sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Penggunaan Akhiran -able

Ketika mendengar kata able dalam bahasa Inggris, sebagian dari kita mungkin akan merujuk pada pola be able to yang sering digunakan untuk menggantikan kata can dan could. Hal ini memang benar adanya karena be able to kerap dipakai sebagai pengganti can dan could dalam sebuah kalimat. Ketiga kata tersebut memang bisa saling menggantikan karena memiliki arti yang sama.

Namun kali ini kami tidak membahas tentang penggunaan able sebagai pengganti can dan could. Pada kesempatan ini kami ingin memaparkan fungsi lain dari able. Tahukah Anda jika able juga dapat menjadi akhiran suatu kata?

Dalam bahasa Indonesia, kita mengenal beberapa jenis akhiran yang biasa  dibubuhkan dalam suatu kata seperti misalnya akhiran kan, an, i, man, wati, wan, isme, dan lain-lain. Hal yang sama juga terdapat dalam bahasa Inggris yang dikenal dengan istilah suffix (akhiran).

Akhiran atau suffix dalam bahasa Inggris juga banyak macamnya. Beberapa diantaranya adalah –eer, -er, -ion, -ity, -ment, -ness, -or, -sion, -ship, -th, -able, -ible, -al, -ant, -ary, -ful, -ious, -ive, dan lain-lain.

Penggunaan suffix dalam bahasa Inggris akan memberikan warna tersendiri. Dengan adanya penambahan suffix pada sebuah kata maka akan lebih mampu mengungkapkan apa yang sebenarnya ingin diungkapkan seperti misalnya perasaan, pikiran, atau emosi dalam sebuah tulisan atau lisan.

Seperti telah dijelaskan di awal artikel, kali ini kita pembahasan kita akan terbatas pada akhiran –able saja dan lebih fokus pada penggunaannya. Untuk itu mari simak artikel ini hingga akhir.

MAKNA KATA ABLE

Kata able ini memiliki banyak arti. Menurut dictionary.com, secara kata able dapat berarti memiliki kemampuan, kekuatan, sumber daya, kualifikasi, dan kewenangan. Kata ini merupakan kata serapan dari bahasa Latin –abilis.

MAKNA AKHIRAN –ABLE

Selain sebagai kata tersendiri, –able sebagai suffix juga memiliki arti. Jika diartikan sebagai bagian dari suffix, maka akhiran –able berarti capable of (mampu untuk), susceptible of (rentan terhadap), fit for (cocok untuk), tending to (cenderung), dan given to (diberikan pada) dan lain-lain tergantung peruntukannya.

PENGGUNAAN AKHIRAN –ABLE

Akhiran –able merupakan elemen pembentuk kata yang umum digunakan dalam bahasa Inggris. Penerapannya biasanya dengan membentuk formasi kata baru dari kata Latin atau kata asli lainnya dan bisa juga dari kata benda. Penggunaan akhiran –able ini memberikan makna yang elastis atau dengan kata lain artinya akan lebih meluas dan dapat disesuaikan.

Dari sisi fungsi, atau dalam hal ini penggunaanya, menurut macmillandictionary, akhiran able berfungsi untuk:

  1. Mengubah verb (kata kerja) menjadi adjective (kata sifat)

Akhiran –able biasanya digunakan untuk mengubah kata kerja menjadi kata sifat. Dimana  perubahan ini akan membentuk kata baru yang berfungsi untuk menjelaskan sesuatu hal yang dapat dilakukan.

Penambahan akhiran –able pada kata kerja seringkali dilakukan. Satu hal yang menarik dari akhiran ini adalah Anda bahkan dapat menggunakannya untuk membentuk satu kata yang sebenarnya akan terdengar janggal atau tidak biasa namun dapat diterima. Hal inilah yang menjadikan akhiran –able dianggap sebagai productive suffix atau akhiran yang produktif. Perhatikan beberapa contoh di bawah ini.

    • Among all the pets, I’d like to have a cat as mine. They are adorable. (Diantara semua hewan peliharaan, saya ingin memelihara kucing. Mereka menggemaskan)
    • He made a cup of tea and it’s too sweet for me, yet it’s drinkable. (Dia membuat secangkir teh dan rasanya terlalu manis untukku, tapi masih bisa diminum)
    • His story doesn’t make sense but it’s believable. (Ceritanya tidak masuk akal tapi dapat dipercaya)

Perhatikan kata-kata yang dicetak tebal pada contoh di atas. Adorable berasal dari kata adore (memuja, suka) yang merupakan kata kerja dan dibubuhkan dengan akhiran –able. Penggabungan keduanya tidak mengubah makna kata adore tapi hanya mengubah bentuk yang awalnya kata kerja menjadi kata sifat.

Pada contoh kedua, kata drinkable mungkin terdengar janggal, tapi tetap memiliki arti dan dapat diterima. Sementara pada contoh ketiga, kata believable sebenarnya berasal dari penggabungan kata believe (percaya) dan –able. Namun karena aturan tertentu, huruf terakhir dari kata believe harus dihilangkan begitu disatukan dengan –able.

  1. Mengubah noun (kata benda) menjadi adjective (kata sifat)

Fungsi kedua akhiran –able selain untuk mengubah kata kerja menjadi kata sifat, akhiran –able juga dapat difungsikan untuk mengubah beberapa kata benda menjadi kata sifat. Dimana kata baru yang terbentuk akibat perubahan  tersebut nantinya akan mendeskripsikan kualitas yang dimiliki oleh seseorang atau sesuatu hal. Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh di bawah ini.

    • They plan to launch their new invention very soon after their marketing team decided that their invention is marketable. (Mereka berencana merilis penemuan terbaru mereka sesegera mungkin setelah tim pemasaran mereka memutuskan bahwa penemuan mereka dapat dipasarkan)
    • He knew from the very first time that his debate team was lost because their arguments weren’t reasonable (Dia tahu sejak awal bahwa tim debatnya kalah karena argument-argumen mereka tidak cukup masuk akal)

Beberapa hal yang mesti diperhatikan dalam penggunaan akhiran –able yaitu:

  1. Saat sebuah kata berakhir dengan satu huruf konsonan, maka huruf konsonan tersebut harus dilipatgandakan kemudian baru ditambahkan akhiran –able. Misalnya pada kata regret (menyesal), saat ditambah dengan akhiran –able menjadi regrettable.

Aturan ini ada pengecualiannya untuk kata yang diakhiri dengan konsonan x serta kata yang diakhiri dengan dua huruf konsonan. Misalnya pada kata tax (pajak) tetap ditulis taxable (kena pajak) dan bukannya taxxable, serta pada kata accept (menerima) ditulis acceptable (dapat diterima) dan bukannya accepttable.

  1. Jika sebuah kata berakhiran dengan huruf e yang saat diucapkan tidak kedengaran atau hilang, maka huruf e tersebut melebur sebelum ditambahkan dengan akhiran –able. Misalnya pada kata endure (menahan) berubah menjadi endurable (tertahankan).
  2. Jika dua huruf terakhir sebuah kata adalah huruf konsonan diikuti huruf y, maka huruf y tersebut diubah ke huruf i sebelum ditambahkan dengan akhiran –able. Misalnya pada kata rely (bergantung, mengandalkan) berubah menjadi reliable (dapat diandalkan).

Namun jika huruf sebelum huruf y adalah huruf hidup, maka aturan ini tidak berlaku. Artinya akhiran –able dapat langsung ditambahkan tanpa mengubah huruf y tersebut lebih dahulu. Misalnya kata enjoy (menikmati) menjadi enjoyable (menyenangkan).