sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Belajar Reading TOEFL: Cara Gampang Jawab Reading Tes TOEFL

Salah satu bagian yang wajib ada dalam tes TOEFL adalah soal kategori reading. Konsepnya sederhana, sama seperti tes pada umumnya. Kamu diharuskan membaca sebuah essay dan menjawab pertanyaan yang terkait dengan informasi yang telah kamu baca. Biasanya satu essay berisi tiga hingga empat paragraf yang sarat informasi. Tentu penting untuk bisa menjawab dengan benar semua soal reading yang ada agar kamu bisa mendapat skor tertinggi dalam sesi ini.

Tapi ada kalanya, soal reading tidak berhasil ditaklukkan karena dua alasan, yaitu batas waktu dan konsentrasi. Kamu hanya diberikan waktu 20 menit untuk membaca semua essay. Waktu ini digunakan untuk membaca sekaligus menjawab semua pertanyaan.

Kadang kala waktu tersita banyak untuk bacaan pertama, hingga tanpa disadari waktu yang tersisa untuk bacaan terakhir tinggal sedikit. Rentang konsentrasi membaca essay terakhir tentu tidak lagi sebesar yang pertama. Konsentrasi akan mengendur yang berdampak pada kecepatan membaca.

Saat mengetahui waktu tinggal sedikit namun masih ada pekerjaan yang harus dilakukan, rasa panik tidak bisa dihindari. Saat panik, fokus berantakan, kecepatan kian lambat, yang berakibat pada besarnya kemungkinan salah menjawab. Tentu kamu tidak mau hal itu terjadi, kan? Untuk itu kamu bisa simak rahasia agar tidak kesulitan menjawab soal reading dalam tes TOEFL. Kita simak, yuk!

1. Atur Waktu

Jangan terburu-buru tapi jangan juga terlalu lambat. Terburu-buru saat membaca hanya akan membuat kamu tidak bisa berkonsentrasi. Justru jika terburu-buru, kamu kadang harus mengulang kembali apa yang sudah kamu baca. Hal ini justru akan membuang waktumu. Jangan juga terlalu lambat dalam membaca karena akan menghabiskan waktu yang seharusnya bisa kamu alokasikan untuk membaca pertanyaan dengan seksama sekaligus menjawabnya satu persatu.

2. Intip Pertanyaan

Sebisa mungkin tetap fokus namun sempatkan untuk mengintip pertanyaan. Hanya baca secara skimming saja, tidak perlu terlalu detil. Dengan sekilas melihat apa yang ditanyakan, kamu bisa tahu poin penting apa yang perlu kamu ingat-ingat dari narasi yang kamu baca. Dengan cara ini pula, kamu tidak membuang waktu untuk memperhatikan hal yang tidak ditanyakan. Kamu bisa sepenuhnya berkonsentrasi pada hal yang memang ditanyakan dan memerlukan ketelitian kamu untuk menjawabnya.

3. Jangan Ragu Corat Coret

Tidak ada aturan yang melarang kamu untuk membuat catatan kecil saat sedang membaca. Bagi banyak orang, menggoreskan catatan akan menambah daya ingat terhadap poin penting dalam sebuah bacaan. Tapi tetap kamu perlu perhatikan di mana kamu boleh corat coret, ya! Jangan sampai kamu justru mencorat coret di lembar soal yang seharusnya tidak ternodai. Buat simbol-simbol yang kamu pahami untuk mempersingkat waktu saat mencatat. Dengan cara ini, kamu bisa menggarisbawahi poin yang penting dan menjadi panduan kamu saat menjawab.

4. Teks Membosankan?

Saat kamu merasa bosan dengan narasi yang dibaca, tidak jarang terasa sangat sulit untuk bisa berkonsentrasi. Yang ada justru kamu mengulang-ulang membaca sebuah kalimat tanpa mengerti maknanya. Ini akan menguras waktumu. Seperti yang kita tahu, bahan bacaan dalam tes TOEFL bisa mengangkat topik yang sangat acak. Bisa jadi pula, topik yang diangkat sangat asing dengan kamu dan berisi perbendaharaan kata yang tidak familiar denganmu. Jika ini yang terjadi, pahami paragraf secara keseluruhan. Jangan terpaku dengan kata per kata atau justru per kalimat. Temukan inti utama dari bacaan di hadapanmu dan cocokkan dengan pertanyaan di bawahnya.

5. Banyak Berlatih

Gunakan stopwatch dan latihlah dirimu membaca sebuah artikel atau narasi. Catat berapa lama waktu yang kamu perlukan untuk memahami sebuah narasi, baik itu dengan topik yang kamu suka atau yang sangat asing bagimu. Kamu juga bisa meminta bantuan saudara atau teman untuk menyimak bagaimana progress kamu saat berlatih membaca soal reading tes TOEFL. Semakin sering kamu berlatih, semakin kaya kamu dengan topik yang beragam, akan membuat kamu semakin terbiasa dengan soal di kategori reading. Selamat mencoba, ya!

6. Manfaatkan Petunjuk Angka dalam Soal

Dalam sebuah narasi tes TOEFL, ada angka kecil yang menjadi petunjuk dalam paragraf yang kamu baca. Biasanya, ini terkait dengan pertanyaan yang mengacu pada kata di garis tertentu, contohnya: “Apa yang dimaksud oleh A dalam line 23?” Saat membaca pertanyaan seperti ini, kamu bisa dengan mudah melihat ke baris 23 tanpa perlu merunutnya satu persatu. Hal ini bisa menghemat waktumu dengan efektif.

7. Kenali Perbendaharaan Kata Spesifik

Tidak ada kamus, tidak ada orang yang bisa membantu. Mengerjakan tes TOEFL artinya berjuang sendiri dengan semua bekal yang sudah kamu kumpulkan sebelumnya. Hal terakhir yang ingin kamu temui tentu saja perbendaharan kata yang asing dan kamu tidak tahu artinya. Bahkan menebak pun tidak bisa. Satu kata saja bisa membuat kamu tidak bisa mengerti makna dari sebuah paragraf.

Untuk sekadar menebak bisa membuat kamu pada jawaban yang salah. Untuk itu, banyaklah membaca artikel dengan banyak perbendaharaan kata baru. Terus berusaha untuk mengenal dan mencari tahu artinya di kamus. Siapa tahu suatu saat kamu akan menemui kata yang sama saat sedang mengerjakan tes TOEFL, setuju? Dan bila kamu benar-benar tidak tahu arti dan belum pernah mengenal sebuah kata, usahakan membangun kalimat dari yang sebelumnya dan sesudahnya. Buat koherensi kalimat dan resapi makna apa yang mungkin tersirat. Tapi ingat, jangan terlalu lama, ya!

8. Eliminasi Pilihan Mustahil

Saat menjawab soal reading, ada pilihan ganda yang bisa kamu pilih. Segera eliminasi pilihan yang mustahil agar tidak menyita konsentrasimu. Fokus pada pilihan yang terbaik, dan analisa agar kamu bisa menemukan jawaban terbaik. Setelah itu, segera beralih ke pertanyaan berikutnya. Jangan terlalu lama berkutat di sebuah soal karena akan menyita waktumu.

Reading dalam tes TOEFL akan kamu hadapi pertama. Saat itu, bisa jadi kamu masih berada dalam kondisi konsentrasi penuh. Tapi ingat, alokasikan waktu dan tenagamu secara efektif. Tes TOEFL rampung dalam waktu yang tidak singkat, yaitu 4 jam. Bagi energi dan konsentrasimu secara merata agar bisa mendapat hasil maksimal di tiap sesi. Good luck!

Artikel Terkait

 

Artikel Lainnya

Reading TOEFL: Jenis Pertanyaan dalam Reading, Kategorisasi
ReadingTOEFL: Asah Reading dengan Baca Novel (Part 2)
Reading TOEFL: Asah Reading dengan Baca Novel (Part 1)
Reading TOEFL: Konteks Reading dari Berita Entertainment
Reading TOEFL: Momen-momen Darurat dalam Reading
Reading TOEFL: Temukan Tokoh Utamanya untuk Mengetahui Maknanya
Reading TOEFL: Informasi Tambahan dan Kesimpulan
Reading TOEFL: Hati-hati Jebakan Jawaban Salah dalam Reading
Reading TOEFL: Contoh Pertanyaan Sinonim dan Kesimpulan
Reading TOEFL: Kata Kerja Ukur dalam Reading

 

Writing TOEFL: Mencari Ide Menulis
Tip TOEFL: Pentingnya “Reading Out Loud”
Writing TOEFL: 4 Langkah Membuat Essay yang Terorganisir
Tip TOEFL: Apa Manfaat Tes TOEFL? Berikut 7 Manfaat Tes TOEFL!
Writing TOEFL: Variasi Kalimat, Cara “Mempercantik” Essay Writing
Reading TOEFL: Sinonim Bahasa Inggris
Writing TOEFL: Contoh Essay Kurang Berdasar
Speaking TOEFL: Kenali Perbendaharaan Kata untuk Debat
Tip TOEFL: Aturan Penggunaan Kata Penentu “The”
Writing TOEFL: Etika Kutipan dan Parafrase


 


Sederet Mobile

http://mobile.sederet.com


Tip TOEFL: Susunan String of Adjectives sebagai Penjelas Kata Benda
Tip TOEFL: Kamus Mini Phrasal Verbs
Tip TOEFL: “Text Insert” Asah Ketelitian dalam Menjawab Soal
Tip Writing TOEFL: Penggunaan “Koma” dalam Bahasa Inggris
Listening TOEFL: Pertajam Kemampuan Listening Lewat Dialog Film
Listening TOEFL: Belajar Listening dari Subtitles dan Transkrip
Listening TOEFL: Asah Listening dan Pelafalan dengan “Minimal Pairs”
Listening TOEFL: Yang Dilakukan Saat Luput Pahami Kata dalam Listening
Speaking TOEFL: Latihan Soal Utarakan Pendapat
Speaking TOEFL: Formula “MEEM”