sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Ungkapan untuk Menunjukkan Perhatian Terhadap Seseorang

Ketika kita sedang berbincang dengan seseorang, kita bisa mengucapkan ekspresi atau ungkapan yang menunjukkan bahwa kita memberikan perhatian kepada ucapan lawan bicara kita tersebut. Ekspresi atau ungkapan untuk menunjukkan perhatian ini bisa meyakinkan lawan bicara kita bahwa kita mendengarkan mereka dan tertarik kepada apa yang sedang mereka ceritakan.

Sebenarnya terdapat dua jenis ungkapan untuk menunjukkan perhatian, yakni 1) ungkapan untuk menyiratkan bahwa kita antusias untuk mendengarkan ucapan mereka dan 2) ungkapan untuk menunjukkan bahwa kita peduli atau memerhatikan sesuatu pada lawan bicara kita. Di bawah ini terdapat daftar kedua jenis ungkapan untuk menunjukkan perhatian tersebut. Mari langsung saja kita lihat ungkapannya:

Showing attention to what someone says

Berikut adalah ungkapan yang bisa kita gunakan untuk menunjukkan bahwa kita memperhatikan apa yang sedang lawan bicara kita katakan:

  • Tell me more about it. (Ceritakanlah lebih banyak lagi)
  • I see. (Oh begitu)
  • Pardon me? (Maaf?)
  • What happened next? (Apa yang terjadi selanjutnya?)
  • What’s next? (Selanjutnya apa?)
  • And then? (Lalu?)
  • And then what? (Lalu apa lagi?)
  • Then? (lalu?)
  • Is that all? (Apakah ceritanya sudah selesai?)
  • Really? (Benarkah?)
  • Yeah. (Ya)
  • Yes. (Ya)
  • Oh. (Oh)
  • How interesting! (Sungguh menarik!)
  • Oh, no! (Oh, tidak!)
  • Okay. (Oke)
  • That’s alright. (Itu tidak apa-apa)
  • Is it? (Benarkah?)
  • Do you? (Benarkah?)
  • Are you? (Benarkah?)
  • Right. (Benar)
  • All right. (Baik/ oke)
  • I’m listening. (Aku mendengarkan)
  • I’m following. (Aku mendengarkan)
  • I’m with you. (Aku mendengarkan)

Selain itu, kita juga bisa mengatakan “uh-huh” atau “mmm-hmm” untuk menunjukkan bahwa kita sedang mendengarkan lawan bicara kita. Kita juga bisa menganggukan kepala kita untuk memberi tahu lawan bicara bahwa kita sedang memperhatikannya.

Jika lawan bicara kita sepertinya membutuhkan rasa simpati atau ingin kita setuju terhadap apa yang ia ucapkan, kita bisa memberikan perhatian kepadanya dengan mengucapkan ungkapan di bawah ini:

  • I know. (Aku tahu/ ya)
  • I get you. (Aku paham)
  • I feel you. (Aku merasakan yang kamu rasakan)
  • I’m sorry. (Aku turut sedih/berduka)
  • I agree. (Aku setuju)
  • I understand. (Aku paham)
  • That’s true. (Itu benar)
  • That’s correct. (Itu benar)
  • That’s right. (Itu benar)

Hal lainnya yang bisa kita katakan untuk menunjukkan perhatian dan rasa antusiasme kita terhadap apa yang sedang lawan bicara kita ceritakan adalah dengan mengulang kata atau frasa terakhir yang lawan bicara kita katakan. Jangan lupa kita harus mengulangnya dengan menggunakan nada bertanya. Namun, tidak disarankan untuk sering menggunakan teknik ini karena hanya akan membuat lawan bicara kita mengira kita sedang mencemooh mereka atau kita memiliki gangguan pendengaran. Contoh (yang digarisbawahi adalah kata atau frasa yang diulangi):

Lawan bicara: So yesterday I went to this new restaurant. (Jadi kemarin aku pergi ke restoran baru ini)

Kita: New restaurant? (Restoran baru?)

Lawan bicara: Yeah, the one that is across my office. (Ya, yang ada di seberang kantorku)

Kita: Oh right. And then? (Oh ya. Lalu?)

Lawan bicara: I ordered sashimi. (Aku memesan sashimi)

Kita: Sashimi? (Sashimi?)

Lawan bicara: Yes, they had Japanese dishes in their menu. Anyway, the sashimi turned out to be so delicious, so I ordered another plate of it. (Ya, ada makanan Jepang di menunya. Omong-omong, sashiminya ternyata sangat enak, jadi aku pesan lagi satu piring)

Kita: Another plate? (Pesan lagi?)

Lawan bicara: Of course! I couldn’t help it. It was so tasty. (Tentu saja! Aku tidak tahan. Itu enak sekali)

Showing attention to someone

Ungkapan di bawah ini adalah ungkapan untuk menyiratkan bahwa kita memerhatikan mereka dan peduli terhadap mereka:

  • Are you okay? (Kamu tidak apa-apa?)
  • Are you all right? (Kamu tidak apa-apa?)
  • What’s wrong? (Ada apa?)
  • What’s wrong with you? (Kamu kenapa?)
  • What happened? (Apa yang terjadi?)
  • Can I help you? (Ada yang bisa aku bantu?)
  • Is there anything I can help? (Apakah ada yang bisa aku bantu?)

Contoh

Berikut contoh penggunaan ungkapan untuk menunjukkan perhatian dalam percakapan:

Contoh 1

A: Hey, you look pale. Are you all right? (Hei, kamu terlihat pucat. Kamu tidak apa-apa?)

B: My head hurts. (Kepalaku sakit)

A: Oh no. Is there anything I can help? (Oh tidak. Apakah ada yang bisa aku bantu?)

B: Can you get me an aspirin? (Bisa tolong ambilkan aspirin?)

A: Okay. I’ll get it now. (Oke. Akan aku ambilkan sekarang)

Contoh 2

A: You won’t believe what happened last night. (Kamu tidak akan percaya apa yang terjadi semalam)

B: What happened? (Apa yang terjadi?)

A: So Mick and I went to the cinema. (Jadi Mick dan aku pergi ke bioskop)

B: Uh-huh, and then? (Uh-huh, lalu?)

A: It turned out Brad Pitt was there to promote his new movie. (Ternyata Brad Pitt ada di sana untuk mempromosikan film barunya)

B: Brad Pitt? (Brad Pitt?)

A: Yes. Brad Pitt, the famous actor. (Ya. Brad Pitt, aktor terkenal)

B: Okay. What happened next? (Ok. Apa yang terjadi selanjutnya?)

A: Nothing. I was just so happy that I could finally meet him in person. He is so handsome. (Tidak terjadi apa-apa. Aku hanya sangat senang akhirnya aku bisa bertemu langsung dengannya. Dia sangat tampan)

B: Good for you. Congratulations! (Bagus. Selamat!)

 

Memesan Masakan Jepang/China via Telepon dalam Bahasa Inggris
Percakapan Inggris Menanyakan tentang Umur
Contoh Percakapan dengan Teman Lama dalam Bahasa Inggris
Contoh Percakapan Mengenai Buku dalam Bahasa Inggris
Percakapan Bahasa Inggris Menebus Resep di Apotek
Percakapan di Toko Tas dalam Bahasa Inggris
Dialog Bahasa Inggris: Lingkungan Sekolah
Percakapan Telepon: Wake Up Call di Hotel
Percakapan Menanyakan Permainan yang Sedang Dimainkan (What are you playing?)
Percakapan Bahasa Inggris di Reuni Sekolah