sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Tip TOEFL: Mengenal Prefixes “OUT-“ dan “RE-“

Jangan pernah bosan bicara dan belajar tentang prefixes atau kata imbuhan depan dalam bahasa Inggris. Mengapa demikian? Karena ada besar sekali kemungkinan kamu akan menghadapi kata-kata dengan kata imbuhan depan saat mengerjakan tes TOEFL. Sebelumnya kita sudah pernah membahas 4 kata imbuhan depan atau prefixes. Dalam artikel kali ini, kita akan membahas 2 lagi kata imbuhan yaitu “out-“ dan “re-“ berikut penggunaannya dalam contoh kalimat dan narasi.

PREFIX OUT-

Prefix berikutnya yang akan kita pelajari adalah imbuhan “out-“. Kata ini menggambarkan suatu aktivitas yang berlebihan, atau dalam konsep TOEFL berarti sesuatu yang “more than it should be”. Tapi kamu tetap harus waspada, ya. Tidak semua kata bahasa Inggris dengan imbuhan “out-“ berarti sesuatu yang berlebihan. Contohnya adalah:

  • Outreach” yang berarti cara berkomunikasi atau mendekati seseorang
  • Outcropping” istilah untuk formasi alamiah batuan dan pepohonan dari lingkungan sekitarnya

Kedua contoh istilah tersebut membuktikan bahwa prefix out-“ tidak sesederhana kelihatannya. Contoh kata atau vocabulary dalam bahasa Inggris yang menggunakan imbuhan depan “out-“ adalah “outrun” dan “outvoice”. Berikut contohnya dalam kalimat dan paragraf:

1. Materi kelas sejarah seni

The Impressionist Movement can be seen as part of the outcry against photo-realistic art. With the invention of the camera, the art world began to crave art that was radically different from photos… People really got sick of realistic paintings quickly!

(Kata “outcry” dalam paragraf di atas mengacu pada ekspresi aliran impresionis dalam menyalurkan seni mereka. Artinya, seniman menuangkan kreativitas mereka dengan sepenuh hati dan meluap-luap sebagai bentk protes terhadap seni dengan konsep realis.)

2. Soal reading tes TOEFL

Horns are common adaptation in many different species of mammal. In mammal species such as the red deer or the yak, horns develop as a bone-like extension of the skull. In other species, horns are actually hair-like outgrowth surrounded by hardened excretions of keratin; this can be seen in the rhinoceros.

(Kata “outgrowth” di atas mengacu pada kondisi bulu mamalia yang dikelilingi keratin hingga menjadi keras. Istilah “outgrowth” sangat terkait dengan kata grow sehingga bisa dipahami bahwa kalimat ini mengacu pada pertumbuhan bulu yang berlebihan hingga membentuk tanduk.)

3. Soal speaking tes TOEFL

A newer, larger science facility will be built this summer, to replace the old science building. Dr. Martin Walter, the chair of the university’s science department welcomes this change, saying “Demand for classroom and lab space has really outpaced the resources we have in the current building.”

(Dalam soal speaking di atas, kata yang digarisbawahi adalah “outpaced”. Kata tersebut mengacu pada kondisi bangunan sekolah yang sudah terlampau sesak karena tingginya kebutuhan akan ruangan kelas dan laboratorium.)

PREFIX “RE-“

Kata imbuhan depan “re-“ biasa digunakan pada kata yang berkaitan dengan aktivitas dilakukan lebih dari satu kali atau berulang. Biasanya kata imbuhan “re-“ menempel pada kata kerja tertentu sehingga bermakna pengulangan. Contohnya adalah “recapture” yang bermakna catch again atau menangkap ulang, dan “review” yang bermakna melihat kembali. Untuk lebih memahami prefix re-“ mari kita simak contoh berikut ini:

1. Dalam narasi reading tes TOEFL

The human kidney filters out toxic or useless waste material from the body. Useful compounds such as water, nutrients, and ions can also get filtered from the blood into the kidneys. The kidneys will send these beneficial substances back to the blood stream for reabsorption.

(Kata yang digarisbawahi dalam narasi di atas adalah “reabsorption”. Artinya ada kata benda “absorption” yang dilakukan lebih dari satu kali. Penyerapan kembali atau “reabsorption” dalam paragraf di atas mengacu pada bagaimana substansi yang bermanfaat bagi tubuh seperti air, nutrisi, dan oin diserap kembali oleh tubuh.)

2. Percakapan listening tes TOEFL

OK, so your experiment– where you tested how fast the vines would grow– didn’t get the results you expected. Did you try remeasuring the vines? A few of your classmates just recorded incorrect measurements. And– uh– when they measured again, they realized their predictions really were right.

(Kali ini kata “remeasuring” terdapat dalam sebuah kalimat tanya dari subjek satu ke subjek lainnya dalam listening comprehension. Kata “remeasuring” bermakna mengukur kembali panjang tanaman merambat yang sedang diujicoba. Mengapa mengukur kembali? Karena sebelum ujicoba dimulai tentu tanaman sudah pernah diukur. Itulah sebabnya kata imbuhan “re-“ digunakan untuk menunjukkan aktivitas yang dilakukan berulang.)

3. Percakapan speaking tes TOEFL

That’s just the problem. I can’t really study in my apartment right now. The landlord is having the whole building renovated this week, and the noise from the construction is so loud, I can’t concentrate!

(Paragraf di atas adalah keluhan seorang penghuni apartemen karena suara bising akibat renovasi. Kata “renovated” menggunakan kata imbuhan “re-“ karena merupakan proses perbaikan atau renovasi ulang di sebuah apartemen.)

Dari 2 contoh prefixes di atas, terlihat bahwa kata imbuhan seperti “out-“ dan “re-“ bisa menempel pada bentuk kata apapun. Entah itu kata kerja atau verb, kata benda atau noun, hingga kata sifat atau adjective dengan format past participle. Setelah memahami prefixes yang pernah diulas tuntas, ini bisa menjadi bekal kamu untuk memahami grammar dan vocabulary dalam tes TOEFL.

Artikel Lainnya

Tip TOEFL: Susunan String of Adjectives sebagai Penjelas Kata Benda
Tip TOEFL: Kamus Mini Phrasal Verbs
Tip TOEFL: “Text Insert” Asah Ketelitian dalam Menjawab Soal
Tip TOEFL: Mengenal Prefixes “OUT-“ dan “RE-“
Tip TOEFL: Mengulik Prefixes Bahasa Inggris: “CO-“ dan “MIS-“
Tip TOEFL: Preposisi Waktu dalam Bahasa Inggris
Tip TOEFL: Mengenal Prefixes (Imbuhan) OVER- dan BI-
Tip TOEFL: Aturan Penggunaan Kata Penentu “The”
Tip TOEFL: Pentingnya “Reading Out Loud”
Tip TOEFL: Frasa Sering Terucap: “Chances Are”

 

Listening TOEFL: Pertajam Kemampuan Listening Lewat Dialog Film
Speaking TOEFL: Sampaikan Pendapat dalam Speaking
Speaking TOEFL: Kenali Perbendaharaan Kata untuk Debat
Tip TOEFL: Berapa Lama Masa Berlaku Skor TOEFL?
Tip Umum TOEFL: Cara Mempersiapkan Tes TOEFL bagi Orang Sibuk
Tip TOEFL: Cara Interpretasi Skor TOEFL, Tahukah Kamu?
Tip TOEFL: Supaya Tidak Kehabisan Waktu saat Kerjakan Tes TOEFL
Speaking TOEFL: Latihan Menulis 100 Kata Sebelum Speaking
Writing TOEFL: Etika Kutipan dan Parafrase
Reading TOEFL: Informasi Tambahan dan Kesimpulan


 


Sederet Mobile

http://mobile.sederet.com


Tip Writing TOEFL: Penggunaan “Koma” dalam Bahasa Inggris
Writing TOEFL: 4 Langkah Membuat Essay yang Terorganisir
Reading TOEFL: Jenis Pertanyaan dalam Reading, Kategorisasi
ReadingTOEFL: Asah Reading dengan Baca Novel (Part 2)
Reading TOEFL: Asah Reading dengan Baca Novel (Part 1)
Reading TOEFL: Konteks Reading dari Berita Entertainment
Reading TOEFL: Momen-momen Darurat dalam Reading
Reading TOEFL: Temukan Tokoh Utamanya untuk Mengetahui Maknanya
Listening TOEFL: Belajar Listening dari Subtitles dan Transkrip
Listening TOEFL: Asah Listening dan Pelafalan dengan “Minimal Pairs”