sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Apa Itu Expressing Certainty and Uncertainty?

Dalam kaidah Bahasa Inggris, terdapat istilah-istilah yang dikenal dengan Expressing Certainty dan Uncertainty. Tapi apa itu Expressing Certainty dan Uncertainty, serta bagaimana penggunaannya yang tepat? Langsung saja kita ulas pembahasan mengenai Expressing Certainty dan Uncertainty di bawah ini, ya!

Arti Expressing Certainty dan Uncertainty

Expressing Certainty adalah ungkapan-ungkapan yang digunakan untuk menunjukkan keyakinan atau kepastian mengenai sesuatu. Expressing Certainty dipakai saat seseorang merasa yakin, percaya, dan tidak ada keraguan atas apa yang dikatakannya.

Sedangkan Expressing Uncertainty adalah kebalikannya, dimana ungkapan ini digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang tidak terlalu yakin atau pasti. Ungkapan dalam Expressing Uncertainty digunakan saat seseorang tidak begitu yakin, tidak begitu percaya, atau ragu atas sesuatu.

Dalam menggunakan Expressing Certainty dan Uncertainty, kita dapat langsung menggunakan ungkapan-ungkapan tersebut tanpa ada kata tanya terlebih dahulu. Dengan kata lain, ungkapan-ungkapan tersebut bisa digunakan sebagai pernyataan atau pemberitahuan kepada orang lain.

Namun ungkapan dalam Expressing Certainty dan Uncertainty ini juga bisa digunakan saat menjawab seseorang, yang sebelumnya menggunakan kalimat dalam bentuk Asking Certainty.

Memahami Asking Certainty

Asking Certainty merupakan kalimat tanya yang digunakan untuk menanyakan keyakinan atau kepastian mengenai suatu hal. Terdapat beberapa kalimat yang digunakan dalam Asking Certainty, yaitu:

  • Are you sure? (Apa kamu yakin?)
  • Are you certain about it? (Apa kamu yakin soal itu?)
  • Do you think it is true? (Apa menurutmu itu benar?)
  • Do you think so? (Menurutmu begitu?)
  • How sure are you? (Seberapa yakin kamu?)
  • Are you positive about… (Apa kamu yakin/pasti soal…)
  • Is that definite? (Apakah itu pasti?)

Dan lebih jelasnya tentang penggunaan Asking Certainty ini akan diterapkan bersama dengan penggunaan Expressing Certainty dan Uncertainty pada bagian selanjutnya.

Penggunaan Expressing Certainty

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, Expressing Certainty merupakan ungkapan yang digunakan untuk menyatakan keyakinan atau kepastian mengenai suatu hal. Untuk lebih memahami penggunaan Expressing Certainty dengan benar, berikut beberapa contohnya:

  • Nia: I’m sure that she will going back together with her ex-boyfriend again. I mean, just see how she have been in the past years; always forgive her ex no matter how many times he was cheating on her. (Aku yakin kalau dia akan balikan dengan mantan pacaranya lagi. Maksudku, lihat aja gimana dia tahun-tahun yang lalu; selalu memaafkan mantannya nggak peduli berapa kali diselingkuhi.)

Ina: Yeah, I think you’re right about it, Nia. (Yeah, aku pikir kamu benar soal itu, Nia.)

  • Dimas: I have no doubt that the lesson today will come out in the exam, because the lecturer pointed at it again and again. (Aku yakin banget kalau pelajaran hari ini akan keluar di ujian, karena dosen menekankan soal itu lagi dan lagi.)

Jarwo: I’m agree with you, Dimas. He did it last semester too, pointed to the lessons that will come out in the exams. (Aku setuju sama kamu, Dimas. Beliau juga melakukan itu semester kemarin, menekankan pelajaran yang akan keluar di ujian.)

Dimas: I know, right? I’m glad that we’re taking his course again this semester. (Iya, kan? Baguslah kita ambil mata kuliahnya lagi semester ini.)

  • Tiara: Sasha, the school will give us lunch starting next month. Do you heard about this? (Sasha, sekolah akan kasih kita makan siang mulai bulan depan. Kamu sudah tahu soal ini?)

Sasha: Really? Are you positive about it? (Benarkah? Apa kamu yakin soal itu?)

Tiara: Of course, I’m positive about it. I saw the announcement on the bulletin board in front of teacher office. (Tentu saja, aku yakin soal itu. Aku lihat pengumumannya di papan pengumuman depan kantor guru.)

Sasha: Wow, it’s a good thing! I don’t need to pack a meal for lunch again. (Wah, bagus dong! Aku nggak harus bawa bekal untuk makan siang lagi.)

  • Jane: Are you sure that Andy’s home in this area, Dani? This neighborhood is really quiet and there is not many people here. (Kamu yakin rumah Andi di daerah ini, Dani? Daerah ini benar-benar sepi dan nggak banyak orang disini.)

Dani: I’m absolutely sure, Jane! I came here last week with him and this is the right place. We just need to keep walking straight for about 100 meters. (Aku benar-benar yakin, Jane! Aku datang kesini minggu kemarin sama dia dan ini memang tempat yang benar. Kita tinggal jalan lurus 100 meter lagi, kok.)

Jane: Well, if you said so. Let’s just go for now. (Baiklah kalau kamu bilang gitu. Ayo jalan dulu sekarang.)

  • Nanda: You know, we will go to beach in Yogyakarta for this semester trip. (Tahu nggak, kita akan pergi ke pantai di Yogyakarta untuk liburan semester ini.)

Ani: What, really? Are you certain about it, Nanda? (Apa, beneran? Kamu yakin soal itu, Nanda?)

Nanda: Yes, I’m certain about it! I just came back from teacher office and I heard about it there. The headmaster already gave his approval and they will announce it to us soon. (Iya, aku yakin soal itu! Aku baru dari kantor guru dan aku dengar soal itu disana. Kepala sekolah sudah kasih persetujuan dan mereka akan mengumumkan ke kita segera.)

Ani: Wow, that’s really a good news! I heard that Yogyakarta’s beach is beautiful and I can’t wait to go there! (Wah, itu benar-benar kabar baik! Katanya pantai di Yogyakarta cantik dan aku nggak sabar untuk kesana!)

Nanda: But you must keep it for yourself for now! The teachers said to me to not say anything to anyone else. I’m just telling this to you, Ani. (Tapi kamu harus rahasiakan itu untuk sekarang! Guru-guru bilang padaku buat jangan kasih tahu siapa-siapa. Aku cuma kasih tahu ke kamu, Ani.)

Ani: Okay, okay. I won’t tell to anyone for the time being. (Oke, oke. Aku nggak akan bilang siapa-siapa sementara ini.)

Penggunaan Expressing Uncertainty

Jika sudah memahami mengenai penggunaan Expressing Certainty, maka tidak akan sulit memahami penggunaan Expressing Uncertainty. Keduanya merupakan kebalikan satu sama lain dimana Expressing Uncertainty menyatakan ketidakyakinan atau ketidakpastian akan sesuatu. Untuk lebih jelasnya, penggunaan Expressing Uncertainty dapat terlihat pada contoh-contoh berikut:

  • Tino: I’m not sure that the company will actually raise our salary, Bambang. They said the same thing last year, but still there is no change in my account. (Aku tidak yakin perusahaan akan benar-benar menaikkan gaji kita, Bambang. Mereka bilang hal yang sama tahun kemarin, tapi tetap tidak ada perubahan di rekeningku.)

Bambang: I can’t agree more, Tino. They just said it to calm down the labor union, but there was no action to their words. (Aku setuju sama kamu, Tino. Mereka cuma bilang begitu untuk menenangkan perserikatan pegawai, tapi tidak ada tindakan dari perkataan mereka.)

  • Rara: I don’t believe that they will give us a whole package just for exhanging the old essence bottle, Lina. (Aku nggak percaya kalau mereka akan memberi kita satu paket cuma dengan menukar botol essence yang lama, Lina.)

Lina: Yes, you’re right, Rara. It doesn’t make a sense that we can get a whole package just for it. Maybe there is a trick for it, or even a fraud. (Ya, kamu benar, Rara. Itu nggak masuk akal, masa dapat satu paket cuma dengan menukar itu. Mungkin ada trik tertentu, atau bahkan penipuan.)

Rara: We must be careful, then. I think we need to contact the official store to confirm about that information. (Kita harus hati-hati kalau begitu. Aku pikir kita harus mengontak toko resminya untuk mengkonfirmasi soal informasi itu.)

  • Tio: Maman, is it definite that the company will reshuffle our divisions? (Maman, apakah sudah pasti kalau perusahaan akan melakukan perubahan personel divisi?)

Maman: I have doubt about it, Tio. We just did some reshuffling six months ago. It’s too early to reshuffle again. (Aku ragu soal itu, Tio. Kita baru saja melakukan perubahan personel enam bulan lalu. Terlalu cepat kalau melakukan perubahan personel lagi.)

  • Nino: Do you thing Mr. Joko will give us some slack for not doing the homework, Ray? (Menurutmu, Pak Joko akan memaafkan kita yang nggak mengerjakan PR, Ray?)

Ray: I doubt it, Nino. It’s Mr. Joko that we’re talking about, and it’s Mathematics homework. Do you really think that he will leave us alone for not doing the homework? (Aku ragu soal itu, Nino. Ini adalah Pak Joko yang kita bicarakan, dan ini adalah PR Matematika. Apa kamu benar-benar mengira dia akan membiarkan kita begitu saja padahal nggak mengerjakan PR?)

Nino: Well, it’s very unlikely. I kinda hope for miracle, I think. (Yah, itu sangat nggak mungkin. Aku agak berharap ada keajaiban, sepertinya.)

Ray: That’s right. It’s a miracle if Mr. Joko really does it, so we need think of solution now, Nino. (Itu benar. Itu adalah sebuah keajaiban kalau Pak Joko melakukan itu, jadi kita harus memikirkan solusinya sekarang, Nino.)

  • Ian: I heard that Mrs. Tuti will give you an A if you come to see her in her office frequently, and bring some gift. Do you think so, Dina? (Aku dengar Bu Tuti akan kasih nilai A kalau kamu sering datang ke kantornya dan bawa hadiah. Menurutmu gimana, Dina?)

Dina: I don’t think so, Ian. I took her course last semester and she was pretty strict with scores, you know. It doesn’t concern coming to her office and giving some gift at all, Ian. (Aku pikir itu nggak benar, Ian. Aku mengambil mata kuliahnya semester kemarin dan beliau cukup tegas soal nilai, tahu. Itu nggak ada hubungannya sama sekali dengan datang ke kantornya atau kasih hadiah, Ian.)

Ian: Really? So what can I do to get an A? (Benarkah? Jadi gimana caranya aku bisa dapat nilai A?)

Dina: It’s not a know how or new things actually. You just need to make sure that you always attend her lecture diligently, do every tasks well, and score big at exams. (Itu sebenarnya bukan trik tertentu atau hal yang baru. Kamu cuma perlu memastikan untuk selalu datang ke kuliahnya dengan rajin, mengerjakan tugas-tugas dengan baik, dan mendapat nilai besar dalam ujian.)

Ian: What? It’s not a secret then! (Apa? Itu bukan rahasia, dong!)

Dina: That’s what I’m saying!  (Ya memang aku bilang juga apa!)

Demikianlah pembahasan mengenai Expressing Certainty dan Uncertainty dalam kaidah Bahasa Inggris. Pastikan untuk menggunakannya dengan tepat ya, mulai dari Asking Certainty hingga Expressing Certainty dan Uncertainty itu sendiri. Semoga informasi dalam artikel ini bermanfaat untuk Anda!

 

Apa Itu Expressing Certainty and Uncertainty?
Frasa atau Kalimat Certainty/Uncertainty (Yakin/Tidak Yakin)