sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Grammar-Verb: Apa itu Active Verb (Kalimat Aktif)?

Kata Kerja Aktif

Sebagaimana adjective, adverb, dan berbagai komponen kata lain dalam kalimat bahasa Inggris, verb juga menjadi salah satu kelompok kata yang dapat kita jumpai. Active verb yang akan kita pelajari lebih lanjut pada artikel ini merupakan salah satu kelompok verb.

Selain statusnya sebagai salah satu kelompok verb, active verb juga memiliki pengertiannya tersendiri. Pengertian dari active verb akan dijelaskan lebih lanjut pada poin selanjutnya.

Setelah itu, kita akan menyimak contoh-contoh penerapan active verb dalam kalimat, percakapan, dan contoh soal serta pembahasan pada tes TOEFL maupun tes-tes bahasa Inggris lainnya.

Penjelasan Mengenai Active Verb

Active verb, atau yang disebut juga dengan dynamic verb, merupakan jenis verb yang mengesankan subject melakukan hal yang ada pada verb. Sederhananya, active verb merupakan bagian dari kalimat langsung atau direct speech.

Active verb tidak selalu merupakan verb 1 atau verb -ing. Tergantung dari konteks kalimatnya, active verb dapat juga berupa verb 2 atau campuran dari verb 1 dan verb 2.

Dalam beberapa kasus, keberadaan active verb dapat juga ditambahi imbuhan lain seperti to be (“was/were”, “am/’m/is/are”, dan lain-lain) atau “will/can/could/would/should”.

Agar learners sekalian lebih memahami penggunaan active verb, mari, kita lanjut melihat poin selanjutnya, yakni tentang contoh penerapan active verb dalam kalimat.

Contoh Penerapan Active Verb Dalam Kalimat

Active verb merupakan salah satu materi verb yang sering digunakan di dalam kalimat, termasuk dalam contoh-contoh kalimat yang terdapat pada poin ini.

Tiga contoh kalimat yang akan kita jadikan acuan dalam poin ini juga dilengkapi dengan arti bahasa Indonesia dan dua tanda, yakni bold untuk active verb dan garisbawah untuk hal-hal yang menjelaskan active verb.

Agar kita semakin memahami pelajaran active verb dari tiap contoh kalimat, kita akan menyimak penjelasan di akhir tiap contoh kalimat berikut ini sebagaimana juga contoh-contoh kalimatnya:

1. She inspects garbage inside the trash bin (Dia menginspeksi sampah di dalam tong sampah).

Penjelasan: Keberadaan “inspects” (menginspeksi) setelah “she” (dia, subject) yang terdapat pada contoh kalimat ini mengindikasikan active verb 1. Hal yang diinspeksi adalah “garbage” (sampah).

2. They didn’t run from solving their problems (Mereka tidak lari dari menyelesaikan masalah mereka).

Penjelasan:Didn’t” (tidak), active verb 2 yang ada sebelum “they” (mereka, subject) berasal dari bentuk verb 1-nya, yakni “don’t”. Bila sudah ada verb 2 did/didn’t/was/weren’t” dan sebagainya, maka selanjutnya adalah verb 1, yakni “run”. Sementara itu, hal penjelasnya adalah “from solving their problems” (dari menyelesaikan masalah mereka).

3. Are they always moving around the place? (Apakah mereka selalu bergerak di sekitar tempat ini?)

Penjelasan: Adanya komponen “are moving” (selalu bergerak) pada contoh kalimat ini menandakan active verb yang berupa verb –ing, dari asal verb 1-nya, yakni “move”. Dalam contoh kalimat ini, keterangan tambahan pergerakan “they” (subject) adalah “around the place” (di sekitar tempat ini).

Contoh Penerapan Active Verb Dalam Percakapan

Active verb berguna untuk diterapkan dalam percakapan sehingga pembaca lebih mudah membayangkan aksi yang dilakukan tiap tokoh dalam dialog.

Contoh percakapan yang terdiri dari beberapa baris dialog beserta arti bahasa Indonesia untuk tiap baris dialognya dalam poin ini yang akan kita jadikan acuan untuk belajar active verb.

Agar mudah melihat active verb beserta penjelasnya, kami memberikan tanda bold untuk active verb dan garisbawah untuk hal yang membantu membuat active verb menjadi lebih jelas. Penjelasan mengenai pelajaran active verb juga tersedia setelah menyimak contoh percakapan berikut ini:

Hina: Oh, how I truly cherish today’s happenings! I got 50% discount on my second book purchase.

(Hina: Oh, sungguh aku menghargai kejadian hari ini! Aku mendapat diskon 50% pada pembelian buku keduaku.)

Millie: I wonder what books are there? *glitters with excitement*

(Millie: Aku penasaran buku-buku apa saja di sana? *mata berbinar antusias*)

Hina: There are many books, from fantasy to sci-fi, and, from fictions to non-fictions…

(Hina: Ada banyak buku, dari fantasi hingga fiksi ilmiah, dan, dari fiksi hingga non-fiksi…)

Millie: I’m excited! I hope my favorite motivational books are still there.

(Millie: Aku senang mendengarnya! Aku harap buku-buku motivasi favoritku tetap ada di sana.)

Bila kita melihat contoh percakapan di atas, kita akan melihat active verb tersebar di seluruh bagian dialog, sehingga kita dapat membayangkan hal-hal yang karakter Hina dan Millie bicarakan.

Kita akan mulai membahas jenis active verb yang terbanyak, yakni active verb 1.

Ada “cherish” (menghargai) yang dijelaskan oleh “today’s happenings” (kejadian hari ini) pada baris pertama, “wonder” (penasaran) yang dijelaskan oleh “what books” (buku-buku apa saja) pada baris kedua, dan “hope” ((ber)harap) yang dijelaskan oleh “my favorite motivational books” (buku-buku motivasi favoritku) pada baris keempat. Semuanya melekat pada subject I”.

Ada juga to be are” pada baris ketiga dan keempat yang digunakan untuk menjelaskan keberadaan, seperti “many books” (banyak buku) pada baris ketiga atau “there” (di sana) pada baris keempat.

Dalam contoh percakapan seperti ini, dapat juga kita menambahkan emphasizers seperti “truly” (benar-benar) atau “still” (tetap) untuk menambah kesan kuat akan active verb sebelumnya.

Perlu diingat pula, active verb tidak selamanya berupa verb 1. Dalam contoh percakapan, ada “’m excited” (senang mendengarnya) yang melekat pada subject I” di baris dialog keempat yang merupakan gabungan dari to be bentuk pertama (“’m” atau “am”) dengan verb 2, “excited” (dari asal verb excite”). Ada juga “got” (mendapat), active verb 2 yang berasal dari verb 1 get”, yang menjelaskan hal yang didapat oleh “I” (subject), yakni “50% discount” (diskon 50%).

Contoh Soal dan Pembahasan Active Verb Dalam Tes TOEFL Atau Tes-Tes Bahasa Inggris Lainnya

Active verb dalam tes TOEFL maupun tes-tes serupa yang menguji kemampuan bahasa Inggris dapat muncul sebagai contoh soal yang meminta kita mengisi bagian kalimat yang rumpang dengan kata dalam kurung sebagai panduannya, atau soal written expression yang meminta kita memilih abjad yang salah.

Agar kita lebih jelas dalam melihat kemunculan tiap contoh soal yang ada, kita akan melihat dua contoh soal yang terdapat pada poin ini beserta dengan arti bahasa Indonesianya. Kita juga akan melihat jawaban benarnya dalam bold serta pembahasan mengenai jawaban benar dari tiap contoh soal di bawah ini:

1. She ______ (buy) a new smartphone yesterday.

a. buy     b. buys     c. bought     d. brought

(1. Dia _______ (beli) sebuah telepon pintar baru kemarin.

a. beli     b. beli     c. membeli     d. membawa)

Catatan: Pilihan yang langsung dapat kita eliminasi adalah pilihan a dan b, karena konteks kalimat soalnya adalah “yesterday” atau kemarin atau kejadian yang sudah berlalu.

Bila dilihat-lihat, “bought” dan “brought” memang hampir sama tulisannya. Namun, bila diterjemahkan, “brought” berarti “membawa”, dan artinya berbeda dari “buy” (membeli) seperti yang ada pada tanda kurung. Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah c. bought.

2. Choose the wrong alphabet:

They were plan to have special meetings tomorrow.

A     B      C     D

(2. Pilih abjad yang salah:

Mereka sedang berencana untuk mengadakan pertemuan spesial besok.)

A      B     C     D

Catatan: Tidak ada yang salah dengan pilihan d yang menaruh keterangan waktu di bagian belakang kalimat. Demikian pula dengan pilihan c yang menjelaskan kegiatan yang “they” selaku subject lakukan. “Were” setelah “they” pada pilihan a pun tidak salah. Karena pilihan b (“plan”) seharusnya menjadi “planning” ketika berpasangan dengan “were”, maka pilihan b itulah yang salah dan harus kita pilih.

Jadi, itulah yang dapat kita pelajari dari active verb. Selanjutnya, kita akan belajar jenis verb lainnya, yakni auxiliary – verb/main auxiliary. Yuk, terus ikuti dan baca artikel tutorial bahasa Inggris dari kami agar makin update dengan materi-materi bahasa Inggris yang membuat kita menjadi lebih pandai.

Verbs

Artikel Lainnya

33 Irregular Verbs & Contoh Kalimatnya
Verb: Apa itu Present Participle?
Verb: Apa itu Main Verb + Auxiliary Verb?
Grammar-Verb: Apa itu Modal Verb?
Grammar-Verb: Apa itu Active Verb (Kalimat Aktif)?
Grammar-Verb: Apa itu Linking Verb?
Grammar-Verb: Apa itu Light Verb?
Grammar-Verb: Apa itu Irregular Verb (Kata Kerja tak Beraturan)?
Grammar-Verb: Apa itu Infinitive Verb?
Grammar-Verb: Apa itu Indicative Verb?

 

Grammar: Apa itu Compound Sentence?
Grammar Tenses: Apa itu Present Continuous Tense?
Grammar-Adjective: Nominal Adjectives – Part 2
Grammar Tenses: Apa itu Present Perfect Tense?
Sentences: Apa itu Compound Complex Sentence?
Grammar Tenses: Apa itu Past Perfect Tense?
Grammar-Clauses: Apa itu Adverb Clause?
Grammar-Determiner: Apa itu Quantifiers?
Phrases: Apa itu Adverb Phrase?
Grammar-Adverb: Apa itu Purpose Adverb?


 
Perbedaan Gerund After Prepositions vs Gerund as Subject vs Gerund as Object
Apa itu Compound Sentence dalam Bahasa Inggris?
Perbedaan Noun dan Pronoun
Apa itu Conditional Sentences?
Perbedaan Action Verb, Transitive vs Intransitive Verbs
List Kata Kerja yang Diikuti Gerund dan Infinitive
39 Regular Verbs & Contoh Kalimatnya
Apa itu Cause Effect?
Apa itu Conjunction? Coordinating, Correlative, Subordinating Conjunction?
Perbedaan Kalimat Imperative Vs Exclamatory