanda bold digunakan untuk menandai direct speech, sementara garisbawah digunakan untuk menandai hal-hal yang menunjukkan kategori direct speech. Selain itu, penjelasan lebih lanjut tentang pelajaran direct speech juga tersedia di akhir masing-masing kalimat berikut ini:

1. She said, “The restaurant delivered an excellent service,” (Dia berkata, “Restoran itu memberikan pelayanan yang sangat memuaskan,”)

Penjelasan: Dalam contoh kalimat di atas, direct speech-nya adalah perkataannya, yakni, “The restaurant delivered an excellent service,” (“Restoran itu memberikan pelayanan yang sangat memuaskan,”) Bukti direct speech yang berkategori kalimat pernyataan tercermin dari adanya “said”, yang berarti “(tadinya) berkata”.

2. They told us, “Please, clean the room,” (Mereka meminta kami, “Tolong, bersihkan kamar kami,”)

Penjelasan: Contoh kalimat direct speech dengan bagian direct speech-nya (“Please, clean the room” atau “Tolong, bersihkan kamar kami,”) di atas merupakan direct speech berkategori kalimat suruhan. Bukti dari kalimat suruhan tercermin dari “told” (meminta).

3. “When will you be available?” he asks. (“Kapan jadwalmu kosong?” tanyanya).

Penjelasan: Selain tanda tanya, contoh kalimat direct speech berkategori pertanyaan di atas juga makin kuat bukti pertanyaannya dengan adanya “asks” ((ber)tanya). Direct speech-nya sendiri adalah, “When will you be available?” (“Kapan jadwalmu kosong?”).

Dari ketiga contoh kalimat di atas, kita dapat melihat bentuk direct speech yang dinyatakan dalam tanda kutip dua (“ “) pada kalimat. Kita akan melihat lebih lanjut contoh penerapan direct speech dalam percakapan pada poin selanjutnya dari artikel ini.

Contoh Penerapan Direct Speech Dalam Percakapan

Masih sama dengan panduan poin sebelumnya tentang contoh penerapan direct speech dalam kalimat, contoh penerapan direct speech dalam percakapan pada poin ini menggunakan tanda bold untuk direct speech dan garisbawah untuk bukti kategori direct speech. Kedua panduan tersebut menjadi pembantu arti bahasa Indonesia di tiap baris dialog untuk membuat learners sekalian makin memahami contoh percakapan yang akan kita jadikan acuan.

Sesudah contoh percakapan acuan di bawah ini, learners sekalian juga dapat menyimak penjelasan lebih lengkap mengenai pelajaran direct speech yang ada:

Hina: *utters to herself* “A man tells his woman, ‘Bring me the beef bacon,’,”…

(Hina: *bergumam pada dirinya sendiri* “Seorang laki-laki meminta istrinya, ‘Bawakan aku daging sapi asapnya,’,”…)

Ciara: What is she up to?

(Ciara: Dia sedang apa, tuh?)

Sasha: Looks like she said, ‘Bring me the… ‘something’… bacon,’? I have no idea about it.

(Sasha: Sepertinya dia berkata, ‘Bawa aku… ‘sesuatu’… yang daging asap,’? Aku juga tidak tahu.)

Pia: *reading along with Hina* “’Do you need my help?’ asks the man,” My, my, what a romantic story!

(Pia: *membaca bersama dengan Hina* “’Apakah kamu butuh bantuan?’ tanya laki-laki itu,” Ya ampun, benar-benar kisah romantis!)

Hina: Isn’t it, Pia? This is still Chapter 2, though!

(Hina: Memang, ya, Pia? Ini masih Bab 2, lho!)

Kalau kita lihat pada contoh percakapan di atas, tanda kutip direct speech-nya menjadi tinggal satu (atau ‘ ‘ saja). Selain karena dalam beberapa baris dialog sudah memiliki tanda kutip dua dalam satu kalimat yang sama, tanda kutip pada direct speech yang menjadi satu dengan percakapan kebanyakan memang hanya satu.

Selanjutnya, dalam pelajaran direct speech di baris dialog pertama, kita melihat ‘Bring me the beef bacon,’ (‘Bawakan aku daging sapi asapnya,’) sebagai direct speech-nya, dan kata “tells” (meminta) sebagai tanda bahwa inilah direct speech berkategori kalimat suruhan.

Kata “said” pada baris dialog Sasha menunjukkan penanda direct speech berbentuk kalimat pernyataan. Dalam contoh percakapan di atas, bentuk direct speech-nya adalah, ‘Bring me the …’something’… bacon?’ (‘Bawa aku …’sesuatu’… yang daging asap?’).

Sementara itu, “asks” (bertanya) pada baris dialog Pia menjelang akhir menandakan inilah direct speech berupa kalimat pertanyaan. Direct speech pada yang berkategori kalimat pertanyaan ini sendiri adalah, ‘Do you need my help?’ (‘Apakah kamu butuh bantuanku?’).

Untuk saat ini, kita telah melihat contoh penerapan direct speech dalam kalimat dan percakapan sebagaimana juga penjelasan umumnya. Akhirnya, mari kita lihat wujud direct speech dalam soal tes TOEFL atau tes-tes bahasa Inggris serupa beserta pembahasannya berikut ini.

Contoh Soal Direct Speech dan Pembahasannya Dalam Tes TOEFL Atau Tes-Tes Bahasa Inggris Sejenis

Direct speech merupakan materi yang kerap muncul pada contoh soal TOEFL atau tes-tes serupa yang menguji kecakapan berbahasa Inggris sebagai soal yang meminta kita mengubah bentuk kalimat sesuai dengan instruksi soal. Alternatifnya, direct speech muncul sebagai beberapa bagian dalam percakapan yang rumpang dan harus kita lengkapi dengan benar.

Kedua alternatif soal direct speech tersebut dapat kita lihat bentuk konkretnya pada contoh soal dalam artikel ini, beserta dengan arti bahasa Indonesianya. Supaya mengerti cara menjawab soal yang ada, kami juga telah memberikan jawaban benar dalam bold dan penjelasan dari jawaban benar untuk masing-masing soal berikut ini:

1. Change this following sentence into a direct speech form:

She said to me that she was going to move from her house.

Answer: She said to me, “I’m (or I am) going to move from my house,”

(1. Ubahlah kalimat di bawah ini menjadi bentuk langsung:

Dia berkata padaku bahwa dia hendak pindah dari rumahnya.

Jawaban: Dia berkata padaku, “Aku akan pindah dari rumahku,”)

Catatan: Kunci utama untuk menjawab jenis soal seperti ini adalah selalu hapus “that”, “which”, atau sejenisnya, dan ganti dengan kombinasi tanda koma (,) dan tanda kutip dua. Karena dalam contoh soal yang pindah adalah dia, maka bila dijadikan direct speech artinya menjadi “aku”, karena direct speech adalah “dia” langsung yang berbicara sebagai dirinya sendiri. Jangan lupa, bentuk possessive I” adalah “my”, dan learners sekalian juga bebas menjawab dengan “I’m” atau “I am”.

2. A: _______ a free time this week?

B: No, I’m afraid I don’t have.

a. Do you      b. Do you have      c. Have you want      d. Have you been doing

(2. A: _______ waktu bebas minggu ini?

B: Tidak, sepertinya aku tidak punya.

a. Apakah kamu      b. Apakah kamu punya      c. Sudahkah kamu ingin      d. Sudah pernahkah kamu melakukannya)

Catatan: Perhatikan kalimat yang lengkap bila learners menemui soal melengkapi bagian yang rumpang seperti ini. Karena yang lengkap mengandungi unsur “do” (dinyatakan dalam bentuk negative-nya, yakni “don’t”) dan “have”, maka pilihan jawabannya juga harus mengikuti bentuk yang lengkap. Dalam hal ini, yang paling mendekati adalah b. Do you have. Jadi, pilihan jawaban b itu adalah yang benar dan harus kita pilih.

Demikian pelajaran mengenai direct speech yang dapat kita ambil. Selanjutnya, kita akan mempelajari lawan dari direct speech, yakni indirect speech. Yuk, terus simak dan ikuti artikel tutorial bahasa Inggris dari kami supaya makin menguasai materi bahasa Inggris.

 

Contoh Soal TOEFL Reading Comprehension: “Asal Mula Grammar”
Grammar-Verb: Apa itu Linking Verb?
Pidato Bahasa Inggris: Ulang Tahun Sekolah (School Anniversary)
Speech: Apa itu Indirect Speech (Kalimat Tidak Langsung)?
Sentence Structure: Apa itu Simple Sentence?
Grammar-Adverb: Emphasizers, Amplifiers, Downtoners (Intensifier Adverbs)
Grammar-Verb: Apa itu Light Verb?
Grammar-Comparison Adverb: Comparative vs Superlative
Grammar: Apa itu Fragment Sentence?
Grammar-Adjective: Apa itu Nominal Adjectives?


 
Perbedaan Gerund After Prepositions vs Gerund as Subject vs Gerund as Object
Apa itu Compound Sentence dalam Bahasa Inggris?
Perbedaan Noun dan Pronoun
Apa itu Conditional Sentences?
Perbedaan Action Verb, Transitive vs Intransitive Verbs
List Kata Kerja yang Diikuti Gerund dan Infinitive
39 Regular Verbs & Contoh Kalimatnya
33 Irregular Verbs & Contoh Kalimatnya
Apa itu Cause Effect?
Apa itu Conjunction? Coordinating, Correlative, Subordinating Conjunction?