Hitung Mundur Waisak: Festival lampion di Borobudur
🕯 Hitung Mundur Waisak - Festival Lampion Borobudur
Setiap tahun, kawasan Borobudur berubah menjadi lautan cahaya saat malam Waisak tiba. Ribuan umat berkumpul sejak sore, membawa doa dan harapan. Ketika langit mulai gelap, satu per satu lampion dilepaskan, perlahan naik dan menghilang di antara bintang.
Waisak bukan sekadar perayaan. Ia menjadi momen hening untuk mengingat perjalanan hidup Sang Buddha, mulai dari kelahiran, pencerahan, hingga wafatnya. Di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah, suasananya terasa sangat khas. Ada keheningan, ada haru, dan ada rasa kebersamaan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.
Banyak orang datang bukan hanya untuk ritual, tetapi juga untuk merasakan atmosfernya. Duduk di pelataran candi, menunggu detik pelepasan lampion, menjadi pengalaman yang membekas. Bahkan bagi yang bukan umat Buddha, momen itu tetap terasa sakral.
Itulah sebabnya hitung mundur menuju Waisak selalu dinanti. Ia bukan sekadar menghitung waktu, melainkan menghitung jarak menuju satu malam yang penuh makna.



