sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Penggunaan ‘alone’ vs ‘itself’

“Alone” dan “itself” adalah dua kata yang sangat berbeda, namun dalam konteks tertentu penggunaan keduanya sangat mirip dan cukup membingungkan. Kali ini kita akan mempelajari penggunaan “alone” dan “itself”. Mari kita lihat saja langsung pembahasan di bawah ini:

Alone

“Alone” termasuk ke dalam part of speech atau kelas kata adjective (kata sifat) dan adverb (kata keterangan). Untuk itu, penggunaan “alone” sama seperti kata sifat atau kata keterangan dalam bahasa Inggris pada umumnya. “Alone” baik itu sebagai kata sifat maupun kata keterangan bisa diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi “sendiri”

“Alone” sebagai kata sifat didefinisikan di dalam Oxford English Dictionary sebagai, “having no one else present.” (tidak ada kehadiran orang lain). Berikut ini adalah beberapa contoh penggunaan “alone” sebagai kata sifat di dalam kalimat:

  • I feel like I am always alone. (Saya merasa seperti saya selalu sendirian)
  • Jill was alone that day, so I am sure that Jack was not at her house when the incident happened. (Jill sendirian pada hari itu, jadi saya yakin bahwa Jack tidak ada di rumahnya ketika kecelakaan terjadi)
  • No one wants to be alone. (Tidak ada seorang pun yang ingin sendirian)
  • They admitted that they felt alone although they were together. (Mereka mengakui bahwa mereka merasa sendirian walaupun mereka bersama)
  • I just want to tell you that you are not alone in this hard time. I am here for you. (Saya hanya ingin memberi tahu kamu bahwa kamu tidak sendirian di masa sulit ini. Saya ada di sini untukmu)
  • He does not mind being alone as being alone means freedom to him. (Dia tidak keberatan sendirian karena sendirian berarti kebebasan baginya)
  • I was alone in London with no money. (Saya sendirian di London tanpa uang)

Sementara itu “alone” sebagai kata keterangan definisinya adalah “on one’s own” (oleh diri sendiri). Mari kita lihat contoh penggunaan “alone” sebagai kata keterangan di bawah ini:

  • He has lived alone for a year. (Dia sudah tinggal sendirian selama satu tahun)
  • I sat alone in the bus. (Saya duduk sendirian di bis)
  • The employees are expected to be able to work alone and in group. (Karyawan diharapkan bisa bekerja sendirian dan di dalam grup)
  • She did the group project alone. (Dia mengerjakan proyek grup sendirian)
  • Andy went to New York alone. (Andy pergi ke New York sendirian)
  • Poor Mia! She was celebrating her birthday alone. (Kasihan Mia! Dia merayakan ulang tahunnya sendirian)
  • I cannot just stay still alone in this room. I should go out and celebrate New Year with other people. (Saya tidak bisa hanya diam sendiri saja di ruangan ini. Saya harus keluar dan merayakan tahun baru bersama orang lain)

Itself

“Itself” merupakan reflexive pronoun atau kata ganti diri dari it.

Oxford English Dictionary mendefinisikan “itself” sebagai “used as the object of a verb or preposition to refer to a thing or animal previously mentioned as the subject of the clause.” (Digunakan sebagai objek dari kata kerja atau preposisi untuk mengacu pada benda atau hewan yang sebelumnya disebutkan sebagai subjek klausa). Pada intinya, “itself” adalah kata ganti diri untuk it (benda atau hewan) yang bisa diterjemahkan menjadi “sendiri”.

Di bawah ini adalah beberapa contoh kata “itself” dalam kalimat:

  • The dog hurt itself. (Anjing itu melukai dirinya sendiri) –> “itself” kata ganti diri dari “the dog”
  • I will let my wound heal itself. (Saya akan mmebiarkan luka saya sembuh sendiri) –> “itself” kata ganti diri dari “my wound”
  • This bottle can refill itself. (Botol ini bisa isi ulang sendiri) –> “itself” kata ganti diri dari “this bottle”

Contoh lainnya:

  • Let’s find the solution to this problem because it cannot work itself out. (Mari kita cari solusi untuk masalah ini karena masalahnya tidak bisa selesai sendiri)
  • Look! That bird is burying itself. (Lihat! Burung itu mngubur dirinya sendiri)
  • The cat is helping itself. (Kucing itu mmebantu dirinya sendiri)
  • You should bring the car to the workshop as it will not fix itself. (Kamu harus membawa mobil ke bengkel karena mobilnya tidak akan memperbaiki diri sendiri)
  • The X Party voted itself out from the election. (Partai X mengeluarkan diri dari pemilu)
  • The memory of Jack replayed itself in Jill’s mind which made her miss him even more. (Kenangan tentang Jack terputar kembali dengan sendirinya di pikiran Jill yang membuatnya semakin merindukan Jack)
  • History repeats itself. (Sejarah berulang dengan sendirinya)

Alone vs Itself

Baik “alone” maupun “itself”, keduanya bisa berarti “sendiri” atau “sendirian” di dalam bahasa Indonesia. Berdasarkan pembahasan di atas tentang “alone” dan “itself”, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan di antara keduanya. Perbedaan tersebut di antaranya adalah:

  • “Alone” termasuk ke dalam kelas kata adjective dan adverb sedangkan “itself” tergolong ke dalam kelas kata pronoun
  • “Alone” bisa digunakan dengan subjek apa saja sedangkan “itself” hanya boleh digunakan apabila subjeknya adalah “it” atau kata benda lainnya yang bisa digantikan oleh “it” (hewan atau benda)

Demikianlah penggunaan “alone” dan “itself”. Semoga pembahasan ini cukup bisa membantu kita semua dalam memahami perbedaan kedua kata tersebut.

 

Penggunaan ‘alone’ vs ‘itself’
Penggunaan ‘Alone’ vs ‘Itself’